cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
MODEL PENENTUAN UKURAN LOT PRODUKSI PADA SISTEM PRODUKSI YANG TIDAK SEMPURNA MENGGUNAKAN PEMERIKSAAN SAMPLING TUNGGAL DENGAN KRITERIA MINIMISASI TOTAL BIAYA Permatasari, Pagitha; Prassetiyo, Hendro; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.983 KB)

Abstract

Model Economic Production Quantity (EPQ) mengasumsikan sistem produksi selalu menghasilkan produk baik. Kenyataannya proses produksi tidak selalu sempurna. Hasil dari penelitian ini adalah model dengan menggunakan inspeksi sampling dan mempertimbangkan sistem produksi yang tidak sempurna (deteriorasi) akibat kesalahan pada saat pemeriksaan dan kesalahan pemeriksa. Produk yang dikirim ke konsumen akan memiliki dua kemungkinan, produk cacat dan produk baik karena kesalahan pemeriksa. Penentuan model dilakukan dengan menggunakan pemrograman dinamis probabilistik untuk menghasilkan ukuran lot produksi optimal dengan kriteria minimasi ongkos. Kata kunci: deteriorasi, kesalahan pemeriksaan, kesalahan pemeriksa, produk cacat, lot produksi   ABSTRACT Optimal production lot size will minimize the total expenses incurred. Economic Production Quantity (EPQ) Model assumes that production system always produce a good product. In fact, the production process is not always perfect. The results from this research is a model that uses sampling inspections and considering the production system is not perfect (deterioration) due to errors during inspection and errors examiner. The products are delivered to customers will have two possibilities, a defective product and good product because of an error checker. Determination of the model is done by using probabilistic dynamic programming to generate an optimal production lot size with a criteria of minimizing costs. Keywords: deterioration, error checking, error checker, defective products, production lot
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN JASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DI BARAY TRAVEL BANDUNG Novirasari, Anisa; Desrianty, Arie; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.982 KB)

Abstract

Perkembangan sektor industri jasa saat ini semakin ketat. Industri jasa yang saat ini banyak dibutuhkan adalah jasa travel. Baraya Travel merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa travel. Banyaknya keluhan yang terjadi di Baraya Travel menyebabkan pihak manajemen ingin mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menganalisis  dan memberikan usulan perbaikan pelayanan jasa di Baraya Travel. Usulan perbaikan dibuat berdasarkan gap yang terjadi. Pengukuran tingkat kepuasan dalam penelitian ini menggunakan metoda Service Quality dengan membagi kedalam 5 dimensi kualitas pelayanan tangibles, reliability, reponsiveness, assurance, dan empathy (Parasuraman et. al., 1990). Hasil penelitian menunjukan bahwa belum sesuai dengan yang diharapkan oleh pelanggan. Usulan yang diberikan kepada Baraya Travel berupa pembuatan standar operasional pekerjaan tertulis yang jelas untuk mengatur pegawai,  lalu disosialisasikan kepada karyawan, serta memberikan pelatihan lebih lanjut kepada karyawan sesuai ekspektasi pelanggan untuk setiap atribut kualitas jasa. Kata kunci: jasa, service quality, kepuasan pelanggan ABSTRACT The development of the service sector is now getting tight. Services industry that have many requirement is travel services. Baraya Travel is one company that is engaged in travel services. The number of complaints that occur in Baraya Traveling cause the management wants to know the level of customer satisfaction. The objectives of this study is to analyze and provide suggestions for improvement of services in Baraya Travel. Proposed improvements were made based on the gap. Measuring the level of satisfaction in this study using the method of Service Quality that dividing into 5 dimensions, such as tangibles, reliability, reponsiveness, assurance, and empathy (Parasuraman et. al., 1990). The results showed that not as expected by the customer. The proposal given to Baraya Travel management should be made ​​operational standards are clearly written work to manage employees, and socialized to the employees, as well as providing further training to employees according to each customer's expectations of service quality attributes. Keywords: service, service quality, customer satisfaction.
RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU AIR BRAKE SYSTEM MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT. PINDAD(PERSERO) Muftiati, Fauzia; Zaini, Emsosfi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.869 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas sistem pengendalian persediaan bahan baku Air Brake System dengan model persediaan stokastik joint replenishment. Jenis bahan baku ini berasal dari supplier yang sama yaitu berasal dari Jerman. Model persediaan yang akan digunakan yaitu model persediaan stokastik untuk kasus joint replenishment (Eynan & Kropp, 1998), melalui metode ini sistem persediaan akan dikontrol setiap interval waktu tertentu. Sehingga pengendalian persediaan bahan baku dapat berjalan dengan lancar dan ongkos total persediaan menjadi minimum. Saat ini sistem pemesanan bahan baku yang dilakukan perusahaan secara terpisah, jadi setiap bahan bakunya berbeda saat pemesanannya sedangkan rancangan yang dilakukan menghasilkan frekuensi pemesanan sebanyak 5 kali. Total ongkos persediaan hasil rancangan sebesar Rp 913.053.667/tahun. Kata kunci : Sistem Pengendalian Persediaan, Interval Pemesanan, Joint Replenishment, Stokastik.   ABSTRACT This research discusses the raw material inventory control system Air Brake System with a stochastic inventory model joint replenishment. Type of raw material is derived from the same supplier that is coming from Germany. Inventory model that will be used is a stochastic inventory model for the case of joint replenishment (Eynan & Kropp, 1998), with this method inventory system will be controlled at regular intervals. So that the raw material inventory control can run smoothly and total inventory costs to a minimum. Currently the raw material ordering system of the company separately, so each different when ordering raw materials, while the design is done to produce as much as five times the frequency of booking. Total cost of inventory designed by Rp 913 053 667 / year. Keywords : Inventory Control System, Interval Order, Joint Replenishment, Stochastic.
Pengukuran Performansi Berdasarkan MBCFPE Pada Kategori Proses Fokus Pelanggan dan Kategori Hasil Item Fokus Pelanggan Di Perguruan Tinggi X Fikri, Dede Ahmad; Harsono, Ambar; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.274 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengukuran kinerja pada kategori Fokus Pelanggan dari 6 kategori lainnya pada Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellent (MBCfPE) di Perguruan Tinggi X, agar mengetahui level kinerja yang ada saat ini untuk mempertahankan daya saingnya bahkan meningkatkannya. Tahapan pengukuran yang dilakukan adalah membuat dokumen aplikasi, membuat review proses dengan ADLI dan membuat review hasil dengan LeTCI guna memperoleh strength dan OFI sebagai saran perbaikan dan membantu scoring untuk menentukan level kinerja organisasi. Kemudian membuat scoring untuk kedua review tersebut dan akhirnya didapatkan score untuk kategori proses sebesar 21.5 poin dari 85 poin dan score dari seluruh kategori adalah sebesar 350 poin dari 1000 poin, sehingga kinerja perguruan tinggi X berada pada level “early results”. Kata kunci: Pengukuran Kinerja, MBCfPE, Fokus Pelanggan Abstract The purpose of this paper is to conduct performance measurements on Customer Focus category of the other 6 categories on the Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) at College X, in order to know the performance level that exists today to retain its competitiveness even raise it. Measurement of the phase it does is make the application documents, making the review process with ADLI and makes review results with LeTCI in order to gain strength and OFI as suggestions of improvement and help to determine the scoring level organizational performance. Then make the scoring for both review and eventually obtained score to process category amounted to 21.5 points from 85 points and score from all categories amounted to 350 points from 1000 points, So that the performance of College x are at the level of early results Keyword: Performance Measurement, MBCfPE, Customer Focus
USULAN PERBAIKAN KUALITAS MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PRODUK TAHU PADA PERUSAHAANPENGRAJIN TAHU BOGA RASA Fauziah, Aufi; Harsono, Ambar; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.687 KB)

Abstract

Tahu merupakan salah satu makanan hasil olahan dari bahan  kacang kedelai.  Saat ini produk tahu yang dihasilkan dari tiap adonan memiliki tekstur yang berongga dan ukuran yang tidak seragam. Perlu dilakukan peninjauan terhadap  kinerja proses di perusahaan Pengrajin Tahu Boga Rasa. Perbaikan kualitas ini  dapat  diselesaikan dengan metode SIX  SIGMA melalui  tahap Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control. Nilai sigma level dan DPMO sebelum perbaikan sebesar 3,684σ dan 14557,31 . Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan belum menerapkan proses produksi dengan baik, karena masih jauh dari  target 6σ. Setelah dilakukan implementasi perbaikan, didapatkan sigma level dan DPMO sebesar 4,003σ dan 890,476. Meningkatnya nilai sigma dan DPMO,dapat dikatakan bahwa  terjadi peningkatan performansi perusahaan. Kata kunci: Perbaikan Kualitas, SIX SIGMA, Jumlah Cacat, DMAIC   ABSTRACT Tofu is one of the foods that produced from soybeans. Nowadays, tofu product that produced from each dough has a hollow texture and variety size from each other. Repairment of this quality can be solved with SIX SIGMA Method through Define, Measure, Analyze, Improve, and Control steps. The sigma level and DPMO before value that we retrieved is 3,684σ and 14557,31. It shows that this company has not applied a good production process because it is still far from the target, which is 6σ. After implementation of improvement the sigma level and DPMO is become 4,003σ and 890,476s. The rise of the sigma value can be said that there is an improvement of performance in the company. Keywords: Quality Improvement, SIX SIGMA, Number of flaws, DMAIC
Usulan Rancangan Handtruck Menggunakan Metode Verein Deutsche Inginieuer 2222 (Studi Kasus di Pasar Induk Caringin Bandung) YULIAR, MUHAMMAD BARIED; Prassetiyo, Hendro; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.549 KB)

Abstract

Kegiatan manual material handling sering dijumpai di Pasar Induk Caringin Bandung, hal ini dikarenakan masih banyaknya kios yang menggunakan tenaga manusia sebagai pekerja dibandingkan dengan penggunaan alat bantu. Berat yang diangkut oleh  pekerja sangat beragam, sedangkan batas normal pengangkutan yang diizinkan tanpa alat bantu adalah 34-50 kilogram. Pengangkutan dengan melewati batas yang diizinkan dapat menyebabkan resiko cedera pada pekerja sehingga tujuan dalam penelitian ini dilakukan pemilihan dan perancangan alat bantu pengangkutan dan alat bantu perpindahan produk yang dapat meminimasi resiko cedera pada pekerja saat melakukan pengangkutan. Pendekatan yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan metode Verein Deutsche Inginieuer (VDI) 2222. Metode VDI 2222 adalah sebuah metode pendekatan sistematik terhadap desain untuk merumuskan dan mengarahkan berbagai macam metode desain yang makin berkembang akibat kegiatan riset (Pahl, 2010).Aspek-aspek yang diperhatikan dalam perancangan ini adalah aspek kekuatan material agar dapat menahan beban yang diangkat dan perbaikan postur tubuh agar beban tubuh yang diterima operator menjadi berkurang. Kata kunci : manual material handling, perancangan, verein deutsche inginieuer
USULAN PERBAIKAN KUALITAS KUAT TEKAN PRODUK BATA BETON PAVING BLOCK DENGAN TAMBAHAN TRASS MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI DI BALAI BESAR KERAMIK Efmi, Annisa; Adianto, Hari; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.903 KB)

Abstract

Penelitian ini akan mengembangkan kombinasi dan teknik pembuatan paving block dengan tambahan trass yang didapat oleh Balai Besar Keramik menggunakan Metode Taguchi. Dari Metode Taguchi, matriks ortogonal terpilih L27 dengan 3 faktor terkendali masing-masing 3 level dan 1 faktor tidak terkendali dengan 2 level. Faktor terkendali terpilih adalah komposisi bahan, kehalusan butir dan lama perawatan, sedangkan faktor tidak terkendali adalah kadar lumpur didalam pasir. Hasil kuat tekan yang optimal dari level dan faktor terpilih adalah sebesar 34,780 MPa, pada Standar Nasional Indonesia meningkat masuk kedalam Mutu B, dari hasil kuat tekan sebelumnya sebesar 15,624 MPa termasuk kedalam Mutu C. Hasil tersebut menunjukkan kombinasi hasil dari Metode Taguchi dapat memberikan kuat tekan lebih baik dari sebelumnya. Kata kunci: Metode Taguchi, kuat tekan, paving block, trass.   ABSTRACT This research will develop combinations and manufacturing techniques to make paving block with trass obtained by the Center hall of Ceramics using Taguchi method. From Taguchi method, orthogonal array elected L27 with 3 each controllable factor 3 level and one uncontrollable factor with two levels. Selected controllable factor is the composition of the material, grain fineness and length of treatment, while the uncontrollable factor is the levels of silt in the sand. Optimum compressive strength results of levels and factors amounted to 34.780 MPa, the Indonesian National Standard increased into Quality B, of the results of the previous compressive strength of 15.624 MPa included into the Quality C. These results suggest the combination of results from Taguchi method can provide compressive strength better than before. Keywords: Taguchi method, compressive strength, paving blocks, trass.
Strategi Peningkatan Prestasi Akademik Mahasiswa Berdasarkan Variabel-Variabel Yang Mempengaruhinya PUTRI, NISYA ALDILLA HARIZA; Desrianty, Arie; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.239 KB)

Abstract

Prestasi akademik dipengaruhi faktor pada tahap pra perkuliahan serta faktor pada tahap perkuliahan. Objek penelitian dilakukan pada mahasiswa S1 jurusan Teknik Industri Itenas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan usulan peningkatan hasil prestasi akademik berdasarkan variabel-variabel yang berpengaruh. Metode yang digunakan adalah Structural Equational Modeling (SEM) yang merupakan metode yang terdiri atas analisis jalur, analisis faktor, dan regresi berganda. Metode SEM digunakan untuk menentukan variabel mana yang memiliki pengaruh terbesar terhadap prestasi akademik. Berdasarkan hasil pengolahan data, variabel yang memiliki pengaruh terbesar terhadap prestasi akademik adalah motivasi siswa, dukungan keluarga, hubungan dengan rekan atau teman kampus (kerjasama), pembelajaran aktif, umpan balik yang cepat dan tepat serta menghargai keragaman cara belajar. Strategi peningkatan yang dapat dilakukan adalah menggunakan kombinasi cara ajar untuk setiap gaya belajar, menerapkan pembelajaran aktif, serta mendorong mahasiswa secara kontinu untuk meningkatkan motivasi berprestasi. Kata kunci: Prestasi Akademik, IPK, Structural Equational Modeling   ABSTRACT Academic achievement is influenced by the stage of pre- college’s factors and the stage of the course’s factors. The research object conducted on students Industrial Engineering Itenas. This research’s aims to produce strategy improvement student’s academic achievement results based on variables that contributing. This research using a structural equational modeling (SEM) method that consists of path analysis, factor analysis, and multiple regression. SEM method is used to determine which variables have the greatest influence on academic achievement. Based on data’s processing, The variables that have the greatest influence on students' academic achievement is motivation, family support, relationships with colleagues or college friends (cooperation), active learning, prompt feedback and precise and appreciate the diversity of learning styles. Improvement strategies that can be done is using a combination of teaching method for each learning style, applying active learning, and encourage students to continuously improve achievement motivation. Keyword: Academic Achievement, GPA, Structural Equational Modeling
RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERTAS MENGGUNAKAN MODEL PERSEDIAAN STOKASTIK JOINT REPLENISHMENT DI PT KARYA KITA Ramdhani, Irlan; Zaini, Emsosfi; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.647 KB)

Abstract

PT. KARYA KITA adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yaitu dalam percetakan buku pelajaran, buku cerita majalah dan lain lain. Setiap jenis produk yang diproduksi membutuhkan bahan baku dengan kebutuhan yang berubah-ubah setiap periodenya. Pada saat ini, sistem pemesanan bahan baku yang dipasok dari satu supplier dilakukan secara mandiri apabila persediaan bahan baku di gudang telah mendekati safety stock, sehingga menyebabkan pemborosan ongkos persediaan. Model yang sesuai dengan kondisi perusahaan tersebut adalah model periodic review untuk kasus joint replenishment dengan permintaan stokastik. Interval pemesanan untuk setiap bahan baku sama, yaitu dengan interval pemesanan ( ) sebesar 0,481 bulan, kecuali untuk bahan baku sheet NCR memiliki interval 2 kali lebih besar dibanding bahan baku lainnya. Hasil rancangan sistem persediaan terhadap data masa lalu didapatkan ongkos total persedian gabungan sebesar  Rp. 76.152.994 per tahun, sedangkan total ongkos persediaan berdasarkan sistem perusahaan adalah Rp 92.689.841 per tahun. Maka dapat disimpulkan bahwa ongkos persediaan berdasarkan hasil rancangan lebih kecil dibandingkan dengan beradasarkan metode perusahaan.   Kata kunci: persediaan, periodic review, stokastik, joint replenishment.   ABSTRACT PT. KARYA KITA is a company that working at printing such as study book and magazine. Every product need a raw material that the amount is different in every periode.The exact model for the company condition is model periodic review for joint replenishment case with stocastic demand. Variabel for the model is demand interval and inventory level for each raw material. Interval demand for every raw material had the same interval except for one raw material, for raw material NCR it had interval demand twice more than the other raw material. The amount of interval demand is 0,481 month. Total cost from model is Rp. 65.101.703 a year, total cost from the company model is Rp 90.627.450 a year. So the conclusion is inventory total cost from the model had more less total cost than the company have. Keywords: inventory, periodic review, stochastic, joint replenishment.
Algoritma Variable Neigborhood Descent with Fixed Threshold untuk Keseimbangan Lintasan Perakitan Mixed Model Dengan Kriteria Minimisasi Jumlah Stasiun Kerja Yuniar, Renita; Imran, Arif; Saleh, Alex
REKA INTEGRA Vol 1, No 3 (2013): Edisi Ketiga
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.507 KB)

Abstract

Keseimbangan lintasan perakitan mixed model adalah lintasan produksi dimana berbagai macam model produk yang dirakit memiliki karakteristik serupa. Produk yang dihasilkan dalam MMAL biasanya memiliki perbedaan dalam jumlah produksi, isi kerja, dan waktu perakitan tergantung pada model.Tujuan dari model tersebut adalah menugaskan elemen kerja ke dalam beberapa stasiun kerja dengan memperhatikan hubungan precedence. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah algoritma variable neighborhood descent with fixed threshold. Variable Neighborhood Descent (VND) with fixed threshold adalah algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan optimasi kombinatorial dengan cara melakukan perubahan pada struktur neighborhood. Setiap perubahan struktur neighborhood yang menghasilkan nilai yang lebih baik dari sebelumnya atau lebih kecil tetapi masih dalam batas ambang threshold maka diterima dan digunakan untuk iterasi selanjutnya. Perubahan struktur neighborhood ini dilakukan dengan cara exchange dan insert.   Kata kunci: Assembly Line Balancing, Variable Neighborhood Descent, Threshold Accepting, Mixed Model ABSTRACT Mixed model assembly line (MMAL) is a line production of a variety of models that are assembled product with similar characteristics. Products who produced in MMAL usually have a difference in the amount of production, the content of work, and assembly time depends on the model. The goal is to assign work elements into multiple work stations with respect to precedence relationships. The method used in this research was variable neighborhood descent algorithm with fixed threshold. Variable neighborhood descent (VND) algorithm with fixed threshold is used to solve combinatorial optimization problems by making changes to the structure of the neighborhood. Any changes in neighborhood structure that produces a better value than before or smaller but still within the acceptable threshold and the threshold used for the next iteration. Changes in the structure of neighborhood are done by way of exchange and insert.   Keyword: Assembly Line Balancing, Variable Neighborhood Descent, Threshold