cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DILANTAI PRODUKSI BERDASARKAN PENGUKURAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) (STUDI KASUS DI CV. PANYILEUKAN) Permadi, Yudha; Bakar, Abu; Helianty, Yanti
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.641 KB)

Abstract

CV. Panyileukan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri kuliner, khususnya brownies. Menurut Manajer Produksi CV. Panyileukan ketidaktercapaian target produksi menjadi salah satu alasan utama dilakukannya peningkatan produktivitas ini. OMAX adalah suatu sistem pengukuran produktivitas total atau parsial yang dikembangkan untuk memantau produktivitas disetiap bagian perusahaan dengan kriteria produktivitas yang sesuai dengan keberadaan bagian tersebut. Berdasarkan hasil pengukuran OMAX, diperoleh bahwa rasio produktivitas dengan pencapaian terendah adalah rasio pencapaian target produksi dan rasio produk cacat. Kedua rasio terendah tersebut kemudian dianalisis menggunakan digram fishbone dan Fault Tree Analysis (FTA). Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa usulan untuk peningkatan produktivitas adalah membuat standar kerja yang ditetapkan oleh perusahaan seperti IK (Instruksi Kerja) dan SOP (Standard Operational Procedure) dan dapat menanggulangi kerusakan yang sering terjadi pada mesin mixer. Kata kunci: Produktivitas, Kriteria Produktivitas, Objective Matrix (OMAX), Indeks Produktivitas   CV. Panyileukan is a company engage in the field of culinary industry, particularly in brownies. According to Production Manager of CV. Panyileukan that inaccessbility of production target is one of the main reason to increase their productivity. OMAX is a measurement system of total or partial productivity which develop to control productivity in a departement of company by criteria of productivity according to the departement. Based on OMAX measurement, the worst ratios are the accessbility of production target and rejected product. Then both of worst ratios are analyzed by using fishbone diagram dan Fault Tree Analysis (FTA). Based on it, the conclusion of that is the proposal to increase their productivty are make an IK (Instruction of Work) and SOP (Standard Operational Procedure) and can solving the troubles of mixer machine. Keywords: Productivity, Criteria of Productivity, Objective Matrix (OMAX), Productivity Index
RANCANGAN SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAIN PADA KONDISI DEMAND PROBABILISTIK DENGAN KENDALA LUAS GUDANG (Studi Kasus di CV. Visa Insan Mandani) Romli, Reni Amarwati; Bakar, Abu; Harsono, Ambar
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.135 KB)

Abstract

Persediaan bahan baku yang memadai akan menjamin kelancaran proses produksi walaupun permintaan konsumen berfluktuatif sebaliknya, kekurangan persediaan bahan baku akan menghambat proses produksi dan dapat mengakibatkan konsemen memilih produk pesaing. CV. Visa Insan Madani adalah sebuah perusahaan garment yang memproduksi baju muslim. Sampai saat ini perusahaan memesan bahan baku kepada beberapa pemasok kain berdasarkan intuisi. Kadang-kadang jumlah bahan baku melebihi  kapasitas gudang, sehingga kelebihan bahan baku disimpan diarea produksi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan terhadap proses poroduksi, bahan baku rusak, dan kehilangan bahan baku. Model persedian yang diusulkan dalam permasalahan ini adalah Model Q dan Model P, dilihat dari segi ongkos Model P lebih baik dibanding Model Q namun dilihat dari segi pelaksanaannya Model Q lebih mudah dibandingkan Model P. Kata kunci: Persediaan bahan baku, Model Q, Model P
RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KINERJA PEJABAT STRUKTURAL DAN PEGAWAI ADMINISTRASI DI ITENAS Shabrina, Anindita; Yuniati, Yoanita; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.572 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai sistem manajemen kinerja yang dikembangkan oleh Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung. Pengembangan sistem manajemen kinerja membutuhkan dukungan sistem informasi yang berbasis web karena apabila dilakukan secara manual akan membutuhkan waktu yang lama serta pencatatan dan perekaman hasil pengukuran tidak efisien. Rancangan sistem informasi dikembangkan menggunakan Unified Modelling Language (UML). UML yang digunakan dalam penelitian ini adalah use case diagram, sequence diagram, dan class diagram. Pengembangan sistem informasi berbasis web bertujuan mempermudah dalam pengambilan data kinerja, efisiensi waktu, dan database yang terkomputerisasi. Kata Kunci: sistem manajemen kinerja, sistem informasi, uml, use case diagram, sequence diagram, class diagram   ABSTRACT This research discusses the performance management system developed by the Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung. The development of performance management system requires the support of a web-based information system because manual methods would take a long time, and inefficient record and result keeping. In this research, the design of information systems uses the Unified Modeling Language (UML). UML used in this research are use case diagram, sequence diagram, and class diagram. Development of this web-based information system aims to improve the performance of data retrieval, time efficiency, and a computerized database. Keywords: system performance management, information systems , uml, use case diagram, sequence diagram, class diagram
PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KEPUASAN MAHASISWA, MAHASISWA BARU, ORANG TUA DAN WISUDAWAN/FRESH GRADUATE TERHADAP KINERJA PELAYANAN PERGURUAN TINGGI X PERDANA, ANDRI RAHADIAN; Arijanto, Sugih; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.035 KB)

Abstract

Perguruan Tinggi x Mempunyai Rencana Strategis yang didalamnya terdapat 23 indikator. dari 23 indikator tersebut ada kepuasan stakeholders yang saat ini belum mempunyai alat ukur yaitu rata-rata kepuasan stakeholders terhadap layanan Perguruan Tinggi x. indikator tersebut pada Tahun 2013 mempunyai target 4,3 dengan menggunakan jumlah skala 5 dan stakeholders yang diukur yaitu mahasiswa, mahasiswa baru, orang tua dan wisudawan. Adapun unit yang diukur pada penelitian ini yaitu sebanyak 8 unit. Pembuatan alat ukur ini mengacu kepada job description pimpinan unit dan atributnya diturunkan berdasarkan 5 dimensi SERVQUAL menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry (1990). Rata-rata kepuasan yang didapat yaitu untuk mahasiswa 2,99, mahasiswa baru 3,57, dan wisudawan  3,55. Kesimpulannya adalah indikator rata-rata kepuasan stakeholders terhadap layanan perguruan tinggi x tidak tercapai. Kata kunci: Kepuasan Pelanggan, SERVQUAL, Kinerja Pelayanan, Usulan Perbaikan   Abstract X University has a Strategic Plan which contains 23 indicators, there are indicators that don’t have measurement parameters which one of them is average satisfaction stakeholders to service of x University. it’s target is  4,3 by using scale the number 5 and Stakeholders who were measured are students, new students, parents and graduates . The units that are measured in this study as many as 8 units. Measurement tools are development refer to the job description and unit leadership attributes derived based on 5 dimensions SERVQUAL according to Parasuraman, Zeithaml, and Berry (1990 ). The result are average students is 2.99, 3.57 for new students and 3.55 for graduates. The conclusion is  indicator of stakeholder service satisfaction of x University is not achieved strategy planning target. Kata kunci: Customer satisfaction, SERVQUAL, Service Performance, Proposed Improvements.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KANTUK TERHADAP KECEPATAN REAKSI MASINIS DAERAH OPERASI II BANDUNG Fachrudin, Fachmi; Wahyuning, Caecilia Sri; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.363 KB)

Abstract

Direktorat Keselamatan Perkeretaapian mencatat pada tahun 2009 hingga tahun 2013 diperoleh  24.73% kecelakaan kereta disebabkan oleh human error. Salah satu bentuk human error yaitu keterlambatan merespon sinyal yang diakibatkan oleh kelelahan seperti perubahan pola tidur, shift kerja, dan kuantitas istirahat. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pengaruh tingkat kantuk terhadap kecepatan reaksi masinis. Tingkat kantuk dilihat secara objektif dari kecepatan reaksi dan secara subjektif dari Karolinska Sleepiness Scale dan Epworth Sleepiness Scale. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan tingkat kantuk masinis meningkat saat sesudah dinasan dan kecepatan reaksi semakin lambat. Kata Kunci: kecelakaan kereta, kecepatan reaksi, tingkat kantuk       ABSTRACT Directorate of Railway Safety based in 2009 to 2013 gained 24.73% train crash was caused by human error. One form of human error that the delay in responding to the signals caused by fatique induced changes in sleep patterns, shift work, and quantity rest. This will be discussed on the research about the influence of the reaction time against sleepiness level machinist. Levels of sleepiness were seen objectively from the reaction time and subjectively from the Karolinska Sleepiness Scale and Epworth Sleepiness Scale. Based on the results obtained by the data processing level increased when sleepiness level machinist after duties and reaction time is getting slower. Keywords: train accident, reaction time, sleepiness level
Rancangan Alat Ukur Galvanic Skin Response Menggunakan Konsep Hirarki Chart Gunawan, Erwin; Wahyuning, Caecilia Sri; Mustofa, Fifi Herni
REKA INTEGRA Vol 1, No 1 (2013): Edisi Pertama
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.954 KB)

Abstract

Selama ini telah banyak dikembangkan metoda pengukuran stres secara obyektif, yaitu metoda yang langsung mengukur dari aspek fisiologi manusia melalui saliva, darah, dan urin. Pengukuran  secara obyektif tersebut harus melalui pengujian di laboratorium yang membutuhkan waktu yang lama dan mahal, sehingga metoda ini kurang efisien untuk digunakan. Metoda pengukuran obyektif yang lain adalah elektrodermal, yang dilihat melalui keringat pada permukaan kulit. Metoda ini telah banyak digunakan oleh para peneliti, sehingga telah dikembangkan produk Galvanic Skin Response. Akan tetapi di Indonesia alat tersebut belum ada dan hanya dapat diperoleh dari luar negeri, oleh karena itu dalam penelitian ini akan dirancang dengan menggunakan konsep hirarki chart alat ukur stres melalui elektrodermal yang dapat digunakan dengan mudah, dan murah serta cepat baik dalam memperoleh hasil pengukuran maupun menginterpretasi hasil pengukuran. Kata kunci: pengukuran obyektif, aspek fisiologi manusia, elektrodermal, Galvanic Skin Response, hirarki chart.
SIMULATOR SISTEM AUTOMATED GUIDED VEHICLE UNTUK PRAKTIKUM ALAT BANTU MANUFAKTUR DI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ITENAS Damayantie, Adhisty; Nugraha, Cahyadi; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.919 KB)

Abstract

Laboratorium Alat Bantu Manufaktur di Jurusan Teknik Industri Itenas mempelajari sistem pemindahan material menggunakan automated guided vehicle. Sistem pemindahan material terdiri dari tiga proses yaitu request, transport, dan free. Identifikasi sistem pemindahan material sudah dilakukan dengan menggunakan pendekatan analitik. Adanya keterbatasan pada sistem pendekatan analitik belum mampu menjawab permasalahan automated guided vehicle yang kompleks. Perancangan model simulator digunakan untuk menjawab kompleksitas sistem automated guided vehicle dan memberikan gambaran secara virtual bagaimana cara kerja sistem material handling menggunakan automated guided vehicle. Pengujian model simulator dilakukan dengan merancang skenario perubahan parameter agar mendapatkan output ukuran performansi sistem untuk menentukan sistem pemindahan terbaik. Kata kunci: Automated Guided Vehicle, Simulator, Ukuran Performansi ABSTRACT Jig Fixture Material Handling Equipment laboratory at the Department of Industrial Engineering Itenas study material transfer system using automated guided vehicle. Material transfer system consists of three processes that request, transport, and free. Identification of the material transfer system has been carried out using an analytical approach. The lack of a system of analytic approaches have not been able to solve the problems of complex automated guided vehicle. The design of the simulator models used to address the complexity of automated guided vehicle systems and provide virtual picture how the material handling systems using automated guided vehicle. Testing is done by designing a simulator model parameters change scenarios in order to get the output measure system performance to determine the best removal system. Keywords: Automated Guided Vehicle, Simulator, Performance Measures
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMBUATAN SPARE PART DUDUKAN MESIN DAN TRANSMISI MOBIL DI BEKASI Permana, Yudha; Saleh, Alex; Bakar, Abu
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.621 KB)

Abstract

Perkembangan industri otomotif di dalam negeri yang masih belum sepenuhnya dapat ditopang oleh industri komponen dapat dijadikan satu peluang usaha untuk mendirikan usaha pembuatan spare part mobil yang baru di Bekasi. Hal ini disebabkan oleh adanya keterbatasan modal yang dimiliki oleh para pengusaha. Untuk mengetahui layak atau tidaknya usaha ini maka perlu dilakukan analisis kelayakan usaha. Aspek-aspek yang akan dikaji diantaranya aspek pasar, aspek teknis, aspek sumber daya manusia, aspek legal dan lingkungan, dan aspek finansial. Target penjualan yang ingin dicapai adalah sebesar 7.000 pieces setiap tahunnya dan tidak mengalami kenaikan selama umur analisis. Berdasarkan hasil analisis finansial diperoleh Payback Period selama 3 tahun 2 bulan, Net Present Value sebesar Rp. 323.268.222, dan Internal Rate of Return sebesar 46,2%. Kata Kunci : Spare Part Mobil, Analisis Kelayakan, Investasi ABSTRACT The development of the automotive industry in the country that still has not been fully supported by the industry's components can be made into a business opportunity for making business set up a spare parts car new in Bekasi. This is due to the limitations of capital owned by the entrepreneur. To find out the worth or whether of this business then it is necessary to be done feasibility analysis. Aspects to be reviewed including market aspects, technical aspects, aspects of the human resources, legal and environmental aspects, and the financial aspects. The Target is to achieve sales of 7,000 pieces every year and no increase for age analysis. Based on the results of the financial analysis acquired Payback Period for 3 years 2 months old, the Net Present Value of Rp. 323.268.222, and the Internal Rate of Return of 46,2%. Keywords: Car Parts, Feasibility Analysis, Investment
PENENTUAN JUMLAH MEKANIK DAN STASIUN KERJA SERVICE BENGKEL PT. X DENGAN PEMODELAN SIMULASI Sumolang, Laurin Marlena; Leksananto, Kusmaningrum; Nugraha, Cahyadi
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.646 KB)

Abstract

Industri jasa harus memprioritaskan kepuasan pelanggan dalam layanan yang diberikan.  PT. X adalah bengkel yang memberikan layanan servis kendaraan bermotor merek tertentu, yakni non matic, matic, CBU dan sport. Layanan bengkel kendaraan bermotor adalah sistem yang cukup kompleks. Hal ini terjadi antara lain karena variasi jenis layanan yang diminta konsumen, perbedaan waktu layanan yang dibutuhkan, dan pola kedatangan konsumen yang berfluktuasi. Salah satu sumber daya utama bengkel adalah tenaga teknisi. Saat ini untuk menyelenggarakan service bagi produk service easy, service medium dan service hard,terdapat dua fenomena yang terjadi. Terdapat suatu periode dimana sejumlah besar pelanggan mengantri dan pada periode yang lain sejumlah tenaga teknisi yang menganggur.  Kedua hal tersebut perlu diantisipasi oleh PT.X guna memelihara kepuasan pelanggan dan juga menekan ongkos yang harus dikeluarkan untuk teknisi yang idle. Makalah ini menyajikan model simulasi pelayanan bengkel PT.X, yang meliputi servis ringan, servis menengah dan servis berat bagi  kedua jenis kendaraan bermotor tersebut. Model simulasi dikembangkan menggunakan perangkat lunak ARENA. Ukuran kinerja sistem yang digunakan adalah panjang antrian rata-rata dan utilisasi mekanik rata rata. Sesuai dengan target kinerja yang ditetapkan oleh pihak manajemen, maka solusi yang diusulkan sebagai hasil simulasi adalah penambahan 1 orang mekanis untuk non matic-matic dan 2 orang mekanik untuk CBU-Sport. Di samping itu juga diusulkan pada perioda beban puncak untuk mempekerjakan mekanik paruh waktu . Kata Kunci : Bengkel, Mekanik, Sepeda Motor, Pemodelan Simulasi, ARENA   ABSTRACT Service industries must prioritize customer satisfaction in their services provided. PT. X is a workshop that provides a motor vehicles services for a particular brand of motor vehicles, ie. Non matic, matic,CBU dan Sport. A motor vehicle workshop services is quite a complex system. This happens partly because of various services type requested, difference services times required, and the fluctuation patterns of consumer arrival. One of the main workshop resources are mechanics. Currently  there are two phenomena that occur. First, there is a period where a large number of customers waiting in line and secondly a number of technicians are idled at another period. Both of these condition need to be anticipated by PT.X in order to maintain customer satisfaction and idle technicians cost consideration. This paper presents a simulation model of PT.X workshop services, which include mild, medium and heavy service for both types of motor vehicle. The simulation model developed using software ARENA. System performance measures used is the average queue length and average mechanical utilization. In accordance with the performance targets set by the management, the solutions proposed as a result of the simulation is the addition of one mechanical to non-matic-matic and two mechanics to CBU-sport. In addition, it is also proposed to employ part time mechanics in peak load periods. Keywords: Garage Services, Mechanic, Motorcycle, Simulation Modeling, ARENA
Model Dinamika Sistem Untuk Industrialisasi Bahan Bakar Nabati Bioetanol Berbasis Ubi Kayu UTOMO, GIGIH DWI LIS; Nugraha, Cahyadi; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.224 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan bakar terbarukan menjadi alasan pengembangan bioetanol berbasis ubi kayu di Indonesia. Pemerintah menargetkan pada tahun 2025 pemanfaatan sebesar 15% dari konsumsi bensin premium yaitu berkisar 6,28 juta kilo liter. Makalah ini berisi tentang  pengembangan model dinamika sistem untuk menganalisis kebijakan dalam industrialisasi bahan bakar bioetanol dari bahan ubi kayu. Struktur dan pengaruh yang terjadi antara supply and demand  dapat disimulasikan sehingga harga jual yang diinginkan, besar subsidi serta kebijakan lainnya dapat dievaluasi sehingga industrialisasi bioetanol berbasis ubi kayu dapat dilaksanakan dengan baik. Selanjutnya model tersebut dievaluasi terhadap alternatif-alternatif kebijakan yang mungkin dilakukan untuk mendukung  pencapaian target yang direncanakan. Kata kunci: Dinamika Sistem, Bioetanol, Ubi kayu   ABSTRACT The need of renewable fuel has become a reason for cassava-based bioethanol development in Indonesia. The government has a target to increase the use of bioethanol in 2025 in amount of 15% from the use of standard-gasoline (premium), it is about 6,28 million kilo liter. This paper presents the development of system dynamics model to policy analyze of the Industrialization of bioethanol-fuel from cassava. The structures and the influences between the supply and demand can be simulated; therefore, the expected price, the amount of subsidy and the other principles can be evaluated. Therefore, the cassava-based bioethanol Industrialization can be well-implemented. Afterwards, the model is evaluatied of feasible policy alternatives to support the achievement of the planned target. Key word: System Dinamycs, Bioethanol, Cassava