cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA INTEGRA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Mahasiswa di Perguruan Tinggi X dengan Menggunakan Metode SERVQUAL SIDHARTA, RADEN DANI TRISNADI; Arijanto, Sugih; LIANSARI, GITA PERMATA
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.328 KB)

Abstract

Persaingan Perguruan Tinggi Swasta semakin berkembang pesat. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang diminati, Perguruan Tinggi X (PT X) harus dapat mempertahankan kepercayaan dari masyarakat. Salah satu upaya dalam mempertahankan kepercayaan tersebut adalah dengan meningkatkan kepuasan dari mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab ketidakpuasan mahasiswa di PT X dengan menggunakan instrumen kuesioner dengan atribut yang merupakan uraian dari 5 dimensi SERVQUAL menurut Parasuraman. Kuesioner tersebut disebar dengan teknik Kuota Sampling kepada Responden yang merupakan mahasiswa yang tersebar dalam 11 jurusan di PT X. Setelah kuesioner disebar dan diolah datanya, didapat rata-rata tingkat kepuasan dari mahasiswa PT X sebesar -0,05. Hasil perhitungan ini menunjukan mahasiswa dari PT X belum puas atas kualitas jasa yang diberikan. Kata Kunci: Kepuasan, Kualitas Jasa, Analisis Gap. ABSTRACT Competition of private universities keeps growing rapidly. As one of the college that interested, College x should be able to maintain the trust of the citizens. One of the effort to maintain the trust is to increase satisfaction of the students. This research is meant to find out of factors causing insatiability student in college x by using the instruments a questionnaire with an attribute that is the description of 5 SERVQUAL’s dimensions by Parasuraman. A questionnaire is spread with quota of sampling techniques to a respondent who is a student who are scattered in 11 majors in college x. After a questionnaire spread and uncultivated the data, acquired the degree of gratification of the students pt x by -0,05. The result of these calculation showed that student from college X isn’t satisfied with the quality of services provided. Keyword: Satisfaction, Service Quality, Gap Analysis
USULAN RANCANGAN RUTE PENDISTRIBUSIAN MINUMAN TEH KEMASAN BOTOL MENGGUNAKAN ALGORITMA NEAREST NEIGHBOUR DAN LOCAL SEARCH Situmorang, Ronald Adjie K; Imran, Arif; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.246 KB)

Abstract

Penentuan rute kendaraan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi pada pendistribusian barang atau produk. PT. SINAR SOSRO adalah perusahaan yang memproduksi bermacam-macam jenis minuman. Saat ini, proses pendistribusian produknya dilakukan berdasarkan pengalaman dan urutan pemesanan produk, sehingga sering terjadi keterlambatan dalam pengiriman. Dalam penelitian ini, diusulkan rancangan rute kendaraan untuk mendistribusikan produk teh kemasan botol menggunakan algoritma Nearest Neighbour sebagai rute awal dan rute tersebut akan dilakukan perbaikan menggunakan metode Local Search sehingga diperoleh waktu tempuh dan jarak tempuh yang minimum. Penelitian ini menghasilkan jarak dan waktu yang lebih pendek dengan selisih waktu 19,1442 menit dan selisih jarak 6,480 km. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route   ABSTRACT The determination of these vehicles is one of the problems that occur in the distribution of goods or products. PT. SINAR SOSRO is a company that produces various types of beverages. Currently , the distribution of its products is based on experience and the order of ordering the product, so often there is a delay in delivery. In this study, the proposed design of these vehicles to distribute bottled tea products using the Nearest Neighbour algorithm as the initial route and the route will be repaired using Local Search to obtain travel time and mileage minimum.The research resulted in the distance and a shorter time with a gap of 19.1442 minutes and a distance of 6,480 km difference.  Keywords: Vehicle Routing Problem, Nearest Neighbour, Insertion Intra-Route
Usulan Peningkatan Kualitas Pelayanan Jasa Rumah Sakit Ibu dan Anak dengan Menggunakan Metode Potential Gain in Customer Value Ramdhani, Ahmad Fauzi; Harsono, Ambar; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.466 KB)

Abstract

Untuk melakukan peningkatan kualitas pelayanan jasa RSIA, maka pada penelitian ini terlebih dahulu dibuat kuesioner berdasarkan tiga kualitas totalmenurut Gronroos yaitu Technical quality, Funcional Quality, dan Corporate Image. Hasil penyebaran kuesioner dipetakan dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), kemudian diprioritaskan menurut pemeriksaan pada rawat jalan dengan menggunakanmetode Potential Gain in Customer Value (PGCV). Atribut pernyataan Poli Kandungan yang diprioritaskan yaitu atribut 1 ”kebersihan disetiap ruangan rumah sakit”, dan atribut 23 ”kesopanan karyawan rumah sakit”. Atribut pernyataan Poli Umum yang diprioritaskan yaitu atribut 4 ”lingkungan rumah sakit tidak bising”, dan atribut 2 ”kenyamanan tempat duduk pada ruang tunggu pasien”. Pihak RSIA perlu melakukan peningkatan pelayanan kualitas dari atribut-atribut yang telah diprioritaskan untukmenaikan citra rumah sakit. Kata kunci : Kepuasan pelanggan, peningkatan kualitas pelayanan, Importance Performance Analysis, dan Potential Gain in Customer Value.
USULAN RANCANGAN SISTEM PENJADWALAN PRODUKSI BERBASIS VISUAL BASIC FOR APPLICATION DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN THEORY OF CONSTRAINTS DI PT X Budiono, Raynaldi Ario Putro; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.339 KB)

Abstract

Penjadwalan merupakan salah satu perancangan sistem produksi yang digunakan untuk menjadwalkan mesin-mesin yang terdapat di perusahaan dalam melakukan proses produksi. Penjadwalan dilakukan agar pemakaian setiap mesin yang dimiliki oleh perusahaan menjadi optimal. Adanya penumpukan barang setengah jadi pada salah satu stasiun kerja membuat perlu dilakukannya perbaikan pada sistem penjadwalan produksi dengan menggunakan metode Theory of Constraints (TOC). Metode Theory of Constraints memprioritaskan penjadwalan pada stasiun yang menjadi stasiun konstrain. Setelah itu, barulah dilakukan penjadwalan seluruh order yang diterima dengan mengacu pada buffer di stasiun kerja konstrain. Penjadwalan yang dilakukan dibantu dengan bahasa pemrograman visual basic of application agar proses penjadwalan produksi dapat menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan tetap menghasilkan nilai yang akurat Kata Kunci: Sistem Produksi, Penjadwalan, Theory of Constrain (TOC), Visual Basic for Application (VBA) ABSTRACT Scheduling is one of a production system design that used for scheduled machines in factory to do the production process. Scheduling used to make the utility of all machine become optimal. A bunch of work in process in one of a work stasion make the scheduling system needs to be investigated and improved with the Theory of Constraints (TOC) methods. The Theory of Constraints (TOC) methods make a priority for a work stasion that become constraints stasion. After that, sceduling of all order that gave to the factory can be realized based on a buffer that the constrain work stasion have. The scheduling process will be helped with a coding from visual basic for applicaton to make the scheduling process faster, easier, but still make an exact value. Keywords: Production System, Scheduling, Theory of Constrain (TOC), Visual Basic for Application (VBA)
USULAN KOMBINASI FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH SECARA SIGNIFIKAN TERHADAP KUAT TEKAN BATA EKSPOSE DENGAN METODE PERANCANGAN EKSPERIMEN Priyadi, Imam Cahyo; Adianto, Hari; Herni, Fifi
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.788 KB)

Abstract

Kualitas bata ekspose saat ini berada pada kelas II (rata-rata kuat tekan = 267,025 kg/cm2) berarti produk belum mencapai kualitas optimal kelas I (kuat tekan ≥ 360 kg/cm2). Balai Besar Keramik melakuakan perancangan eksperimen menggunakan desain full factorial dan split split plot untuk meningkatkan kualitas produk bata ekspose menjadi kelas I. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor A (komposisi bahan), faktor B (kehalusan bahan), faktor C (temperatur pembakaran), interaksi faktor AB, dan interaksi faktor AC berpengaruh secara signifikan terhadap kuat tekan. Kombinasi faktor A level 2 (95% : 5%), faktor B level 2 (40 mesh ; 35 mesh), dan faktor C level 2 (11500c) meningkatkan kualitas kuat tekan bata ekspose menjadi kelas I (rata-rata kuat tekan = 372,111 kg/cm2).   Kata kunci:Perancangan Eksperiman, Full Factorial, Split Split Plot ABSTRACT The quality of exposed brick are currently in the second grade (average compressive strength = 267.025 kg/ cm2) means a product has not yet reached optimal quality class I (≥ compressive strength of 360 kg/ cm2). Center for Ceramic perform design of experiments using a full factorial design and split-split plot to improve the quality of the products exposed brick into class I. The results of the study showed that the factor A (composition), factor B (fineness of materials), factor C (temperature combustion), factor interactions AB, and AC interaction factors significantly affect the compressive strength. The combination of factor A level 2 (95% : 5%), factor B level 2 (40 mesh ; 35 mesh), and C level factor 2 (11500C) enhancing the quality of the compressive strength of exposed brick into class I (the average compressive strength = 372.111 kg/ cm2). Keywords: Design of Experiments, Full Factorial, Split Plot Split
USULAN KOMBINASI TERBAIK FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP CACAT PRODUK BOTOL PLASTIK 600 ML MENGGUNAKAN METODE FULL FACTORIAL 2k Di PT. X Ladou, James Saprian; Adianto, Hari; Susanty, Susy
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.632 KB)

Abstract

ABSTRAK Persaingan yang ketat di dunia industri membuat konsumen lebih teliti dalam memilih produk dengan kualitas terbaik dan harga yang lebih murah. Perusahaan yang mampu memenuhi target pasar tentunya dapat bertahan menghadapi ketatnya persaingan di industri sejenis. Penelitian ini dilakukan di PT. “X” yang memproduksi produk kemasan plastik. Perbaikan kualitas yang diharapkan dalam pembuatan produk kemasan botol plastik yaitu mengurangi jumlah cacat produk. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode perancangan eksperimen full factorial 2k menggunakan Metode Yates. Tahapan dalam metode ini adalah menentukan faktor terkendali, menentukan level faktor terkendali, pelaksanaan eksperimen, uji ANOVA, dan Uji Student Newman Keuls. Hasil yang didapatkan adalah kombinasi level faktor terbaik yang mengurangi cacat produk botol plastik.   Kata kunci: Perancangan Eksperimen, Full Factorial, Metode Yates ABSTRACT The tight competition in industrial makes the consument be more accurately in choosing the best product and cheaper price. The company which is able to fulfill the market point is certainly could be able to preserve in handling the tight competition in similar industry. This research to was done in PT. X, which produces the plastic packed. The quality improvement in making the plastic packed is to reduce the invalid products. The method which is used in this research is called experiments full factorial 2k with Yates method. The steps method is to decide the level of control factor,  experiment accomplishment, Anova test, and Student Newman Keuls test. The result of this research is the combination  of factor level which reduce the invalid plastic bottle. Keywords: Design Experiment, Full Factorial, Yates Method
Usulan Perbaikan Rute Distribusi Menggunakan Metode Clarke Wright Savings Algorithm (Studi Kasus : PT Pikiran Rakyat Bandung) RAMADANTI, RIKEU; Susanty, Susy; Adianto, Hari
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.205 KB)

Abstract

PT Pikiran Rakyat Bandung telah memiliki rute distribusi untuk pendistribusian surat kabar hariannya. Tetapi rute distribusi saat ini, total jarak yang ditempuh untuk tiap rute tidak seimbang dan utilitas kapasitas kendaraan tiap rute tidak merata. Permasalahan yang di hadapi PT Pikiran Rakyat Bandung merupakan permasalahan Vehicle Routing Problem (VRP). Metode yang digunakan untuk solusi permasalahan tersebut adalah metode Clarke Wright Savings Algorithm. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan rute distribusi yang dapat meminimasi jarak tempuh, menyeimbangkan rute, mengoptimalkan utilitas kapasitas kendaraan dan meminimasi biaya tranportasi. Penelitian dilakukan dengan membandingkan rute hasil penelitian dan rute perusahaan saat ini. Penelitian ini menghasilkan pengurangan total jarak rute sebesar 485,9 km. Total biaya distribusi mengalami pengurangan sebesar Rp 1.853.051. Total waktu distribusi mengalami pengurangan sebesar 7 jam 14 menit. Kata kunci: Vehicle Routing Problem, Rute, Jarak, Biaya, Waktu Abstract PT Pikiran Bandung has some routes for the distribution of daily newspapers. But the current routes, the total distance for each route is not balanced and utility vehicle capacity of each route is uneven. The problems faced by PT Pikiran Rakyat Bandung is an issue of Vehicle Routing Problem (VRP). The method to solve VRP is using Clarke Wright Savings Algorithm method. The objective study is producing routes with minimize distance, balancing the routes, optimizing utility vehicle capacity and minimize transportation costs. The study was conducted by comparing the routes after study and the current routes. The study resulted in the reduction of the total distance of 485.9 km. Total cost reduction amounted to Rp 1,853,051. Total distribution time reduction of 7 hours 14 minutes. Keywords: Vehicle Routing Problem, Routes, Distance, Cost, Time
USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI PADA LANTAI PRODUKSI ROLAND CHAIR MENGGUNAKAN KONSEP LEAN MANUFACTURING Rinaldi, Muhammad; Kurniawan, Dwi; Zaini, Emsosfi
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.261 KB)

Abstract

PT. Chitose International merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam produk kursi, salah satunya adalah roland chair. Dalam menjalankan produksi roland chair ini belum efisien dikarenakan masih banyak ditemukan pemborosan yang terjadi di lantai produksinya. Pemborosan yang terjadi tersebut merupakan aktifitas yang tidak memberi nilai tambah atau non value adding activities (NVA). Permasalahan tersebut dapat diminimisasi dengan menggunakan lean manufacturing. Lean manufacturing mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan (waste) yang diakibatkan non value adding activities. Pada kasus ini, perbaikan dilakukan dengan merancang sebuah alat bantu serta perbaikan prosedur, perancangan line balancing dan metode kerja. Dengan perbaikan yang telah dilakukan, non value adding activities yang terjadi berkurang dari 125,7 menit menjadi 67,15 menit. Kata kunci: Lean manufacturing, non value adding activities, line balancing, waste. ABSTRACT PT. Chitose International is a company engaged in manufacturing industry. The company produces various types of chairs, such as roland chair. In producing roland chair, the company has not been efficient yet because there are still a lot of waste that occurs in the shop floor. The waste is non value adding activities (NVA). That problem can be minimized by applying lean manufacturing. Lean manufacturing identifies and eliminate waste caused by non value adding activities. In this case, waste reduction through material handling and procedure, line balancing and work method improvement is proposed. Through this improvement, non value adding activities is reduced from 125,7 minutes to 67,15 minutes. Keywords: Lean manufacturing, non value adding activities, line balancing, waste.
USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN AREA PRODUKSI TRIM CHASSIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (Studi Kasus : PT. Nissan Motor Indonesia) Aufar, Azka Nur; Leksananto, Kusmaningrum; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.898 KB)

Abstract

Makalah ini membahas usulan kebijakan perawatan area produksi trim chassis  PT. Nissan Motor Indonesia dengan menggunakan metode reliability centered maintenance (RCM). Pada tahap pemilihan objek penelitian digunakan data kerusakan dan kriteria pemilihan objek berdasarkan metode RCM. Objek yang terpilih adalah mesin overhead conveyor (OHC). Mesin OHC ini beroperasi pada daerah produksi under body pada area produksi trim chassis, dengan fungsi sebagai alat untuk mengangkat, menyokong, dan membawa benda kerja. Penerapan metode RCM memberikan kebijakan perawatan baru pada sistem kerja mesin OHC yang lebih efektif, sehingga frekuensi terjadinya breakdown dapat di minimalisir.   Kata kunci: Maintenance, preventive maintenance, conveyor   ABSTRACT This paper discusses the proposal of maintenance policy in trim chassis production area of PT. Nissan Motor Indonesia using the reliability centered maintenance (RCM) method. At the selection stage of the research object the data of damage and the object selection criteria were used based on the RCM method. The selected object is overhead conveyor (OHC) machine. This OHC machine operates on the production line of under body at the trim chassis production area, functioning as a tool for lifting, supporting, and carrying the workpiece. The application of RCM method provides a new policy of maintenance on the more effective work system of OHC machine, so that the frequency of breakdown occurrence  can be minimized. Keywords: Maintenance, preventive maintenance, conveyor
PENGUKURAN PERFORMANSI BERDASARKAN MBCfPE PADA KATEGORI PROSES FOKUS OPERASI SERTA KATEGORI HASIL ITEM PRODUK DAN PROSES DI YAYASAN X Mayani, Regi; Harsono, Ambar; Arijanto, Sugih
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.033 KB)

Abstract

Penelitian ini, menggunakan metode MBCFPE untuk memberikan usulan perbaikan sehingga dapat melihat kinerja lembaga pendidikan. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini khususnya pada fokus operasi. Tahapan penelitian dimulai dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara dan survey, membuat profil organisasi serta membuat dokumen aplikasi. Pada penelitian ini, didapatkan skor untuk kategori fokus operasi 34 poin dari 85 poin,  dan kategori hasil produk dan proses 18 poin dari 120 poin.Pendekatan ini akan menimbulkan kekuatan (Strength) dan peluang-peluang perbaikan (Opportunity for Improvement, OFI) yang diharapkan dapat membantu dalam hal peningkatan performansi kinerja. Skor keseluruhan untuk MBCFPE Yayasan X sebesar 278 poin dari 1000 poin berada pada tingkatan kinerja “early result”. Kata kunci: Malcolm Baldrige, fokus operasi   ABSTRACT This research, using the MBCFPE to provide corrective suggestions so as to improve the performance of educational institution. The analysis performed in this research specifically on the operation focus. Stages of research begins by collecting data through interviews and surveys, make organizational profile and make the application documents. In this study, obtained scores for the operation focus category is 34 points out 85 points, and products and processes result category is 18 points out 120 points. This approach will lead to (Strength) and opportunities for improvement (OFI) which is expected to help in terms of improving performance measurement. The overall score for MBCFPE School  X is 278 points out 1000 points at the level of performance "early result". Keywords: Malcolm Baldrige, operation focus