cover
Contact Name
Muhammad Imam Faqihuddin
Contact Email
imamfaqihuddin@arch.uin-malang.ac.id
Phone
+6281227161667
Journal Mail Official
imamfaqihuddin@arch.uin-malang.ac.id
Editorial Address
Jl. Alfa No.91, Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40191
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia (JDLBI)
ISSN : 30484235     EISSN : 30484235     DOI : https://doi.org/10.32315/JDLBI.v2i1
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia (JDLBI) merupakan jurnal ilmiah yang dihadirkan untuk mengakomodir karya-karya yang berkaitan dengan perencanaan, perancangan dan diskursus yang terkait dengan desain. Karya-karya tersebut dapat dipublikasikan secara ilmiah dan memenuhi kaidah penulisan yang baik, sehingga mampu menjadi referensi bagi sesama perencana praktisi, akademisi, pemegang kebijakan dan banyak pihak lain yang terkait. Jurnal ini juga diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa desain arsitektur, lingkungan, maupun interior sehingga dapat menghasilkan karya-karya yang lebih kreatif dan inovatif.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI" : 6 Documents clear
MODULARITAS DAN PARTISIPASI: DESAIN ADAPTIF UNTUK KLASTER TALUN, KAMPUNG HERITAGE KAYUTANGAN Sheira, Monica; Giriwati, Novi Sunu Sri; Santosa, Herry; Mustikawati, Triandriani
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i2.540

Abstract

Artikel ini membahas mengenai keterbatasan keterlibatan generasi muda dalam pelestarian kawasan heritage Kayutangan, Kota Malang, khususnya pada klaster Talun. Fokus kajian ini adalah merumuskan rekomendasi desain ruang publik temporer yang dapat menjadi wadah ekspresi dan kolaborasi generasi muda kampung dalam rangka menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan historis mereka. Pendekatan yang digunakan bersifat reflektif-konseptual, dengan merujuk pada temuan studi terdahulu, observasi kawasan, serta analisis teoritis dari Lefebvre, Yi-Fu Tuan, dan Gehl. Rekomendasi desain yang diajukan berupa struktur modular panggung dan kursi lipat yang dipasang secara fleksibel pada fasad dan halaman Rumah STMJ, memungkinkan terjadinya aktivitas sosial berskala kecil yang bersifat adaptif dan partisipatif. Kebaruan dari studi ini terletak pada pemanfaatan strategi desain temporer sebagai instrumen penyambung antara generasi muda dan pelestarian kawasan heritage tanpa bergantung pada pembukaan lahan baru atau keterlibatan formal.
PENATAAN ULANG FASAD PASAR KOSAMBI BERBASIS KONSEP DOUBLE SKIN DAN INDUSTRIAL Imanialgi, Fahrezi Nur; Natalia, Tri Widianti
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i2.490

Abstract

Perkembangan pasar di Kota Bandung semakin melesat dengan banyaknya pasar modern, contohnya adalah Pasar Kosambi Bandung, Pasar Kosambi ini terletak di Kota Bandung. Permasalahan pada pasar ini adalah pada fasad pasar yang terlihat masih monoton dan terlihat hanya dinding masif. Dalam proses penelitian ini, bertujuan untuk membenahi dan redesain fasad Pasar Kosambi sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk datang dan berbelanja di Pasar Kosambi. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara penjual dan pembeli, dan observasi melalui pengamatan dan foto-foto kondisi eksisting Pasar Kosambi. Berdasarkan hasil yang telah di kaji dan di analisis pada fasad Pasar Kosambi, menujukan konsep double skin façade dan pendekatan industrial design dianggap mampu menjadi solusi potensial dan menarik pengunjung pasar.  Double skin dapat meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal melalui sistem ventilasi pasif, sedangkan gaya industrial dapat menghadirkan kesan estetika yang tegas, terbuka dan sesuai dengan karakter pasar yang dinamis serta mudah dalam proses pembangunan dan perawatan. Hal tersebut dapat diimplentasikan dengan penataan kembali fasad pasar dengan menggunakan kaidah yang telah di tentukan pada komposisi fasad seperti irama, tekstur, warna, ornamen, material dan proposi.
PENERAPAN KONSEP INDUSTRIAL DALAM DESAIN KOPITAGRAM BOGOR: KESEIMBANGAN ANTARA ESTETIKA DAN FUNGSIONALITAS Ikhsan Ramadhan, Mochamad; Tohjiwa, Agus Dharma
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i2.454

Abstract

Desain industrial hadir sebagai bahasa visual yang kuat dalam merancang ruang kafe, menawarkan perpaduan antara estetika material ekspos dan suasana ruang yang terbuka. Tulisan ini mengeksplorasi bagaimana konsep industrial diterjemahkan dalam desain Kopitagram Bogor, sebuah kafe yang memadukan beton ekspos, baja hitam, dan kayu alami untuk menciptakan atmosfer hangat sekaligus tegas. Identitas visual yang dibangun melalui permainan tekstur kasar, pencahayaan alami, serta tata letak ruang yang terbuka menghadirkan pengalaman ruang yang khas bagi pengunjung. Meski berhasil membangun karakter ruang yang kuat, desain ini tetap menghadirkan tantangan dalam aspek kenyamanan akustik dan sirkulasi ruang. Studi ini menjadi refleksi tentang pentingnya menyeimbangkan antara ekspresi estetika industrial dengan kebutuhan fungsional ruang kafe, menghadirkan inspirasi bagi perancang untuk menciptakan ruang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman dan responsif terhadap penggunanya.
TELAAH DESAIN RUANG DAN FASAD PERUMAHAN PESONA PERMATA HIJAU 2, SUBANG Nugraha, Hendra; Kustianingrum, Dwi
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i2.508

Abstract

Perumahan Pesona Permata Hijau 2 di Kota Subang merupakan salah satu contoh penerapan arsitektur minimalis pada kawasan hunian tropis. Prinsip minimalis yang berangkat dari gagasan “less is more” diwujudkan melalui kesederhanaan bentuk geometris, pengurangan ornamen dekoratif, pemanfaatan pencahayaan alami, serta efisiensi tata ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip arsitektur minimalis pada desain ruang dan fasad dua tipe rumah, yaitu tipe 30/60 dan 36/72. Metode yang digunakan adalah deskriptif-reflektif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi lapangan, serta wawancara terbuka dengan penghuni dan pengembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua tipe rumah telah memenuhi prinsip minimalis melalui tata ruang yang ringkas, gubahan massa sederhana, dan penggunaan bukaan kaca sebagai sumber pencahayaan serta ventilasi alami. Modifikasi pada desain atap miring dipilih untuk menyesuaikan dengan iklim tropis di Subang yang memiliki curah hujan tinggi. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa prinsip minimalis tidak hanya mendukung aspek estetika, tetapi juga meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan relevansi hunian dalam konteks lingkungan tropis perkotaan.
PENDEKATAN ARSITEKTUR NARATIF PADA DESAIN RUANG BACA ANAK DI PERPUSTAKAAN DIGITAL Indah Lestari, Gresita; Dewiyanti, Dhini
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i2.564

Abstract

Ruang baca anak di era digital perlu dirancang bukan hanya sebagai fasilitas membaca, melainkan sebagai ruang naratif yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan imajinatif. Desain ini mengusung pendekatan arsitektur naratif untuk menciptakan ruang baca anak di dalam perpustakaan digital, dengan menghadirkan elemen-elemen ruang yang bercerita melalui bentuk, warna, cahaya, dan alur ruang. Konsep narasi diterjemahkan dalam zonasi yang memandu anak dari ruang eksplorasi, ruang interaktif digital, hingga ruang refleksi. Integrasi teknologi digital dengan atmosfer naratif menghasilkan pengalaman ruang yang imersif, sekaligus mendorong minat baca dan interaksi sosial anak. Hasil desain menunjukkan bahwa perpaduan narasi arsitektur dengan fasilitas digital mampu memperkuat identitas ruang baca anak yang kreatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
PERANCANGAN BANGUNAN INTERNATIONAL SCHOOL MENGGUNAKAN MATERIAL BAMBU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN DI KOTA SEMARANG Putri, Indira Setia; Susanti, Anityas Dian; Wardianto, Gatoet
Jurnal Desain Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): JDLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/JDLBI.v2i2.575

Abstract

To address the challenges of contemporary development, the phenomenon of global warming and other environmental degradation issues continues to grow. According to data collected by the World Green Building Council, 33% of carbon dioxide (CO2) emissions come from building construction. The goal of implementing development that complies with standards and improves the quality of life without harming future generations is driven by this influence. The coastal areas of Semarang City are vulnerable to extreme heat, especially in the downstream areas bordering the Java Sea. This phenomenon has given rise to the idea that to have a positive impact on the environment, economy, and society, sustainable buildings, especially those used for international school education, are essential. Regarding the concept of sustainability, specifically the idea of ​​extending the lifespan of natural resources, which relates to the potential lifespan of natural resources and the human ecological environment, including forestry, industry, agricultural systems, and architecture, the term "sustainable architecture" is commonly used in the field of architecture. The world is currently experiencing environmental degradation due to the overexploitation of natural resources. The most basic definition of sustainable architecture is environmentally friendly architecture.

Page 1 of 1 | Total Record : 6