cover
Contact Name
Fania Mutiara Savitri
Contact Email
faniamutiara@walisongo.ac.id
Phone
+6287832462000
Journal Mail Official
faniamutiara@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus III Ngaliyan Semarang 50185
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Munazzama Journal of Islamic Management and Pilgrimage
ISSN : 28087577     EISSN : 28087496     DOI : https://doi.org/10.21580/mz.v5i1
Munazzama Journal of Islamic Management and Pilgrimage, is an open-access journal, and peer-reviewed journal that focuses on the dynamic issues of various contemporary Islamic management, Pilgrimage, and socio-religious issues such as dawa studies, human resource management, Islamic finance institutional management, Islamic pilgrimage management, religious tourism management, Islamic public policy, and the dynamics of Islamic management. Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage, published by Department of Islamic Management and Pilgrimage (MD-MHU), Faculty of Dawa and Communication, UIN Walisongo Semarang. Publishing twice a year, in June and December.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022" : 6 Documents clear
Mosque Development Strategy Based on Religious Tourism in Jami' Pekojan Mosque Semarang Savitri, Fania Mutiara; Karim, Abdul; Muhtadin, Badrus Saufil
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v2i2.12369

Abstract

This study aims to determine the potential of the Jami' Pekojan Mosque Semarang and to know the strategy for developing a mosque based on religious tourism at the Jami' Pekojan Mosque Semarang. This study used qualitative research. The researchers used primary data and secondary data sources to obtain the data needed. For data collection techniques, the researchers used interviews, observation methods, and documentation methods. This study used the theory of Milles and Huberman for data analysis techniques, with the flow of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Jami' Pekojan Mosque Semarang was one of the religious tourism objects located in the city of Semarang, Central Java. This tourist attraction had architectural beauty in the form of ancient buildings that could be used as a means of historical education for visitors. The potential of Jami' Pekojan Mosque Semarang had its own attraction for visitors. These potentials included the Cultural Heritage Mosque, the Tomb of Syarifah Fatimah bint Husain Al-Aidrus, and the Indian Porridge Tradition. The development of religious tourism at the Jami' Pekojan Mosque in Semarang on internal aspects needed to be carried out, such as the formation of tourism management employees and job desk distribution, providing local tour guide facilities, making improvements, maintaining and taking care of tourists attractions and completeness of facilities and infrastructure, creating attraction innovation for visitors, continuing to carry out their duties as much as possible. Meanwhile, on the external aspect, the management could explore media publications, do branding mosques based on religious tourism in the middle of Semarang City, cooperate with tour guides association, and using social media for promotion.***Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui potensi yang dimiliki Masjid Jami’ Pekojan Semarang dan mengatahui strategi pengembangan masjid berbasis wisata religi di Masjid Jami’ Pekojan Semarang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, untuk mendapatkan data yang diperlukan peneliti menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Untuk tekhnik pengambilan datanya menggunakan metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Milles dan Huberman untuk teknik analisis data, dengan alur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Masjid Jami’ Pekojan Semarang merupakan salah satu objek wisata religi yang berada di Kota Semarang, Jawa Tengah. Objek wisata ini memiliki keindahan arsitektur berupa bangunan kuno yang dapat dijadikan sebagai sarana edukasi sejarah bagi pengunjung. Potensi yang ada menjadikan Masjid Jami’ Pekojan Semarang memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Potensi tersebut meliputi: Masjid Cagar Budaya, Makam Syarifah Fatimah binti Husain Al-Aidrus, Tradisi Bubur India. Pengembangan wisata religi Masjid Jami’ Pekojan Semarang pada aspek-aspek internal perlu dilakukan, yakni Pembentukan struktur pegawai pengelola wisata dan pembagian jobdesk, Memberikan fasilitas pemandu wisata (tour guide) lokal, Melakukan perbaikan fasilitas, Menjaga dan merawat daya tarik wisata serta kelengkapan sarana dan prasarana, Inovasi daya tarik pengunjung, tetap menjalankan tugas semaksimal mungkin. Sedangkan pada aspek eksternal yakni pihak pengelola bisa bekerjasama dengan media publikasi, melakukan branding masjid berbasis wisata religi yang berada ditengah Kota Semarang, bekerjasama dengan pihak asosiasi pemandu wisata, melakukan promosi menggunakan media sosial.Keywords: Development, Mosques, Religious tourism.
Negative Prejudice Resistance Of Baby Boomer Generation Toward Social Media Through One Day One Juz Program Amiruna, Silmi; Mazaya, Vyki
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v2i2.13099

Abstract

The research approach used is qualitative with primary data sources in the form of informants using direct interviews or using questionnaires through google forms. Then secondary data in the form of important documents regarding the One Day One Juz ROHIS Irhamna program at SMA Negeri 1 Wiradesa, books, manuscripts, and documentation. And the use of the naturalistic inquiry method to obtain research results in the form of resisting the negative prejudices of the baby boomers generation towards social media through the One Day One Juz program at SMA Negeri 1 Wiradesa. The results show that the One Day One Juz program exists to resist the negative prejudices of the baby boomers generation towards social media. The One Day One Juz program was created to answer the use of social media, both for school learning (the world) and the benefits of the hereafter. The program also received a good response from the baby boomers generation because of the use of social media as a place to read the Qur'an together. Moreover, the One Day One Juz program can also resist negative prejudices from the baby boomers generation to the 13th generation in SMA Negeri 1 Wiradesa, which is 57.14%. millennials in surfing on social media.***Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data primer berupa informan dengan menggunakan wawancara secara langsung maupun menggunakan kuesioner melalui google formulir. Kemudian data sekunder berupa dokumen penting mengenai program One Day One Juz ROHIS Irhamna SMA Negeri 1 Wiradesa, buku-buku, naskah, dan dokumentasi. Serta penggunaan metode naturalistic inquiry untuk mendapatkan hasil penelitian berupa meresistensi prasangka negatif generasi baby boomers terhadap media sosial melalui program One Day One Juz di SMA Negeri 1 Wiradesa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program One Day One Juz ada untuk meresistensi prasangka negatif generasi baby boomers terhadap media sosial. Program One Day One Juz dibuat untuk menjawab pemanfaatan-pemanfaatan media sosial, baik digunakan untuk pembelajaran sekolah (dunia) maupun untuk kepentingan akhirat. Program tersebut juga mendapatkan tanggapan baik dari generasi baby boomers sebab akan pemanfaatan media sosial sebagai ajang untuk membaca Al-Qur'an bersama. Serta program One Day One Juz juga dapat meresistensi prasangka negatif generasi baby boomers hingga generasi 13th generation yang ada di SMA Negeri 1 Wiradesa yaitu sebanyak 57,14% Namun juga tidak bisa dipungkiri prasangka negatif dari generasi baby boomers masih akan tetap bermunculan karena untuk mengontrol generasi milenial dalam berselancar di media sosial.Keywords: Baby boomers, Social Media, One Day One Juz.
The Existence of Dayah Salafi in Producing Da'i in Aceh Besar Regency, Aceh Province Akbar, Rahmatul
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v2i2.13162

Abstract

This article describes the existence of dayah salafi in producing da'i. The aspect that is seen in this study is the contribution of dayah salafi in producing da'i and their obstacles. This study also describes how the modifications in dayah education as an effort to maintain its existence in this modern era. The study found that the contribution of dayah salafi in producing da'i was so great. The aspect that was prepared by dayah was to build the basis of Islamic scholarship and explore it in depth and practice it in life. The santri in dayah were also educated to be able to speak in public as an initiative carried out in building and preparing da'i cadres who are capable to be in society. The biggest obstacle aspects were the economic sector and the policy side of the local government which could sometimes intervene dayah. In addition, dayah must also be able to add some other knowledge, such as the study of da'wah science, fiqh ikhtilaf and also political science. This addition also provided greater space for the alumni of dayah to be able to take part in society in bringing a better change in carrying out the function of da'wah in a complete and good manner.***Artikel ini menguraikan tentang eksistensi dayah salafi dalam melahirkan da’i. Aspek yang dilihat dalam kajian ini adalah kontribusi dayah salafi dalam melahirkan da’i serta kendalanya. Kajian ini juga menguraikan juga bagaimana sisi modifikasi dalam pendidikan dayah sebagai usaha dalam menjaga eksistensinya di era modern ini. Hasil kajian ditemukan bahwa begitu besar kontribusi dayah salafi dalam melahirkan da’i. Sisi yang disiapkan dayah adalah membangun dasar keilmuan Islam dan mendalaminya secara mendalam serta mempraktikkan dalam kehidupan. Santri di dayah juga dididik untuk dapat berbicara di depan publik sebagai inisiatif yang dilakukan dalam membangun dan mempersiapkan kader-kader da’i yang mampu terjun langsung di tengah masyarakat. Aspek kendala terbesar adalah bidang ekonomi serta sisi kebijakan pemerintah daerah yang terkadang dapat menempatkan dayah terintervensi dengan kebijakan yang dibuat pemerintah. Selain itu, dayah juga harus dapat menambahkan beberapa ilmu lainseperti kajian ilmu dakwah, fikih ikhtilaf dan juga ilmu politik. Penambahan ini juga memberi ruang gerak yang lebih besar bagi alumni dayah untuk dapat berkiprah dalam masyarakat dalam membawa perubahan kearah yang lebih baik dalam menjalankan fungsi dakwah secara komplit dan baik.Keyword: existence, Dayah Salafi, competence of da’i’.
Implementation of the Use of DAU through the BPKH Benefit Program to Improve Hajj Services Zain, Aviva Nur; Yuliar, Ade; Saidun, Muhammad
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v2i2.13602

Abstract

This study aims to determine the use of the value of the benefits of endowment funds for the people through the BPKH benefit program and to find out what obstacles were encountered during the implementation of the particular benefit program within the scope of the pilgrimage services. In this research, using qualitative research methods. Then the data sources of this research are primary and secondary by using purposive sampling technique . Data collection techniques with observation, interviews and documentation. As for testing the validity of the data with source triangulation. Meanwhile, to analyze data with data reduction (data reduction), data presentation (data display) , drawing conclusions (conclusion drawing/verification). The use of the value of the benefit of the people's endowment fund is managed by the BPKH Health Division in collaboration with organizations in in terms of benefit partners to be distributed to beneficiaries who support the benefit program, namely specifically for pilgrimage service activities. The use of DAU benefit values that have been explicitly realised for the scope of Hajj services in 2021 such as the procurement of operational cars for KBIHU offices, procurement of data digitization and KBIHU digitization infrastructure in collaboration through PPPA Daarul Qur'an benefit partners.***Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan nilai manfaat dana abadi umat melalui program kemaslahatan BPKH dan mengetahui kendala apa saja yang dihadapi selama berjalannya program kemaslahatan khusus ruang lingkup pelayanan ibadah haji. Dalam penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif. Kemudian sumber data penelitian ini adalah primer dan sekunder dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun dalam uji keabsahan data dengan triangulasi sumber. Sedangkan untuk menganalisis data dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Penggunaan nilai manfaat dana abadi umat ini dikelola oleh Divisi Bidang Kemaslahatan BPKH yang bekerjasama dengan organisasi-organisasi di dalam istilah mitra kemaslahatan untuk disalurkan kepada penerima manfaat yang mendukung program kemaslahatan yaitu khusus untuk kegiatan pelayanan ibadah haji. Penggunaan nilai manfaat DAU yang sudah terealisasi khusus ruang lingkup pelayanan ibadah haji pada tahun 2021 seperti pengadaan mobil operasional untuk kantor KBIHU, pengadaan digitalisasi data dan sarana prasarana digitalisasi KBIHU yang bekerjasama melalui mitra kemaslahatan PPPA Daarul Qur’an.Keywords: People’s Endowment Fund, Hajj Service, BPKH Benefit Program.
Strategy for Zakat Collection and Distribution in the Sembako Distribution Program at The Covid-19 Pandemic Time at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) South Sumatra Province Sari, Kiki Purnama; Saprida, Saprida; Muharir, Muharir
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v2i2.14273

Abstract

This thesis discusses the strategy for the collection and distribution of zakat programs in distributing The Basic Food during the Covid-19 pandemic at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of South Sumatra Province. This study aims to determine the strategy program for the collection and distribution of zakat programs in distributing The Basic Food during the Covid-19 pandemic at the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of South Sumatra Province. This research used a descriptive qualitative method. Data collection techniques used the method of observation, interviews, and documentation. Meanwhile, the data analysis technique used data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research conducted indicated that (1) the collection strategies carried out by BAZNAS of South Sumatra Province were: socialization, collecting UPZ (Zakat Collection Unit), digital fundraising, and collaborating with banks. (2) The distribution of zakat in the food distribution program during the covid-19 pandemic at the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) of South Sumatra Province, through the Smart Sumsel, Care Sumsel, Healthy Sumsel, Taqwa Sumsel, Prosperous Sumsel programs. (3) The food distribution program during the covid-19 pandemic at the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) of South Sumatra Province followed the covid-19 handling protocol. Therefore, the distribution of The Basic Food was carried out without violating the covid-19 pandemic handling protocol. ***Penelitian ini membahas strategi penghimpunan dan penyaluran zakat dalam Program Sebar Sembako Pada Masa Pandemi Covid-19 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Strategi Penghimpunan dan Penyaluran Zakat Dalam Program Sebar Sembako Pada Masa Pandemi Covid-19 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa (1) Strategi penghimpunan yang di lakukan BAZNAS Provinsi Sumatera Selatan yaitu: sosialisasi, mengumpulkan UPZ (Unit Pengumpulan Zakat), fundraising digital, dan bekerja sama dengan bank. (2) Penyaluran zakat dalam program sebar sembako pada masa pandemi covid-19 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan yaitu melalui program sumsel cerdas, sumsel peduli, sumsel sehat, sumsel taqwa, sumsel makmur. (3) Program sebar sembako pada masa pandemi covid-19 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Selatan yaitu mengikuti protokol penanganan covid-19, oleh karena itu pembagian paket sembako dilakukan dengan tidak melanggar protokol penanganan pandemi covid-19.Keywords: Collection Strategy, Distribution Strategy, Food Distribution Program.  
The Role of Women Ulama in Da'wah in Islamic Boarding Schools Rohmah, Islamiatur; Rohmah, Siti; Qurrota A'yun, Fathimah Nadia
Munazzama: Journal of Islamic Management and Pilgrimage Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/mz.v2i2.14274

Abstract

Women have the same role in da’wah, but many people still think that women are not too focused on da’wah because outemluan speaking in public is considered a perpetual thing. This article aims to describe the role of female ulama in da’wah in Islamic boarding schools. The method used is descriptive qualitative method. The results of this study indicate the role of female clerics in da’wah in Islamic boarding schools as managers, educators, teachers, motivators and uswatun hasanah.***Perempuan memiliki peran yang sama dalam berdakwah, namun masih banyak orang yang beranggapan bahwa perempuan tidak terlalu berperan dalam dakwah karena perempuan yang berbicara di depan publik dinggap sebagai hal yang tabuh. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ulama perempuan dalam dakwah di pesantren. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskripsif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, peran ulama perempuan dalam dakwah di pondok pesantren sebagai manajer, pendidik, pengajar, motivator dan uswatun hasanah.Keyword : women’s roles, da’wah, pesantren.

Page 1 of 1 | Total Record : 6