cover
Contact Name
Rinawati Tarigan
Contact Email
rinatarigan75@yahoo.com
Phone
+628126582080
Journal Mail Official
lppmstikesmalahayatimedan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cendrawasih No.161, Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20123
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29630797     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Mal el Hayat : Jurnal kesehatan. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Malahayati Medan. Jurnal Mal el Hayat mewadahi publikasi hasil kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Dosen-dosen program studi keperawatan atau peneliti yang bidangnya sesuai dengan scope ilmu keperawatan sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Mal el Hayat merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Januari" : 5 Documents clear
PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP HIV/AIDS BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN AKADEMI KEPERAWATAN MALAHAYATI MEDAN Tarigan, Rinawati
Jurnal Mal el Hayat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat survei dengan pendekatan kualitatif terhadap 41 orang mahasiswa keperawatan di Akademi Keperawatan Malahayati Medan. Data yang dikumpulkan adalah data primer melalui wawancara langsung terhadap mahasiswa keperawatan tentang pengetahun dan sikap terhadap HIV/AIDS. Data sekunder dari prodi keperawatan, data diolah secara kualitatif dengan menggunakan uji domain tipe normatif. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan lembaran kerja analisis domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan aspek pengetahuan yang meliputi informasi HIV/AIDS 100% responden pada kategori mengetahui, penyebab HIV/AIDS 98,9% pada kategori mengetahui, AIDS sebagai kumpulan gejala 96,6% responden pada kategori mengetahui, kelompok resiko tinggi tertular HIV/AIDS 97,7% pada kategori mengetahuai dan cara penularan HIV/AIDS 96,6% responden pada kategori mengetahui. Sikap responden terhadap HIV/AIDS meliputi: sikap terhadap penderita HIV/AIDS, sebagian besar (90,9%) pada kategori tidak diskriminasi, serta sikap aman yang semu karena tidak termasuk dalam kelompok homoseksual. Pria tuna susila/ wanita tuna susila, pecandu narkoba dan karena orang bermoral dan beragama, sebagian besar (72,7%) responden dengan kategori tidak aman. Fokus Group Discussion yang dilakukan oleh 2 orang wakil prodi keperawatan dihasilkan bentuk kegiatan upaya penanggulangan masalah hiv/AIDS adalah: (a) setiap mahasiswa baru perlu diberi penyuluhan mengenai HIV/AIDS serta cara penularannya, (b) setiap mahasiswa yang baru perlu dilakukan tes HIV/AIDS, (c) diadakan seminar-seminar tentang HIV/AIDS di kampu dan dibentuk suatu organisasi mahasiswa khusus untuk masalah HIV/AIDS. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasi penelitian dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu: (1) responden yang mengetahui tentang seluruh aspek pengetahuan tentang HIV/AIDS mempunyai alasan yang benar sesuai dengan teori yang dikembangkan, (2) sikap responden terhadap penderita HIV/AIDS dan sikap aman yang semu terhadap penularan, mempunyai alasan bahwa mereka dapat menerima penderita HIV/AIDS hidup secara normal di tengah masyarakat, karena tidak menular melalui kontak sosial, demikian juga dengan sikap aman yang semu, responden mempunyai alasan bahwa meskipun tidak termasuk dalam kelompok resiko tinggi penularan, bukan jaminan bebas dari terjangkit HIV/AIDS. Berdasarkan kesimpulan penelitian dapat disusun beberapa rekomendasi yaitu: (a) diperlukan desiminasi informasi tentang data yang benar tentang HIV/AIDS, (b) kerjasama secara terpadu tentang data yang benar tentang HIV/AIDS, (c) diperlukan kelengkapan peraturan pelaksanaan kegiatan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DAN BATUK EFEKTIF DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RSI MALAHAYATI MEDAN Hastuti, Mona; Armi; Saranita, Anisya
Jurnal Mal el Hayat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis paru merupakan penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tubercullosa yang dapat menularkan kepada orang lain melalui udara. Teknik relaksasi napas dalam dan batuk efektif dilakukan untuk membantu pengeluaran sputum pada pasien TB paru. Artikel ini menggunakan desain studi kasus (case study) dan subyek yang digunakan dalam adalah pasien TB Paru yang dirawat di ruang Isolasi RSI Malahayati Medan dengan masalah ketidakefektifan jalan napas. Hasil penerapan intervensi menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan teknik batuk efektif selama 3 hari pasien menunjukkan bahwa pasien dapat mengeluarkan sputum, frekuensi pernapasan menurun menjadi 22 kali per menit, namun masih terdapat suara napas ronkhi. Kesimpulan: penerapan relaksais napas dalam dan teknik batuk efektif pada pasien dapat digunakan untuk mengeluarkan sputum, dan menurunkan frekuensi pernapasan pada pasien TB Paru. Saran diharapkan kepada pasien agar rutin melakukan relaksasi napas dalam dan batuk efektif secara mandiri di rumah sakit atau pun pada saat di rumah.
PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGANYA SELAMA PANDEMI COVID -19 Mawaddah, Armi
Jurnal Mal el Hayat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: penyakit Coronavirus-2019 (COVID-19) merupakan penyakit yang sedang mewabah diseluruh dunia saat ini dan ditetapkan sebagai pandemic Covid-19, akibat dari penyakit Covid-19 berdampak pada masyarakat terutama keluarga. Dampak psikologis dari wabah penyakit cenderung mengalami perasaan khawatir terinfeksi atau sakit, menyalahkan diri sendiri, dan tidak berdaya dan dapat meningkatkan risiko gangguan jiwa seperti kecemasan, mood, ketagihan, dan gangguan berpikir, dan kesepian. Tujuan: Tujuan dari systematic review ini untuk mengidentifikasi pengalaman psikologis keluarga selama pandemic covid-19. Metode: Pencarian artikel dengan menggunakan database yang terdiri dari CINAHL, Proquest, Pubmed dan Google Schoolar dengan menggunakan kata kunci yang relevan berdasarkan judul penelitian. Seleksi artikel dalam systematic review ini menggunakan PRISMA, sebanyak 533 artikel didapatkan sesuai katakunci yang digunakan, setelah itu di lakukan penilaian kualitas artikel dengan menggunakan JBI (Joanna Briggs Critical Appraising Methodology). Hasil : ada 3 artikel penelitian yang berhubungan dengan pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarganya selama pandemic Covid-19. Kesimpulan: Berdasarkan artikel penelitian yang didapat dari systematic review ini menunjukan bahwa keluarga mengalami gangguan psikologis selama pandemic Covid-19.
STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN KELUARGA DENGAN PASIEN PERAWATAN PALIATIF DI RUMAH SAKIT X Melba, Restu Arahman; Apriadi, Dwi
Jurnal Mal el Hayat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan paliatif merupakan pendekatan holistik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit yang mengancam jiwa serta keluarganya. Peran keluarga sangat penting dalam proses perawatan ini, namun pengalaman mereka sering kali belum terdokumentasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna dan pengalaman keluarga yang mendampingi pasien dalam perawatan paliatif di Rumah Sakit X. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi digunakan dalam studi ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 6 informan keluarga yang secara aktif terlibat dalam perawatan pasien. Analisis data menggunakan metode Colaizzi untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari narasi peserta. Hasil penelitian ditemukan: (1) dinamika emosional keluarga selama proses perawatan, (2) kebutuhan informasi dan dukungan dari tenaga kesehatan, dan (3) makna spiritual dan penerimaan terhadap kondisi pasien. Temuan menunjukkan bahwa keluarga mengalami tekanan psikologis yang tinggi, namun juga membangun ketahanan melalui dukungan sosial dan keyakinan pribadi. Pengalaman keluarga dalam merawat pasien paliatif mencerminkan kompleksitas emosional dan spiritual yang memerlukan perhatian khusus dari tenaga kesehatan. Pendekatan berbasis empati dan dukungan psikososial menjadi elemen kunci dalam pelayanan paliatif yang komprehensif.
PENILAIAN CAKUPAN IMUNISASI LENGKAP PADA BAYI USIA 0-12 BULAN Nasution, Nur Indah; Kesuma, Sari Indah
Jurnal Mal el Hayat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan intervensi preventif yang terbukti efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi. Program imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 0–12 bulan menjadi indikator utama dalam menilai keberhasilan sistem kesehatan masyarakat, khususnya di fasilitas pelayanan primer. Meskipun program telah dilaksanakan secara nasional, masih ditemukan ketimpangan cakupan di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat cakupan imunisasi dasar lengkap dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketuntasan imunisasi pada bayi usia 0–12 bulan di wilayah kerja salah satu Puskesmas X Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel diperoleh secara purposif dari data bayi usia 0–12 bulan yang tercatat di Puskesmas X. Data dikumpulkan melalui telaah rekam medis dan wawancara terstruktur dengan ibu bayi menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menujukkan bahwa cakupan imunisasi lengkap di Puskesmas X tercatat sebesar 78,6%. Faktor yang paling berpengaruh terhadap ketuntasan imunisasi antara lain pendidikan ibu, jarak ke fasilitas kesehatan, dan tingkat pengetahuan tentang jadwal imunisasi. Meskipun cakupan imunisasi di Puskesmas X relatif tinggi, kesenjangan pelayanan masih ditemukan. Diperlukan upaya edukasi berkelanjutan dan peningkatan akses pelayanan imunisasi sebagai strategi dalam meningkatkan cakupan secara merata dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5