cover
Contact Name
Khairunnisa
Contact Email
Khairunnisa@yrpk.org
Phone
+6285270426678
Journal Mail Official
khairunnisa@yrpk.org
Editorial Address
https://ihsan.yrpk.org/index.php/jbes/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 30266149     DOI : -
Core Subject : Economy,
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah merupakan media publikasi ilmiah yang fokus pada kajian ekonomi dan bisnis berbasis prinsip syariah. Jurnal ini memuat hasil penelitian orisinal dan tinjauan kritis seputar penerapan nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek, seperti: Sistem ekonomi syariah yang menekankan keadilan distributif, pelarangan riba, serta optimalisasi zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat, Praktik pelaporan keuangan syariah, termasuk akuntansi zakat dan wakaf, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, Konsep kepemimpinan Islami, pengelolaan SDM berbasis syariah, serta etika bisnis yang selaras dengan maqashid syariah, Instrumen keuangan syariah seperti sukuk, pembiayaan mudharabah, dan manajemen risiko yang bebas dari gharar Perkembangan bisnis syariah termasuk industri halal, kewirausahaan Islami, hingga model UMKM berbasis syariah
Articles 37 Documents
Pengaruh Brand Awareness Dan Pemahaman Produk Terhadap Keputusan Masyarakat Menggunakan Pembiayaan  Bank Syariah ( Studi Kasus Desa Gunung Melayu Kab. Asahan) Pinasti Sri Guntari
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2025): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Desember)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v3i2.56

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap produk pembiayaan bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Awareness dan pemahaman produk terhadap keputusan masyarakat dalam menggunakan pembiayaan bank syariah di Desa Gunung Melayu Kabupaten Asahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 98 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Brand Awareness (X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat (Y) dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,365 dan signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Pemahaman produk (X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,298 dan signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Secara simultan, Brand Awareness dan pemahaman produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan masyarakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,421 atau 42,1%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap produk pembiayaan bank syariah, maka semakin tinggi pula kecenderungan masyarakat dalam mengambil keputusan untuk menggunakannya. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi dan edukasi produk oleh pihak bank syariah guna meningkatkan keputusan masyarakat dalam menggunakan pembiayaan berbasis syariah. This research is motivated by the low public understanding and awareness of Islamic bank financing products. This study aims to determine the influence of Brand Awareness and product understanding on people's decisions in using Islamic bank financing in Gunung Melayu Village, Asahan Regency. This study uses a quantitative approach with the type of associative research. The data collection technique was carried out through the distribution of questionnaires to 98 respondents. Data analysis used validity test, reliability test, classical assumption test, multiple linear regression analysis, t-test (partial), F test (simultaneous), and determination coefficient with the help of the SPSS program. The results showed that partially Brand Awareness (X₁) had a positive and significant effect on people's decisions (Y) with a regression coefficient value of 0.365 and a significance of 0.000 (<0.05). Product understanding (X₂) also had a positive and significant effect on people's decisions with a regression coefficient value of 0.298 and significance of 0.000 (<0.05). Simultaneously, Brand Awareness and product understanding had a significant effect on people's decisions with a significance value of 0.000 (<0.05) and a determination coefficient (R²) of 0.421 or 42.1%. The results of this study show that the higher the level of public awareness and understanding of Islamic bank financing products, the higher the tendency of the public to make decisions to use them. Therefore, efforts are needed to increase product socialization and education by Islamic banks to improve public decisions in using sharia-based financing.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah dan Self-Control Terhadap Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Mastalina Br Kaban; Mardhiyah Gultom; Wirda Mahfuzhi Wanna Nasution; Yunda Dwi Ariska
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2025): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Desember)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v3i2.57

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguji dampak dari literasi keuangan syariah serta pengendalian diri (self-control) terhadap tren perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Dengan menerapkan metode kuantitatif, pengolahan data dari para responden dilakukan berbasis Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Temuan riset ini mengungkapkan bahwa baik pemahaman finansial syariah maupun kemampuan mengendalikan diri rupanya tidak berdampak nyata terhadap kebiasaan belanja mahasiswa. Lebih lanjut, perolehan koefisien determinasi (R-square) pada angka 8,9% menegaskan bahwa gaya hidup konsumtif tersebut secara dominan didorong oleh berbagai variabel di luar model, seperti paparan media sosial, pengaruh sirkel pertemanan, serta praktisnya transaksi e-commerce.   This study aims to examine the impact of Islamic financial literacy and self-control on consumptive behavior trends among students of the University of Muhammadiyah North Sumatra (UMSU). By applying a quantitative method, data processing from the respondents was carried out based on Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) using SmartPLS 4 software. The findings of this research reveal that neither sharia financial understanding nor the ability to control oneself apparently have a real impact on students' spending habits. Furthermore, the acquisition of the determination coefficient (R-square) at 8.9% confirms that the consumptive lifestyle is dominantly driven by various variables outside the model, such as social media exposure, the influence of the circle of friends, and the practicality of e-commerce transactions.
Pengaruh Literasi Syariah dan Literasi Keuangan Syariah terhadap Keputusan Masyarakat Melakukan Pembiayaan di Bank Syariah Asmawarna Sinaga
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2025): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Desember)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v3i2.58

Abstract

Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia menunjukkan tren yang positif, namun peningkatan aset dan jumlah lembaga keuangan syariah belum sepenuhnya diikuti oleh tingginya keputusan masyarakat dalam memanfaatkan produk pembiayaan bank syariah. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut adalah masih rendahnya tingkat literasi syariah dan literasi keuangan syariah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi syariah dan literasi keuangan syariah terhadap keputusan masyarakat dalam melakukan pembiayaan di bank syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap masyarakat yang telah mengenal layanan perbankan syariah. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi syariah dan literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat melakukan pembiayaan di bank syariah, baik secara parsial maupun simultan. Literasi syariah menjadi faktor yang dominan karena meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip muamalah, akad pembiayaan, serta larangan riba, sedangkan literasi keuangan syariah memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengevaluasi manfaat, risiko, dan karakteristik produk pembiayaan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur mengenai perilaku konsumen pada perbankan syariah serta menjadi masukan bagi industri perbankan syariah dalam merancang strategi edukasi dan peningkatan literasi masyarakat guna memperluas penggunaan produk pembiayaan syariah.   The development of the Islamic banking industry in Indonesia has shown significant growth; however, the increase in assets and the number of Islamic financial institutions has not been accompanied by a proportional rise in public decisions to utilize Islamic financing products. This condition is closely related to the relatively low level of Islamic literacy and Islamic financial literacy among society. This study aims to examine the influence of Islamic literacy and Islamic financial literacy on customers' decisions to obtain financing from Islamic banks. A quantitative approach was employed using a survey method involving respondents familiar with Islamic banking services. Data were collected through structured questionnaires based on a five-point Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The findings indicate that both Islamic literacy and Islamic financial literacy have a positive and significant influence on financing decisions, both individually and simultaneously. Islamic literacy emerges as the dominant factor by enhancing public understanding of Sharia principles, Islamic contracts, and the prohibition of interest (riba), while Islamic financial literacy strengthens individuals' ability to evaluate the benefits, risks, and features of Islamic financing products. The findings contribute to the development of Islamic consumer behavior literature and provide practical implications for Islamic banking institutions in designing educational programs and literacy strategies to increase public participation in Islamic financing.
Analisis Kualitas Audit Syariah di Lembaga Keuangan Syariah Bank Syariah Indonesia KCP Stabat Miftahuddin; Ahmad Fuadi; Rani Febriyanni
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Juni)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v4i1.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas audit syariah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta merumuskan upaya peningkatan kualitas audit pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KCP Stabat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia yang harus diimbangi dengan penguatan sistem pengawasan guna menjamin kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan audit syariah di BSI KCP Stabat secara umum telah berjalan sesuai standar dan prosedur yang berlaku serta mengacu pada prinsip-prinsip syariah. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan kompetensi auditor dalam bidang akuntansi dan fiqh muamalah, tekanan waktu pelaksanaan audit, serta perlunya optimalisasi peran Dewan Pengawas Syariah. Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas audit syariah meliputi kompetensi, independensi, pengalaman kerja, etika profesional, dan dukungan manajemen. Upaya peningkatan kualitas audit dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan sistem pengendalian internal, serta peningkatan koordinasi dan pengawasan syariah.   This study aims to analyze the quality of Sharia audit, identify the factors influencing it, and formulate strategies to improve audit quality at PT Bank Syariah Indonesia Tbk KCP Stabat. The research is motivated by the rapid growth of the Islamic financial industry in Indonesia, which requires stronger supervisory mechanisms to ensure compliance with Sharia principles and to enhance public trust. This research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques, with validity ensured through source triangulation. The findings indicate that the implementation of Sharia audit at BSI KCP Stabat has generally been conducted in accordance with applicable standards, procedures, and Sharia principles. However, several challenges remain, including limited auditor competence in both accounting and fiqh muamalah, time pressure during the audit process, and the need to strengthen the role of the Sharia Supervisory Board. Factors influencing Sharia audit quality include auditor competence, independence, work experience, professional ethics, and management support. Efforts to improve audit quality may include continuous professional training, strengthening internal control systems, and enhancing coordination and Sharia supervision mechanisms.
Implementasi Manajemen Risiko Syariah Dalam Pembiayaan Mudharabah Pada PT. BPRS Puduarta Insani Tembung Putri Amanda; Riyan Pradesyah
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Juni)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v4i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen risiko syariah dalam pembiayaan mudharabah, mengidentifikasi jenis-jenis risiko yang dihadapi, serta menjelaskan mekanisme pengelolaan risiko yang diterapkan pada PT. BPRS Puduarta Insani Tembung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko syariah pada pembiayaan mudharabah di PT. BPRS Puduarta Insani Tembung dilakukan melalui proses identifikasi risiko, analisis kelayakan pembiayaan dengan menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy), pemantauan penggunaan dana pembiayaan, serta evaluasi secara berkala terhadap perkembangan usaha nasabah. Risiko yang dihadapi meliputi risiko pembiayaan, moral hazard, asymmetric information, dan risiko operasional. Untuk meminimalkan risiko tersebut, bank menerapkan monitoring secara berkelanjutan, pembinaan kepada nasabah, serta pengawasan terhadap pelaksanaan akad agar tetap sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan ketentuan syariah. Penerapan manajemen risiko syariah tersebut berperan dalam menjaga kualitas pembiayaan mudharabah, meminimalkan potensi pembiayaan bermasalah, serta mendukung keberlangsungan operasional PT. BPRS Puduarta Insani Tembung. This study aims to examine the implementation of Sharia risk management in mudharabah financing, identify the types of risks encountered, and describe the risk management mechanisms applied at PT. BPRS Puduarta Insani Tembung. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The results indicate that the implementation of Sharia risk management in mudharabah financing at PT. BPRS Puduarta Insani Tembung is carried out through risk identification, financing feasibility analysis using the 5C principles (Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition of Economy), monitoring the utilization of financing funds, and conducting periodic evaluations of customers' business performance. The risks identified include financing risk, moral hazard, asymmetric information, and operational risk. To minimize these risks, the bank implements continuous monitoring, provides guidance to customers, and supervises the implementation of financing contracts to ensure compliance with the prudential principle and Sharia regulations. The implementation of Sharia risk management contributes to maintaining the quality of mudharabah financing, minimizing the potential for non-performing financing, and supporting the operational sustainability of PT. BPRS Puduarta Insani Tembung.
Fenomena Pemborosan Keuangan Generasi Z Dalam Penggunaan Dompet Digital Dana Di Era Cashless Society Berdasarkan Prinsip Ekonomi Syariah (Studi Kasus Pada Mahasiswa FAI UMSU) Wahyuni Adha; Riyan Pradesyah
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Juni)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v4i1.61

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuat penggunaan dompet digital semakin meningkat, salah satunya DANA. Kemudahan dalam melakukan transaksi, adanya promo, dan berbagai fitur menarik dapat memengaruhi perilaku konsumsi Generasi Z sehingga berpotensi menyebabkan pemborosan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan dompet digital DANA dan literasi keuangan syariah terhadap pemborosan keuangan Generasi Z pada mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan adjusted R². Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan dompet digital DANA dan literasi keuangan syariah berpengaruh terhadap pemborosan keuangan Generasi Z. Penggunaan dompet digital yang tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik dapat meningkatkan perilaku konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman literasi keuangan syariah agar mahasiswa dapat menggunakan dompet digital secara bijak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.   Advancements in digital technology have led to the rising use of digital wallets, such as DANA. The ease of conducting transactions, the availability of promotions, and various attractive features can influence the consumption behavior of Generation Z, potentially leading to financial wastefulness. This study aims to determine the impact of the intensity of DANA digital wallet usage and Sharia financial literacy on the financial wastefulness of Generation Z students at the Faculty of Islamic Studies, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. A quantitative method was employed, with a sample of 100 respondents selected via random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using SPSS software, incorporating validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, t-tests, F-tests, and adjusted R² analysis. The results indicate that the intensity of DANA digital wallet usage and Sharia financial literacy influence financial wastefulness among Generation Z. Digital wallet usage that is not balanced with sound financial management can foster consumptive behavior. Therefore, an understanding of Sharia financial literacy is essential to enable students to use digital wallets wisely, in accordance with Islamic economic principles.
Analisis Tafsir Ahkam tentang Ujrah dan Ju‘alah serta Implementasinya dalam Hukum Ekonomi Islam Muhammad Fadlli Robbi Rodiyya; Mohamad Athoillah
Al-Ihsan: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Al-Ihsan : Jurnal Bisnis dan Ekonomi Syariah (Juni)
Publisher : Yayasan Rahmat Putra Kurnia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65256/jbes.v4i1.63

Abstract

Studi ini meneliti konsep ujrah dan ju'alah melalui perspektif tafsir ahkam dan penerapannya dalam hukum ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar Al-Qur'an, interpretasi para ulama hukum Islam, dan penerapan kedua kontrak tersebut dalam praktik ekonomi kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan riset perpustakaan. Data diperoleh dari sumber primer termasuk Al-Qur'an, tafsir ahkam klasik dan kontemporer, sastra fiqh, serta sumber sekunder dari jurnal ilmiah dan studi ekonomi Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa ujrah adalah kontrak kompensasi berbasis pekerjaan (ijarah 'ala al-a'mal) di mana jenis pekerjaan, periode, dan remunerasi harus ditentukan dengan jelas. Sementara itu, ju'alah adalah kontrak berbasis penghargaan yang berorientasi pada pencapaian hasil tertentu, memungkinkan fleksibilitas karena ketidakpastian dalam prosesnya. Pelaksanaan kedua kontrak mencerminkan prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan, transparansi, persetujuan bersama, dan penghindaran gharar. Studi ini merekomendasikan penguatan pemahaman tentang tafsir ahkam sebagai dasar untuk mengembangkan kontrak ekonomi Islam kontemporer.   This study examines the concept of ujrah and ju‘alah through the perspective of tafsir ahkam and its implementation in Islamic economic law. The research aims to analyze the Qur'anic basis, interpretation of Islamic legal scholars, and the application of both contracts in contemporary economic practices. This research uses a qualitative method with a library research approach. Data were obtained from primary sources including the Qur'an, classical and contemporary tafsir ahkam, fiqh literature, and secondary sources from scientific journals and Islamic economic studies. The results indicate that ujrah is an employment-based compensation contract (ijarah ‘ala al-a‘mal) where the type of work, period, and remuneration must be clearly determined. Meanwhile, ju‘alah is a reward-based contract oriented toward achieving certain results, allowing flexibility due to uncertainty in the process. The implementation of both contracts reflects Islamic economic principles emphasizing justice, transparency, mutual consent, and avoidance of gharar. This study recommends strengthening the understanding of tafsir ahkam as a foundation for developing contemporary Islamic economic contracts.  

Page 4 of 4 | Total Record : 37