cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi@fkip.unila.ac.id
Phone
+6282184567031
Journal Mail Official
buanakata.fkipunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 31091229     DOI : https://doi.org/10.23960/buanakata
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi merupakan wadah ilmiah yang menyajikan hasil-hasil penelitian dibidang pendidikan, ilmu bahasa, dan ilmu komunikasi. Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi terbit empat kali dalam satu tahun, pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Jurnal Buana Kata diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, melalui Laboratorium Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Articles 65 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI MAHASISWA KKN DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KELURAHAN SEBELAS ILIR KOTA PALEMBANG Syarifa Zahra; Nadira Indrianita; Lia Amanda; Aisyah Ali; Henny Yusalia
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i2.1773

Abstract

The Community Service Program (KKN) represents the implementation of students academic knowledge through direct engagement with society. In the context of rapid digital development, communities are required to possess adequate digital literacy skills to filter information and use technology wisely. However, in reality, many people still lack sufficient understanding of digital media, particularly in dealing with hoaxes and online fraud. This study aims to analyze the communication strategies employed by KKN students in improving digital literacy among the community in 11 Ilir Subdistrict, Palembang City. This research uses a qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques based on KKN activity logbooks. The results show that the communication strategies applied by students were carried out through interpersonal and participatory approaches, such as door-to-door socialization, assistance for MSMEs in using QRIS, and the use of social media as a public communication tool. The implemented programs were able to improve community understanding in filtering information and encourage the use of digital technology in daily life. Although there were several technical challenges in the field, the communication strategies were considered effective in gradually enhancing the community’s digital literacy. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Dalam konteks perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, masyarakat dituntut memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat menyaring informasi serta memanfaatkan teknologi secara bijak. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami penggunaan media digital, khususnya dalam menghadapi hoaks dan penipuan online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi mahasiswa KKN dalam meningkatkan literasi digital masyarakat di Kelurahan 11 Ilir Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang bersumber dari logbook kegiatan KKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan mahasiswa dilakukan melalui pendekatan interpersonal dan partisipatif, seperti sosialisasi door to door, pendampingan UMKM dalam penggunaan QRIS, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Program yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilah informasi serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat kendala teknis di lapangan, strategi komunikasi yang digunakan dinilai cukup efektif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat secara bertahap.
PENGARUH COVID-19 TERHADAP KOMUNIKASI VERBAL DI KALANGAN MASYARAKAT Rizky Ahmadsyah; Rendra Khibran Samudra; Azmi Reza Pahlepi
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i2.1880

Abstract

The COVID-19 pandemic has brought significant changes to patterns of verbal communication in society, particularly due to restrictions on face-to-face interactions and the shift toward digital media. This study aims to analyze the impact of the pandemic on the frequency, quality, and pragmatic strategies of verbal communication, as well as to identify post-pandemic communication trends, using a systematic literature review (SLR) method following the PRISMA protocol on scientific publications from 2020 to 2025. The data were analyzed through a thematic synthesis approach involving coding, theme categorization, and cross-study interpretation. The findings reveal a dominant shift toward online communication, leading to decreased social presence, increased use of text-based interaction, and the emergence of adaptive strategies such as code-switching and language style adjustments. In addition, the use of face masks has affected communication by reducing nonverbal cues, thereby strengthening the role of intonation and word choice. These findings suggest that the changes reflect human adaptability in crisis situations, although the effectiveness of communication is strongly influenced by social context and levels of digital literacy. Overall, the pandemic has not only changed but also accelerated the transformation of verbal communication toward more digital and adaptive patterns. Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi verbal masyarakat, terutama akibat pembatasan interaksi tatap muka dan peralihan ke media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap frekuensi, kualitas, serta strategi pragmatik komunikasi verbal, sekaligus mengidentifikasi kecenderungan perubahan pasca-pandemi. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025, yang dianalisis menggunakan pendekatan thematic synthesis melalui proses pengodean, pengelompokan tema, dan interpretasi lintas studi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dominan ke komunikasi daring yang berdampak pada penurunan kehadiran sosial, peningkatan penggunaan teks, serta munculnya strategi adaptasi seperti alih kode dan penyesuaian gaya bahasa. Penggunaan masker juga memengaruhi komunikasi dengan mengurangi isyarat nonverbal, sehingga memperkuat peran intonasi dan pilihan kata. Pembahasan menegaskan bahwa perubahan ini mencerminkan kemampuan adaptasi manusia dalam situasi krisis, meskipun efektivitas komunikasi sangat dipengaruhi oleh konteks relasi sosial dan tingkat literasi digital. Dengan demikian, pandemi tidak hanya mengubah, tetapi juga mempercepat transformasi komunikasi verbal menuju pola yang lebih digital dan adaptif.
IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS: ANALISIS ARAH PENINGKATAN STATUS GIZI ANAK Mohamad Azzan Farist
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i2.1949

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Free Nutritious Meal Program (MBG) as an effort to improve children’s nutritional status in Indonesia. The study employed a qualitative approach using library research. Data were collected through a literature search on Google Scholar using the keywords “school feeding program,” “nutrition policy,” “child nutrition,” and “MBG.” Of the 23 articles identified, 9 articles were selected as the main sources based on their relevance and academic quality. Data were analyzed using content analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the Free Nutritious Meal Program contributes positively to improving children’s nutritional status, health, learning motivation, and educational quality. The program also has the potential to support regional food security through the utilization of local food resources and the involvement of local cooperatives and small enterprises in food distribution. Furthermore, the implementation of MBG is considered a long-term social investment in the development of Indonesia’s human resources. The success of the program is influenced by governance quality, food distribution systems, infrastructure readiness, and inter-institutional collaboration. Therefore, integrated and sustainable program management is necessary to ensure that the benefits of MBG can be optimally achieved by the community. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai arah peningkatan status gizi anak di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran literatur pada Google Scholar menggunakan kata kunci “school feeding program”, “nutrition policy”, “child nutrition”, dan “MBG”. Dari 23 artikel yang ditemukan, sebanyak 9 artikel dipilih sebagai sumber utama berdasarkan relevansi dan kualitas akademik. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan status gizi anak, kesehatan, motivasi belajar, dan kualitas pendidikan. Program ini juga berpotensi mendukung ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan pangan lokal dan keterlibatan UMKM serta koperasi dalam distribusi pangan. Selain itu, implementasi MBG dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Keberhasilan program dipengaruhi oleh kualitas tata kelola, distribusi pangan, kesiapan infrastruktur, dan sinergi antar lembaga. Oleh karena itu, pengelolaan program yang terintegrasi dan berkelanjutan diperlukan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
NEUROTEOLOGI PENDIDIKAN TERHADAP PENDEKATAN SAINS DAN SUFISTIK Ayatullah Al-Wajid; Habib Anwar Al-Anshori
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i3.1978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep neuroteologi dalam pendidikan Islam, menganalisisnya dari perspektif sains dan sufistik, serta mengelaborasi relevansinya terhadap pengembangan model pembelajaran yang holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan analisis interdisipliner yang mengawinkan temuan eksperimental neurosains modern dengan konsep-konsep teologis dan tasawuf Islam. Konsep Integratif: Neuroteologi menghubungkan ayat Al-Qur'an tentang akal (aql), ubun-ubun (nasiyah), dan tafakur dengan fungsi kognitif serta biologis otak. Perspektif Sains: Melalui teknologi pencitraan otak (fMRI, SPECT, PET), sains membuktikan adanya kapasitas biologis manusia (God spot) yang merespons aktivitas transenden. Praktik spiritual mengaktifkan Prefrontal Cortex (fokus), menurunkan aktivitas Parietal Lobe (sensasi kedekatan dengan Tuhan), serta melibatkan sistem limbik (emosi keagamaan). Perspektif Sufistik: Neuroteologi memvalidasi proses tazkiyatun nafs (pensucian jiwa) secara empiris melaui neuroplastisitas. Praktik zikir dan muraqabah terbukti menurunkan aktivitas Default Mode Network (DMN) yang mereduksi ruminasi pikiran negatif, mengecilkan amygdala (stres), serta membimbing jiwa menuju ketenangan (nafs al-mutma’innah). Neuroteologi memiliki relevansi kuat dalam pendidikan Islam melalui dua implementasi utama: penerapan Pembelajaran Berbasis Ketenangan (zikir/olah napas sebelum belajar untuk menurunkan kortisol dan meningkatkan memori), serta Pengembangan Kecerdasan Spiritual (SQ) berbasis otak guna membentuk karakter mulia secara biologis dan teologis melalui pembiasaan spiritual yang konsisten. This research aims to explain the concept of neurotheology in Islamic education, analyze it from a scientific and Sufi perspective, and elaborate on its relevance to the development of a holistic learning model. This research uses a library research approach with interdisciplinary analysis that combines experimental findings from modern neuroscience with Islamic theological and Sufi concepts. Integrative Concept: Neurotheology connects Quranic verses about reason (aql), the forelock (nasiyah), and contemplation with the cognitive and biological functions of the brain. Scientific Perspective: Through brain imaging technologies (fMRI, SPECT, PET), science has proven the existence of a human biological capacity (the God spot) that responds to transcendental activity. Spiritual practices activate the prefrontal cortex (focus), decrease parietal lobe activity (sensation of closeness to God), and engage the limbic system (religious emotions). Sufi Perspective: Neurotheology empirically validates the process of tazkiyatun nafs (purification of the soul) through neuroplasticity. The practice of dhikr and muraqabah has been shown to decrease Default Mode Network (DMN) activity, which reduces negative rumination, shrinks the amygdala (stress), and guides the soul toward tranquility (nafs al-mutma'innah). Neurotheology has strong relevance in Islamic education through two main implementations: the application of Tranquility-Based Learning (dhikr/breathing exercises before studying to reduce cortisol and improve memory), and the development of brain-based Spiritual Intelligence (SQ) to shape noble character biologically and theologically through consistent spiritual practices.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN PASCA PENGESAHAN UU NO.18 TAHUN 2019 TENTANG PESANTREN M. Wildan Hafidz; Titi Kadi
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i2.1979

Abstract

This study analyzes Islamic boarding school education policies after the enactment of Law Number 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools. The main issue raised is the transformation of pesantren education policies in strengthening institutional recognition, educational quality, and the role of pesantren in the national education system. The significance of this study lies in the strategic position of pesantren as indigenous Islamic educational institutions that have historically contributed to religious, social, and national development in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a systematic literature review method on various policy documents, scientific journals, and government regulations related to pesantren education from 2019 to 2026. The findings indicate that the enactment of the Pesantren Law has strengthened the legal standing of pesantren, increased state support through funding and educational facilitation, and encouraged curriculum modernization while maintaining pesantren traditions and values. However, several challenges remain, including disparities in infrastructure, human resource quality, and administrative readiness among pesantren. The study concludes that the Pesantren Law has become a strategic foundation for strengthening Islamic boarding school education in Indonesia and supporting the development of moderate, independent, and competitive Islamic education in the era of globalization.Keywords: Religious Moderation, Radicalism, Islamic Universities, Public Policy, Wasathiyah. Penelitian ini menganalisis kebijakan pendidikan pondok pesantren pasca pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Permasalahan utama yang diangkat adalah transformasi kebijakan pendidikan pesantren dalam memperkuat pengakuan kelembagaan, kualitas pendidikan, serta peran pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Signifikansi penelitian ini terletak pada posisi strategis pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam asli Indonesia yang secara historis berkontribusi terhadap pembangunan keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review terhadap berbagai dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan regulasi pemerintah terkait pendidikan pesantren pada rentang tahun 2019 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengesahan UU Pesantren telah memperkuat legitimasi hukum pesantren, meningkatkan dukungan negara melalui pendanaan dan fasilitasi pendidikan, serta mendorong modernisasi kurikulum tanpa menghilangkan tradisi dan nilai khas pesantren. Namun demikian, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan sarana prasarana, kualitas sumber daya manusia, serta kesiapan administrasi antar pesantren. Kesimpulannya, UU Pesantren menjadi landasan strategis dalam penguatan pendidikan pondok pesantren di Indonesia sekaligus mendukung pengembangan pendidikan Islam yang moderat, mandiri, dan berdaya saing di era globalisasi.
LANDASAN ILMIAH DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN M. Wildan Hafidz; Habib Anwar Al-Anshari
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i3.1980

Abstract

Educational technology has emerged as a scientific discipline that plays a crucial role in improving the effectiveness, efficiency, and quality of learning processes. Understanding the scientific foundations of educational technology is essential to comprehend its development as a field grounded in philosophical, psychological, sociological, and empirical principles. This study aims to analyze the scientific foundations of educational technology and their implications for 21st-century learning. The research employs a library research method with a qualitative descriptive approach by reviewing books, scholarly journals, and relevant official documents. The findings reveal that educational technology should not merely be understood as the use of technological devices in education but as a comprehensive system encompassing the design, development, utilization, management, and evaluation of learning processes and resources. The scientific foundations of educational technology are built upon contributions from various disciplines, including psychology, communication, sociology, philosophy, and management science. In the context of 21st-century learning, educational technology plays a vital role in fostering critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills among learners. Therefore, a comprehensive understanding of the scientific foundations of educational technology is essential for educators in designing innovative and meaningful learning experiences. Teknologi pendidikan hadir sebagai suatu disiplin ilmu yang berperan dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas proses pembelajaran. Kajian mengenai landasan ilmiah teknologi pendidikan menjadi penting untuk memahami bagaimana teknologi pendidikan berkembang sebagai suatu bidang keilmuan yang memiliki dasar filosofis, psikologis, sosiologis, dan empiris yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan ilmiah teknologi pendidikan serta implikasinya dalam proses pembelajaran abad ke-21. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui telaah berbagai literatur, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan tidak hanya dipahami sebagai penggunaan perangkat teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga sebagai suatu sistem yang mencakup desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi proses serta sumber belajar. Landasan ilmiah teknologi pendidikan dibangun atas kontribusi berbagai disiplin ilmu seperti psikologi, komunikasi, sosiologi, filsafat, dan ilmu manajemen. Dalam konteks pembelajaran abad ke-21, teknologi pendidikan berperan penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai landasan ilmiah teknologi pendidikan menjadi kebutuhan mendasar bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan bermakna.
ANALISIS FORMULASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM: STUDI KASUS TAHAPAN DAN MASALAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Ayatullah Al-Wajid; Titi Kadi
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i2.1981

Abstract

This research underscores the importance of strategic policies in formulating the direction of the Islamic education system in the modern era to address global dynamics and technological advances. This study aims to analyze the characteristics of policies in Islamic education, identify the stages and constraints in the decision-making process, and formulate the objectives of these decisions. The research method used was a qualitative approach with a case study design. Data were collected through a literature review, and data analysis techniques were carried out by compiling and structuring policy formulation concepts. The results indicate that the policy decision-making process moves from information gathering to negotiating alternative courses of action, where differences of opinion are then narrowed down to formal decisions. The main challenges identified include the complexity of mapping public problems due to the gap between normative ideals and empirical actual conditions, as well as the risk of dysfunctional conflicts in the involvement of educational elements. Furthermore, the objectives of decision-making in Islamic educational institutions are divided into single objectives (resolving one isolated aspect) and multiple objectives (solving several contradictory problems simultaneously). This study concludes that the formulation of Islamic education policies requires a holistic-systematic framework to produce decisions that are responsive and adaptive to the challenges of the times.   Penelitian ini melatarbelakangi pentingnya kebijakan strategis dalam perumusan arah sistem pendidikan Islam di era modern guna menghadapi dinamika global dan kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kebijakan dalam pendidikan Islam, mengidentifikasi tahapan serta kendala dalam proses pengambilan keputusan, serta merumuskan tujuan dari pengambilan keputusan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka (literatur) dan teknik analisis data dilakukan dengan mengompilasi serta menstrukturkan konsep-konsep formulasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan kebijakan bergerak dari pengumpulan informasi hingga negosiasi alternatif tindakan, di mana diferensiasi pendapat kemudian dipersempit menjadi keputusan formal. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi rumitnya memetakan masalah publik karena adanya kesenjangan antara kondisi ideal normatif dan aktual empirik, serta adanya risiko konflik disfungsional dalam pelibatan unsur pendidikan. Lebih lanjut, tujuan pengambilan keputusan dalam institusi pendidikan Islam terbagi menjadi tujuan tunggal (menyelesaikan satu aspek terisolasi) dan tujuan ganda (memecahkan beberapa masalah yang kontradiktif sekaligus). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perumusan kebijakan pendidikan Islam memerlukan kerangka berpikir holistik-sistematis agar mampu menghasilkan keputusan yang responsif dan adaptif terhadap tantangan zaman.
ANALISIS WEBSITE SPIT MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) PADA PID HUMAS POLDA SUMATERA SELATAN Nabila Amelia Pratiwi; Fatmasari
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i3.2191

Abstract

Website Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT) digunakan oleh Subbidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumatera Selatan untuk mendukung pengelolaan konten berita. Sistem ini membantu proses input narasi, unggah foto dan video, penyimpanan data, pencarian data, hingga pemeriksaan dan persetujuan berita. Namun, penggunaan sistem masih menghadapi beberapa kendala, seperti akses yang hanya dapat digunakan oleh satu perangkat, proses login dengan kode One-Time Password (OTP) melalui email admin, gangguan server pusat, serta kegagalan unggah foto dan file. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat usability Website SPIT dan mengidentifikasi kendala penggunaannya berdasarkan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi kegiatan magang dan kuesioner SUS kepada 10 responden yang terdiri atas admin Website SPIT, personel Subbid PID, dan operator Media Hub. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata SUS sebesar 52,75. Nilai tersebut berada pada kategori Marginal Acceptable, grade D, dan adjective rating OK. Hasil ini menunjukkan bahwa Website SPIT masih dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan konten berita, tetapi belum memberikan pengalaman penggunaan yang optimal. Perbaikan perlu diarahkan pada akses multi-user, stabilitas server, optimalisasi OTP, keandalan fitur unggah, kejelasan pesan kesalahan, dan penyediaan panduan penggunaan sistem. The Integrated Information Management System Website (SPIT) is used by the Information and Documentation Management Subdivision (PID) of Public Relations at the South Sumatra Regional Police to support news content management. The system supports news text input, photo and video uploads, data storage, data search, and news approval processes. However, several usability issues were identified, including single-device access limitations, login verification through One-Time Password (OTP) sent to the administrator email, central server errors, and failed photo or file uploads. This study aims to analyze the usability level of the SPIT Website and identify its usage constraints using the System Usability Scale (SUS) method. This study used a descriptive quantitative approach. Data were collected through internship observation and SUS questionnaires distributed to 10 respondents consisting of the SPIT Website administrator, PID personnel, and Media Hub operators. The results show an average SUS score of 52.75. This score falls into the Marginal Acceptable category, grade D, with an adjective rating of OK. These findings indicate that the SPIT Website can still support news content management, but its user experience is not yet optimal. Improvements should focus on multi-user access, server stability, OTP optimization, upload reliability, clearer error messages, and practical user guidance.
SISTEM INFORMASI SURAT MENYURAT BERBASIS WEB PADA HUMAS POLDA SUMATERA SELATAN Ragil Timur; Taqrim Ibadi
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i3.2192

Abstract

Pengelolaan surat-menyurat pada instansi publik memerlukan sistem yang mampu menjaga keteraturan pencatatan, disposisi, pengarsipan, serta penelusuran dokumen. Subbagian Perencanaan dan Administrasi Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan telah menggunakan ASTINA Polri sebagai sistem utama surat-menyurat. Namun, hasil pengamatan selama magang menunjukkan masih terdapat hambatan teknis seperti ketidakstabilan akses, gangguan server, dan keterlambatan kode OTP yang berpotensi mengganggu proses input dan distribusi surat. Penelitian terapan ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi surat-menyurat berbasis web sebagai sistem pendukung operasional. Metode pengembangan menggunakan Web Engineering yang meliputi communication, planning, modeling, construction, dan deployment. Sistem dikembangkan menggunakan Google Apps Script, Google Sheets, dan Google Drive untuk mengelola surat masuk, surat keluar, disposisi, arsip digital, laporan, unit kerja, dan pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem menyediakan pencatatan surat yang lebih terpusat, pencarian arsip yang lebih mudah, alur disposisi yang terdokumentasi, dan pembagian hak akses berdasarkan peran admin, pimpinan, dan staf. Sistem ini tidak menggantikan ASTINA Polri, tetapi menjadi media pendukung saat sistem utama mengalami kendala teknis. Correspondence management in public institutions requires a system that supports orderly recording, disposition, archiving, and document retrieval. The Planning and Administration Subdivision of the Public Relations Division of the South Sumatra Regional Police has used ASTINA Polri as its main correspondence system. However, internship observations identified technical obstacles, including unstable access, server interruptions, and delayed OTP delivery, which may disrupt letter input and distribution. This applied study aims to design and implement a web-based correspondence information system as an operational supporting system. The development method applies Web Engineering through communication, planning, modeling, construction, and deployment stages. The system was developed using Google Apps Script, Google Sheets, and Google Drive to manage incoming letters, outgoing letters, dispositions, digital archives, reports, organizational units, and users. The implementation shows that the system provides centralized letter recording, easier archive retrieval, documented disposition workflow, and role-based access for admin, leaders, and staff. The system does not replace ASTINA Polri, but supports administrative continuity when the main system experiences technical issues.
PERAN MEDIA ONLINE DALAM PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK: STUDI PRAKTIK KERJA DI SUMEKS.CO Indra Lesmana; Desy Misnawati
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i3.2193

Abstract

The development of information technology has transformed the way people obtain information through online media. The presence of online media provides convenience for the public in accessing various types of information quickly, practically, and in real time without being limited by space and time. One of the online media platforms that plays an important role in disseminating public information is Sumeks.co, which actively provides news and up-to-date information to the public. This study aims to examine the role of Sumeks.co as an online media platform in the dissemination of public information during the internship program. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The collected data were then analyzed to understand the working process of online media in delivering information to the public. The findings indicate that Sumeks.co performs the functions of mass media through several stages, including information gathering, news writing, editing, and publication in a fast, precise, and accurate manner. During this process, all information is verified before publication to ensure the credibility and accuracy of the news. Furthermore, online media plays a significant role in fulfilling the public’s information needs, improving access to public information, supporting transparency, and promoting information openness in the digital era. The internship program also provided practical experience for students in applying communication and journalism theories in a professional work environment. Through this activity, students gained a deeper understanding of news production processes, improved their writing skills, and developed insights into professionalism and ethical standards in the mass media industry. Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi melalui media online. Kehadiran media online memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai informasi secara cepat, praktis, dan real-time tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Salah satu media online yang berperan dalam penyebaran informasi publik adalah Sumeks.co, yang secara aktif menyajikan berita dan informasi terkini kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media online Sumeks.co dalam penyebaran informasi publik selama pelaksanaan program magang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memahami proses kerja media online dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumeks.co menjalankan fungsi media massa melalui proses pengumpulan informasi, penulisan berita, penyuntingan, hingga publikasi secara cepat, tepat, dan akurat. Dalam proses tersebut, setiap informasi yang diterbitkan melalui tahapan verifikasi guna menjaga kredibilitas dan keakuratan berita. Selain itu, media online berperan penting dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, meningkatkan akses terhadap informasi publik, mendukung transparansi, serta mendorong keterbukaan informasi di era digital. Kegiatan magang juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai penerapan ilmu komunikasi dan jurnalistik dalam dunia kerja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami proses produksi berita, meningkatkan keterampilan menulis, serta memperoleh wawasan mengenai profesionalisme dan etika dalam dunia media massa.