Articles
Audit Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Rafa Televisi di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang
Khoir Annisa Pertiwi;
Desy Misnawati;
Ratu Mutialela Caropeboka;
Isna Wijayani
Wardah Vol 22 No 2 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (682.133 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v22i2.10974
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan dan juga menjelaskan tentang audit komunikasi organisasi terhadap kinerja Rafa Televisi di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah. Terdapat empat hasil dari audit komunikasi yang dilakukan. Yakni Pergantian Struktur dan Manajemen Rafa Televisi , Penambahan Sumber Daya Manusia Rafa Televisi, Pengalaman Bertugas Rafa Televisi dan Komunikasi Keseharian Kru Rafa Televisi. Artikel ini diperkuat dengan penelitian mix method dengan model strategi eksplanatoris sekuensial. Beberapa sumber data mempertajam analisa mengenai audit komunikasi yang dilakukan di Rafa Televisi. Hasil dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara audit komunikasi organisasi terhadap kinerja Rafa Televisi di UIN Raden Fatah Palembang sebesar 6.8% dengan empat poin penyimpangan yakni, banyak kru yang tidak hadir menunaikan tugas yang telah diberikan dikarenakan kebingungan dengan alur komunikasi yang dijalankan, sehingga muncul rasa malas dan akhirnya tidak mengerjakan tugas, kemudian penambahan sumber daya manusia yang belum cukup memadai yang disebabkan oleh tidak adanya orang yang dianggap cakap untuk mengawasi sumber daya yang ada di Rafa Televisi, pejabat yang terpilih belum memiliki pengalaman dan skill yang mencukupi di bidang penyiaran, serta komunikasi keseharian kru yang belum terjalin dengan baik dikarenakan terdapat kebingungan dengan alur komunikasi yang ada dan seringnya terjadi miscommunication antar sesama.
Perspektif Destination Branding Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo Sebagai Wisata Kuliner di Kota Palembang
Regita Dita Rifanni;
Aldo Kevinandai;
Desy Misnawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.852 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7407
Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo 7 Ulu merupakan destinasi wisata kuliner pempek di kota Palembang yang resmi didirikan Dinas Pariwisata pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara destinasi branding wisata tersebut dalam mengkomunikasikan identitas unik dari tempat ini agar menjadi tujuan wisatawan untuk berwisata yang berbeda dari kompetitornya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif .Teori yang digunakan Destination branding (morgan and picrhard 2004:69).Proses membangun Destination branding memerlukan beberapa tahapan yang tepat agar dapat menghasilkan citra yang baik dan sesuai dengan yang diharapkan serta berdampak baik bagi daerah tersebut dari segi ekonomi maupun pariwisata yang menjadikan daerah tersebut lebih berkembang. Hasil penelitian ini pengurus telah mengimplementasikan tahapan destination branding dalam pengelolaan Kampung Kreatif Pempek Tanggo Rajo Cindo 7 Ulu melalui lima tahapan yakni mulai dari market investigation, analysis and srategic recommendation, brand identity development, brand launch and introduction: communicating the vision, brand implementation dan monitoring evaluation and review yang dapat dikatakan berhasil ditandai dengan meningkatnya jumlah pengunjung serta kualitas destinasi wisata sebagai tujuan berwisata kuliner di kota Palembang.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Kesadaran Merek Kain Jumputan Gambo Musi Banyuasin
Asan Al Ashari;
Ratu Mutialela Caropeboka;
Desy Misnawati;
Bastian Bastian
Wardah Vol 23 No 1 (2022): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.803 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v23i1.12946
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dan juga menjelaskan tentang pengaruh komunikasi merek dan komunikasi pemasaran terpadu terhadap kesadaran merek kain jumputan gambo musi banyuasin yang terdiri dari Relevancy Of The Content, Frequent, Updates Of Content, Popularity Of The Content, Variety Of Platform, Endorse, Direct Marketing, Sales Promotion, Public Relation, Advertising, Word Of Mouth, Events and Experience. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian yang didistribusikan kepada 82 responden yang merupakan guru dan karyawan yang SMK Negeri 1 Sekayu. Hasilnya menunjukkan bahwa variable komunikasi merek dan variable komunikasi pemasaran terpadu semua bersama-sama mempengaruhi kesadaran merek sebesar 64% sedangkan sisanya 36% adalah dipengaruhi oleh variable lain selain variable komunikasi merek dan komunikasi pemasaran terpadu.
Pemaknaan Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Prestasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Di UIN Raden Fatah Palembang
Aditya Pratama;
Isnawijayani Isnawijayani;
Bastian Bastian;
Desy Misnawati
Wardah Vol 22 No 2 (2021): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri, Raden Fatah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (89.672 KB)
|
DOI: 10.19109/wardah.v22i2.12998
Pembelajaran daring merupakan salah satu inovasi di bidang pendidikan untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi dan ketersediaan sumber yang lebih bervariatif. Pengalaman Pembelajaran Jarak Jauh membentuk jiwa kemandirian belajar, dan juga mendorong interaksi antar mahasiswa, terutama untuk mahasiswa yang biasanya tidak aktif berbicara maka akan dapat lebih leluasa menyampaikan pendapat/ pertanyaannya. Pembelajaran daring memiliki sisi positif dan sisi negatif yang saling beriringan. Hal ini nantinya akan membawa konsekuensi seberapa efektifkah pembelajaran daring di masapandemi Covid-19 ini. Arti kata efektif menurut KBBI adalah ada efeknya, akibatnya, pengaruh, dan atau membawa hasil atau berhasil guna. Oleh karena itu, tingkat keefektifannya bisa dikatakan relatif, tergantung dari masing-masing komponen yang menunjang atau turut serta dalam proses pembelajaran daring ini sehingga diharapkan pembelajaran ini membawa hasil yang terbaik meskipun dalam keterbatasan yang ada. Mahasiswa diharapkan mandiri dan lebih aktif belajar bukan hanya mengandalkan materi yang telah diberikan saja tetapi juga dari sumber lain.
Persepsi Jurai Tue Terhadap Nilai Filosofi Arca Imam Peninggalan Zaman Batu (Megalitikum) Di Kabupaten Lahat: Studi Di Desa Simpur Kabupaten Lahat
Okta Riadi;
Desy Misnawati;
Fathur Rahman
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.628 KB)
|
DOI: 10.55123/sosmaniora.v1i1.203
This study aims to determine the perception of Jurai tue in Simpur village in understanding and applying the philosophical value of the priest statue, one of the historical relics of the megalithic era, in carrying out daily activities. This statue symbolizes the figure of a leader, and is described as a strong figure with a slightly protruding head. Round eyes, wide mouth and flat nose. There are bracelets on the legs and arms, and the second is a human figure who is usually called a priest statue by the surrounding community. His eyes are round, his nose is flat, and his mouth is wide. On the head of this statue has a protrusion that looks like a headdress. In this study, the researcher used descriptive qualitative research methods. and also in this study using phenomenological theory with data collection techniques in the form of interviews, literature studies and also documentation. The results of this study aim to determine the jurai tue's perception of the philosophical value of the priest statue in Simpur village, Lahat district.
Place Branding Destinasi Wisata Pantai Bidadari Desa Sugih Waras Melalui Media Komunikasi Visual
Muhammad Renaldi Renald;
Desy Misnawati;
Afta Apriansyah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.575 KB)
|
DOI: 10.55123/sosmaniora.v1i1.219
Banding Agung district is one of ogan komering ulu selatan regency which puts a lot of tourism potential. One of them is bidadari beach which is in the village of sane sugih, bidadari beach has its own uniqueness and beauty because it faces directly mount seminung, and surrounded by rice fields and lake ranau and bukit barisan. The purpose of this research is to create a brand by creating an identity and implementing design strategies so as to increase the attractiveness of local or foreign tourists to the angel beach. The research approach used is a descriptive qualitative approach. The object of this research is bidadari beach sugih waras village while the subject of this investigation is the head of tourism and culture office, head of environment office, camat district banding agung, head of sugih waras village, bidadari coast guard and sane sugih village community. Data collection techniques use observation, interview, and documentation techniques. The results of this study are expected with the place branding of the beach of the sane sugih village attracting local and foreign tourists to visit.
Video Profile Pemasaran Destinasi Wisata Arung Jeram Desa Rantau Nipis Kec. Banding Agung Oku Selatan
Afta Apriansyah;
Mardian Herri Pratama;
Desy Misnawati
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.918 KB)
|
DOI: 10.55123/sosmaniora.v1i1.224
Rantau Nipis is a village located in the District of Banding Agung, South Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra, Indonesia. This village has a postal code of 32274. This village has a population of 1,391 people consisting of 696 men and 695 women. The population of Lime overseas includes various tribes, including the Ogan Tribe, the Semende Tribe, the Java Tribe and the Ranau Tribe. Most of the community's income is from agriculture and fishing. Rantau Jeruk Nipis Village includes tourist areas including white water rafting which is centered on a lake located in Rantau Jeruk Nipis Village, there is a play area for young people to relax, a micro power plant and other areas. Rantau Nipis Village is a village with great tourism potential. Rantau Nipis is a village that has a lot of tourism objects, tourism objects need to be explored and seen with the help of video recording facilities so that this village has audiovisual recordings or can be called videos to attract tourism for the community or visitors.
Efektivitas Sosial Media Sebagai Media Promosi Desa Surabaya Timur
Mardian Herri Pratama Mardian;
Desy Misnawati;
Muhammad Renaldi
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.535 KB)
|
DOI: 10.55123/sosmaniora.v1i1.225
Various types of social media have now become public consumption. Social media is not only used for entertainment, but is a place and use it in business. Promotion is one part of doing business on social media. With a wide reach throughout the world, it doesn't take long for consumers to get the information they want. The purpose of this research is to see the effectiveness of social media as a promotion media for East Surabaya Village, Kec. Supreme Court Appeal of South OKU Prov. South Sumatra. The results of the study show that social media is quite effective in marketing a product, but with the algorithms owned by each social media application, account management must be optimized.
Perspektif Budaya Uang Panai dan Status Sosial pada Perkawinan Suku Bugis Bone di Palembang
Megawati Megawati;
Desy Misnawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.35 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5943
Budaya merupakan komunikasi yang diperoleh dari pengetahuan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat. Uang panai merupakan tradisi budaya suku bugis dimana pihak laki-laki memberikan uang kepada pihak perempuan dimana uang tersebut digunakan untuk belanja kebutuhan pernikahan. Selain itu tradisi uang panai ini banyak menimbulkan perspektif budaya, karena mengandung pemahaman atau pengetahuan dan kenyataan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perspektif budaya uang panai dan status sosial perkawinan Suku Bugis Bone di Palembang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruksi sosial. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu status sosial pada perkawinan suku bugis mempengaruhi tinggi dan rendahnya uang panai, status sosial itu sendiri meliputi keturunan, kondisi fisik, pendidikan, pekerjaan, dan ekonomi perempuan tersebut. Uang panai sudah dianggap sebagai harga diri seorang perempuan maka dari itu uang panai merupakan fenomena nyata dalam pengetahuan sosial masyarakat.
Makna Simbolik Ritual Adat Tradisi Sedekah Rami Di Desa Kertayu Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin
Novalina Mursese;
Desy Misnawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (355.86 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5944
Tradisi merupakan sebuah bentuk interaksi dari kebiasaan adat yang dipercayai mempunyai makna dan nilai-nilai yang sakral yang dilakukan oleh masyarakat secara turun temurun . Pada penelitian terhadap tradisi sedekah rami di desa Kertayu Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna interaksi simbolik dalam tradisi Sedekah Rami. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan teori interaksionisme simbolik karya Mead dengan menggunakan prinsip utama yaitu tentang pikiran (mind), self (diri), dan society (masyarakat). Pada penelitian ini, peneliti melakukan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai bentuk data pendukung. Informan yang dipilih menjadi narasumber wawancara pada penelitian ini adalah budayawan, tokoh adat dan tokoh masyarakat desa Kertayu. Hasil penelitian ini adalah tradisi sedekah rami merupakan wujud rasa syukur masyarakat desa Kertayu kepada Tuhan YME setelah panen padi dan tolak bala serta sebagai sarana mempererat silaturahmi kepada sesama. Dengan proses ritual adat mulai dari ziarah ke makam puyang burung jauh (puyang Tumamia) kemudian melakukan doa bersama diikuti dengan proses lempar lembing/berebut lemang di rumah juru kunci.