cover
Contact Name
Anwar Hafidzi
Contact Email
anwar.hafidzi@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285251295964
Journal Mail Official
shariajournaledu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gotong Royong, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Kode Pos 70711
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
ISSN : 30321069     EISSN : 30321069     DOI : https://doi.org/10.62976/ierj.v3i2.1120
The Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) is a peer-reviewed academic journal that provides an international platform for scholars and researchers to share innovative and cross-disciplinary studies. IERJ publishes original research articles, reviews, and scholarly papers that advance theoretical understanding and practical applications across diverse academic fields, including science, technology, social sciences, and the humanities. The journal welcomes interdisciplinary research and community service-based studies that offer new insights, foster collaboration, and address global challenges. By promoting intellectual dialogue and cross-field exploration, IERJ aims to contribute to the integration of knowledge, encourage academic innovation, and support impactful research that benefits both scholarship and society.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025)" : 14 Documents clear
Analisis Hukum Pemalsuan Merek pada Tiktok Shop Kenjiroh, Benny; Hosna SH. MH. , Dr. Hj. Asmak Ul
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i1.944

Abstract

Brand counterfeiting on e-commerce sites such as TikTok Shop is a significant legal issue. The TRIPS Agreement governs protection at a global level. The purpose of this research is to examine the legal framework and its legal consequences for actors, the original owner of the mark, and consumers. The research found law enforcement issues due to the cross-border nature of e-commerce. This research utilizes a qualitative approach and descriptive analysis. Brand owners and consumers receive better protection, while perpetrators receive civil and criminal sanctions. Recommendations include improving e-commerce, government cooperation, and consumer training.
Faktor-Faktor yang Memicu Konflik dan Dampak Sosial yang Ditimbulkan untuk Mengurangi Potensi Kekerasan di Lingkungan Sekolah Arief, Aisah Putri; Ismail, Fadhil Fadhlurahman Putra; Fianden, Fachmi Maya Syafirah; Hosnah, Asmak Ul
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i1.956

Abstract

The slashing case that occurred in the Pomad area, Bogor, involved two groups of students involved in a conflict that led to violence. This incident attracted public attention and became the focus of the media, considering the increasing number of violence among students. This study aims to analyze the factors that trigger the conflict, the social impacts caused, and preventive measures that can be applied to reduce the potential for violence in the school environment. Data were obtained through interviews with witnesses, analysis of media reports, and discussions with the school. The results of the study indicate that lack of communication and understanding between students, as well as the influence of the social environment, contributed to the incident. Recommendations for conflict prevention in schools include character education programs and increasing the role of parents and the community.
Peran Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Sungai di Kota Banjarmasin Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2016 Muhammad Azka Munawwir; Mahdianor; Izhar
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran pemerintah daerah dalam pengelolaan sungai di Kota Banjarmasin berdasarkan peraturan daerah yang berlaku. Sebagai kota dengan jaringan sungai yang luas, Banjarmasin menghadapi berbagai tantangan seperti pencemaran air, pendangkalan, dan risiko banjir yang kerap mengancam lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah memainkan peran sentral dalam mengelola sungai melalui kebijakan-kebijakan strategis yang mencakup implementasi peraturan daerah, pengawasan, dan pengendalian aktivitas di sekitar sungai. Metode penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk memahami efektivitas peraturan daerah dalam menjaga kelestarian sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah berfokus pada tiga aspek utama: implementasi kebijakan yang mendorong pelestarian sungai, upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, dan pengawasan terhadap pelanggaran yang dapat merusak ekosistem sungai. Meskipun ada keberhasilan dalam pengurangan pencemaran dan peningkatan kualitas air, tantangan teknis, ekonomi, dan penegakan hukum masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Rekomendasi yang diberikan termasuk revisi peraturan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan terkini, peningkatan partisipasi masyarakat, dan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan berbagai pihak. Dengan strategi yang tepat, pengelolaan sungai di Banjarmasin dapat semakin efektif dan berkelanjutan.
Analisis Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2016 Pasal 4 ayat 2 Terhadap Pengelolaan Sungai di Kota Banjarmasin Muhammad Khairu Rahman; Muhammad Rizky Fatur Alauddin; Muhammad Noor Irfandi
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian Sungai di dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai merupakan alur atau wadah air alami dan/atau buatan berupa jaringan pengaliran air beserta air di dalamnya, mulai dari hulu sampai muara, dengan dibatasi kanan dan kiri oleh garis sempadan. Kota Banjarmasin terkenal dengan sebutan Kota Seribu Sungai yang dapat diartikan terdapat banyak sungai sehingga perlu dijaga kelestariannya. Kota Banjarmasin dicirikan oleh kebudayaan sungai yang menjadi bagian dari elemen pembentuk ruang Kota, oleh karena itu keberadaan sungai harus dijaga kelestariannya. Sungai yang ada harus dikelola secara optimal untuk sebesar-besarnya kesejahteraan, kemakmuran rakyat dan kelestarian lingkungan hidup, serta optimalisasi pengelolaan sungai harus melibatkan para pihak yang berkepentingan. Para pihak mempunyai hak untuk mengakses dan berkewajiban untuk saling berkontribusi memberikan informasi tentang pengelolaan sungai. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menetapkan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 15 Tahun 2016 tentang Upaya Peningkatan Pengelolaan Sungai yang tentunya harus dipatuhi dan melibatkan peran serta masyarakat untuk dapat melestarikan serta menjaga sungai yang ada di wilayah Kota Banjarmasin.

Page 2 of 2 | Total Record : 14