cover
Contact Name
Heri Saptadi Ismanto
Contact Email
psikoedukasia@upgris.ac.id
Phone
+628157649969
Journal Mail Official
psikoedukasia@upgris.ac.id
Editorial Address
https://journal2.upgris.ac.id/index.php/pedu/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikoedukasia
ISSN : -     EISSN : 30258014     DOI : https://doi.org/10.26877/2bkjcs93
Core Subject : Education,
JOURNAL OF PSIKOEDUKASIA is a scientific journal of ideas and research results in the field of Guidance and Counseling, published by the Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Education, Universitas PGRI Semarang. The purpose of this journal publication is to disseminate research results and ideas that have been achieved in the fields of Psychology and Education.
Articles 112 Documents
Penerapan Game Based Learning dalam Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Desanda Puspitasari
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2446

Abstract

This study aims to improve the interpersonal communication skills of Class X-4 students at SMA Negeri 7 Semarang through classical guidance services using the game-based learning method. Based on the Student Needs Assessment (AKPD), 27 out of 35 students experienced low self-confidence, rarely interacted with others, and had difficulties communicating with the opposite sex or adults. This study employed the Guidance and Counseling Action Research (PTBK) method in two cycles. The results of the paired sample t-test showed that the increase from the pre-test to post-test 1 was not significant (from 94.94 to 97.66; sig. = 0.051), but became significant in post-test 2 (102.23; sig. = 0.000). The average test score also increased from 98 (79%) in cycle I to 102 (82%) in cycle II. These findings indicate that the game-based learning method is effective when applied in classical guidance to improve students’ interpersonal communication skills.
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN ASERTIF PADA SISWA DI SMP NEGERI 40 SEMARANG deviana
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2456

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya self-esteem dan perilaku asertif pada siswa SMP Negeri 40 Semarang yang tampak dari sikap pasif di kelas, rasa takut mengemukakan pendapat, dan kecenderungan menghindar saat berbicara di depan umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan perilaku asertif siswa kelas VIII. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel terdiri atas 62 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai r hitung 0,698 > r tabel 0,2075 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-esteem dengan perilaku asertif. Artinya, semakin tinggi self-esteem siswa, semakin tinggi pula tingkat perilaku asertifnya. Hasil ini menegaskan perlunya program sekolah yang mendukung peningkatan self-esteem untuk mengembangkan kemampuan asertif siswa. Kata kunci: asertif, self-esteem, siswa SMP
Token Ekonomi Dengan Papan Misi Digital Untuk Disiplin Waktu Belajar Siswa SMPN 37 Semarang septirestuanggraini
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2468

Abstract

Disiplin sangat mempengaruhi hasil belajar atau prestasi akademik siswa. Siswa yang memiliki kedisiplinan tinggi cenderung mampu meningkatkan pencapaian akademiknya dibandingkan dengan siswa yang kurang disiplin. Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan penerapan teknik Token Economy yang dipadukan dengan media papan misi digital dalam upaya meningkatkan disiplin waktu belajar peserta didik kelas VIIC di SMP Negeri 37 Semarang. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan model pre-eksperimen one group pretest-posttest sebagai rancangan penelitiannya. Penentuan sampel dilakukan dengan pendekatan purposive random sampling, dan data diperoleh melalui penyebaran angket, kemudian dianalisis dengan uji statistik T-Test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 pada perbandingan post-test I dan post-test II, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik Token Economy dengan media papan misi digital efektif dalam meningkatkan kedisiplinan waktu belajar peserta didik kelas VIIC SMP Negeri 37 Semarang. Kata kunci: Token Economy, papan misi digital, disiplin waktu belajar.
mahasiswa fahrur, Maulana
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kesehatan mental Generasi Z di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fenomena meningkatnya permasalahan kesehatan mental pada generasi muda yang tidak lepas dari tantangan era digital dan perkembangan teknologi yang pesat. Kecerdasan emosional diyakini menjadi salah satu faktor penting yang dapat memperkuat kemampuan individu dalam menghadapi tekanan hidup, mengelola emosi, dan menjaga stabilitas psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta melibatkan 100 responden dari kalangan Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data terdiri dari skala kecerdasan emosional dan skala kesehatan mental yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh antara variabel independen (kecerdasan emosional) terhadap variabel dependen (kesehatan mental). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,687. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mampu menjelaskan sebesar 68,7% variasi pada kesehatan mental Generasi Z di Kabupaten Brebes. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kecerdasan emosional berkontribusi secara positif terhadap kesehatan mental individu. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional di lingkungan pendidikan maupun komunitas. Temuan ini juga dapat menjadi rujukan bagi konselor, pendidik, dan pengambil kebijakan untuk merancang strategi intervensi guna meningkatkan kesejahteraan mental generasi muda di era digital.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PSIKODRAMA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA Nabiilah, Rena Oktaviani
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa SMP. Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja yang memengaruhi kemampuan pengelolaan diri, empati, dan hubungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen murni dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Data diperoleh melalui skala kecerdasan emosional dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kecerdasan emosional kelompok eksperimen (p < 0,05), yang berarti layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama efektif membantu siswa mengenali emosi, mengelola perasaan, memotivasi diri, berempati, dan membina hubungan. Teknik ini dapat menjadi alternatif yang praktis untuk meningkatkan kecerdasan emosional di sekolah.
Hubungan Antara tingkat setress dengan konsentrasi belajar siswa kelas VIII di SMP N 1 Talun Warisih, Tri Tegar Nofia Rahmadan
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan konsentrasi belajar siswa kelas VIII di SMPN 1 Talun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 108 orang, dengan sampel 32 siswa yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat stres yang diadaptasi dari Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan kuesioner konsentrasi belajar berdasarkan indikator perilaku belajar. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel, data berdistribusi normal, serta bebas heteroskedastisitas. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 13,514 + 0,862X dengan nilai t hitung (10,674) > t tabel (1,697) dan signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat stres dan konsentrasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres siswa, semakin menurun konsentrasi belajarnya.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA KELAS XI SMA INSTITUT INDONESIA SEMARANG Niken Dwi Prameswari, Niken Dwi Prameswari; Handayani, Arri; Setiawan, Agus
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2579

Abstract

Abstract. This study is motivated by the low emotional intelligence and social interaction skills of eleventh-grade students at SMA Institut Indonesia Semarang, indicated by difficulties in recognizing and managing emotions, low self-confidence, and challenges in adapting to peers and teachers. The study aims to examine the relationship between emotional intelligence and social interaction. Using a quantitative correlational approach, the population consisted of 89 students, all sampled through saturated sampling. Data analysis with Pearson correlation revealed a significance value of 0.012 (<0.05) and a correlation coefficient of 0.265, indicating a significant positive but low relationship. The results suggest that higher emotional intelligence is associated with better social interaction. This study highlights the importance of developing students’ emotional intelligence to support healthy social interactions and foster a harmonious school environment. 
mahasiswa anas, khoirul anas hiryanto
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2591

Abstract

  Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya efektivitas fungsi bimbingan konseling dan persepsi siswa terhadap bimbingan dan konseling pada siswa kelas VIII SMP N 3 Patean Kendal. Hipotesis dalam penelitian ini ada hubungan efektivitas fungsi bimbingan konseling  dan persepsi bimbingan dan konseling di kelas VIII SMP N 3 Patean Kendal.Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII di  SMP N 3 Patean Kendal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel berjumlah 35 siswa. Pengambilan data dengan menggunakan skala  persepsi siswa. Teknik analisis data  menggunakan  rxy product moment. Berdasarkan hasil  penelitian  dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efektivitas bimbingan dan konseling  dan persepsi siswa  siswa kelas VIII SMP N 3 Patean Kendal dilihat dari hasil uji korelasi  product moment, sehingga dapat dikatakan bahwa “ada hubungan efektivitas fungsi bimbingan konseling  dan persepsi bimbingan dan konseling di kelas VIII SMP N 3 Patean Kendal”. Dengan demikian menunjukkan bahwa semakin tinggi efektivitas bimbingan dan konseling  siswa maka semakin tinggi pula  persepsi siswa.   Kata kunci: efektivitas fungsi bimbingan dan konseling, persepsi siswa.
HUBUNGAN ANTARA SELF-DISCLOSURE DAN KECMASAN PADA SISWA SMKN N 9 SEMARANG nurfaiza, shafira
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self- disclosure dengan kecemasan sosial pada siswa SMK. Sebanyak 291 siswa berpartisipasi dalam penelitian kuantitatif ini dengan teknik proportional incidental sampling. Self-disclosure diukur menggunakan skala dengan 35 item, sedangkan kecemasan sosial diukur menggunakan skala dengan 26 item. Analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan hubungan negatif yang signifikan (r = -0,364, p < 0,05), yang berarti semakin tinggi self-disclosure maka semakin rendah kecemasan sosial. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya keterampilan self-disclosure untuk menurunkan kecemasan sosial dan meningkatkan penyesuaian diri siswa. Kata kunci: kecemasan sosial, self-disclosure, siswa
Efektivitas Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa Kelas VIII taufiq, iyyanur18
Jurnal Psikoedukasia Vol. 3 No. 3 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v3i3.2605

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effectiveness of assertive training group counseling in improving self-esteem among eighth-grade students. This is a quantitative study with a population of 224 students. The sample for this study was selected using cluster random sampling, resulting in 8 students being assigned to the experimental group. This was validated through a Wilcoxon hypothesis test, with an Asymp. Sig. (-2 tailed) value of 0.012. Based on the decision criteria in the Wilcoxon test calculation, the sig. value of 0.012 < 0.05, meaning the proposed hypothesis is accepted. Therefore, it can be concluded that there is effectiveness in group counseling using assertive training techniques to enhance self-esteem among eighth-grade students. Keywords: Assertive Training, Group Counseling, Self Esteem   Abstrak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok teknik assertive training untuk meningkatkan self esteem pada siswa Kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan populasi sebanyak 224 siswa. Sampel penelitian ini diambil menggunakan cluster random sampling, sehingga dapat diperoleh sebanyak 8 siswa untuk dijadikan kelompok eksperimen. Hasl ini dibuktikan dengan uji hipotesis wilcoxon, nilai dari Asymp. Sig. (-2 tailed) sebesar 0,012. Berdasarkan dasar keputusan dalam perhitungan uji wilcoxon maka nilai sig. 0,012 < 0,05, yang artinya hipotesis yang diajukan diterima. Sehingga dapat disimpulkan terdapat efektivitas Konseling Kelompok 7Teknik Asssertive Training Untuk Meningkatkan Self Esteem Kelas VIII. Kata kunci: Assertive Training, Konseling Kelompok, Self Esteem

Page 11 of 12 | Total Record : 112