cover
Contact Name
Listiyowati
Contact Email
tiyox84@gmail.com
Phone
+6281390459484
Journal Mail Official
tiyox84@gmail.com
Editorial Address
Kantor LPPM IIQ An NurGedung Timur Lt. 1 Kampus IIQ An Nur, , Kab. Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55186
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : -     EISSN : 29858763     DOI : https://doi.org/10.37252/jebi
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam merupakan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Ilmu Al Qur’an An Nur Yogyakarta. Jurnal ini di bawah naungan Rumah Jurnal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang diterbitkan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini berisi artikel ilmiah dari hasil penelitian, analisa dan kajian teoritis di bidang ekonomi dan bisnis Islam. Penerbitan jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ilmu pengetahuan untuk dijadikan sebagai sarana komunikasi antara akademisi, praktisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati studi ekonomi dan bisnis Islam. Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam merupakan jurnal nasional yang memuat penulisan artikel ilmiah di bidang ekonomi dan bisnis Islam dengan ruang lingkup penulisan antara lain: 1). Ekonomi Makro, 2). Ekonomi Mikro, 3). Ekonomi Kerakyatan, 4). Ekonomi Terapan, 5). Ekonomi Syariah, 6). Akuntansi, 7). Koperasi, dan 8). Manajemen.
Articles 54 Documents
Analisis Praktik E-Commerce Dan Fintech Dalam Perspektif Fiqh Muamalah Nur Fatimah Azzahra
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v5i1.2119

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik e-commerce dan fintech dalam perspektif fiqh muamalah dengan fokus pada kesesuaian prinsip akad, transparansi, gharar, riba, dan perlindungan konsumen. Penelitian menggunakan metode kualitatif kepustakaan dengan menelaah jurnal, fatwa DSN-MUI, serta analisis akademik tentang transaksi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce pada prinsipnya sesuai dengan fiqh muamalah apabila memenuhi unsur transparansi, kejelasan objek, dan mekanisme penyelesaian sengketa. Namun, risiko gharar tetap muncul ketika terjadi ketidaksesuaian barang, manipulasi ulasan, atau penjual fiktif. Sementara itu, fintech konvensional cenderung mengandung riba, terutama dalam layanan paylater dan kredit instan berbasis bunga. Adapun fintech syariah dinilai lebih sesuai dengan ketentuan syariah melalui penggunaan akad murabahah, ijarah, musyarakah, dan mudharabah. Penelitian ini menegaskan bahwa teknologi digital merupakan media (wasilah) yang hukumnya mubah selama tidak mengandung unsur terlarang menurut syariah.
Gamifation Dan Edukasi Fintech Syariah Untuk Pemahaman Investasi Halal Gen Z Rizqi, Iqbal; Novie Nurfitriani; Wastian Maulidea Ananti; Fisit Suharti
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v5i1.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mekanisme gamification dan konten edukasi digital pada platform Fintech Syariah dalam meningkatkan pemahaman Generasi Z mengenai konsep dan praktik investasi halal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai jurnal, artikel ilmiah, buku, serta dokumen pendukung. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola literasi investasi dan strategi edukasi digital pada layanan keuangan berbasis Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamification mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan pengguna, sementara konten edukasi digital memperjelas prinsip investasi halal secara lebih terstruktur dan mudah dipahami. Kedua mekanisme tersebut berkontribusi dalam mengarahkan ketertarikan awal Generasi Z terhadap investasi halal menjadi pemahaman yang lebih kritis dan bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan strategi edukasi digital dalam pengembangan platform Fintech Syariah.Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mekanisme gamification dan konten edukasi digital pada platform Fintech Syariah dalam meningkatkan pemahaman Generasi Z mengenai konsep dan praktik investasi halal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai jurnal, artikel ilmiah, buku, serta dokumen pendukung. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola literasi investasi dan strategi edukasi digital pada layanan keuangan berbasis Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamification mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan pengguna, sementara konten edukasi digital memperjelas prinsip investasi halal secara lebih terstruktur dan mudah dipahami. Kedua mekanisme tersebut berkontribusi dalam mengarahkan ketertarikan awal Generasi Z terhadap investasi halal menjadi pemahaman yang lebih kritis dan bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan strategi edukasi digital dalam pengembangan platform Fintech Syariah.
Analisis Komparatif Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Bangladesh Dan Singapura Nur Rohman, Arif; Luthfi Alifah, Naufal
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v5i1.2202

Abstract

Studi ini menganalisis dinamika komparatif pengembangan kelembagaan ekonomi Islam di Bangladesh dan Singapura dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literatur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi utama, tantangan, dan implikasi bagi penguatan tata kelola ekonomi Islam di Indonesia. Bangladesh memprioritaskan inklusi keuangan domestik melalui perbankan syariah dalam struktur regulasi ganda, sehingga mendorong partisipasi luas masyarakat Muslim dan perkembangan layanan keuangan syariah. Sebaliknya, Singapura mengembangkan ekonomi Islam sebagai bagian dari ekosistem keuangan internasional melalui dukungan otoritas moneter, inovasi sukuk, serta orientasi pada pasar global meskipun jumlah penduduk Muslim relatif kecil. Analisis menunjukkan kedua negara menekankan kejelasan regulasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan inovasi berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan Indonesia dapat memperkuat kelembagaan melalui strategi hybrid yang memadukan pendekatan inklusi Bangladesh dan inovasi keuangan berorientasi global seperti di Singapura.
Generasi Z Vs Rupiah Digital : Mengupas Tuntas Perubahan Pola Perilaku Keuangan Syariah di UIN SAIZU Purwokerto Hanifah nailah dwi nayyara; Dina Detiawati; Alifatul Izzah; Fisit Suharti
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v5i1.2218

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pergeseran sistem pembayaran menuju cashless melalui e-wallet, QRIS, dan layanan fintech, terutama di Generasi Z. Kemudahan dan kecepatan transaksi membentuk perilaku keuangan praktis dan instan. Bagi masyarakat Muslim, transaksi digital harus sesuai prinsip syariah, terbebas dari riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini menganalisis konflik internal mahasiswa Generasi Z di perguruan tinggi Islam antara praktikalitas transaksi digital dan ketenangan syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara semi-terstruktur mahasiswa UIN Saizu Purwokerto. Hasil menunjukkan mahasiswa lebih memprioritaskan kemudahan transaksi daripada verifikasi syariah, meski muncul keraguan pada fitur cashback dan PayLater. Penguatan literasi keuangan syariah sangat penting.