cover
Contact Name
Yuli Andriansyah
Contact Email
yuliandriansyah@uii.ac.id
Phone
+6285369607374
Journal Mail Official
editor.abhats@uii.ac.id
Editorial Address
Jl. Selokan Mataram, Dabag, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab
ISSN : 27470474     EISSN : 27470482     DOI : 10.20885/abhats
Below is a concise, publication ready Aims & Scope for ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab in fluent American English. It centers the journal’s mission on epistemology and the integration of knowledge while reflecting your recent article profile. ________________________________________ About the Journal ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab is a biannual scholarly journal published by the Directorate of Islamic Boarding Schools (Direktorat Pondok Pesantren), Universitas Islam Indonesia. The journal advances innovative and creative studies in Islamic epistemology and the integration of knowledge (integrasi ilmu pengetahuan) across the revealed, rational, and empirical sciences. Aims & Readership Aims. ABHATS seeks to: 1. develop rigorous frameworks of Islamic epistemology and methodology; 2. model integrative thinking between classical Islamic scholarship and contemporary disciplines; 3. enrich scholarly culture and improve the quality of understanding in knowledge production; 4. strengthen methodological development for research and teaching; and 5. contribute solutions to contemporary social, legal, educational, and ethical questions—especially in Indonesian and broader Muslim contexts. Readership. Scholars and students of Islamic studies, philosophy of science, Qur’anic and Hadith studies, Islamic law, social sciences and humanities, education and da‘wa, public policy, and civil society. Scope ABHATS welcomes original research articles, conceptual/theoretical essays, critical literature reviews, and text based analytical studies that make explicit their epistemic and methodological contributions. Areas include, but are not limited to: 1. Epistemology & Philosophy of Knowledge Islamic theories of knowledge; integration of naqli–‘aqli–tajribi (revealed, rational, empirical) sciences; methodology building and theory of interpretation. 2. Qur’an, Hadith & Hermeneutics Exegesis and thematic studies, interpretive debates (e.g., anthropomorphism), intertextual and comparative approaches (e.g., Qur’an–Bible), and method critique. 3. Islamic Thought, Theology & Ethics Classical and contemporary kalām, Sufism, moral philosophy, and applied ethics for modern life. 4. Islamic Law & Legal Reform Uṣūl al fiqh, maqāṣid al sharī‘ah, siyāsah shar‘iyyah, sadd/fath al dhari‘ah, family and child welfare, waqf and philanthropy, human rights and constitutional questions, and Indonesian legal developments. 5. Society, Culture & Civilization Islam and urbanization, civil society and Pancasila, communal welfare (ḥifẓ al ummah), media and digital culture, gender and family roles, and contemporary social change. 6. Education, Da‘wa & Pesantren Studies Character education, pedagogy rooted in classical texts, youth and digital religiosity, and the intellectual heritage of pesantren. 7. Comparative, Interdisciplinary & Policy Relevant Studies Dialogue between Islamic scholarship and social sciences/humanities; analyses that connect normative theory with empirical evidence and policy implications. Topics of Particular Interest Submissions that exemplify the journal’s mission include: • Islamic work philosophy and modern urbanization (e.g., Ibn Khaldun’s insights); • renewal of waqf law and governance; • hermeneutical readings of prophetic traditions; • civil society, Pancasila, and public ethics; • gender, family, and child welfare in Islamic and comparative perspectives; • intertextual Qur’an–Bible studies; • da‘wa for youth in a gadget society; • character education from classical manuscripts. Contribution Criteria. Accepted papers clearly articulate their epistemological stance, demonstrate methodological rigor, and show how Islamic intellectual resources can integrate with, critique, or enrich contemporary knowledge and practice.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024" : 5 Documents clear
Determinan Intensi Mahasiswa Muslim Terhadap Penggunaan Pinjaman Online Berbasis Syariah Garbo, Anom; Harnum Widyaningrum; Fajar Fandi Atmaja
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol5.iss2.art3

Abstract

Evolusi teknologi informasi dan semakin meningkatnya kepedulian masyarakat muslim terhadap kepatuhan terhadap prinsip halal telah mendorong perubahan signifikan di berbagai aspek kehidupan, termasuk di sektor keuangan yang memungkinkan terjadinya transaksi virtual dengan tetap berpegang pada nilai-nilai syariah. Penelitian ini diarahkan untuk mengeksplorasi pengaruh berbagai faktor seperti ekspektasi kinerja, ekspektasi bisnis, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonis, nilai harga, kebiasaan, persepsi keamanan, dan kesalehan berdasarkan maqashid syariah terhadap minat mahasiswa muslim menggunakan syariah. layanan pinjaman online. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan melibatkan 100 mahasiswa muslim di Yogyakarta sebagai objek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh responden melalui Google Form dan dianalisis menggunakan teknik regresi berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel pengaruh sosial dan nilai harga yang mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa muslim dalam memanfaatkan pinjaman online syariah. sedangkan faktor lain seperti ekspektasi kinerja, ekspektasi upaya, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonis, kebiasaan, persepsi keamanan, dan kesalehan berdasarkan maqashid syariah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Keywords: Pinjaman Online Syariah, UTAUT 2, Mahasiswa Muslim
Pengintegrasian Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Kritikalitas dan Alternatif Solusi berdasarkan Literatur Raisul Umam; Husain, Andi Musthafa
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol5.iss2.art1

Abstract

Kearifan lokal memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) guna memperkuat nilai-nilai universal Islam, mengembangkan kontekstualisasi materi, meningkatkan minat belajar siswa, dan menghasilkan apresiasi budaya lokal. Namun, terdapat beberapa kritikalitas seperti potensi misinterpretasi, keberagaman kearifan lokal, keterbatasan kapasitas guru, ketersediaan bahan ajar, dan kurangnya dukungan dari pihak sekolah serta masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi alternatif solusi dalam mengoptimalkan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PAI. Studi pustaka digunakan sebagai metode penelitian dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian. Hasilnya menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan seperti pengembangan panduan modul pembelajaran, pelatihan workshop bagi guru, pengembangan bahan ajar kontekstual, mendorong partisipasi masyarakat, dan memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, diperlukan sinergi kebijakan dari pemerintah, sekolah, dan lembaga terkait untuk mendukung proses integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PAI. Keywords: Kearifan Lokal, Pendidikan Agama Islam, Integrasi, Pembelajaran, Solusi
LGBT dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam Hanif, Hamdan Arief; Indah Listyorini
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol5.iss2.art2

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) dari perspektif Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM), menekankan bahwa naluri seks merupakan fitrah manusia yang harus disalurkan melalui pernikahan yang sah. Islam mengutuk penyimpangan seksual seperti LGBT karena dapat merusak moral, sosial, dan biologis manusia. Sementara itu, resolusi Dewan HAM PBB tahun 2011 yang mendukung hak-hak LGBT berdasarkan Deklarasi Universal HAM (DUHAM) telah menjadi perdebatan, terutama di Indonesia, yang menerapkan nilai-nilai Pancasila dan agama dalam penegakan HAM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-sosiologis untuk menganalisis pandangan Islam terhadap LGBT melalui teks-teks hukum Islam dan fatwa ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak mengakui legalisasi orientasi seksual yang menyimpang, namun mengakui pentingnya perlindungan hak-hak dasar LGBT berupa jaminan kesehatan untuk rehabilitasi. Ulama berbeda pendapat terkait hukuman bagi pelaku homoseksual dan lesbian, mulai dari hukuman mati hingga ta'zir, yaitu hukuman yang diserahkan kepada penguasa. Di Indonesia, pasal 292 KUHP hanya melarang hubungan seksual sesama jenis jika melibatkan anak di bawah umur, namun hubungan homoseksual antara orang dewasa tidak diatur secara tegas. Dalam pandangan Islam dan hukum Indonesia, LGBT dianggap sebagai ancaman bagi moralitas dan tatanan sosial. Pendidikan agama sejak dini diyakini dapat menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko penyimpangan seksual, dan rehabilitasi bagi pelaku LGBT penting dilakukan agar mereka kembali menjalani kehidupan sesuai norma agama dan sosial. Penegakan hukum, pendidikan agama, dan dukungan moral bagi pelaku LGBT menjadi langkah penting dalam mencegah penyimpangan dan menjaga moralitas masyarakat. Keywords: Penyimpangan Seksual, LGBT, Hukum Islam, HAM
Konsep Pendididkan Islam dalam Telaah Karya Syech Nawawi Al-Bantani Zahid, Yahya; Imam Maksum
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol5.iss2.art4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengkonstruksi pemikiran Muhammad Nawawi al-Bantani terkait konsep pendidikan Islam, dengan menelusuri teks-teks yang tersebar di berbagai karyanya. Meskipun Nawawi tidak menulis secara khusus tentang pendidikan, pandangan dan ajarannya tentang subjek ini dapat ditemukan melalui pendekatan analisis teks dan wacana, serta studi tokoh berdasarkan biografi, lingkungan, dan guru-gurunya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi analisis normatif-sosiologis. Pemikiran Muhammad Nawawi mengenai pendidikan Islam mencakup berbagai aspek, antara lain subjek didik yang mencakup pendidik dan peserta didik, serta kurikulum pendidikan. Dalam konteks subjek didik, Nawawi menegaskan bahwa Allah SWT, Rasulullah SAW, orang tua, dan guru merupakan elemen utama dalam proses pendidikan. Pendidik diibaratkan sebagai dokter yang menyembuhkan penyakit peserta didik, sementara peserta didik merupakan individu yang membutuhkan bimbingan untuk mencapai optimalisasi potensinya. Nawawi juga memandang pendidikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, dengan tauhid sebagai inti dari kurikulum pendidikan Islam. Pemikiran Nawawi tentang kurikulum didasarkan pada pandangannya bahwa ilmu pengetahuan adalah jembatan menuju kesempurnaan manusia, dan kurikulum harus disusun berdasarkan al-Qur'an dan Hadits. Selain itu, metode pendidikan yang disarankan oleh Nawawi melibatkan pendekatan yang tepat sesuai dengan perkembangan psikologis peserta didik. Evaluasi dalam pendidikan menurut Nawawi sangat penting untuk mengetahui sejauh mana ilmu yang diajarkan dapat dipahami dan diamalkan oleh peserta didik, dengan evaluasi berbasis prinsip-prinsip agama Islam. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Nawawi tentang pendidikan Islam bersifat holistik, mencakup hubungan yang erat antara ilmu pengetahuan, pengembangan spiritual, serta peran pendidik dalam membimbing peserta didik menuju kesempurnaan spiritual dan moral. Keywords: Muhammad Nawawi, pendidikan Islam, subjek didik, kurikulum, evaluasi, metode pendidikan
Kebijakan dan Administrasi Pajak Daerah Pasca Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah Dalam Konteks Maslahatul Ummat Sumantri, Edi
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 5 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol5.iss2.art5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kebijakan administrasi perpajakan dalam optimalisasi pemungutan BPHTB dan optimalisasi penerimaan pajak parkir akibat perubahan yang dimuat dalam Undang-Undang HKPD. Selanjutnya penelitian ini juga menganalisis peran pajak dalam meningkatkan maslahatul ummat. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah metode kualitatif (qualitative research) dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengoptimalkan penerimaan BPHTB sesuai Undang- Undang HKPD diperlukan suatu mekanisme administrasi baru dalam pemungutan BPHTB yang dilakukan secara elektronik dimana ketika Notaris/PPAT melakukan penandatanganan PPJB harus mensyaratkan pemenuhan kewajiban BPHTB dan melaporkan setiap transaksi jual beli melalui PPJB dan AJB kepada kantor pajak dan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) secara elektronik. Selain itu, untuk menggantikan potential loss dari pajak parkir akibat perubahan tarif dalam Undang-Undang HKPD daerah perlu melakukakan penyesuaian tarif parkir/biaya parkir melalui peraturan kepala daerah yang besarannya disesuaikan dengan kondisi masyarakat di daerah. Selanjutnya Dengan pengelolaan yang adil, transparan, dan efektif, pajak dapat menjadi instrumen yang kuat untuk mendistribusikan kekayaan, menyediakan layanan publik, mendukung pembangunan ekonomi, dan memastikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Keywords: Desentralisasi Fiskal, Kapasitas Fiskal Daerah, Undang-Undang HKPD, Pajak Daerah, BPHTB, Pajak Parkir, PBJT

Page 1 of 1 | Total Record : 5