cover
Contact Name
Khotimah
Contact Email
jhessmuhajirinfoundation@gmail.com
Phone
+62895321722875
Journal Mail Official
jhessmuhajirinfoundation@gmail.com
Editorial Address
Jl. Suka Jadi Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JHESS: Journal Hub for Humanities and Social Science
ISSN : -     EISSN : 30473934     DOI : https://doi.org/10.63847/3aw7dh82
The Journal Hub of Humanities and Social Sciences aims to provide a platform for scholarly research and discussions in the fields of humanities and social sciences. The journal welcomes original research articles, literature reviews, theoretical papers, and methodological contributions that explore various aspects of human societies, cultures, behaviors, and interactions. Topics covered include but are not limited to anthropology, sociology, psychology, history, linguistics, cultural studies, gender studies, and interdisciplinary studies in humanities and social sciences. The scope of the journal encompasses studies that contribute to a deeper understanding of human experiences, societal structures, cultural phenomena, historical developments, and contemporary issues. We encourage submissions that employ diverse research methodologies, including qualitative, quantitative, mixed-methods, and interdisciplinary approaches. The journal also prioritizes articles that offer innovative insights, theoretical advancements, and practical implications for addressing societal challenges and fostering positive social change. The target audience for the journal includes academics, researchers, practitioners, policymakers, and students who are interested in advancing knowledge and discourse in the humanities and social sciences. We aim to promote interdisciplinary dialogue, critical inquiry, and intellectual exchange among scholars and practitioners from various disciplines and cultural backgrounds.
Articles 33 Documents
Jejak Pembaruan dalam Studi Al Qur'an: Analisis atas Metode Tafsir Muhammad Arkoun Ghina Adilah; Muhammad Ma'ruf; Siddik Hasonangan Simamora
Journal Hub for Humanities and Social Science Vol. 2 No. 2 (2025): 2025: July - December
Publisher : Yayasan Masjid Al-Muhajirin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63847/nxc5hc06

Abstract

Muhammad Arkoun adalah salah satu tokoh pemikir Islam kontemporer yang berperan penting dalam merumuskan metode penafsiran Al-Qur’an. Ia memperkenalkan pendekatan yang kritis dan inovatif dengan mengintegrasikan beragam disiplin ilmu modern seperti linguistik, antropologi, dan sejarah dalam proses penafsiran. Arkoun menolak pembacaan literal dan tekstual yang sempit, serta menekankan pentingnya memahami Al-Qur’an sebagai wacana yang berkembang dalam ruang sosial dan historis tertentu. Pendekatan ini memberikan arah baru dalam penafsiran Al-Qur’an yang lebih kontekstual dan relevan terhadap dinamika zaman modern. Kontribusi Arkoun menjadi titik tolak peralihan dari metode tafsir tradisional seperti tafsir bil ma’tsur menuju model interdisipliner yang lebih terbuka dan inklusif. Pemikirannya membuka cakrawala baru dalam studi tafsir, yang bersifat kritis dan dialogis lintas disiplin. Ia juga mendorong lahirnya penafsiran Al-Qur’an yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga analitis dan reflektif terhadap kondisi sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis metode tafsir yang ditawarkan Arkoun serta signifikansinya dalam perkembangan studi tafsir kontemporer.
LIVING QUR'AN: SEBUAH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MEMAHAMI AL-QUR'AN Fikri Yanto, Muhammad Nur; yanto, fikri; Ningsih, Tiara; Fitri Arfan, Khalisa Nurul; Masyhur, Laila Sari
Journal Hub for Humanities and Social Science Vol. 2 No. 1 (2025): 2025: January - June
Publisher : Yayasan Masjid Al-Muhajirin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63847/3e2cyc59

Abstract

Living Quran merupakan pendekatan dalam studi Al-Qur'an yang meneliti bagaimana teks suci ini dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat Muslim. Berbeda dengan pendekatan tekstual yang berfokus pada tafsir dan filologi, Living Quran menekankan aspek dinamika sosial, budaya, dan kearifan lokal dalam mengamalkan ajaran Al-Qur'an. Studi ini mengeksplorasi bagaimana ayat-ayat Al-Qur'an dihayati dan diwujudkan dalam tradisi keagamaan, ritual, hukum, serta etika sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami interaksi antara teks dan realitas kehidupan umat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh faktor historis, sosial, dan budaya. Dengan demikian, kajian Living Quran menjadi signifikan dalam memahami keberagaman praktik keislaman dan relevansi Al-Qur'an dalam berbagai konteks kehidupan.
Sifat Hasad Dalam Hadis Nabi Riwayat Ahmad bin Hanbal No. 7713 Perspektif Kesehatan Mental Bahri, Samsul; Usman; Nixson
Journal Hub for Humanities and Social Science Vol. 2 No. 2 (2025): 2025: July - December
Publisher : Yayasan Masjid Al-Muhajirin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63847/7we8x580

Abstract

Hasad merupakan sifat tercela, menurut ahli agama dan ahli psikologi sifat ini harus dihindari, salah satu dalil ditegaskannya larangan sifat hasad adalah hadis riwayat Ahmad bin Hanbal No. 7713. Rumusan masalah penelitian ini: Bagaimana pemahaman para ulama mengenai hadis tentang hasad riwayat Ahmad bin Hanbal No. 7713 dan bagaimana pemaknaan sifat hasad dalam hadis tersebut serta ditinjau dari kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Jenis penelitian adalah kepustakaan (library research). Hasil penelitian: (1) Pemahaman para ulama dari hadis ini ialah, umat Islam sangat dianjurkan untuk saling mencintai, menjaga hubungan baik, membangun akhlak mulia dan menghindari perpecahan. (2) Pemaknaan sifat hasad pada hadis riwayat Ahmad bin Hanbal No. 7713 serta ditinjau terhadap kesehatan mental. Menurut Ibnu Daqiq al-Aidi, Muhammad bin Ismail dan Muhammad bin Shalih, dapat disimpulkan sifat hasad pada hadis tersebut adalah sifat negatif yang muncul antara dua orang akibat rasa ketidakpuasan nikmat yang diberikan Allah kepada salah satu pihak. Dan sifat ini sangat berdampak bagi kesehatan mental.

Page 4 of 4 | Total Record : 33