cover
Contact Name
Sensius Amon Karlau
Contact Email
officialsarana@sttawamena.ac.id
Phone
+6281248600200
Journal Mail Official
officialsarana@sttawamena.ac.id
Editorial Address
Jln. Trikora No. 8, RT.06/RW03. Kel Wamena Kota. Kec Wamena., Kab. Jayawijaya, Provinsi Papua, 9511
Location
Kab. jayawijaya,
P a p u a
INDONESIA
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Published by STT Arastamar Wamena
ISSN : -     EISSN : 30643899     DOI : -
MEFORAS : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen adalah jurnal ilmu teologi dan pendidikan agama Kristen dengan ISSN Online ( 3064-3899 ). Diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2kPM) Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Wamena-Papua Pegunungan Arah dan Fokus publikasi ini mencakup bidang studi: Ilmu Teologi Teologi Misi Teologi Biblika PL/PB Kepemimpinan Kristen Manajemen Pendidikan Pendidikan Agama Kristen Sosiologi Agama dan Budaya Pendidikan Kristen Anak Usia Dini dan Remaja Jurnal ini terutama menerbitkan artikel berbasis penelitian sebanyak 2 kali untuk setiap tahun, yaitu pada bulan Agustus dan Maret. Kami berharap agar artikel yang dikirimkan belum pernah atau dalam proses untuk dipublikasikan di jurnal lainnya. Selain itu, artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format template yang telah ditetapkan atau editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan. Kami mempersilakan agar seluruh dosen, mahasiswa maupun peneliti sebagai calon kontributor dari berbagai untuk berkontribusi pada publikasi jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Eksegesis Matius 11:28-30: Respons Guru PAK Menginovasi Karakter Dalam Menyongsong Era Society 5.0 Ismail, Jeffrit Kalprianus; Karlau, Sensius Amon; Rukua, Ivo Sastri
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (Maret)
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i1.39

Abstract

Penelitian ini mengetengahkan mengenai upaya guru PAK menginovasi karakter peserta didik. Rupanya kehidupan sebagian peserta didik semakin tergerus hingga menjauh dari nilai karakter yang positif. Kondisi ini berdampak pada perilaku negatif dalam kehidupan bermasyarakat yang sedang menyongsong era society 5.0. Metode kualitatif dan pendekatan studi kepustakaan digunakan untuk mendalami topik tersebut. Lebih jauh, tahap eksegetik dilakukan pada teks Matius 11:28-30 guna memunculkan kandungan makna yang tersirat. Ditemukan bahwa Yesus adalah sosok guru yang mampu menginovasi karakter setiap pengikut-Nya secara kontinyu dan permisif. Dalam pada itu, muncul dorongan bagi guru PAK untuk mengedepankan tindakan penanaman nilai karakter yang positif bagi setiap peserta didik, guna menyongsong era society 5.0, melalui sikap dan perilaku yang dapat dipercaya, diandalkan, memiliki kepedulian sosial serta bertanggung jawab demi terwujudnya peserta didik selaku bagian dari komunitas masyarakat luas yang berkarakter positif berdasarkan ajaran Kristus.
Tanggung Jawab dan Konsekuensi Hamba Tuhan dalam Menyuarakan Kebenaran Berdasarkan Yehezkiel 3:16-21 Zai, Detrianus; Manalu, Desrika
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i2.81

Abstract

Artikel ini membahas tanggung jawab dan konsekuensi yang dihadapi hamba Tuhan dalam menyuarakan kebenaran berdasarkan Yehezkiel 3:16–21. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-eksegetikal dengan pendekatan teologi biblika untuk menafsirkan mandat kenabian Yehezkiel sebagai “penjaga” atas Israel. Melalui analisis teks dan refleksi teologis, ditemukan bahwa Yehezkiel bukan hanya diperintahkan untuk menyampaikan peringatan Allah, tetapi juga menanggung akibat jika ia diam. Penelitian ini menunjukkan bahwa Allah menuntut pertanggungjawaban bukan hanya atas ketaatan, tetapi juga atas jiwa-jiwa yang binasa karena kelalaian hamba-Nya. Kesimpulannya, para pelayan Tuhan masa kini harus berani menyampaikan kebenaran secara setia, walau menghadapi penolakan. Kelalaian dalam menjalankan tugas ini dapat berdampak secara rohani dan etis di hadapan Allah. Kajian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pemimpin gereja masa kini untuk bertindak sebagai penjaga rohani dalam membimbing jemaat menuju pertobatan dan kebenaran.
Perbuatlah Dengan Segenap Hatimu” Menurut Kolose 3:23 dan Implikasi Spiritualitas Kerja Tendik di STT Arastamar Wamena Mardi; Karlau, Sensius Amon; Rante Tasak, Edie
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i2.106

Abstract

Studi ini menelaah makna dari klausa perbuatlah dengan segenap hatimu menurut Kolose 3:23. Penelitian ini berangkat dari alasan pentingnya spiritualitas kerja unsur tendik di STT Arastamar Wamena. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi mendalam pada perilaku kerja para tenaga pendidik dan kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pada teks Kolose 3:23 memunculkan kesan penting mengenai membentuk spiritualitas kerja setiap tindakan kerja tendik, dari sekadar kewajiban profesional menjadi bentuk ibadah yang terkait panggilan pelayanan secara prbadi maupun komunitas. Selain itu, analisis pada Kolose 3:23 menegaskan tentang motivasi dan spiritualitas kerja yang positif ikut memberi dampak pada mutu layanan pendidikan serta hubungan kerja dalam lingkup internal maupun eksternal. Oleh karena itu, temuan ini dapat berkontribusi pada pengembangan spiritualitas kerja setiap tendik karena memiliki karakter dan gairah kerja yang kontributif dan lebih bertanggung jawab bagi pengembagan lembaga demi mencapai kepuasan pengguna.
Memaknai sesamaku manusia dengan kasih inkarnatif di era Sociaety 5.0 menurut Lukas 10:25-37 Lau, Anika Regina; Samosir, Verawati Dosmaria; Koagouw, Deisy Yona
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i2.109

Abstract

The parable of the good Samaritan in Luke 10:25-37 emphasizes incarnate love that transcends ethnicity, religion, and social status. The 5.0 era has created a new civilization in human life, where the world is digitally connected but gives birth to a highly individualistic nature in human life. Therefore, understanding the meaning of "my neighbor with incarnate love" is very important to understand and apply in the lives of believers in the digital era. This article aims to examine Christian values in Luke 10:25-37 and tries to trace their relevance in shaping the lives of believers amidst the challenges of digitalization and social dehumanization. Through a theological study of "my neighbor" using a descriptive analysis method of Luke 10:25-37, the author offers a new understanding of how believers can live in incarnate love with their fellow human beings in the midst of an increasingly connected yet individualistic world.
Sentralitas Pendidikan Agama Kristen Membentuk Karakter: Sebuah Telaah Etis Moral Berdasarkan Yohanes 13:15 Ramba, Soni
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan telaah mengenai peran Pendidikan Agama Kristen yang merujuk pada pembentukan karakter melalui tindakan etis dan moralitas berdasarkan Yohanes 13:15 sebagai landasan yang kokoh. Dari ayat tersebut, mengisahkan tindakan yang dilakukan Yesus ketika melakukan pembasuhan kaki kepada murid-murid yang selalu mengikuti-Nya. Kisah pada ayat tesebut dapat dijadikan sebagai fondasi penting untuk menanamkan nilai-nilai kekristenan. Oleh karena itu, untuk lebih terarah dalam penulisan ini, digunakan metode Library Research , yang mana penelitian ini dapat mengkaji prinsip-prinsip yang terkandung dalam Yohanes 13:15 untuk diinterpretasikan dan dikorelasikan dengan Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk konteks karekter Kristen yang berintegritas yang berujung pada penguatan nilai etis dan moralitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Melalui penelitian ini juga diharapkan memberikan wawasan secara mendalam terkait dengan signifikansi Pendidikan Agama Kristen yang mengacu pada pembentukan karekter Kristen secara transformatif berdasarkan keteladanan Tuhan Yesus hingga berimplikasinya juga bagi pengembangan kurikulum maupun praktik pengajaran yang lebih efektif.

Page 2 of 2 | Total Record : 15