cover
Contact Name
Ni’mawati Sakinah
Contact Email
joas@untag-banyuwangi.ac.id
Phone
+6282302270285
Journal Mail Official
joas@untag-banyuwangi.ac.id
Editorial Address
Editorial Office of Jurnal Joas | Jalan Laksda Jl. Adi Sucipto, Taman Baru, Banyuwangi Sub-District, Banyuwangi Regency, East Java 68416, Indonesia
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
JOAS
ISSN : -     EISSN : 3090918X     DOI : https://doi.org/10.62734/joas.v1i2.719
Core Subject : Agriculture,
Journal of Agricultural Sustainability (JOAS) is an open access publication published by the Faculty of Agriculture and Fisheries, University of 17 August 1945 Banyuwangi. This journal is published twice a year, namely in March and September. JOAS provides articles in two languages ​​(Indonesian and English), journals that have gone through a peer-review process, and specializes in the field of Agriculture. JOAS is a scientific forum for researchers, academics, and practitioners to publish the results of scientific research to support the development of science and technology and national development.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS" : 5 Documents clear
Pengaruh Fulvic Acid Terhadap Pertumbuhan dan Daya Hasil Beberapa Varietas Semangka Exotic Dwi Mubarok, Aditya; Bariyyah, Khoirul; Hadi, Ahmad
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.685

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumbersewu Kecamatan Muncar, Kabupaten banyuwangi, pada bulan Desember 2024-Februari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asam fulvat terhadap tingkat pertumbuhan dan daya hasil pada beberapa varietas semangka eksotik. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan beberapa perlakuan dan dilanjutkan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Pemberian konsentrasi asam fulvat menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada setiap parameter, tetapi pada penggunaan varietas menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14 hst pada varietas semangka kuning (S2) dan diameter buah varietas semangka merah (S1) dengan hasil terbaik dengan rerata 24,61 cm. Interaksi perlakuan konsentrasi asam fulvat dan varietas memberikan hasil tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman 7 hst dan 21 hst, umur munculnya bunga, berat buah, tingkat kemanisan, tebal kulit dan produksi per hektar. Namun berbeda sangat nyata terhadap diameter buah perlakuan semangka merah (S1) dengan perlakuan konsentrasi 1 g/liter (S1K1) dengan hasil kombinasi terbaik dengan retata 24,61 cm dan tinggi tanaman umur 14 hst varietas semangka kuning (S2) dengan perlakuan konsentrasi 2 g/liter (S2K2) dengan rata-rata tertinggi 46,82 cm.
Efektivitas Kompos Kambing sebagai Media Tanam dengan Pengaplikasian Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Daya Tahan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena) Ulfiana , Ulfi; Pangestuning, Kanthi; Sakinah, Ni'mawati
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.719

Abstract

Terung (Solanum melongena L) merupakan salah satu komoditas sayuran buah penting yang memiliki banyak varietas dengan bentuk dan warna khas. Terung memiliki nilai gizi yang tinggi, terutama kandungan vitamin A dan fosfor, sehingga berpotensi menjadi sumber keanekaragaman gizi bagi masyarakat. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi bermanfaat untuk Kesehatan. Produksi terung di Indonesia pada 2021 mencapai 676.339 ton dan meningkat menjadi 704.223 ton pada 2022; namun, produksi tersebut masih belum mampu memenuhi konsumsi rata-rata masyarakat sebesar 2,88 kg/kapita/tahun. Faktor utama yang menghambat produktivitas terung antara lain kesuburan tanah yang rendah, pengelolaan budidaya yang kurang optimal, serta serangan patogen virus mosaik kuning yang dapat menyebabkan kerusakan hingga 70–100. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi dengan suhu lingkungan di atas 21-31oC. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 – April 2025. Jenis tanah latosol dengan ketinggian 15 mdpl. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh bakteri Pseudomonas fluorescens yang diaplikasikan melalui media kompos kambing, yang dikenal mampu meningkatkan kesuburan tanah dan membantu tanaman meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Metode menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu jenis media tanam dan konsentrasi bakteri. Hasil penelitian menunjukkan media kompos kambing memberi pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman sejak awal, sementara efek bakteri mulai signifikan pada hari ke-81 setelah tanam, terutama meningkatkan jumlah buah dan ketahanan terhadap penyakit. Temuan ini mendukung penggunaan bakteri Pseudomonas fluorescens sebagai teknologi alternatif untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman terung secara ramah lingkungan.
Pengaruh ZPT Giberelin terhadap Hasil Produksi Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) di Luar Musim (off-season) Roziqin, Muh Kafi Nur; Prapti, Kanthi Pangestuning; Hadi, Ahmad
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.727

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bulurejo, Purwoharjo, Banyuwangi. Penelitian ini dimulai pada tanggal 7 Mei 2024 – 23 Agustus 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ZPT giberelin terhadap produksi buah naga diluar musim. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang terdiri dari 3 ulangan dan 5 perlakuan dengan perlakuan yang berbeda disetiap ulangan. Hasil menunjukkan bahwa penyemprotan giberelin berbeda sangat nyata pada parameter jumlah bunga dan buah, pada parameter berat buah menunjukkan hasil berbeda nyata. Sedangkan pada parameter volume buah, kadar gula, dan ketebalan kulit tidak berbeda nyata. Parameter jumlah bunga pada perlakuan 800 ppm menunjukkan hasil dengan nilai rerata tertinggi adalah 17,83, parameter jumlah buah menunjukkan hasil dengan nilai rerata tertinggi 16 buah pada perkakuan 800 ppm, hasil tertinggi pada parameter berat buah terdapat pada perlakuan 200 ppm dengan nilai rata-rata tertinggi adalah 502 gram, parameter volume buah memiliki nilai rerata tertinggi pada perlakuan 200 ppm adalah sebesar 433,33 ml, untuk parameter kadar gula pada perlakuan 0 ppm dengan nilai rata-rata tertinggi adalah 15,67 brix, sedangkan parameter ketebalan kulit pada perlakuan 1000 ppm menunjukkan hasil dengan nilai rerata tertinggi adalah 3 mm.
Efektivitas Metode dan Konsentrasi Nitrosomonas Terhadap Produktivitas Kedelai Edamame pada Media Kohe Sapi Rahmadani, Wahyu; Fathurrahman, Fathurrahman; Sakinah, Ni'mawati
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.770

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, dengan suhu di atas 27-34oC, pada bulan Desember 2024 – Maret 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pertumbuhan dan produktivitas kedelai edamame dengan menggunakan media tanam kohe sapi dan metode pengaplikasian serta konsentrasi bakteri Nitrosomonas. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan beberapa perlakuan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Pengamatan perlakuan terbagi menjadi 6 parameter pengamatan yakni tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah/polong, panjang buah, dan tingkat kesuburan tanah. Perlakuan konsentrasi dosis bakteri Nitrosomonas menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, khususnya pada fase pertumbuhan aktif (28–56 HST). Perlakuan T3P4 menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun yang lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya menunjukkan bahwa bakteri Nitrosomonas efektif dalam meningkatkan ketersediaan nitrogen yang mendukung fase vegetatif tanaman kedelai. Interaksi perlakuan memberikan pengaruh nyata pada parameter tertentu, seperti jumlah daun pada 28 dan 42 HST serta panjang buah. Perlakuan kombinasi terbaik, T3P4, menghasilkan pertumbuhan vegetatif dan hasil generatif tertinggi, yaitu jumlah polong, berat polong, dan panjang buah.
Komposisi Kulit Kacang Dan Serbuk Gergaji Kayu Mahoni Dengan Lama Waktu Pengukusan Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Widiyanto, Febri; Fathurrahman, Fathurrahman; Hadi, Ahmad
Journal of Agricultural Sustainability Vol. 1 No. 2 (2025): JOAS
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/joas.v1i2.773

Abstract

Kurangnya produksi jamur tiram tidak mencapai target produksi, karena sebagian baglog tidak dapat berproduksi selama 4 bulan atau tidak mencapai target. Hal ini karena bahan baku untuk campuran baglog kurang maksimal dan proses sterilisasi media yang kurang sempurna yang menyebabkan nutrisi pada media tanam dan produksi terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas proses sterilisasi media jamur tiram dan menggunakan bahan baku untuk campuran baglog untuk meningkatkan nilai ekonomis bagi usahatani jamur tiram. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Racangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF), 2 (dua) faktor dengan tiga kali ulangan. Faktor perlakuan interaksi komposisi kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni dengan lama waktu pengukusan menunjukkan hasil berpengaruh tidak berbeda nyata pada parameter pengamatan panjang miselium umur 7 hsi, 14 hsi, 21 hsi, 28 hsi. Berat baglog umur 7 hsi, 14 hsi, 21 hsi, 28 hsi. Jumlah jamur, lebar tudung, dan Berat basah. Faktor perlakuan kulit kacang dan serbuk gergaji kayu mahoni menunjukkan hasil berpengaruh berbeda nyata pada parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (K4) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1136,47 gram, sebagai perlakuan terbaik. Faktor perlakuan lama waktu pengukusan menunjukkan hasil berpengaruh berbeda sangat nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 28 hsi dengan perlakuan (S3) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1137,21 gram, sebagai perlakuan terbaik. Berpengaruh berbeda nyata terhadap parameter pengamatan berat baglog umur 21 hsi dengan perlakuan (S2) dengan nilai rerata tertinggi yaitu 1169,90 gram, sebagai perlakuan terbaik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5