cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
https://journal.widyaswara.ac.id/index.php/jpwi/about/editorialTeam
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI)
ISSN : -     EISSN : 31097618     DOI : https://doi.org/10.63879/jpwi.v1i3.119
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI) merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Terbit setiap Februari, Mei, Agustus, & November (4 kali dalam setahun) yang diterbitkan oleh LPPM Widyaswara Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER" : 20 Documents clear
ANALISIS KEBUTUHAN AKADEMIK, SOSIAL, DAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR UNTUK PENGEMBANGAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Ilham Rhamadan; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebutuhan akademik, sosial, dan emosional yang dihadapi oleh peserta didik kelas III di SDN 05 Aia Daliak sebagai dasar untuk pengembangan program layanan bimbingan dan konseling yang terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif di dalam kelas, wawancara mendalam dengan guru kelas sekaligus pelaksana bimbingan, Yesi Estafiza, S.Pd., serta dokumentasi berupa catatan anekdotal terhadap 16 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai kebutuhan yang belum terlayani secara optimal karena ketiadaan guru bimbingan dan konseling khusus. Kebutuhan akademik yang teridentifikasi meliputi kesulitan konsentrasi dan kurangnya motivasi belajar. Dari segi sosial, ditemukan adanya siswa yang cenderung menyendiri dan kesulitan berinteraksi. Secara emosional, beberapa siswa menunjukkan kurangnya rasa percaya diri dan kesulitan mengelola emosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mendesaknya pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang komprehensif di tingkat sekolah dasar, yang dapat diintegrasikan oleh guru kelas melalui pelatihan khusus untuk menjawab kebutuhan fundamental peserta didik.
PERAN GURU KELAS DALAM LAYANAN BK UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH DASAR Ifdil Gibran; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.85

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan psikologis anak usia sekolah dasar. Anak yang percaya diri cenderung lebih berani bertanya, berpendapat, mencoba hal baru, dan tidak mudah merasa rendah diri ketika menghadapi kesulitan belajar. Namun, dalam kenyataannya masih banyak siswa yang menunjukkan sikap pasif, takut berbicara di depan kelas, dan merasa tidak mampu bersaing dengan teman-temannya. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan belajar dan hubungan sosial mereka di sekolah.Dalam situasi seperti ini, guru kelas memiliki peran strategis dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling (BK) secara sederhana namun bermakna. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran guru kelas dalam membantu meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui pendekatan layanan BK di sekolah dasar. Penulisan artikel dilakukan dengan metode studi pustaka, dengan mengkaji referensi dari jurnal dan buku pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan emosional, komunikasi terbuka, pemberian afirmasi positif, dan keterlibatan aktif guru dalam proses pembelajaran dapat menjadi bentuk layanan BK yang efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa sejak dini.
PENTINGNYA LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR TERHADAP PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK: PENTINGNYA LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR TERHADAP PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK Rangga, Rangga leonardi; Leni murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.86

Abstract

Penelitian ini itu bertujuan untuk mengetahui pentingnya layanan bimbingan konseling di sekolah dasar terhadap perkembangan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan instrumen wawancara. Subjek penelitian ini adalah empat orang guru kelas sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Sangat dirasakan penting dan dibutuhkan layanan bimbingan konseling diterapkan pada sekolah dasar yang diperankan oleh guru BK secara langsung untuk membantu melaksanakan tugas perkembangannya, membantu menyelesaikan masalah/hambatan yang dialami agar peserta didik dapat bertumbuh sebagai pribadi dengan segala kebutuhannya, dapat mengaktualisasikan dirinya, mengembangkan bakat minatnya serta seluruh potensi yang dimiliki Guru kelas tetap memiliki peran sebagai guru bimbingan konseling dan perlu terus meningkatkan wawasan serta keterampilannya dalam mendampingi dan mengenali karakteristik kebutuhan peserta didik di kelasnya
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR Fani Dwi Rosyta; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya layanan bimbingan konseling di sekolah dasar terhadap perkembangan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan instrumen wawancara. Subjek penelitian ini adalah empat orang guru kelas sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sangat dirasakan penting dan dibutuhkan layanan bimbingan konseling diterapkan pada sekolah dasar yang diperankan oleh guru BK secara langsung untuk membantu melaksanakan tugas perkembangannya, membantu menyelesaikan masalah/hambatan yang dialami agar peserta didik dapat bertumbuh sebagai pribadi dengan segala kebutuhannya, dapat mengaktualisasikan dirinya, mengembangkan bakat minatnya serta seluruh potensi yang dimiliki (2) Guru kelas tetap memiliki peran sebagai guru bimbingan konseling dan perlu terus meningkatkan wawasan serta keterampilannya dalam mendampingi dan mengenali karakteristik kebutuhan peserta didik di kelasnya. (3) Masih banyak masalah/hambatan yang terjadi di sekolah dasar, maka sangat dibutuhkan kolaborasi dari pihak guru kelas, guru BK, maupun orang tua untuk mendampingi, membimbing peserta didik dalam menuntaskan tugas-tugas perkembangan dengan baik.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Putri, Cici Fadila; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran penting guru bimbingan dan konseling (BK) dalam mendukung perkembangan peserta didik di sekolah dasar, mencakup aspek akademik, emosional, sosial, dan moral. Layanan BK membantu siswa mengembangkan potensi, memahami diri sendiri, serta mencegah masalah sejak dini. Namun, pelaksanaannya di sekolah dasar masih kurang optimal karena beban kerja guru dan terbatasnya tenaga konselor profesional. Penulisan dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka yang bersumber dari jurnal, buku, dan kebijakan pendidikan yang relevan. Program dan layanan BK di sekolah dasar ditujukan untuk membantu siswa dalam menghadapi permasalahan pribadi, sosial, dan akademik. Analisis menunjukkan bahwa guru BK, baik profesional maupun guru kelas yang menjalankan fungsi konseling, berperan penting dalam mengatasi kesulitan belajar, membentuk perilaku positif, meningkatkan interaksi sosial, dan menanamkan kedisiplinan. Hasil kajian menyimpulkan bahwa kolaborasi antara guru BK, guru kelas, dan orang tua sangat dibutuhkan untuk menciptakan layanan BK yang efektif dan berkelanjutan.
PROBLEMATIKA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI UPT SD NEGERI 09 KEPALA BUKIT KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN Sofia Rahma Yulita; Zulmi Aryani; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.112

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di UPT SD Negeri 09 Kepala Bukit. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi, mengidentifikasi problematika, dan menganalisis upaya yang dilakukan guru dan sekolah dalam menghadapi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek kepala sekolah serta guru kelas II, IV, dan V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen. Sebagian guru telah menerapkan pembelajaran aktif dan berbasis projek, namun masih terdapat guru yang menggunakan metode konvensional. Problematika utama meliputi kesulitan memahami kurikulum, keterbatasan teknologi, serta sarana prasarana yang belum memadai. Upaya mengatasinya dilakukan melalui Komunitas Belajar, pendampingan kepala sekolah, pelatihan guru, dan pemanfaatan sumber belajar digital.
MANFAAT BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA Ayu Herma Nengsih; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan layanan penting yang diberikan kepada siswa sejak dini, terutama di tingkat Sekolah Dasar. Layanan ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mengenali dan mengembangkan potensi dirinya, mengambil keputusan secara bijak, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber pustaka terkait bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar berperan signifikan dalam membantu siswa memahami dirinya, merancang masa depan yang positif, dan beradaptasi dengan lingkungan secara sehat.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DI KELAS V UPT SD NEGERI 13 BANGKO KOTO BARU KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN M. Redho Hafiqly; Zulmi Aryani; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi. Dengan rumusan masalah, yaitu perencanaan penggunaan media audiovisual, pelaksanaan penggunaan media audiovisual, keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan media audiovisual, kelebihan dan kekurangan penggunaan media audiovisual, dan terakhir kendala dalam penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media audiovisual ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks ekspalanasi. Selain itu media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga meningkatkan keaktifan siswa di kelas.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ROLE PLAYING DI KELAS III SDN 11 TARATAK SURIAN KABUPATEN SOLOK Rindi Anfika; Ernawarnelis; Rosma Diana; Fidel Efendi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.116

Abstract

SDN 11 Taratak Surian Kabupaten Solok. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model Role Playing. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 11 Taratak Surian Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas III SDN 11 Taratak Surian Kabupaten Solok pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dan data kualitatif berupa hasil lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa. Persentase hasil belajar Bahasa Indonesia pada siklus I masih rendah yaitu 46%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 84%, sehingga terjadi peningkatan 38%. Adapun pada analisis pengamat guru pada siklus I dengan persentase 40% dan pada siklus II dengan persentase 91%, terjadi peningkatan 51%. Sedangkan pada analisis pengamat siswa pada siklus I dengan persentase 61%, mengalami peningkatan pada siklus II dengan persentase 86%. Sehingga terjadi peningkatan 25%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERDIFERENSIASI PADA SISWA KELAS IV SDN 07 MUDIAK LAWE KABUPATEN SOLOK SELATAN Meithiara Hayu Rahmanda; Ade Marlia; Yunadil Husni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning Berdiferensiasi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe. Penelitian dilakukan selama dua siklus yang terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Setelah melakukan penelitian sebanyak dua siklus, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik, ditandai dengan data siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 63% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 89%, persentase peningkatannya sebesar 26%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas pendidik siklus I diperoleh sebesar 80% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 90%, persentase peningkatannya sebesar 10%. Dan hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I diperoleh sebesar 77% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 88%, persentase peningkatannya sebesar 11%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning Berdiferensiasi dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe Kabupaten Solok Selatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 20