cover
Contact Name
Indah Kurniawati
Contact Email
indahqurnia20@gmail.com
Phone
+6281336779748
Journal Mail Official
abdimerka@stikesbanyuwangi.ac.id
Editorial Address
STIKES Banyuwangi Alamat: Jalan Letkol Istiqlah No 109 Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimerka: Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri
ISSN : 30898412     EISSN : 30898390     DOI : https://doi.org/10.54832/abdimerka.v1i2
Jurnal pengabdian masyarakat ABDIMERKA merupakan jurnal ilmiah dengan akses terbuka yang menerbitkan artikel hasil pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Banyuwangi. Tujuan dari publikasi hasil pengabdian masyarakat memberikan informasi dan edukasi sebagai penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, lingkungan dan social budaya dalam kehidupan di masyarakat serta Luaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): program kampus mengajar, magang dan studi independen, pertukaran mahasiswa, kewirausahaan, praktisi mengajar, bela negara, proyek desa/ KKN tematik. Jurnal yang diterbitkan 2 kali dalam setiap tahun bulan Juni dan Desember. Penulis dapat melakukan publikasi sesuai dengan template artikel jurnal
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): Juni" : 5 Documents clear
EDUKASI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK BALITA BAWAH GARIS MERAH DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEMURSARI: Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Zaidania, Nabila; Efina Amanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.494

Abstract

Educational activities on infant and child feeding materials were carried out on September 27 2024 at 9.48 WIB at one of the BGM Posyandu in the Jemursari Community Health Center Working Area, specifically Jemurwonosari sub-district with a target number of 20 mothers under five under the red line. the results of the 2023 Indonesian Health Survey published by the Ministry of Health, the prevalence of stunting in Indonesia in 2022 will remain at 21.6 percent, according to the findings of the Indonesian Nutrition Status Survey, although there has been a slight decrease, namely around 2.8 percent from 2021. people's lack of knowledge parents related to nutritional preparation and parenting patterns during pregnancy and 1000 days after the child is born. One of the efforts to improve the nutritional status of children under five is the Posyandu program for Toddlers Below the Red Line in the card towards health with education to increase the knowledge of mothers of toddlers who have nutritional problems about feeding babies and children appropriately to support the growth of toddlers according to their age. The method used was counseling or education through lectures and discussions and it was found that there was an increase in the understanding of mothers of babies and toddlers after being given education, namely by 31%.
Pendampingan Gizi Balita Rawan Stunting untuk Peningkatan Kesehatan dan Pemenuhan Kebutuhan Gizi Balita di Puskesmas Jeruk : Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) hasanah, Uswatun; Rachmawan , Ivan; Agustina, Mulya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.503

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam kesehatan pada generasi muda yakni tingginya prevalensi stunting di Indonesia. Stunting sendiri merupakan suatu kondisi dimana pertumbuhan bayi tidak memenuhi standar pertumbuhan bayi normal dan dapat berdampak buruk pada perkembangan intelektual dan psikologis bayi. Pola makan juga mempengaruhi terjadinya stunting. Sebagian besar ibu yang memiliki anak kecil dan responden memberikan makanan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi anaknya. Laporan layanan ini merupakan program yang mengkaji kebutuhan gizi anak kecil yang rentan mengalami stunting. Jumlah responden pada pengabdian masyarakat ini sebanyak 20 orang ibu yang memiliki bayi stunting sebagai key informan, serta 1 orang eksekutif dan 1 orang ahli gizi untuk triangulasi data. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menujukkan bahwa adanya peningkatan dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang ditunjukkan dalam bertambahnya TB/U selama program ini dilakukan. Data grafik hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa, pentingnya program edukasi gizi untuk memulihkan status gizi balita di wilayah Puskesmas Jeruk.
Sosialisasi Materi PMBA untuk Ibu Balita Stunting Usia 12-59 Bulan dalam kegiatan MSIB di Puskesmas Balongsari: Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Rulina Sausan, Siti Kayla; Dea Amanda Caressa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.504

Abstract

Abstrak Inggris. Stunting is a chronic condition that describes growth retardation due to long-term malnutrition, characterized by a z-score of height by age (TB/U) of less than -2SD. The prevalence of stunting in toddlers in East Java is still high at 19.2%, and in Surabaya it is 4.8%. This activity aims to increase the knowledge of mothers under five about providing the right food to prevent stunting. The research method is observational with a pre-test and post-test design which was carried out at the Balongsari Health Center, Surabaya, from October 22 to 24, 2024. The research sample consisted of 64 mothers under five who participated in socialization. The results of the analysis showed a significant increase in knowledge, with the average score of participants increasing from 65 to 80 after counseling. With this educational approach, it is hoped that mothers' knowledge about nutrition can increase significantly, so that it can contribute to efforts to prevent stunting and increase. Keyword: Stunting; Infant and Child Feeding; Nutrition Education. Abstrak Indonesia. Stunting adalah kondisi kronis yang menggambarkan penghambatan pertumbuhan akibat malnutrisi jangka panjang, ditandai dengan z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2SD. Prevalensi stunting pada balita di Jawa Timur masih tinggi mencapai 19,2%, dan di Surabaya sebesar 4,8%. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemberian makanan yang tepat untuk mencegah stunting. Metode penelitian bersifat observasional dengan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan di Puskesmas Balongsari, Surabaya, dari tanggal 22 hingga 24 Oktober 2024. Sampel penelitian terdiri dari 64 ibu balita yang berpartisipasi dalam sosialisasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 65 menjadi 80 setelah penyuluhan. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan pengetahuan ibu mengenai gizi dapat meningkat secara signifikan, sehingga dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan status gizi balita secara keseluruhan. Kata Kunci Stunting; Pemberian Makan Bayi dan Anak; Edukasi Gizi.
Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa Siswi Negeri 1 Blimbingsari Satu Atap dalam Program Kampus Mengajar : Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Windra Fitrian Pradista Wardani; Roshanti, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.563

Abstract

Suatu permasalahan yang terjadi pada kalangan remaja yaitu narkotika. Narkotika merupakansuatu substansi yang berperan penting dan bermanfaat dalam dunia medis dan ilmu pengetahuan. Namun narkotikajuga menyebabkan ketergantungan yang merugikan, bahkan kematian. Tujuan pengabdian ini dilakukan agar remaja mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan, serta dapat mengetahui dampak yang terjadi saat mengonsumsi narkotika. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu dengan pemberian edukasi atau penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Tujuan yang direncanakan tepat sasaran karen menambah para anak muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba
Pemanfaatan Bahan Alami Daun Sirih Dan Jeruk Nipis Sebagai Antiseptik Alami Pada Murid SDN 1 Macanputih Oleh Mahasiswa Kampus Mengajar: Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Ariska Rahmadani, Dwi; Toga, Erik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.570

Abstract

Kebersihan merupakan hal yang sangat penting karena semakin banyaknya penyakit yang timbul karena bakteri dan kuman. Menjaga kesehatan tubuh dengan memelihara kebersihan tangan merupakan hal yang sangat penting dan saling berkaitan dan wajib dilakukan. Hand sanitizer dapat digunakan sebagai antiseptik yang berfungsi untuk menjaga atau melindungi kita dari kuman atau patogen berbahaya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa SDN 1 Macanputih Kabupaten Banyuwangi tentang pemanfaatan daun sirih dan jeruk nipis sebagai antiseptik alami. Metode yang digunakan edukasi dan sosialisasi yaitu memberikan materi menggunaan media power point dan quiz. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh siswa kelas IV berjumlah 34 orang. Siswa sangat antusias memperhatikan materi yang disampaikan. Siswa mengalami peningkatan pengetahuan tentang manfaat daun sirih dan jeruk nipis sebagai antiseptik alami dilihat setelah selesai penyampaian materi siswa diberikan quiz dan hampir 80% menjawab dengan benar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5