cover
Contact Name
Indah Kurniawati
Contact Email
indahqurnia20@gmail.com
Phone
+6281336779748
Journal Mail Official
abdimerka@stikesbanyuwangi.ac.id
Editorial Address
STIKES Banyuwangi Alamat: Jalan Letkol Istiqlah No 109 Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimerka: Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri
ISSN : 30898412     EISSN : 30898390     DOI : https://doi.org/10.54832/abdimerka.v1i2
Jurnal pengabdian masyarakat ABDIMERKA merupakan jurnal ilmiah dengan akses terbuka yang menerbitkan artikel hasil pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Banyuwangi. Tujuan dari publikasi hasil pengabdian masyarakat memberikan informasi dan edukasi sebagai penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, lingkungan dan social budaya dalam kehidupan di masyarakat serta Luaran Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): program kampus mengajar, magang dan studi independen, pertukaran mahasiswa, kewirausahaan, praktisi mengajar, bela negara, proyek desa/ KKN tematik. Jurnal yang diterbitkan 2 kali dalam setiap tahun bulan Juni dan Desember. Penulis dapat melakukan publikasi sesuai dengan template artikel jurnal
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Optimalisasi Pengendalian Gula Darah Melalui Kombinasi Diet Seimbang dan Aktivitas Fisik Sebagai Terapi Non-Farmakologi bagi Penderita Diabetes di Puskesmas Kedurus Surabaya: Vol 1.No 1 (2024) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Safitri, Hestiana Dia Ayu; Sholihin; Syahbana, Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i1.485

Abstract

Diabetes tipe II disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat, selain rutin mengkonsumsi obat sangat penting bagi penderita untuk melakukan terapi non-farmakologi dengan cara diet seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara sederhana. Diabetes melitus tipe II merupakan diabetes melitus yang sering terjadi dan ditemukan kasus paling banyak pada golongan lansia dengan kondisi tidak mengetahui terapi bagi penderita diabetes selain rutin minum obat. Tujuan: (1) meningkatkan pemahaman, memberikan edukasi kepada penderita diabetes tentang pentingnya pola makan seimbang dan aktivitas fisik dalam mengendalikan kadar gula darah sebagai bagian dari terapi non-farmakologi. (2) Mendorong perubahan perilaku, membantu peserta untuk mengadopsi kebiasaan hidup sehat melalui penerapan pola makan yang tepat dan olahraga yang sesuai dengan kondisi mereka. (3) Mengurangi ketergantungan pada obat, mendorong pengelolaan diabetes secara holistik sehingga dapat mengurangi kebutuhan terhadap terapi farmakologi dengan tetap mempertahankan kadar gula darah dalam batas normal. (4) Meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes melalui pengendalian gejala dan komplikasi dengan pola hidup sehat. Metode: Pengabdian Masyarakat ini merupakan pengabdian action riset dengan Servis Learning desain. Hasil :Kualitas hidup sehat meningkat dengan mengimplementasikan diet seimbang dan aktivitas fisik sebaga perilaku sehari hari.
The Pendampingan Balita Resiko Stunting Dalam Upaya Peningkatan Asupan Zat Gizi Makro Dan Status Gizi Pada Program (MSIB) Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambak Wedi, Surabaya: Vol 1.No 1 (2024) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Diana, Putri; Rahmdhaniah; Dwi Putri Rahmawati3
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i1.488

Abstract

Stunting or short stature can lead to stunted growth, impaired cognitive and motor development, suboptimal body size and impaired metabolism. Stunting also causes a decrease in immunity so that it can lead to diabetes, obesity, etc. The purpose of this service is to increase the intake of macronutrients and the nutritional status of toddlers in the work area of the Tambak Wedi Surabaya Health Center. The mentoring uses interview techniques and direct measurement techniques. Based on this data, it shows that the assistance of toddlers has succeeded in increasing the intake of macronutrients and the nutritional status of toddlers at risk of stunitng in the work area of the Tambak Wedi Health Center in Surabaya. Macronutrient intake plays a role in providing energy and is directly related to the nutritional status of toddlers. The results of the nutrition assistance program not only increase the intake of macronutrients, but also play an important role in improving the nutritional status of toddlers who are at risk of stunting
Deteksi Dini PTM Melalui Bakti Sosial Pemeriksaan Gula Darah, Kolesterol dan Asam Urat Di Desa Tegalharjo Krikilan Tahun 2024 : Vol 1.No 1 (2024) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Tria Eni Rafika Devi; Maulida Nurfazriyah Oktaviana; Hendrik Probosasongko; Ineke Permatasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i1.489

Abstract

Abstrak The objective of this community service initiative is to facilitate the Early detection and prevention of degenerative diseases. The significant rise in the incidence of non-communicable diseases (NCDs) poses a growing challenge to public health and hinders the effectiveness of government health programs, as their management demands prolonged treatment, high costs, and advanced technology. Consequently, it is essential to conduct tests for cholesterol, uric acid, and blood glucose levels to enable the early detection of NCDs. The method employed involved direct blood tests for glucose, uric acid, and cholesterol levels among 28 residents of Tegalharjo village, Sidodadi hamlet, Krikilan, using an Easy Touch device. The results revealed that 17 individuals (61%) had elevated blood glucose levels, 15 individuals (54%) had high uric acid levels, and 15 individuals (54%) had elevated cholesterol levels. In conclusion, the findings from this community service activity indicate that a significant number of residents in Tegalharjo Sidodadi Krikilan are affected by degenerative diseases and lack awareness of how to prevent these conditions. Keyword : Social service; Blood sugar; Cholesterol; Gout Abstrak Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk deteksi dini pencegahan penyakit degeneratif. Naiknya data penyakit tidak menular (PTM) secara bermakna akan menambah masalah kesehatan masyarakat dan menghambat program kesehatan dari pemerintah, karena penanganannya membutuhkan waktu yang panjang, biaya yang tinggi dan teknologi canggih. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan kadar kolestrol dalam darah, kadar asam urat, dan kadar glukosa darah sehingga PTM dapat terdeteksi sejak dini. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pemeriksaan secara langsung cek darah kadar gula, asam urat dan kolesterol pada warga desa Tegalharjo dusun sidodadi krikilan sejumlah 28 orang menggunakan alat easy touch., Hasil dari kegiatan ini diperoleh data penderita kadar gula darah tinggi sebanyak 17 orang (61%), penderita asam urat tinggi sebanyak 15 orang (54%), penderita kadar kolesterol tinggi sebanyak 15 orang (54%). Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masih banyak warga desa Tegalharjo sidodai krikilan yang mengidap penyakit degenerative dan belum paham cara mencegah penyakit degenerative. Kata Kunci : Bakti Sosial; Gula Darah; Kolesterol; Asam Urat
DETEKSI DINI STUTING PADA ANAK DI TK KHADIJAH SUMBERBERAS MUNCAR BANYUWANGI TAHUN 2024: Vol 1.No 1 (2024) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA). Naimah, Ayuk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i1.492

Abstract

Gangguan perkembangan yang di alami oleh anak, yang sampai sekarang masih menjadi masalah yang trending dan Saat ini, Indonesia Menjadi rangking ke 5 penderita stunting di dunia. Data stunting di Indonesia masih tinggi yaitu 21,6% berdasarkan hasil Survey SSGI pada tahun 2022, walaupun terjadi penurunan dari tahun sebelumnya yaitu 24,4% tahun 2021, namun masih perlu upaya yang lain untuk memenuhi target penurunan stunting menurut (ePPGBM) pada 2024 terdapat 2,46 persen anak stunting, turun dari 3,53 di tahun sebelumnya. Berdasarkan angka ini berarti masih ada 2.171 anak stunting, Kabupaten Banyuwangi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menurunkan angka stunting dengan melakukan metode deteksi dini menimbang dan melakukan pengukuran tinggi badan dan melakukan pemberian makan tambahan. Hasil penelitian dari 60 anak di dapatkan 3 anak dengan berat badan dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya yang terindikasi stunting, sehingga perlu adanya keberlanjutan kegiatan deteksi dini stunting, kesimpulanya perlu di lakukan keberlanjutan deteksi dini dan emberikan perlakukan khusus terhadap anak dengan indikasi stunting Kata kunci : stunting, deteksi dini
EDUKASI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK BALITA BAWAH GARIS MERAH DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEMURSARI: Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Zaidania, Nabila; Efina Amanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.494

Abstract

Educational activities on infant and child feeding materials were carried out on September 27 2024 at 9.48 WIB at one of the BGM Posyandu in the Jemursari Community Health Center Working Area, specifically Jemurwonosari sub-district with a target number of 20 mothers under five under the red line. the results of the 2023 Indonesian Health Survey published by the Ministry of Health, the prevalence of stunting in Indonesia in 2022 will remain at 21.6 percent, according to the findings of the Indonesian Nutrition Status Survey, although there has been a slight decrease, namely around 2.8 percent from 2021. people's lack of knowledge parents related to nutritional preparation and parenting patterns during pregnancy and 1000 days after the child is born. One of the efforts to improve the nutritional status of children under five is the Posyandu program for Toddlers Below the Red Line in the card towards health with education to increase the knowledge of mothers of toddlers who have nutritional problems about feeding babies and children appropriately to support the growth of toddlers according to their age. The method used was counseling or education through lectures and discussions and it was found that there was an increase in the understanding of mothers of babies and toddlers after being given education, namely by 31%.
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA WALI MURID SDN 1 MACANPUTIH DAN TK TAWANG ALUN OLEH MAHASISWA MBKM KAMPUS MENGAJAR: Vol 1.No 1 (2024) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA). Wiarsini, Ni KAdek Mei; Ervia Toga; Stephanie Devi Artamesia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i1.500

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang paling penting adalah infeksi. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dapat diatasi dengan antibiotik. Dan resistensi saat ini menjadi masalah global karena menjadi ancaman masyarakat. Penggunaan antibiotik dengan bijak dapat meminimalisir masalah resistensi. Tujuan pengabdian ini dilakukan agar masyarakat mengetahui pentingnya menggunakan antibiotik dengan bijak yang harus memperhatikan dosis, frekuensi, dan lama penggunaan antibiotik serta mengetahui dampak resistensi. Metode yang dilakukan pada pengbdian ini adalah pemberian edukasi atau penyuluhan mengenai bijak menggunakan antibiotik. Tujuan yang direncanakan tepat sasaran karena membangun pengetahuan para orang tua murid tentang penggunaan antibiotik.
Pendampingan Gizi Balita Rawan Stunting untuk Peningkatan Kesehatan dan Pemenuhan Kebutuhan Gizi Balita di Puskesmas Jeruk : Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) hasanah, Uswatun; Rachmawan , Ivan; Agustina, Mulya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.503

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam kesehatan pada generasi muda yakni tingginya prevalensi stunting di Indonesia. Stunting sendiri merupakan suatu kondisi dimana pertumbuhan bayi tidak memenuhi standar pertumbuhan bayi normal dan dapat berdampak buruk pada perkembangan intelektual dan psikologis bayi. Pola makan juga mempengaruhi terjadinya stunting. Sebagian besar ibu yang memiliki anak kecil dan responden memberikan makanan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi anaknya. Laporan layanan ini merupakan program yang mengkaji kebutuhan gizi anak kecil yang rentan mengalami stunting. Jumlah responden pada pengabdian masyarakat ini sebanyak 20 orang ibu yang memiliki bayi stunting sebagai key informan, serta 1 orang eksekutif dan 1 orang ahli gizi untuk triangulasi data. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menujukkan bahwa adanya peningkatan dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang ditunjukkan dalam bertambahnya TB/U selama program ini dilakukan. Data grafik hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa, pentingnya program edukasi gizi untuk memulihkan status gizi balita di wilayah Puskesmas Jeruk.
Sosialisasi Materi PMBA untuk Ibu Balita Stunting Usia 12-59 Bulan dalam kegiatan MSIB di Puskesmas Balongsari: Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Rulina Sausan, Siti Kayla; Dea Amanda Caressa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.504

Abstract

Abstrak Inggris. Stunting is a chronic condition that describes growth retardation due to long-term malnutrition, characterized by a z-score of height by age (TB/U) of less than -2SD. The prevalence of stunting in toddlers in East Java is still high at 19.2%, and in Surabaya it is 4.8%. This activity aims to increase the knowledge of mothers under five about providing the right food to prevent stunting. The research method is observational with a pre-test and post-test design which was carried out at the Balongsari Health Center, Surabaya, from October 22 to 24, 2024. The research sample consisted of 64 mothers under five who participated in socialization. The results of the analysis showed a significant increase in knowledge, with the average score of participants increasing from 65 to 80 after counseling. With this educational approach, it is hoped that mothers' knowledge about nutrition can increase significantly, so that it can contribute to efforts to prevent stunting and increase. Keyword: Stunting; Infant and Child Feeding; Nutrition Education. Abstrak Indonesia. Stunting adalah kondisi kronis yang menggambarkan penghambatan pertumbuhan akibat malnutrisi jangka panjang, ditandai dengan z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2SD. Prevalensi stunting pada balita di Jawa Timur masih tinggi mencapai 19,2%, dan di Surabaya sebesar 4,8%. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemberian makanan yang tepat untuk mencegah stunting. Metode penelitian bersifat observasional dengan desain pre-test dan post-test yang dilaksanakan di Puskesmas Balongsari, Surabaya, dari tanggal 22 hingga 24 Oktober 2024. Sampel penelitian terdiri dari 64 ibu balita yang berpartisipasi dalam sosialisasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 65 menjadi 80 setelah penyuluhan. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan pengetahuan ibu mengenai gizi dapat meningkat secara signifikan, sehingga dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan status gizi balita secara keseluruhan. Kata Kunci Stunting; Pemberian Makan Bayi dan Anak; Edukasi Gizi.
Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa Siswi Negeri 1 Blimbingsari Satu Atap dalam Program Kampus Mengajar : Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Windra Fitrian Pradista Wardani; Roshanti, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.563

Abstract

Suatu permasalahan yang terjadi pada kalangan remaja yaitu narkotika. Narkotika merupakansuatu substansi yang berperan penting dan bermanfaat dalam dunia medis dan ilmu pengetahuan. Namun narkotikajuga menyebabkan ketergantungan yang merugikan, bahkan kematian. Tujuan pengabdian ini dilakukan agar remaja mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan, serta dapat mengetahui dampak yang terjadi saat mengonsumsi narkotika. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu dengan pemberian edukasi atau penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Tujuan yang direncanakan tepat sasaran karen menambah para anak muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba
Pemanfaatan Bahan Alami Daun Sirih Dan Jeruk Nipis Sebagai Antiseptik Alami Pada Murid SDN 1 Macanputih Oleh Mahasiswa Kampus Mengajar: Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Ariska Rahmadani, Dwi; Toga, Erik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.570

Abstract

Kebersihan merupakan hal yang sangat penting karena semakin banyaknya penyakit yang timbul karena bakteri dan kuman. Menjaga kesehatan tubuh dengan memelihara kebersihan tangan merupakan hal yang sangat penting dan saling berkaitan dan wajib dilakukan. Hand sanitizer dapat digunakan sebagai antiseptik yang berfungsi untuk menjaga atau melindungi kita dari kuman atau patogen berbahaya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa SDN 1 Macanputih Kabupaten Banyuwangi tentang pemanfaatan daun sirih dan jeruk nipis sebagai antiseptik alami. Metode yang digunakan edukasi dan sosialisasi yaitu memberikan materi menggunaan media power point dan quiz. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh siswa kelas IV berjumlah 34 orang. Siswa sangat antusias memperhatikan materi yang disampaikan. Siswa mengalami peningkatan pengetahuan tentang manfaat daun sirih dan jeruk nipis sebagai antiseptik alami dilihat setelah selesai penyampaian materi siswa diberikan quiz dan hampir 80% menjawab dengan benar.

Page 1 of 2 | Total Record : 15