Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PETUGAS PELAYANAN MASUK/FRONT OFFICE DI BALAI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO Roshanti, Dian; Utami, Joko; Wijayanti, Sri Mekar Dyah; Laili, Roudlotun Nurul; Nashir, Muhammad; Toga, Ervia
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2024
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v4i2.1031

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas pelayanan masuk/Front Office di Balai Taman Nasional Alas Purwo dalam melayani pengunjung dengan lebih baik. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pengamatan terhadap beberapa tantangan yang dihadapi oleh petugas, termasuk keterbatasan dalam pengetahuan kepariwisataan, keterampilan komunikasi, dan penggunaan teknologi informasi. Metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, praktik langsung, dan simulasi situasi nyata. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa setelah mendapatkan pelatihan, kapasitas petugas pelayanan masuk meningkat secara signifikan dalam hal pengetahuan mengenai taman nasional, keterampilan komunikasi, serta pelayanan kepada pengunjung. Partisipasi aktif petugas dalam pelatihan dan workshop juga ikut meningkatkan rasa memiliki terhadap tugasnya, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kepada pengunjung. Hasil pengabdian ini diharapkan bisa berkontribusi positif dalam meningkatkan pengalaman pengunjung serta mengoptimalkan fungsi taman nasional sebagai destinasi wisata alam yang berkelanjutan.
ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KEBIJAKAN MANAJEMEN DI RSUD GENTENG BANYUWANGI Yoelianita, Betty Erda; Wirawati, Wahyu Adri; Roshanti, Dian
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.1.2025.1-13

Abstract

Human Resources (HR), especially hospital employees, are an important and crucial component in hospital services, hence hospitals should carry out a mechanism to maintain human resources by paying attention to employee job satisfaction and evaluating employee performance to improve optimal hospital services and quality. This research aimed to determine the level of employee satisfaction in management and management policies in RSUD Genteng. The study was performed on March to May 2024. The population were 409 employees with 200 samples. Based on the results of research, the score of employee satisfaction on management policies in RSUD Genteng Banyuwangi was 83.403. It showed the employees were satisfied and the quality was B. The study consisted of 8 elements, and each showed result as follows (1) Hospital plan element obtained a score of 83.00 showing that the employees were satisfied (quality B); (2) Elements of organizational behavior towards employees obtained 82.75 showing the employees were satisfied (quality B); (3) Work issue element obtained 85.14 showing the employees were satisfied (quality B); (4) Management element obtained 82.87 showing the employees were satisfied (quality B); (5) Supervision issue elements obtained 83.47 showing the employees were satisfied (quality B); (6) Elements of HR maintenance and development issues obtained 83.37 showing the employees were satisfied (quality B); (7) Elements of compensation issues and benefits received by employees obtained 83.75 showing the employees were satisfied (quality B); (8) Performance issue elements obtained 82.85 showing the employees were satisfied (quality B).
Optimalisasi Program Pencegahan Stunting: Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persepsi Keluarga Dewi, Elvira Sari; Choiriyah, Muladefi; Suryanto, Suryanto; Kumboyono, Kumboyono; Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari; Wihastuti, Titin Andri; Habibie, Intan Yusuf; Istifiani, Lola Ayu; Kusumastuty, Inggita; Astari, Asti Melani; Ariska, Hanisa Iis; Rosuli, Ahmad; Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi; Satrianto, Anang; Hermanto, Andrik; Ariyani, Anita Dwi; Munif, Badrul; Kusumawati, Diana; Rahmawan, Fajri Andi; Damayanti, Fransiska Erna; Prasetyawan, Riyan Dwi; Balqis, Rani Diana; Rudiyanto, Rudiyanto; Supriyanto, Supriyanto; Kawitantri, Orchidara Herning; Agustina, Mulya; Caressa, Dea Amanda; Toga, Erik; Roshanti, Dian; Amanda, Efina; Murdani, Agus Putra
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.1023

Abstract

Pendahuluan: Jumlah anak stunting di Desa Paspan, Banyuwangi, masih mengalami peningkatan, sehingga diperlukan optimalisasi upaya pencegahan untuk menghindari dampak negatif terhadap kehidupan anak. Pengetahuan dan persepsi ibu mengenai stunting merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan kondisi ini. Tujuan penelitian mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting pada ibu yang memiliki anak dengan stunting di Desa Paspan, Banyuwangi. Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan di Desa Paspan, Banyuwangi, pada bulan Desember 2022. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan dan didapatkan 26 responden dari 32 populasi ibu anak dengan stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas sepuluh pertanyaan tentang pengetahuan mengenai stunting dan sebelas pertanyaan tentang persepsi keluarga mengenai stunting. Uji korelasi gamma, dengan tingkat signifikansi 0,05, digunakan untuk mengkaji hubungan antara dua variabel.  Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai stunting (96%), sementara 84,6% memiliki persepsi yang cukup terhadap stunting. Hasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting (p = 0,340; r = 1,000). Kesimpulan: Pengetahuan ibu mengenai stunting tidak selalu berkorelasi dengan persepsi keluarga terhadap stunting. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan lingkungan guna meningkatkan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa Siswi Negeri 1 Blimbingsari Satu Atap dalam Program Kampus Mengajar : Vol. 1 No.2 (2025) : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MERDEKA MEMBANGUN NEGERI (ABDIMERKA) Windra Fitrian Pradista Wardani; Roshanti, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Merdeka Membangun Negeri Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : STIKES BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/abdimerka.v1i2.563

Abstract

Suatu permasalahan yang terjadi pada kalangan remaja yaitu narkotika. Narkotika merupakansuatu substansi yang berperan penting dan bermanfaat dalam dunia medis dan ilmu pengetahuan. Namun narkotikajuga menyebabkan ketergantungan yang merugikan, bahkan kematian. Tujuan pengabdian ini dilakukan agar remaja mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan, serta dapat mengetahui dampak yang terjadi saat mengonsumsi narkotika. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu dengan pemberian edukasi atau penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Tujuan yang direncanakan tepat sasaran karen menambah para anak muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba
Demonstration Based Training: Pembuatan eco-enzym dalam Upaya Pemanfaatan Sampah Organik di SDN Brawijaya Banyuwangi Putri, Novita Surya; Laili, Roudlotun Nurul; Roshanti, Dian; Wilujeng, Atik Pramesti; Syahbana, Ali; Efendi, Achmad; Firmanti, Tria Anisa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5447

Abstract

Masalah pengolahan sampah merupakan salah satu prioritas masalah di berbagai Negara dan Indonesia. Penanganan sampah oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi belum mencakup semua total sampah yang ada di Banyuwangi, masyarakat masih sedikit yang menyadari bahwa pengolahan sampah yang kurang baik akan berpengaruh terhadap lingkungan hidup dan kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengolahan sampah sejak dini dimulai dari siswa sekolah dasar dengan melakukan pendidikan dan pelatihan pembuatan eco-enzyme dari sampah organik. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 4 tahap meliputi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap monitoring dan tahap evaluasi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 4 Penganjuran Banyuwangi kelas VI sejumlah 55 siswa. Hasil pre-test dan post-test dengan pertanyaan kualitatif tentang pengetahuan siswa terkait eco-enzyme menunjukkan perubahan pemahaman sebelum dan sesudah mendapatkan informasi tentang eco-enzyme yaitu mampu menjelaskan pengertian, manfaat, sejarah dan pembuatan eco-enzyme. Pengabdian masyarakat selanjutnya diharapkan dapat ditambahkan pemantauan proses pemanenan eco-enzyme setelah 3 bulan. Demonstration-Based Training on Making Eco-Enzymes for Organic Waste Utilization at SDN 4 Penganjuran Banyuwangi Abstract Waste management is a priority issue in various countries, including Indonesia. Waste management by the Banyuwangi Regency government has not yet covered all the total waste in Banyuwangi, and few people are aware that poor waste management will impact the environment and health. The purpose of this community service is to increase public awareness about waste management from an early age, starting with elementary school students, by providing education and training on making eco-enzymes from organic waste. This community service method is carried out in 4 stages: preparation, implementation, monitoring, and evaluation. This community service was carried out at SDN 4 Penganjuran Banyuwangi, grade VI, with 55 students. The results of the pre-test and post-test, along with qualitative questions about students' knowledge of eco-enzymes, demonstrated a change in understanding before and after receiving information about eco-enzymes, specifically in their ability to explain the meaning, benefits, history, and manufacture of these enzymes. It is hoped that further community service can be added to monitoring the eco-enzyme harvesting process after 3 months.