cover
Contact Name
Fatqurhohman
Contact Email
ihsancahayapustaka@gmail.com
Phone
+62851833177300
Journal Mail Official
reset.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Randu, Wirolegi, Sumbersari Jember, East Java 68124, Indonesia
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Review of Education, Science, and Technology
ISSN : -     EISSN : 31104568     DOI : -
RESET: Review of Education, Science, and Technology is a peer-reviewed scientific journal published by CV. Ihsan Cahaya Pustaka. The journal publishes original research and review articles, narrative reviews, systematic reviews, bibliometric studies, meta-analyses, scoping reviews, integrative reviews, critical reviews, and other types, focusing on education, science, and technology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3: April 2026" : 6 Documents clear
Kajian Literatur Karakteristik Mutu Kopi Arabika Ateng Super dan Pengolahan Pascapanen Hidayatullah, Andika; Prasetyo, Fajar Adi
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.259

Abstract

Kajian literatur ini menganalisis karakteristik mutu kopi arabika ateng super dan metode pengolahan pascapanen sebagai salah satu varietas utama di Dataran Tinggi Gayo. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan terkait sifat fisik, kimia, dan sensori, serta mengevaluasi pengaruh teknik pengolahan terhadap kualitas seduhan akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa biji Ateng Super memiliki ukuran yang seragam dan densitas tinggi, dengan komposisi kimia yang seimbang, kandungan kafein moderat, asam klorogenat sebesar 5–7%, serta kandungan sukrosa yang relatif tinggi yang mendukung pembentukan kemanisan, body, dan kompleksitas aroma. Karakteristik sensori yang dominan meliputi aroma floral–herbal, kemanisan seimbang, body sedang hingga penuh, keasaman rendah hingga sedang, serta aftertaste yang bersih. Analisis komparatif menunjukkan bahwa metode full washed meningkatkan kejernihan rasa dan keasaman, sedangkan metode semi-washed menghasilkan kemanisan yang lebih tinggi dan body yang lebih kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya standarisasi proses pascapanen dan pengendalian penyangraian secara presisi untuk menjaga konsistensi mutu. Penelitian lanjutan yang mengintegrasikan parameter fisik, kimia, dan sensori direkomendasikan untuk mengoptimalkan kualitas kopi Arabika Ateng Super.
Penerapan Gamifikasi dalam Pembelajaran Digital: Kajian Literatur Konseptual Sidik, Duwi Purnama; Amalia, Irfa Nur
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.260

Abstract

Perkembangan pembelajaran digital mendorong pemanfaatan gamifikasi sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik, namun efektivitasnya masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis karakteristik, dampak, peran desain, serta keterbatasan gamifikasi dalam pembelajaran digital menggunakan pendekatan systematic literature review. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah bereputasi dan dianalisis melalui teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesenjangan penelitian. Hasil menunjukkan bahwa gamifikasi mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas desain, konteks implementasi, dan karakteristik pengguna. Penggunaan elemen permainan secara parsial cenderung menghasilkan dampak jangka pendek, sedangkan desain berbasis teori mampu menciptakan pembelajaran yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa gamifikasi harus diposisikan sebagai pendekatan pedagogis berbasis desain dan teori, dengan kontribusi utama pada penekanan integrasi desain, teori, dan konteks sebagai faktor kunci efektivitas pembelajaran digital.
Pendekatan STEAM–Etnosains dalam Pembelajaran Tanaman Kopi untuk Meningkatkan Literasi Sains Maulana, Bayu Dwi; Nurhaliza, Intan
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.261

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterkaitan pembelajaran sains dengan konteks nyata peserta didik, yang berdampak pada rendahnya literasi sains dan keterlibatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan STEAM–ethnoscience dalam pembelajaran tanaman kopi sebagai konteks lokal yang bermakna. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa sekolah menengah atas di wilayah penghasil kopi. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains, rubrik berpikir kritis–kreatif, lembar observasi, jurnal refleksi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi sains dengan nilai N-gain sebesar 0,40 (kategori sedang), serta peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir kritis–kreatif dan keterlibatan belajar siswa. Integrasi etnosains dalam konteks tanaman kopi terbukti mampu menghubungkan konsep ilmiah dengan pengetahuan lokal secara kontekstual dan bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan STEAM–ethnoscience berkontribusi dalam mengembangkan pembelajaran sains yang interdisipliner, kontekstual, dan responsif terhadap budaya serta relevan dengan tantangan keberlanjutan.
Analisis Potensi Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi Sebagai Produk bernilai Ekonomis Hakim, Luqmanul; Rusydani, Muhammad Nashir; Ramadhan, Rizky Syahrul; Allah, Viollae Cahaya
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.263

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai bahan dasar produk padat dengan penambahan berbagai jenis bahan perekat. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif analitis terhadap artikel ilmiah lima tahun terakhir yang diperoleh dari database seperti Google Scholar, SINTA, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa ampas kopi memiliki kandungan yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai produk seperti briket, kompos, material komposit, kerajinan, hingga biofuel. Proses pengolahan umumnya meliputi pengeringan, penghalusan, pencampuran dengan perekat, pencetakan, dan pengeringan akhir, dengan variasi metode manual maupun mesin. Jenis perekat terbukti sangat memengaruhi kualitas produk, di mana perekat seperti tepung pati, molase, lignin, permen karet Xanthan, resin, putih telur, bentonite, lem PVA, poliuretan, urea-formaldehid dan resin fenol-formaldehid. Komposisi perekat yang optimal berada pada 10–20% untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan dan efisiensi energi. Studi ini memberikan dasar untuk mengembangkan produk limbah kopi yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Formulasi Jamu Pegal Linu Berbasis Bahan Alami Tanpa Gula Tambahan Azellaika, Salsabila Dewi; Sulaikah; Fasalina, Marsha Hayu; Komalasari, Ratih
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.264

Abstract

Pegal linu merupakan keluhan umum akibat aktivitas fisik, kelelahan, dan faktor usia yang sering ditangani dengan jamu tradisional. Namun, beberapa produk jamu modern mengandung gula berlebih dan bahan kimia obat yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji formulasi jamu pegal linu berbasis bahan alami tanpa gula tambahan serta menjelaskan mekanisme kerja kombinasi kunyit, jahe, sereh, jeruk nipis, dan madu. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kunyit dan jahe berperan sebagai antiinflamasi dan analgesik, sereh membantu relaksasi otot, jeruk nipis meningkatkan stabilitas dan penerimaan senyawa aktif, serta madu berfungsi sebagai pemanis alami dengan aktivitas antioksidan. Kombinasi bahan tersebut saling melengkapi dalam meredakan nyeri dan peradangan tanpa risiko bahan kimia obat. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi jamu alami tanpa gula memiliki potensi sebagai alternatif minuman fungsional yang lebih aman dan mendukung kesehatan metabolik. Temuan ini juga membuka peluang pengembangan produk jamu modern yang inovatif dan berbasis bukti ilmiah.
Tinjauan Sistematis Efektivitas Mobile Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pendidikan Menengah Wijaya, Aditya Pratama; Pratama, Yusuf Zidan
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.294

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemanfaatan mobile learning dalam pendidikan menengah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas mobile learning terhadap hasil belajar siswa yang mencakup aspek kognitif, motivasi, dan keterlibatan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari basis data Scopus, Web of Science, ERIC, dan Google Scholar dengan rentang publikasi 2021–2025, dan menghasilkan 32 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobile learning mampu meningkatkan hasil belajar melalui pengalaman belajar yang fleksibel, interaktif, dan kontekstual. Efektivitas tersebut dipengaruhi oleh kompetensi guru, desain pembelajaran, dan dukungan infrastruktur. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis konseptual yang menekankan pentingnya integrasi teknologi, pedagogi, dan motivasi dalam pembelajaran, serta implikasi praktis bagi pengembangan pembelajaran berbasis teknologi yang lebih efektif dan adaptif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6