cover
Contact Name
Izzat Pratama
Contact Email
jurnaldikkesh@gmail.com
Phone
+6285934809406
Journal Mail Official
jurnaldikkesh@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnaldikkesh@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 30904897     EISSN : 30904897     DOI : https://doi.org/10.60126/dikkesh
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. DIKKESH provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to education and health research. This journal is published with online version of E-ISSN: 3090-4897 DIKKESH welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Articles 57 Documents
Hubungan antara Jumlah Anggota Keluarga Ibu Paritas Grandemultipara dengan Kejadian Stunting Pada Balita Nur Aini Abdurrahman Ali; Murtiana Ningsih; Iwan Desimal
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1439

Abstract

Stunting masih merupakan masalah utama di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kasus stunting tertinggi terdapat di Kabupaten Lombok Utara yaitu sebesar 35,3%. Salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Utara yang masih tinggi kasus stunting adalah di Kecamatan Tanjung. Penyebab stunting adalah karena jumlah asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh terutama dalam 1000 hari pertama pertumbuhannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jumlah anggota keluarga dengan kejadian stunting pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Tanjung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control. Jumlah sampel sebanyak 64 yang terdiri dari 32 balita stunting dan 32 balita tidak stunting dari keluarga dengan ibu grandemultipara. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan SPSS. Hasil uji menunjukan bahwa terdapat hubungan antara jumlah anggota keluarga dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p value=0,001 dan nilai OR=21,211.
Pengaruh Pola Pengasuhan Keluarga Terhadap Kondisi Kesehatan Mental Remaja di Desa Tulung, Kabupaten Magetan Yeni Utami; Heni Eka Puji Lestari
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1469

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal. Lingkungan keluarga, khususnya pola pengasuhan orang tua, memiliki kontribusi besar dalam membentuk stabilitas emosional dan perilaku remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola pengasuhan keluarga terhadap kondisi kesehatan mental remaja di wilayah pedesaan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian adalah 40 remaja berusia 11–18 tahun yang tinggal di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola asuh orang tua serta instrumen Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk menilai kesehatan mental remaja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif merupakan pola asuh yang paling dominan diterapkan oleh orang tua. Sebagian besar remaja berada pada kategori kesehatan mental abnormal. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara pola pengasuhan orang tua dengan kondisi kesehatan mental remaja (p = 0,001; r = 0,341), dengan kekuatan hubungan sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan keluarga berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja. Penerapan pola asuh yang tepat, khususnya pola asuh demokratis, perlu ditingkatkan sebagai upaya preventif terhadap gangguan kesehatan mental remaja.
Analysis of the Influence of Competence, Workload and Job Stress on the Implementation of Occupational Safety and Health (OSH) among Employees at the Ngadirejo Sugar Factory in Kediri Nur Rochmah Kurnianti; Indasah Indasah; Rahmania Ambarika
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1497

Abstract

The successful implementation of an Occupational Safety and Health Management System (OSHMS) in high-risk industries, such as sugar manufacturing, is determined not only by the completeness of formal systems but also by human factors at the operational level. This study aims to analyze the influence of competence, workload, and job stress on the implementation of OSHMS among production employees at the Ngadirejo Sugar Factory in Kediri. A quantitative research design with a cross-sectional approach was employed. A total of 109 employees were selected from a population of 150 using simple random sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that job stress has a positive and significant effect on OSHMS implementation (β = 0.329; p = 0.004), whereas competence (β = −0.062; p = 0.643) and workload (β = 0.119; p = 0.275) do not show significant effects. Simultaneously, the three variables explain 10.1% of the variance in OSHMS implementation (R² = 0.101), suggesting that other factors outside the model play a more dominant role. The findings suggest that job stress may function as a driver of alertness that enhances compliance with safety procedures in the operational context of Ngadirejo Sugar Factory. Managerial implications emphasize the importance of adaptive stress management, not to eliminate stress entirely, but to maintain it at an optimal level that supports safe work behavior while preventing long-term fatigue and burnout.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Pesisir Pantai Labuhan Haji Lombok Timur Tahun 2025 Srimulti Srimulti; Kaifiatul Hikmah; Nurwahidah Nurwahidah
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1499

Abstract

Prevalensi Anemia ibu hamil trimester III Yang ada di Puskesmas Labuhan Haji Tahun 2023 sebanyak 53 ibu hamil (6,15%) dan Tahun 2024 sebanyak 48 ibu hamil (5,63%). Disisi lain, cakupan anemia ringan sebesar 65 (7,62%), anemia sedang dan berat 25 (2,93%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet fe dan kualitas tidur dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di pesisir pantai labuhan haji Desa Labuhan Haji Lombok Timur tahun 2025. Metode yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 116 ibu hamil dan sampel sebanyak 54 ibu hamil. Pengambilan sampel dengan metode Simple Random Sampling. Metode analisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis variable kepatuhan konsumsi tablet fe menunjukkan nilai p value 0,000 < α = 0,05 dengan kejadian anemia trimester III yang artinya ada hubungan. Selanjutnya hasil analisis kualitas tidur menunjukkan nilai p value 0,485 > α dengan kejadian anemia trimester III yang artinya tidak ada hubungan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet fe dengan kejadian anemia trimester III, namun tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Pesisir Pantai Labuhan Haji Desa Labuhan Haji Lombok Timur Tahun 2025. Disarankan kepada puskesmas Labuhan Haji dan kader posyandu untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang pentingnya konsumsi tablet Fe dan kualitas tidur yang baik bagi ibu hamil.
Pengaruh Kompetensi dan Konflik Pekerjaan-Keluarga terhadap Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap RS Mitra Husada Tangerang Thasya Ratu Renalita; Atik Kridawati; Ismail Sangadji
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1541

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan konflik pekerjaan–keluarga terhadap kinerja perawat di unit rawat inap Rumah Sakit Mitra Husada Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 40 orang perawat rawat inap di RS Mitra Husada Tangerang. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil uji Kolmogorov Smirnov (sig = 0,795), Uji T dengan variable kompetensi (5,397) sig = 0,000), konflik pekerjaan-keluarga (-1,678) (sig = 0,102), Uji F dengan hasil (16,763), signifikansi (0,000). Hasil regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki nilai signifikan secara statistik, variable kompetensi (0.589 ) dan konflik pekerjaan-keluarga (-0.148), nilai koefisien korelasi dan Determinasi (R) sebesar 0,689 dengan nilai R Square (0.475). Hasil analisa koefisien korelasi tiap variabel kompetensi (0.660), dan variabel konflik pekerjaan-keluarga (0,250). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, sedangkan konflik pekerjaan–keluarga berpengaruh negatif terhadap kinerja perawat.
Analisis Pengaruh Dimensi Iklim Kerja Perawat terhadap Waktu Tunggu Transfer Pasien di IGD RSUD Balaraja Ori Rezky; Eka Yoshida Syofian; Ani Nuraini
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1542

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh iklim kerja terhadap waktu tunggu transfer pasien Instalasi Gawat Darurat di RSUD Balaraja tahun 2025. Penelitian ini merupakan desain penelitian mix methods dengan sequential explanatory. Hasil uji chi square menggambarkan ada hubungan variabel struktur (p-value = 0,031), standar (p-value = 0,009), tanggung jawab (p-value = 0,039, pengakuan (p-value = 0,009), dukungan (p-value = 0,014), komitmen (p-value = 0,001) terhadap waktu tunggu transfer pasien. Hasil uji regresi logistik didapatkan variabel struktur mempengaruhi 12,030 lebih tinggi pada pelayanan waktu tunggu transfer pasien yang sesuai dibanding dengan waktu tunggu transfer pasien yang lama, dan variabel tanggung jawab mempengaruhi 14.772 lebih tinggi pada pelayanan waktu tunggu transfer pasien IGD yang sesuai dibanding dengan waktu tunggu transfer pasien yang lama. Variabel yang paling dominan mempengaruhi waktu tunggu pelayanan IGD RSUD Balaraja yaitu tanggung jawab dengan OR=14,772. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur, standar, tanggung jawab, pengakuan, dukungan, dan komitmen berhubungan terhadap waktu tunggu transfer pasien di IGD RSUD Balaraja, namun hanya variabel struktur dan tanggung jawab yang berpengaruh terhadap waktu tunggu transfer pasien di IGD RSUD Balaraja.
Gambaran Faktor yang Mempengaruhi Patient Safety di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok Tahun 2023 Khairunnisa Zahara; Silvia Adi Putri; Yuli Permata Sari
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1580

Abstract

Patient safety adalah suatu sistem yang memastikan asuhan pada pasien jauh lebih aman. Sistem tersebut meliputi pengkajian risiko, identifikasi insiden, pengelolaan insiden, pelaporan atau analisis insiden, serta implementasi dan tindak lanjut suatu insiden untuk meminimalkan terjadinya risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi patient safety di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Natsir Solok. Dilaksanakan pada 11 Mei-8 Juli 2023. Dengan jumlah populasi penelitian terdiri dari 30 petugas medis (perawat) dan 2 petugas non medis (staff brankar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (59,4%) menyatakan memiliki pengaruh yang baik terhadap budaya keselamatan pasien. Selain itu, sebagian besar responden (53,1%) menganggap pimpinan/kepala instalasi memiliki pengaruh yang kurang baik terhadap patient safety. Namun, mayoritas responden (53,1%) menyatakan adanya pengaruh komunikasi yang baik dalam pelaksanaan patient safety. Meskipun demikian, mayoritas responden (53,1%) menyatakan bahwa keselamatan pasien di ruang IGD masih belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi pihak rumah sakit untuk lebih sering melakukan evaluasi terhadap faktor-faktor pendukung patient safety kepada perawat dan petugas non medis guna meningkatkan motivasi kerja dan keselamatan pasien.
Peran Problem-Based Learning Dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Siti Nur Fadilatus Zahro; Muhammad Suwignyo Prayogo; Nurul Nafisa Putri Wulandari; Rina Afkarina
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1605

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-21. Namun, kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu model yang dinilai efektif adalah Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran model Problem-Based Learning dalam meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada Google Scholar, Garuda, dan jurnal nasional terakreditasi menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan Problem-Based Learning, literasi sains, dan sekolah dasar. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh empat artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan memiliki relevansi langsung dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, reduksi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Problem-Based Learning berkontribusi positif terhadap peningkatan literasi sains siswa sekolah dasar. Model ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, serta menghubungkan konsep sains dengan fenomena dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, PBL juga meningkatkan keaktifan belajar dan pemahaman konsep IPA secara lebih mendalam. Dengan demikian, Problem-Based Learning dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar pada pembelajaran IPA.
Reorientasi Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah: Dari Transfer Pengetahuan Menuju Kesadaran Qur’ani Risna Putri Darmatanti; Izza Rahmania; Durrotul Badriyah; M Ilmil Zawawi
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i2.1609

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah masih cenderung berorientasi pada transfer pengetahuan, seperti hafalan ayat, pemahaman tekstual, dan pencapaian nilai akademik, sehingga pembentukan kesadaran Qur’ani peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reorientasi pembelajaran Al-Qur’an Hadis dari pendekatan kognitif menuju pembentukan kesadaran Qur’ani yang lebih holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji 10 artikel ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan pembelajaran Al-Qur’an Hadis dan pendidikan Islam. Teknik analisis dilakukan melalui identifikasi tema, perbandingan hasil penelitian, dan analisis kesenjangan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang dominan masih bersifat teacher centered dan lebih menekankan aspek kognitif. Pendekatan kontekstual dan holistik dinilai mampu meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an melalui integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, keteladanan guru, lingkungan religius, pembiasaan, serta evaluasi berbasis karakter menjadi faktor penting dalam membentuk kesadaran Qur’ani peserta didik. Dengan demikian, reorientasi pembelajaran Al-Qur’an Hadis diperlukan agar pembelajaran lebih bermakna dan mampu membentuk karakter religius siswa secara optimal.
Transformasi Peran Pendidik dalam Pendidikan Islam di Era Digital: Dari Transfer Pengetahuan Menuju Arsitek Nilai dan Navigator Moral Monica Syafna Putri; Mislaini Mislaini
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i3.1662

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola belajar, interaksi sosial, serta pembentukan karakter generasi muda. Kemudahan akses informasi memberikan berbagai peluang dalam pengembangan pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, krisis moral, pergeseran nilai sosial, dan melemahnya otoritas pendidikan. Dalam konteks tersebut, pendidikan Islam dituntut untuk mampu mempertahankan fungsi pembentukan karakter dan moral peserta didik melalui optimalisasi peran pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi transformasi peran pendidik dalam pendidikan Islam di era digital serta mengidentifikasi strategi yang dapat dilakukan untuk memperkuat fungsi pendidik dalam menghadapi tantangan modernitas. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur terhadap berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahap reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik dalam pendidikan Islam tidak lagi cukup berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan (mu'allim), tetapi juga harus bertransformasi menjadi murabbi, mu'addib, sekaligus filter ideologi, navigator moral, dan arsitek nilai. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan literasi digital berbasis nilai-nilai Islam, internalisasi prinsip tabayyun, keteladanan (uswah hasanah), serta pengembangan pembelajaran yang dialogis, reflektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Kebaruan penelitian ini terletak pada rekonstruksi peran pendidik Islam sebagai arsitek nilai dan navigator moral yang mengintegrasikan literasi digital dengan pendidikan akhlak dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan demikian, pendidik memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual yang kuat.