cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Nalar Pendidikan
ISSN : 23390794     EISSN : 24770515     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Nalar Pendidikan merupakan wadah publikasi hasil karya penelitian yang bersifat kependidikan yang diterbitkan oleh LPM Penalaran UNM. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, terdiri atas 10 karya yang berasal dari dosen, guru, dan mahasiswa. Karya tulis yang diterbitkan dalam jurnal ini belum pernah diterbitkan dimedia cetak. Format penulisan artikel yang diterima sesuai dengan draft pedoman penulisan dan gaya selingkung jurnal nalar pendidikan LPM Penalaran UNM.
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
PERBEDAAN BENTUK REPRESENTASI BRAIN MEMORY SISWA DALAM SOAL BERTIPE MULTIPLE CHOICE DAN SOAL BERTIPE ESSAY TERHADAP PEMAHAMAN METAKOGNISI BIOLOGI Fauzan, Ahmad
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i2.15070

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perubahan representasi memori otak siswa yang berupa soal pilihan ganda dan jenis uraian yang sering digunakan dalam proses pemesanan di sekolah. Metode penelitian eksperimen semu. Uji normalitas uji Chi Square. Pengujian kelompok eksperimen X 2 hitung = 5,610  ≤ X 2 tabel = 11,070 , data berdistribusi normal. Kelompok kontrol  X 2 hitung = 10.665 ≤   X 2 tabel =  11.070 , data berdistribusi normal. Pengujian homogenitas dengan uji F. F hitung = 1,191  ≤  F tabel = 2,17, datanya homogen. Berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t didapatkan t hitung = 2,835 dan t tabel = 1,684  pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (db = 38)  t hitung >  t tabel ( 2,832> 1,684) , maka H 0 ditolak H 1 diterima, terdapat perbedaan representasi memori otak siswa pada soal jenis uraian dan soal pilihan ganda pada pemahaman metakognisi biologis.  Kata kunci: memori otak, metakognisi , representasi
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA MATERI KOLOID UNTUK SMA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DENGAN MEDIA ANIMASI Siahaan, Kevin William Andri; Simangunsong, Anita Debora; Nainggolan, Lastri Lumongga; Simanjuntak, Miranda Agustina
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i2.15376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar serta respon siswa antara kelas yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan media animasi(2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan media animasi pada materi sistem koloid, dan (3) siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan media animasi pada materi sistem koloid. (4) Mengetahui kelayakan bahan ajar kimia koloid yang telah dikembangkan. Penelitian ini berjenis Quasi Experimental dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel penelitian sebanyak 105 siswa, diambil dari kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 3. Sampel diambil dengan teknik sampling porposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen riil dan eksperimen animasi pada materi sistem koloid, (2) terdapat perbedaan literasi ilmiah yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen riil dan eksperimen animasi pada materi sistem koloid, dan (3) siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen riil dan eksperimen animasi pada materi sistem koloid.
PENERAPAN LATIHAN MOTORIK HALUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HURUF SISWA TUNAGRAHITA KELAS DASAR III DI SLB. NEGERI 2 MAKASSAR Rahman, Abdul
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i2.15489

Abstract

The aims of this study were to find out the writing ability and writing activeness of Elementary Class III tunagrahita students at SLB Negeri 2 Makassar through the application of fine motor training. This study used a classroom action research. The research subjects were two students with tunagrahita in Elementary Class III SLB Negeri 2 Makassar with data collection through test, documentation, and observation. Data analysis was performed by using descriptive-qualitative and quantitative analysis technique. The results showed that the ability to write letters of the Elementary Class III tunagrahita students at SLB Negeri 2 Makassar with the application of the fine motor training had a significant increase qualitatively from cycle I to cycle II. The application of this fine motor training showed the better result from cycle I to cycle II. The increase of student activities included the overall activities given to the students. Keywords: Fine Motoric, Writing Letters, Tunagrahita
MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR LISTENING PESERTA DIDIK KELAS X IPA 3 SMAN 5 ENREKANG MELALUI PERMAINAN BERBISIK Mastura, Mastura
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i2.17785

Abstract

AbstractThis study aims to increase the participation and listening learning outcomes of class X IPA 3 SMAN 5 Enrekang students through whispering game techniques. Data obtained from preliminary observations, observations of each cycle of teacher activities, activities and student participation during the learning process, student test results, questionnaire results before and after the application of actions, and structured interview results of students. Data analysis for each round includes data reduction, data exposure, and data inference. The whispering game steps in the listening class are carried out with initial, core, and final learning. The results of this study can improve the learning atmosphere more interesting, lively, and entertaining because learning is centered on students and student participation increases from time to time. The learning outcomes of students' listening increased from the preliminary study to cycle 1, the average value of students became 57.78, in cycle 2 it became 65.83, and in cycle 3 it became 74.72.Keywords: listening, Learning Outcomes, Participation, Whispering Games
MOTIVASI SISWA SD MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR OMAH SINAU BLORA Angayomi, Titania Mega; Fathurohman, Irfai; Kuryanto, M Syafruddin
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2021): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v9i1.20404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi siswa yang mengikuti bimbingan belajar Omah Sinau. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Desa Jejeruk Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Subyek penelitian ini yaitu 3 siswa dengan hasil belajar rendah dan 3 siswa dengan hasil belajar tinggi, orang tua siswa yang dikategorikan berdasarkan latar belakang pendidikan dan pekerjaan, dan tutor. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian. Wawancara dilaksanakan dengan siswa, tutor, dan orang tua. Analisis data menggunakan model Milles and Huberman yakni analisis dilakukan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan hasil belajar rendah dan hasil belajar tinggi sama-sama memiliki motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik, tetapi yang membedakan yaitu faktor internal dari dalam diri siswa. (2) pekerjaan orang tua tidak mempengaruhi siswa dalam meningkatkan motivasi belajar. Karena orang tua pekerja dan ibu rumah tangga memiliki andil yang sama dalam mengikut sertakan siswa mengikuti bimbingan belajar. (3) Latar belakang pendidikan orang tua tidak  menjadi penghalang untuk membantu siswa meningkatkan motivasi belajar. Karena keterbatasan pengetahuan orang tua untuk mengimbangi tingkat belajar siswa.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Kualitas Belajar, Keaktifan dan Kompetensi Siswa di Kelas XII Ipa 2 SMA Negeri 1 Bontonompo Seniwati, Seniwati
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2017): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v5i2.4870

Abstract

AbstractThis study aims to (1) improve the quality of the biology learning process through the application of jigsaw cooperative learning, (2) improve students 'learning activity through the application of jigsaw cooperative learning, and (3) increase students' competence achievement (cognitive, affective, and psychomotor) through the application of jigsaw cooperative learning. This study is a classroom action research (PTK) conducted in class XII IPA 2 on the concept of photosynthesis. This research was conducted for three cycles. The result of the research shows that (1) the students should be able to improve their learning activity through jigsaw cooperative learning, (2) the teacher can make cooperative learning as one of alternative learning model in teaching and learning process in school, (3) the need to build partnership among teachers in developing various learning models.Keywords: Biology learning, Cooperative, JigsawAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kualitas proses belajar biologi melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, (2) meningkatkan keaktifan belajar biologi siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, dan (3) meningkatkan pencapaian kompetensi siswa (kognitif, afektif, dan psikomotorik) melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di kelas XII IPA 2 pada konsep fotosintesis. Penelitian ini dilakukan selama tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa hendaknya dapat meningkatkan keaktifan belajarnya melalui model pembelajaran kooperatif Jigsaw, (2) guru dapat menjadikan pembelajaran kooperatif sebagai salah satu alternatif model pembelajaran dalam proses belajar mengajar di sekolah, (3) perlunya dibangun kemitraan antara sesama guru dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran.Kata Kunci: Pembelajaran biologi, Kooperatif, Jigsaw
PENERAPAN MODUL DENGAN TEKNIK THINK PAIR SHARE UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN SISWA SMK JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN Prinda, Putu
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Nalar Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v7i1.9389

Abstract

Penelitian ini adalah merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dipadukan dengan hasil rancangan produk bahan ajar yang berupa Modul bahasa Mandarin. Peneliti mencoba menggunakan modul bahasa Mandarin yang dibuat sendiri untuk meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara siswa dengan dikolaborasikan dengan penerapan teknik think pair share. Pengujian Pretes, Tes Siklus 1 dan Tes Siklus 2 menggunakan soal tes yang sama dengan menguji 30 kosakata yang dilafalankan secara lisan oleh tiap-tiap siswa.  Pada pre-tes 21 orang siswa (95%) berada pada peringkat D dan hanya 1 orang siswa (5%) berada peringkat C. Presentase setiap siklus tidak langsung meningkat hingga didapatkan hasil akhir dari siklus 2 yaitu 27% siswa masih di peringkat D, 50% siswa diperingkat C dan 23% siswa berada diperingkat B. Hasil ini cukup memuaskan peneliti karena keterampilan bahasa Mandarin adalah pelajaran yang cukup sulit bagi pemula apalagi memiliki waktu belajar yang sangat sedikit tapi dituntut untukmenguasai pelafalan dan kosakata yang cukup banyak.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA SMK NEGERI 2 SIMBANG MAROS Hasbi, Muh.
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2015): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v3i1.1987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Akademik pada SMK Negeri 2 Simbang Maros untuk memudahkan dalam proses pelayanan akademik di sekolah. Data diperoleh dengan teknik observasi dan dokumentasi serta studi literatur. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengembangkan suatu perangkat lunak (software development) dengan model pengembangan prototyping. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini memberikan kemudahan dalam pengaksesan ataupun manajemen data dan informasi akademik sehari-hari, seperti informasi data pelajaran, data guru, data siswa, data kelas dan data nilai siswa, dapat dilihat dari hasil pengujian kelayakan adalah 41,3 persen tanggapan user/pengguna pada kategori cukup baik.Kata Kunci: Sistem Informasi Akademik, Rancangan, Prototyping
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MELALUI PENERAPAN PENGAJARAN REMEDIAL Rahmatiah, Rahmatiah
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2014): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v2i2.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris melalui penerapan pengajaran remedial pada siswa kelas VII.G SMP Negeri 33 Kota Makassar. Fokus penelitian adalah pengajaran remedial dan hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII G sebanyak 10 orang yang mengalami kesulitan belajar dari 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengajaran remedial dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditandai dengan peningkatan hasil belajar bahasa Inggris siswa, yaitu: pada tes awal dalam kategori kurang, hasil tes siklus pertama dalam kategori cukup, kemudian meningkat pada hasil tes siklus kedua menjadi kategori baik. Peningkatan hasil belajar bahasa Inggris seiring dengan peningkatan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran, yaitu: menyimak penjelasan guru, keaktifan mencatat materi, keaktifan membaca teks, keaktifan dalam bertanya jawab, dan keaktifan menyimpulkan materi pelajaran bahasa Inggris.Kata Kunci : Penerapan Pengajaran Remedial, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK SMPN 3 PALAKKA KABUPATEN BONE Yuliana, Yuliana; Hala, Yusminah; Taiyeb, A. Mushawwir
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2017): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v5i1.3278

Abstract

Tujuan penelitaian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas pemanfaatan laboratorium IPA dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 3 Palakka. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental (pre-eksperimental design) dengan menggunakan desain one group pretest posttest, artinya penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa dengan cara memberikan pretest untuk mengukur penguasaan konsep peserta didik sebelum perlakuan, dan posttest untuk mengukur penguasaan konsep setelah perlakuan. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMPN 3 Palakka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) pemanfaatan laboratorium IPA dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, ini dapat dilihat setelah pembelajaran biologi dengan memanfaatkan laboratorium IPA, motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 96,91, (ii) pemanfaatan laboratorium IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa, ini dapat dilihat setelah pembelajaran Biologi, hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 82,70. Kata Kunci:  Laboratorium, Motivasi belajar, Hasil belajar