Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA MATERI KOLOID UNTUK SMA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DENGAN MEDIA ANIMASI Siahaan, Kevin William Andri; Simangunsong, Anita Debora; Nainggolan, Lastri Lumongga; Simanjuntak, Miranda Agustina
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i2.15376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar serta respon siswa antara kelas yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan media animasi(2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan media animasi pada materi sistem koloid, dan (3) siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan media animasi pada materi sistem koloid. (4) Mengetahui kelayakan bahan ajar kimia koloid yang telah dikembangkan. Penelitian ini berjenis Quasi Experimental dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampel penelitian sebanyak 105 siswa, diambil dari kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 3. Sampel diambil dengan teknik sampling porposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) tidak ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen riil dan eksperimen animasi pada materi sistem koloid, (2) terdapat perbedaan literasi ilmiah yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen riil dan eksperimen animasi pada materi sistem koloid, dan (3) siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran yang menggunakan model inkuiri terbimbing dengan metode eksperimen riil dan eksperimen animasi pada materi sistem koloid.
PENERAPAN PENDEKATAN CHEMO-ENTERPRENEURSHIP (CEP) TERHADAP MOTIVASI, HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN KIMIA DAN MINAT BERWIRAUSAHA Simangunsong, Anita Debora; Yanti, Febri
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 3 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i3.4573

Abstract

Belajar ini tujuan untuk itu meningkatkan motivasi Belajar , minat Kewirausahaan dan hasil Belajar murid di dalam sedang belajar kimia dengan bantuan Pendekatan Chemo-Enterpreneurship (CEP) . Belajar ini adalah sedang belajar tindakan kelas (PTK) bersama-sama menggunakan Analisis data kualitatif dan kuantitatif . subjek sedang belajar ini adalah Mahasiswa HKBP Nommensen Universitas Pematangsiantar pada materi Hidrokarbon . Alat yang digunakan di dalam belajar ini adalah kertas Kuesioner, kertas Pengamatan dan tes hasil Pendidikan . berdasarkan hasil Penelitian bisa menyimpulkan itu sedang belajar kimia dengan Pendekatan Chemo-Enterpreneurship (CEP) bisa meningkatkan motivasi Belajar murid mencapai 17,21%. diperoleh dari hasil uji t jari sebesar 8,449 dengan nilai p = 0,000. Karena nilai p <0,05 maka terlihat itu dalam perjalanan penting Itu di sana penguatan motivasi Belajar murid Kemudian mengikuti pembelajaran Chemo-Enterpreneurship (CEP) . untuk itu minat pebisnis Ada juga siswa penguatan adalah 19,80%. diperoleh dari hasil uji t jari adalah 18,421 nilai p = 0,000. Karena nilai p <0,05 maka terlihat itu dalam perjalanan penting Itu di sana penguatan minat kewiraswastaan Kemudian Ikuti pembelajaran Chemo-Enterpreneurship (CEP) . Juga untuk ini hasil Belajar murid terjadi Penguatannya sebesar 75,27% . diperoleh dari hasil uji t jari adalah 17,789 nilai p = 0,000. Karena nilai p <0,05 maka terlihat itu Itu di sana penguatan hasil Belajar kognitif yang penting .
Analisis Peranan Modal Sosial pada Mata Kuliah Koperasi dan Pengembangan Masyarakat Desa Siahaan, Rina Devi Romauli; Simangunsong, Anita Debora; Siahaan, Lamsahat Tua
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1725

Abstract

Batak Toba adalah salah satu budaya etnis patriarki di Indonesia, dengan standar gender yang ketat diterapkan di kalangan masyarakatnya. Nenek moyang orang Indonesia Batak Toba-Amerika yang hidup di bawah norma gender Batak dan Egalitarian mungkin mempunyai sudut pandang berbeda mengenai standar gender etnis mereka akibat integrasi di Amerika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asimilasi terhadap persepsi nenek moyang campuran Batak Toba-Amerika terhadap norma gender etnis Batak Toba. Penelitian ini merupakan salah satu contoh etnografi digital. Untuk memecahkan masalah penelitian, penelitian ini menggunakan asimilasi tersegmentasi Portes dan Zhou. Akibatnya, asimilasi mempengaruhi perspektif campuran nenek moyang orang Batak Toba-Amerika terhadap norma gender Batak, menyebabkan mereka lebih menyesuaikan diri dengan norma gender Egalitarian Amerika dan struktur keluarga Egalitarian Amerika sebagai akibat dari sumber daya manusia. Modal sosial, yang mencakup jaringan sosial, kepercayaan, dan norma-norma sosial, memainkan peran penting dalam meningkatkan efektivitas koperasi dan mendorong pengembangan masyarakat desa. Modal sosial membantu memperkuat kerjasama antar anggota koperasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun rasa saling percaya yang mendukung keberlanjutan program-program pengembangan. Dengan memanfaatkan modal sosial, koperasi dapat menjadi lebih inklusif dan efisien dalam mencapai tujuan ekonomi dan sosial, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
Application of research-based jurisprudence inquiry learning to students' critical thinking skills Sitompul, Hamela Sari; Simangunsong, Anita Debora; Situmorang, Idawati
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 15 No 6 (2025): July: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v15i6.6445

Abstract

Students find it difficult to compete in the 21st century job market or do not yet have skills in the job market, but companies are having a hard time finding employees. The lack of programs to train critical thinking, so students are less willing to ask questions, more to take notes and memorize. Indonesia's golden age in 2045 is expected to be transformed into a developed country. Therefore, the learning concept must improve critical thinking skills, creativity, innovation and collaboration. The purpose of this study is to improve students' skills in critical thinking and build student and community collaboration. The research method used is a quasi experiment with a nonequivalent pretest-posttest control group design. The research sample was regular class A as the experimental class and regular class B as the control class with 15 students each through purposive sampling. The test instrument consisted of an essay test adjusted to the critical thinking indicators. The results of the study were analyzed using a t-test which obtained a 2-tailed sig value (0.00) <? (0.05) so that H1 was accepted, meaning that there was an influence of the Research-Based Jurisprudence Inquiry model on students' critical thinking skills.
Sosialisasi Penggunaan Pen Tablet dalam Bentuk Video Berbasis Youtube Sebagai Media Pembelajaran di Era Digital Setelah Pandemi Yanti, Febri; Simangunsong, Anita Debora; Simanjuntak, Hendra; Situmorang, Triska Idawati; Tampubolon, Yohana; Sidauruk, Ernita Theodora; Silalahi, Hasian P. K. A.; Samosir, Kristiani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1174

Abstract

Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah membantu guru-guru SD 064020 untuk dapat mengajar lebih berinovasi di dalam kelas sehingga dapat menarik siswa untuk rajin belajar. Di SD juga masih sangat kurang untuk penggunakan IPTEK untuk pengajaran di dalam kelas. Fenomena yang ditemukan oleh para peneliti adalah guru-guru belum banyak menggunakan media pembelajaran secara digital masih manual dan sekolah tersebut di tuntut agar bisa berinovasi dalam pembelajaran di kelas agar siswa dapat belajar lebih menyenangkan. Kegiatan sosialisasi pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 064020 Medan. Kegiatan tersebut dilakukan pendampingan sebanyak tiga kali. Setelah pelaksanaan PkM selesai dilaksanakan dan telah diberi penilaian oleh guru-guru di SD Negeri 064020 Medan maka hasil evaluasi sangat memuaskan dari hasil angket yang diberikan bernilai rata-rata 3,28 dalam keterlaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Walaupun begitu tetap masih ada kekurangan dalam sosialisasi tersebut. Maka untuk pelaksanaan PkM selanjutnya akan di lakukan perbaikan untuk meningkatkan hasil dari PkM yang dilakukan
The Effect of Stem-Based Learning Module on Students Learning Outcomes and Motivation in General Chemistry Courses Pane, Eva Pratiwi; Manurung, Hisar Marulitua; Simangunsong, Anita Debora; Mobo, Froilan D.; Siahaan, Theresia Monika; Manurung, Suprapto
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 5, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v5i2.10212

Abstract

This study aims to determine the effect of STEM-based learning modules on learning outcomes and student motivation in general chemistry courses. This research is a quantitative research. This research was conducted at the Faculty of Teacher Training and Education, University of HKBP Nommensen Pematangsiantar in September 2021-January 2022. The type of research used was a quasi-experimental design using a Non-Equivalent Control Group pretest-posttest design. Data collection methods used were multiple choice tests to measure learning outcomes and questionnaires to analyze learning motivation. The results showed that the use of STEM-based modules had an effect on student learning outcomes and motivation in general chemistry courses. The increase in learning outcomes in the experimental class can be seen from the large percentage of students who get high N-Gain scores in the experimental class, which is 67.8% compared to the percentage of students who get high N-gain scores in the control class. class that reaches 20%. The use of STEM-based learning modules can increase students' learning motivation, namely learning motivation as much as 76% in the very high category, 9% in the high category, and 15% in the medium category, and none of the students have learning motivation in the low and very high low categories. . The conclusion of this study is that there is a very significant influence through STEM-based learning modules on student learning outcomes and motivation in general chemistry courses.
Analisis Peranan Modal Sosial pada Mata Kuliah Koperasi dan Pengembangan Masyarakat Desa Siahaan, Rina Devi Romauli; Simangunsong, Anita Debora; Siahaan, Lamsahat Tua
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1725

Abstract

Batak Toba adalah salah satu budaya etnis patriarki di Indonesia, dengan standar gender yang ketat diterapkan di kalangan masyarakatnya. Nenek moyang orang Indonesia Batak Toba-Amerika yang hidup di bawah norma gender Batak dan Egalitarian mungkin mempunyai sudut pandang berbeda mengenai standar gender etnis mereka akibat integrasi di Amerika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asimilasi terhadap persepsi nenek moyang campuran Batak Toba-Amerika terhadap norma gender etnis Batak Toba. Penelitian ini merupakan salah satu contoh etnografi digital. Untuk memecahkan masalah penelitian, penelitian ini menggunakan asimilasi tersegmentasi Portes dan Zhou. Akibatnya, asimilasi mempengaruhi perspektif campuran nenek moyang orang Batak Toba-Amerika terhadap norma gender Batak, menyebabkan mereka lebih menyesuaikan diri dengan norma gender Egalitarian Amerika dan struktur keluarga Egalitarian Amerika sebagai akibat dari sumber daya manusia. Modal sosial, yang mencakup jaringan sosial, kepercayaan, dan norma-norma sosial, memainkan peran penting dalam meningkatkan efektivitas koperasi dan mendorong pengembangan masyarakat desa. Modal sosial membantu memperkuat kerjasama antar anggota koperasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun rasa saling percaya yang mendukung keberlanjutan program-program pengembangan. Dengan memanfaatkan modal sosial, koperasi dapat menjadi lebih inklusif dan efisien dalam mencapai tujuan ekonomi dan sosial, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa.
PELATIHAN PENGELOLAAN KELAS AKTIF BERBASIS DIGITAL DI SD SWASTA GKPS 1 RAMBUNG MERAH, PEMATANGSIANTAR Simangunsong, Anita Debora; Manihuruk, Martin F.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39154

Abstract

Berbasis digital adalah salah satu metode pembelajaran yang banyak digunakan saat ini salah satunya dalam pengelolaan kelas. Teknologi digital berfungsi sebagai media pembelajaran yang canggih, memungkinkan peserta didik untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah dan cepat. Penggunaan teknologi digital sebagai media pembelajaran dapat memungkinkan siswa untuk mempelajari materi dengan lebih interaktif dan menyenangkan. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan melatih para guru dalam pengelolaan kelas aktif berbasis digital. Metode yang digunakan adalah action research (Penelitian tindakan) yang terdiri dari 4 (empat) langkah, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi/refleksi. Adapun mitra dari kegiatan PKM ini adalah para guru di SD Swasta GKPS 1 Rambung merah, Pematangsiantar. Tim pengabdian kemudian membuat tim pengajar yang akan terjun langsung memberikan materi dan membimbing peserta pelatihan. Sehingga dengan adanya kegiatan pelatihan ini, guru-guru bisa lebih terampil dalam mengelola kelas berbasis digital dan menanamkan nilai-nilai digital dalam pembelajarannya. Selain itu guru-guru dapat menguasai beberapa strategi pembelajaran di kelas, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa. Luaran yang ditargetkan dalam pengabdian ini adalah berupa jurnal pengabdian kepada masyarakat ber-ISSN. Tingkat Kesiapan Terapan Teknologi (TKT) pada saat ini berada pada TKT-2 dengan target TKT 3 yaitu pelatihan pengelolaan kelas aktif berbasis digital.
Development of Technopreneurship-Based E-Modules for Ethnochemistry, Redox, and Science Literacy Yanti, Febri; Simangunsong, Anita Debora; Sitinjak, Erni Kusrini; Pane, Eva Pratiwi; Septiani, Nanda Teodora
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 2 (2025): July
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i2.517

Abstract

This research is very important to improve the quality of student learning, which is supported by good knowledge and a teaching process. It uses various sources and teaching materials presented interestingly so that students get various experiences in the field of chemistry as expected. By developing an Emodule based on ethnochemistry (culture related to chemistry), this study bridges the gap in existing teaching materials that lack cultural integration, which often hinders students engagement and scientific literacy development. The novelty of this research lies in the integration of local cultural practices, such as Batak culture, into redox chemistry learning, creating an innovative approach to enhance students scientific literacy. The method used in this study is a qualitative and quantitative approach, specifically employing a 4D model (define, design, development, dissemination) to develop and validate the module. The results show that the ethnochemistry based module teaching materials on redox material are the characteristics of effective modules, achieving validation scores of 3.45 from media experts and 3.37 from material experts, categorized as "very appropriate". Additionally, student responses to the E-Module were very positive, with an average score of 3.70, indicating its effectiveness in enhancing students understanding and engagement.