cover
Contact Name
Ahmad Khori
Contact Email
jurnalmugu@gmail.com
Phone
+6281322815567
Journal Mail Official
ahmadkhori@uninus.ac.id
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta No. 530, Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran
ISSN : 30264790     EISSN : 30309980     DOI : https://doi.org/10.30999/mugu
Core Subject : Education,
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (e-ISSN: 3030-9980) adalah jurnal ilmiah yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Pada tanggal 20 November 2023, jurnal Mugu memperoleh e-ISSN dengan Nomor 3030-9980, dengan SK No. 30264790/II.7.4/SK.ISSN/11/2023 yang berlaku untuk terbitan online. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian dan karya ilmiah dengan cakupan pendidikan dan pembelajaran yang berfokus pada hasil penelitian yang mengeksplorasi, mengembangkan, dan mengevaluasi model pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Nusantara, Bandung. Focus and Scope Focus Jurnal Mutiara Guru berfokus hasil penelitian yang mengeksplorasi, mengembangkan, dan mengevaluasi model pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Scope Berikut adalah contoh beberapa tema mengenai model-model pembelajaran, namun tidak terbatas pada: Model Pembelajaran Inovatif Pengembangan dan penerapan model pembelajaran seperti blended learning, hybrid learning, project-based learning, problem-based learning, flipped classroom, research-based learning. Model pembelajaran yang mendorong keterampilan abad ke-21: berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan lain-lain. Integrasi Teknologi dalam Model Pembelajaran Pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), analitik pembelajaran (learning analytics), integrasi VR/AR, dan lain-lain dalam mendukung proses pembelajaran. Inovasi model pembelajaran berbasis platform digital yang interaktif, kolaboratif, inklusif, dan lain-lain. Evaluasi dan Dampak Model Pembelajaran Analisis efektivitas model pembelajaran terhadap capaian belajar, keterampilan, karakter peserta didik. Perbandingan antara model pembelajaran konvensional dan inovatif. Dampak penerapan model pembelajaran terhadap motivasi, keterlibatan, kesiapan kerja lulusan, dan lain-lain.
Articles 10 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) (Studi Pada Kelas IX SMP Negeri 2 Soreang) Permana, Deri; Nurhafifah, Niftah
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari-June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v1i1.2619

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Inggris siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX-H Semester Gasal SMP Negeri 2 Soreang tahun pelajaran 2022/ 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2018. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-H sebanyak 32 siswa. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan  teknik dokumentasi, observasi, dan tes tertulis. Alat pengumpulan data berupa lembar pengamatan, butir soal tes, dan dokumen daftar nilai. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif yang dilanjutkan refleksi. Setiap siklus terdiri dari empat langkah, yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan Tindakan, (3) Pengamatan, dan (4)Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa, nilai bahasa Inggris rata-rata prestasi belajar bahasa Inggris siswa mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 69,90, pada siklus I sebesar 74,18 dan pada siklus IIsebesar 80,12 Selain itu, persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat, yaitusebelum tindakan sebesar 56,25%, siklus I sebesar 75% dan siklus II sebesar 87,5%.Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan prestasi belajar membaca teks report bahasa Inggris siswa kelas IX-H Semester Gasal SMP Negeri 2 Soreang tahun pelajaran 2022/ 2023”.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIFE STAD (Penelitian pada siswa kelompok B lembaga PAUD Nurul Huda Kutawaringin Bandung) Hayati, Ai; Nur, Meli Baetika
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari-June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v1i1.2622

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peningkatan  motivasi  belajar  anak  usiadini setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievment Division (STAD) pada anak  kelompok  B di salah satu TK di Kabupaten Bandung Tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas  dengan  model  Kemmisdan  MC  Taggart  yang dilaksanakan  dalam  dua  siklus.  Setiap  siklus  terdiri  dari  tahap  perencanaan,  pelaksanaan, pengamatan,  dan  tahap  refleksi. Subjek  penelitian  berjumlah  12  anak. Teknik  pengambilan  data dalam  penelitian  ini  menggunakan  Observasi,  wawancara  dan  dokumentasi.  Analisis  data  yang digunakan  dalam  penelitian  ini  menggunakan  data  kuantitatif  dan  kualitatif.  Hasil  analisis  data menunjukan   bahwa   terjadi   peningkatan   motivasi   belajar   anak   dengan   penerapan   model pembelajaran  kooperatif  tipe  STAD. Pada siklus  I  sebesar  56%,  pada  siklus  II  menjadi  69.8%. maka  sesuai  dengan  taraf  ketuntasan  tindakan  bahwa  51-75%  berada  pada  kualifikasi  baik  dan pelaksanaan tindakan dinyatakan berhasil.Kata kunci: STAD, Motivasi Belajar, Anak Usia Dini.
INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN STRUKTUR BAHASA Apriani, Iit Lita
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari-June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v1i1.2654

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya suatu evaluasi dalam pembelajaran. Evaluasi dibutuhkan untuk memonitor keberhasilan pembelajar dan pengajar dalam mencapai tujuannya. Sehingga pembelajar bisa mengetahui sejauh mana pemahamannya terkait materi yang dipelajari. Sedangkan pengajar bisa mengetahui keefektifan pendekatan, model, dan metode yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan contoh instrumen penilaian pengetahuan bahasa yang berfokus pada struktur bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi pustaka. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu contoh instrumen pengetahuan bahasa berupa tes tulis, yang dilengkapi dengan pembuatan soal, kunci jawaban, serta rubrik penilaian.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-BOOK BERBANTUAN 3D PAGEFLIP PROFESIONAL PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI Hayati, Nur
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari-June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v1i1.2668

Abstract

 purpose of writing this article is to (1) describe the meaning of teaching materials (2) describe the professional 3D phageflip e-book application (3) describe the discussion of research results using the learning device development model, namely the ADDIE model which includes five things, namely: Analysis, design , development, implementation, and evaluation. This research uses a descriptive descriptive method that does not require statistics. This method is carried out by collecting library data and then studying it. E-Module Development Digital teaching materials using e-book teaching materials assisted by 3D Pageflip Professional in Indonesian subjects were developed through research and development (R&D) research. The process of developing e-book teaching materials is assisted by 3D Pageflip Professional. carried out through several stages before producing learning media that is good and suitable for use in the learning process to achieve the minimum completeness criteria (KKM). Teaching materials using e-books assisted by 3D Pageflip Professional are new innovations to facilitate the learning process and receive positive responses from students because they simplify the learning process. This shows that learning using 3D Pageflip Professional assisted teaching materials can be a solution in the learning process. 
Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas melalui Diskusi Kelompok Kecil Karnelis, Karnelis
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari-June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v1i1.2737

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian tindakan sekolah ini yaitu Apakah  dengan diterapkannya model forum diskusi kelompok kecil dapat meningkatkan kemampuan guru TK Seroja dan TK Bunga Bangsa dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung? Bagaimana pelaksanaan kegiatan pembelajaran forum diskusi kelompok kecil di TK Seroja dan TK Bunga Bangsa Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung? Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pada pra siklus yaitu 63 meningkat menjadi 76.66 terjadi peningkatan sebesar 13.66 ketika dilanjutkan pada siklus II terjadi peningkatan lagi sebesar 7.66 menjadi 84.33, indikator keberhasilan penelitian yaitu 80. Penerapan forum diskusi kelompok kecil  yang dilakukan oleh pengawas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas ini di buktikan dengan pelaksanaan penelitian tindakan kelas dapat berjalan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan hasil berupa laporan penelitian tindakan kelas dari seluruh guru. Terjadinya peningkatan pada aktivitas Guru TK dalam pelaksanaan PTK yaitu pada siklus I sebesar 75% menjadi 100% terjadi peningkatan sebesar 25%. hasil tersebut menandakan keberhasilan peneliti dalam menerapkan diskusi kecil pada penelitian tindakan kelas.
Hubungan Penerapan Model Cooperative Learning dengan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islami Aisyah, Aisyah
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari - June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v2i1.3935

Abstract

Rendahnya motivasi dan keterlibatan peserta didik masih menjadi persoalan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama ketika proses pembelajaran didominasi metode yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penerapan model Cooperative Learning dengan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMP Al-Tamimi. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian empiris kontribusi pembelajaran kooperatif terhadap motivasi belajar dalam konteks PAI jenjang sekolah menengah pertama yang mengintegrasikan aspek kognitif, sosial, dan nilai keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri atas 40 peserta didik kelas VII yang dipilih dari populasi sebanyak 158 peserta didik melalui teknik proportional sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara penerapan Cooperative Learning dan motivasi belajar, dengan koefisien korelasi sebesar 0,601 dan koefisien determinasi sebesar 36,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif berkaitan dengan peningkatan partisipasi, tanggung jawab, interaksi, dan ketekunan belajar. Implikasinya, guru PAI perlu menerapkan kerja kelompok yang terstruktur, menjamin tanggung jawab individual, dan menyediakan bimbingan yang memadai untuk memperkuat motivasi peserta didik.
Persepsi dan Pengalaman Guru terhadap Model Pembelajaran Think-Pair-Share Pada Mata Pelajaran Geografi Jalil, Dani Muhammad
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari - June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v2i1.4089

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut transformasi dari teacher-centered menuju student-centered untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru dalam menerapkan model Think-Pair-Share (TPS) pada pembelajaran Geografi serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di SMAN 25 Bandung. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan pendekatan kualitatif eksploratif melalui analisis tematik yang menyoroti perspektif guru Geografi, sebagai pelengkap studi-studi sebelumnya yang dominan berfokus pada hasil belajar siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga guru (G1, G2, G3), observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) persepsi positif guru terhadap TPS sebagai model pembelajaran aktif, (2) kontribusi TPS terhadap keterampilan berpikir kritis dan komunikasi siswa dalam analisis geografis, (3) kendala implementasi terkait manajemen kelas dan alokasi waktu, serta (4) faktor kontekstual yang memengaruhi implementasi, yaitu dukungan sekolah dan fasilitas sebagai faktor pendukung, serta jumlah siswa besar dan siswa pasif sebagai faktor penghambat. Implikasi penelitian menegaskan perlunya pelatihan guru berkelanjutan yang menekankan keterampilan fasilitasi, manajemen kelas efektif, dan strategi diferensiasi untuk mengoptimalkan pembelajaran kooperatif dalam Geografi.
Resiliensi Guru Honorer dalam Menerapkan Project-Based Learning di Sekolah dengan Fasilitas Terbatas: Sebuah Studi Fenomenologi Dahmayanti, Siti
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari - June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v2i1.4104

Abstract

Implementasi Project-Based Learning (PjBL) di sekolah dengan fasilitas terbatas menghadirkan tantangan yang lebih kompleks bagi guru honorer karena mereka tidak hanya menghadapi keterbatasan sarana pembelajaran, tetapi juga tekanan struktural yang berkaitan dengan kesejahteraan dan status pekerjaan. Meskipun demikian, sebagian guru tetap mampu mempertahankan praktik pembelajaran inovatif melalui berbagai strategi adaptif. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengalaman hidup guru honorer dalam menerapkan PjBL di tengah keterbatasan fasilitas serta menganalisis sumber-sumber resiliensi yang mendukung keberlangsungan praktik tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima guru honorer yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi guru terbentuk melalui interaksi antara tekanan struktural, kreativitas pedagogis, keyakinan spiritual, dan dukungan sosial. Guru mengembangkan strategi bricolage dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan bahan sederhana untuk mempertahankan implementasi PjBL tanpa mengurangi tujuan pembelajaran. Selain itu, keberhasilan pembelajaran dimaknai tidak hanya dari pencapaian akademik, tetapi juga dari berkembangnya karakter, kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, dan kemandirian peserta didik. Penelitian ini memperluas pemahaman mengenai resiliensi guru sebagai proses adaptif yang mendukung implementasi PjBL pada sekolah dengan sumber daya terbatas serta memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan dan program pendampingan guru honorer.
Implementasi Socio-Emotional Learning dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Luar Biasa Septiana, Indra Fajar
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari - June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v2i1.4105

Abstract

Socio-Emotional Learning (SEL) berperan penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik, termasuk pada pendidikan khusus. Namun, penelitian mengenai implementasi SEL di Sekolah Luar Biasa (SLB) masih didominasi oleh kajian yang berfokus pada efektivitas program, sementara praktik pedagogis guru dalam mengintegrasikan kompetensi sosial-emosional ke dalam pembelajaran belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Socio-Emotional Learning dalam membangun karakter peserta didik di SLB. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga guru SLB, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SEL berlangsung melalui tiga tahapan utama, yaitu pembangunan kesiapan emosional, pelaksanaan pembelajaran yang adaptif, serta refleksi untuk memperkuat pembentukan karakter. Guru mengintegrasikan kompetensi sosial-emosional ke dalam interaksi pembelajaran melalui relasi yang suportif, penyesuaian strategi belajar sesuai kebutuhan peserta didik, dan penguatan perilaku prososial. Implementasi tersebut berkontribusi terhadap berkembangnya kemampuan mengelola emosi, empati, kerja sama, tanggung jawab, dan perilaku prososial peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa SEL merupakan kerangka pedagogis yang mendukung integrasi tujuan akademik dan pembentukan karakter dalam pendidikan khusus serta memperluas pemahaman mengenai implementasi SEL pada pembelajaran di SLB.
Internalisasi Nilai Kolaboratif melalui Cooperative Learning Tipe Jigsaw: Formulasi Model Internalisasi Nilai Tiga Fase (MINT-3F) Ruswandi, Agus
Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Mutiara Guru: Jurnal Model Pembelajaran (Januari - June)
Publisher : LPPM Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/mugu.v2i1.4114

Abstract

Lemahnya internalisasi nilai kolaboratif pada peserta didik menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran kooperatif. Sebagian besar penelitian mengenai Cooperative Learning tipe Jigsaw lebih berfokus pada peningkatan hasil belajar kognitif, sementara proses internalisasi nilai kolaboratif sebagai transformasi afektif dan perilaku masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi mekanisme internalisasi nilai kolaboratif melalui model Jigsaw serta merumuskan model konseptual berdasarkan temuan empiris. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain single case study. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kolaboratif berlangsung melalui tiga fase, yaitu Cognitive Engagement, Affective Resonance, dan Behavioral Consolidation. Temuan tersebut melahirkan Model Internalisasi Nilai Tiga Fase (MINT-3F) sebagai kontribusi konseptual yang mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam struktur pembelajaran Jigsaw. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi kognitif, tetapi juga berperan dalam membentuk kesadaran sosial dan perilaku kolaboratif yang berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10