cover
Contact Name
Sugiantoro
Contact Email
sugiantoro@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penips@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
ISSN : 30251443     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.26740/penips.v5i4
Core Subject : Education,
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi S1 ​​Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya. Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil penelitian ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan wajib terdapat penjelasan dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 289 Documents
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DARI PERTEMANAN OFFLINE DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII DI LINGKUNGAN KECAMATAN DAN WILAYAH INDUSTRI (STUDI PADA SMPN 2 KREMBUNG SIDOARJO DAN SMPN 1 NGORO MOJOKERTO) Inayatul Istifa'iyah; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar yakni faktor esensial dalam proses pendidikan karena berperan mendorong keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu faktor yang dinilai berkontribusi terhadap motivasi belajar adalah dukungan sosial dari teman sebaya melalui interaksi pertemanan offline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dari pertemanan offline dengan motivasi belajar siswa kelas VIII di SMPN 2 Krembung dan SMPN 1 Ngoro serta membandingkan tingkat kedua variabel tersebut pada sekolah yang berada di lingkungan kecamatan dan lingkungan industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional melalui teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan jumlah responden masing-masing 167 siswa di setiap sekolah. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi atau Sig.2-tailed sebesar 0,000 di kedua sekolah, yang berartikan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan motivasi belajar. Koefisien korelasi yang didapatkan sedikit berbeda di SMPN 2 Krembung sebesar 0,484(kategori hubungan sedang, sementara di SMPN 1 Ngoro sebesar 0,698(kategori hubungan kuat). Uji perbedaan menggunakan Independent Sample T-test pada variabel dukungan sosial yang menghasilkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,178 > 0,05, sedangkan variabel motivasi diukur menggunakan uji Mann-Whitney memperoleh nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,215 > 0,05 . Hasil tersebut mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua sekolah meski kekuatan hubungan antar variabel dan karakteristik wilayah berbeda
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTBOX ‘BOX OF TRADE’ TERHADAP KEMAMPUAN KECERDASAN JAMAK SISWA PADA MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL KELAS VIII DI SMP NEGERI 10 SURABAYA karisya januarta
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Surabaya yang berlokasi di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki karakteristik yang sesuai dengan tujuan penelitian, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada materi perdagangan internasional di kelas VIII.Secara umum, SMP Negeri 10 Surabaya memiliki fasilitas pembelajaran yang cukup memadai, seperti ruang kelas, perangkat pembelajaran, serta ketersediaan berbagai media pembelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi awal, pemanfaatan media pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman kecerdasan siswa, khususnya media pembelajaran inovatif seperti SMARTBOX “Box of Trade”, masih belum optimal dalam proses pembelajaran IPS. Selain itu, siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Surabaya memiliki karakteristik yang beragam, baik dari segi kemampuan akademik maupun potensi kecerdasan jamak, seperti kecerdasan linguistik, logis-matematis, interpersonal, dan visual-spasial. Kondisi ini menjadikan sekolah tersebut relevan sebagai lokasi penelitian untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran SMARTBOX “Box of Trade” terhadap kemampuan kecerdasan jamak siswa. Dengan demikian, pemilihan lokasi penelitian ini didasarkan pada kesesuaian kondisi lapangan dengan tujuan penelitian serta adanya permasalahan nyata terkait optimalisasi pengembangan kecerdasan jamak siswa dalam pembelajaran IPS yang perlu diteliti lebih lanjut.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE INQUIRY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI INTERAKSI SOSIAL KELAS VII DI SMP LABSHCOOL UNESA 2 Cahyu Vita Anggraini
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the Collaborative Inquiry Learning model on student learning outcomes and analyze the improvement in student learning outcomes in Social Interaction material for seventh grade students at SMP Labschool Unesa 2 Surabaya. The method used was a quantitative experiment with a Quasi-Experimental design, involving class VII-A as the control and VII-B as the experimental class selected through purposive sampling. Data were collected through tests and documentation, then analyzed using Paired Sample t-tests, Independent Sample t-tests, and N-Gain Scores with SPSS 25. The results showed a significant difference between pretest and posttest scores in the experimental class, with an average N-Gain Score for Collaborative Inquiry Learning being very good at an average percentage of 81.83%. Thus, it can be concluded that the implementation of the Collaborative Inquiry Learning model has a positive and significant effect on improving student learning outcomes in Social Interaction material.
EKSPLORASI NILAI HISTORIS DAN KULTURAL MOTIF BATIK GEDOG SEBAGAI WARISAN BUDAYA LOKAL DI KECAMATAN KEREK KABUPATEN TUBAN aidatul fitriyah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pelestarian Batik Gedog sebagai warisan budaya lokal Kabupaten Tuban yang mengandung nilai historis dan kultural tinggi, namun menghadapi tantangan modernisasi serta menurunnya minat generasi muda. Batik Gedog tidak hanya berfungsi sebagai produk estetis, tetapi juga sebagai media simbolik yang merepresentasikan identitas, nilai moral, sosial, dan spiritual masyarakat setempat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai historis dan kultural yang terkandung dalam motif Batik Gedog serta mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengrajin senior dan masyarakat lokal, serta dokumentasi visual motif dan proses pembuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Batik Gedog mengandung nilai historis yang berkaitan dengan sejarah masyarakat Tuban serta nilai-nilai kultural berupa simbol moral, spiritual, sosial, dan kearifan lokal. Motif-motif tersebut mencerminkan pandangan hidup masyarakat pesisir serta proses transmisi budaya yang berlangsung secara turun-temurun. Selain itu, ditemukan adanya upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat melalui pewarisan pengetahuan, produksi batik tradisional, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa Batik Gedog memiliki potensi yang relevan sebagai sumber belajar IPS berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Sejarah, Sosiologi, Geografi, Antropologi dan Ekonomi. Kata Kunci : Batik Gedog, Warisan Budaya Lokal, Sumber Belajar IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF EVERY ONE IS TEACHER HERE (ETH) PADA PEMBELAJARAN IPS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF SISWA SMPN 53 SURABAYA atikah fuadiyah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan kolaboratif siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMPN 53 Surabaya yang masih didominasi oleh metode pembelajaran konvensional berpusat pada guru. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang aktif berpartisipasi, kurang percaya diri, serta kurang mampu bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran aktif Everyone Is Teacher Here (ETH) dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa pada pembelajaran IPS di SMPN 53 Surabaya.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi experimental design tipe pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 53 Surabaya yang berjumlah 248 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak dua kelas, yaitu kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol dengan jumlah total 62 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, tes pretest dan posttest, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran aktif Everyone Is Teacher Here (ETH) memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan kolaboratif siswa. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan partisipasi, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi yang lebih baik dibandingkan dengan siswa pada kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran Everyone Is Teacher Here terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa pada pembelajan IPS di SMPN 53 Surabaya.
The Influence of the Quantum Learning Model on Critical Thinking Skills of Grade VII Students in Social Science Learning at SMPN 5 Sidoarjo Keshia Zahira
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social studies learning at SMPN 5 Sidoarjo often uses concept maps. Opportunities for optimizing the application of innovative learning models are still wide open so the purpose of this study was to determine the effect of the quantum learning model on the critical thinking skills of grade VII students in social studies learning at SMPN 5 Sidoarjo in the 2025/2026 academic year. This study used a pretest posttest control group method with a non equivalent type where the experimental class was not selected randomly with the aim of creating a comparison that produced changes after being given treatment. Data analysis techniques used in this study were normality tests, homogeneity tests, n-gain tests and hypothesis teste. The result of showed that the average n-gain value of the experimental class was 0.549, which means that the quantum learning model was considered quite effective in improving the critical thinking skills of grade VII students at SMPN 5 Sidoarjo. The result of hypothesis testing using independent sample t-test showed a sig value of 0.000 smaller than 0.05. The results and discussion of the study inicate a significant difference between the pretest and posttest, thus proving that the application of the quantum learning model is able to provide a positive influence on the critical thinking skills of grade VII students in social studies learning at SMPN 5 Sidoarjo. This finding states that H0 is rejected and H1 is accepted so the application of the quantum learning model is an alternative learning model that is fun and able to improve students critical thinking skills.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS VIII SMP NEGERI 1 SOOKO MOJOKERTO Alivia Hayuningtyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan metode pembelajaran Word Square berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS kelas VIII SMP Negeri 1 Sooko Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain quasi eksperimental non-equivalent control group design. Dengan menggunakan dua kelompok kelas sebagai sampel yang sama-sama diberikan tes awal (pretest) sebelum adanya perlakuan dan diberi tes akhir (posttest) setelah adanya perlakuan. Teknik analisis pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Hasil kelas kontrol pada pretest dapat dilihat dari rata-rata sebesar 54,84 Sedangkan pada posttest dapat dilihat rata-rata 71,56. Hasil dari kelas eksperimen pada pretest dapat dilihat dari rata-rata yaitu sebesar 66,72. Sedangkan pada posttest dapat dilihat rata-rata yaitu sebesar 82,03. Jadi, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen mengalami peningkatan karena diberi perlakuan dengan menggunakan metode pembelajaran Word Square berbantuan media gambar. (2) Hasil analisis uji Paired Sample T-test bahwa metode pembelajaran Word Square berbantuan media gambar dapat berpengaruh terhadap hasil belajar IPS murid kelas VIII SMP Negeri 1 Sooko Mojokerto. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, hal ini berarti bahwa H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya, tidak terdapat pengaruh metode pembelajaran Word Square berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS kelas VIII SMP Negeri 1 Sooko Mojokerto.
The Development Of Social Studies Textbooks Based On Gosari Nature Tourism To Improve Students' Understanding Of Geographical Condition Theme And The Conservation Of Natural Resources Durrotul Fahriyah; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social Studies (IPS) learning in Phase D in Indonesia integrates the disciplines of geography, economics, sociology, and history. However, the broad scope of the material causes several themes, particularly those related to geographical conditions and natural resource conservation, to be presented in a general and less contextual manner. A preliminary study conducted at SMP Muhammadiyah 11 Gosari indicated that students experienced difficulties in understanding the material in depth. Therefore, this study aims to develop a Social Studies textbook based on Gosari nature tourism that is valid, practical, and effective in improving students’ understanding. This study is a development research that modifies the SOI (Selecting, Organizing, Integrating) model proposed by Richard E. Mayer and is implemented using a one-group pretest-posttest design. The research subjects include the management of Gosari nature tourism, a Social Studies learning expert, three Social Studies teachers, and eighth-grade students. Data were collected through observations, interviews, documentation, questionnaires, and objective tests. The feasibility test results indicated that the developed textbook was categorized as highly feasible, with an average score of 93% for students and 95% for teachers in the final validation stage, and demonstrated very high validity based on the Aiken’s V index. The practicality test by the social studies teacher obtained a percentage of (92%) with a very practical category. Furthermore, the effectiveness test using the Paired Samples T-test proves that there is a significant effect of the use of the textbook on students’ understanding. The N-Gain analysis shows a score of 0.7661 (high category), indicating a significant improvement in students’ abilities from the pretest to the posttest stage. Thus, the social studies textbook based on Gosari nature tourism is considered highly valid, highly practical, and highly effective, indicating a high level of effectiveness for use in social studies learning.
PENGARUH PENERAPAN PROGRAM ADIWIYATA “GERAKAN ANTI PLASTIK” MELALUI PROJECT BASED LEARNING TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 41 SURABAYA Elly Hidayah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Program Adiwiyata “Gerakan Anti Plastik” melalui model Project Based Learning (PjBL) terhadap sikap peduli lingkungan siswa dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 41 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket sikap peduli lingkungan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning berbasis Program Adiwiyata mampu meningkatkan sikap peduli lingkungan siswa secara lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Pembelajaran berbasis proyek memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengidentifikasi, memahami, dan menyelesaikan permasalahan lingkungan, khususnya terkait penggunaan plastik di lingkungan sekolah. Keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan proyek mendorong tumbuhnya kesadaran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, penerapan Program Adiwiyata melalui model PjBL juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna sehingga mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa. Dengan demikian, model Project Based Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran IPS untuk mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis lingkungan.
The Effect of the Make a Match Type Cooperative Learning Model on Improving Students' Self Efficacy in Social Science Education Sabrina Bella Fani
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effect of the make a match cooperative learning model on improving students’ self efficacy in Social Science Education. This research employed a quantitative approach using a quasi experimental design. The population of this study consisted of eighth grade students at SMP Negeri 2 Waru. The sampling technique used was purposive sampling. The sample included two classes: class VIII A as the experimental group and class VIII B as the control group. The data collection techniques in this research used documentation and questionnaires. The research instrument used was a questionnaire. Instrument testing was conducted through validity and reliability tests. Data analysis techniques included normality tests, homogeneity tests, paired sample t-tests, and independent sample t-tests. The results showed that the make a match cooperative learning model had a significant effect on improving students’ self efficacy in Social Science Education. The paired sample t-test indicated a significant difference between the pretest and posttest scores of the experimental class (Sig. 0.009 < 0.05). The independent sample t-test also showed a significant difference in self efficacy between the experimental class and the control class (Sig. 0.000 < 0.05). This indicates that H0 was rejected and Ha was accepted. Therefore, it can be concluded that the make a match cooperative learning model has a significant effect on improving students’ self efficacy in Social Science Education.