cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
yantog98@gmail.com
Phone
+6289618729653
Journal Mail Official
sinorajurnal@gmail.com
Editorial Address
PERUM BUMI BULU INDAH Gg. Rambutan No.1A RT:01/RW: 06, Desa BULU Kecamatan KRAKSAAN Probolinggo, JAWA TIMUR
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by CV. Akira Java Bulu
ISSN : -     EISSN : 30905982     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, is a research journal that uses the Double Blind Peer Review model that can be accessed online. The focus of the SINORA Journal is to publish quality manuscripts that are able to contribute ideas from theoretical and empirical perspectives for the advancement of social sciences and humanities. Articles published by the SINORA Journal are expected to provide significant contributions to critical thinking in the scientific field in general, especially in the fields of Social Sciences and Humanities.
Articles 13 Documents
Inovasi Edukasi Keuangan Syariah untuk Santri: Mini Bank Pesantren sebagai Model Simulasi Kompetensi di Era Digital Ardiyanto; Nurjali; Al-Munip
SiNORA Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren, as a religious educational institution, plays a strategic role in shaping the character, economic skills, and financial literacy of santri (Islamic boarding school students). In the digital era, the ability to manage finances based on Sharia principles and digital competencies has become essential for santri to make sound, ethical, and sustainable economic decisions. This study aims to assess the effectiveness of implementing a pesantren mini bank as a competency simulation model to enhance santri’s Sharia financial literacy. A mixed-methods descriptive approach was employed, involving 50 active santri participants. Research instruments included mini bank activity observations, financial literacy questionnaires, and in-depth interviews. The findings indicate that the mini bank significantly improved santri’s financial literacy, with average scores increasing from 62% before the simulation to 85% after the program, while also enhancing digital skills, independence, and financial ethics. Furthermore, this model effectively cultivates responsible, transparent, and competent santri, ready to face modern economic challenges. The study confirms that the pesantren mini bank is an effective educational innovation that integrates theory, practice, and digital technology, and can be replicated in other pesantren to strengthen the economic competencies of young generations
Penguatan Pelayanan Di Bidang Finance Dengan Pelatihan 3S (Senyum, Sapa, Salam) Putriani; Wulandari, Triyana; Wandi, Wandi; Kurniawan, Kurniawan
SiNORA Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan yang prima merupakan aspek penting dalam membangun citra positif perusahaan jasa keuangan. Hal ini menjadi salah satu factor utama dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan pada sector jasa keuangan. PT Adira Dahulu Mandala Finance sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu upaya peningkatan kualitas pelayanan dilakukan melalui pelatihan 3S (Senyum, Sapa, Salam) kepada seluruh pegawai. PT Adira Dahulu Mandala Finance Cabang Talang Babat menghadapi tantangan dalam membangun budaya pelayanan yang ramah dan professional. Dalam penguatan pelayanan dilakukan pelatihan 3S ( Senyum Sapa Salam ) bagi pegawai sebagai upaya memperkuat kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pelatihan 3S terhadap peningkatan kualitas pelayanan di PT Adira Dahulu Mandala Finance. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan 3S mampu meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan, memperbaiki interaksi antara pegawai dan konsumen, serta menciptakan suasana kerja yang positif di lingkungan kantor. Pelatihan 3S (Senyum, Sapa, Salam) yang diselenggarakan di PT Adira Dahulu Mandala Finance Cabang Talang Babat telah memberikan kontribusi positif dalam penguatan budaya pelayanan kepada pelanggan. Melalui pelatihan ini, pegawai semakin menyadari pentingnya sikap ramah, komunikatif, dan profesional dalam setiap interaksi dengan nasabah. Secara khusus, pelatihan berhasil meningkatkan kesadaran dan perilaku pegawai dalam menerapkan prinsip 3S yang berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan dan terciptanya suasana kerja yang lebih harmonis. Dukungan manajemen serta partisipasi aktif pegawai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan pelatihan ini. Dengan demikian, pelatihan 3S terbukti efektif sebagai strategi peningkatan mutu pelayanan berbasis perilaku dan etika kerja.
Analisis Persepsi Masyarakat dan Pelaku Usaha terhadap Strategi Pengembangan Kawasan Halal dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Syariah 5.0 di Indonesia Chasna Noer Setyani; Nur Milla; Adinda Rifantini; Muhammad Ersya Faraby
SiNORA Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation toward Islamic Economy 5.0 requires synergy among spiritual values, technological innovation, and inclusive policy to develop a globally competitive halal ecosystem. This study aims to analyze public and business actors’ perceptions of halal zone development strategies as a driver of sustainable Islamic economic growth in Indonesia. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews and strategic literature review. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that the public holds a predominantly positive perception of halal zones, viewing them as instruments of halal assurance, supply chain transparency, and socio-economic empowerment. Business actors, particularly MSMEs, regard halal zones as strategic opportunities for market expansion and brand credibility, although challenges remain in certification costs and procedural complexity. The study concludes that the effectiveness of halal zone development depends on digitalized halal certification, technology-driven MSME empowerment, and Quadruple Helix collaboration among government, academia, businesses, and communities. The key implication suggests that the integration of positive perception, digital innovation, and sharia-based governance acts as a catalyst for realizing an inclusive and sustainable Islamic Economy 5.0.

Page 2 of 2 | Total Record : 13