cover
Contact Name
Ferdi Riansyah
Contact Email
ferdi@bbg.ac.id
Phone
+6282273305152
Journal Mail Official
ferdi@bbg.ac.id
Editorial Address
Teewan Journal Solutions (TeJoS) merupakan jurnal multi disiplin ilmu kesehatan yang menyediakan layanan publikasi untuk membantu para Cendikiawan, Peneliti, Penulis dan mahasiswa yang ingin melakukan publikasi ilmia dengan submid Gratis tanpa di pungut biaya, dengan adanya publisher ini bisa menjadi publikasi yang terkemuka untuk masyarakat dalam mencari referensi ilmiah dan memejukan keilmuan Indonesia khususnya d bidang kesehatan.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Teewan Journal Solutions
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : -     EISSN : 30468078     DOI : 10.62710
Core Subject : Health,
Teewan Solutions publishes articles of research results in the field of health in general which include the Medical Public Health Midwifery Pharmacy Nursing Environmental Health Dental Health health analyst Occupational Health and Safety Hospital administration Health policy
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Juni" : 5 Documents clear
Akupunktur sebagai Terapi Pendukung Rehabilitasi Stroke: Laporan Kasus Perbaikan Fungsi Motorik Aji Legowo, Nurcahyo; Prisilia K.N, Ayunda; Muhibuddin, Muhibuddin
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ghdm3k12

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan pada usia lanjut yang ditandai dengan kelemahan anggota gerak dan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini merupakan laporan kasus pada pasien laki-laki usia 75 tahun dengan riwayat stroke iskemik dan hipertensi tidak terkontrol yang menjalani delapan sesi terapi akupunktur dengan elektroakupunktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan signifikan berupa penurunan tekanan darah dari 170/100 mmHg menjadi 140/90 mmHg, peningkatan kekuatan otot ekstremitas kiri dari 3/10 menjadi 8/10, serta perbaikan kemampuan berjalan dan aktivitas harian pasien. Temuan ini mengindikasikan bahwa akupunktur dapat menjadi terapi komplementer yang efektif dalam rehabilitasi stroke iskemik, khususnya untuk perbaikan fungsi motorik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case report pada seorang pasien laki-laki berusia 75 tahun dengan riwayat stroke iskemik dan hipertensi tidak terkontrol. Pasien menjalani delapan sesi terapi akupunktur dengan titik utama dan pendukung LI4 (Hegu), LI11 (Quchi), ST36 (Zusanli), GB34 (Yanglingquan), SP6 (Sanyinjiao), KI3 (Taixi), DU20 (Baihui), dan PC6 (Neiguan), LR3 (Taichong), HT7, (Geshu), SP10 (Xuehai), RN6 (Qihai) yang sebagian diberikan stimulasi elektroakupunktur. Evaluasi dilakukan melalui pemeriksaan tanda vital, observasi fungsi motorik, serta wawancara mengenai perubahan subjektif pasien. Hasil: Setelah delapan kali terapi, pasien menunjukkan perbaikan signifikan. Tekanan darah menurun dari 170/100 mmHg menjadi 140/90 mmHg, nadi dan respirasi lebih stabil, serta kekuatan otot ekstremitas kiri meningkat dari skala 3/10 menjadi 8/10. Pasien mampu berdiri, berjalan dengan bantuan tongkat, dan melakukan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri. Pasien juga melaporkan peningkatan energi, kualitas tidur, dan berkurangnya keluhan pusing serta kelelahan. Kesimpulan: Terapi akupunktur terbukti bermanfaat dalam memperbaiki fungsi motorik dan mendukung proses rehabilitasi pasien pasca-stroke iskemik. Akupunktur dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang efektif apabila dikombinasikan dengan pendekatan medis konvensional dan rehabilitasi multidisiplin.    
Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua Dalam Mencegah Perilaku Kekerasan Anak Usia Sekolah di SD Negeri 1 Teubeng Kabupaten Pidie Sari, Novita; Risna, Risna; Safitri, Nazira
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/at4h7t88

Abstract

Anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap tindak kekerasan karena selalu diposisikan sebagai sosok yang lemah. Dampak yang dialami oleh anak yang sering mengalami tindak kekerasan adalah mereka akan mengingat segala tindak kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di SDN 1 Teubeng Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang bersekolah di SDN 1 Teubeng yang berjumlah 184 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang bersekolah di SDN 1 Teubeng yang berjumlah 65 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober sampai dengan 6 November 2024. Hasil penelitian ini adalah perilaku kekerasan pada anak mayoritas rendah yaitu 28 orang (43,1%) dan pola komunikasi orang tua pada anak mayoritas baik yaitu 32 orang (49,2%), serta terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di SDN 1 Teubeng Kabupaten Pidie dengan nilai p value < nilai (0,000 < 0,05). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di Sd Negeri 1 Teubeng Kabupaten Pidie. Saran yang diharapkan agar orang tua siswa dapat menjalankan pola komunikasi yang baik kepada anaknya agar terhindar dari perilaku kekerasan pada anak.
The Influence of First Aid Education on Knowledge Work Accidents in Students of SMK 4 Banda Aceh Wulandari, Yulia; Mahruri Saputra; Eridha Putra; Maulida; Gadis Halizasia
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/js9fgp90

Abstract

First aid is the initial action given to individuals who experience emergency conditions due to injury or accident, before receiving further medical treatment. A person's level of knowledge plays an important role in supporting the effectiveness of education regarding first aid for work accidents. Work accidents themselves can be caused by human factors or environmental factors. This study aims to analyze the effect of first aid education on increasing students' knowledge about work accidents. The method used is quantitative research with a pre-experimental design. The sampling technique used total sampling, with a total of 33 students as respondents. The study was conducted on March 10, 2025 using a questionnaire instrument. The results showed that before being given education, all students (33 people) had a low level of knowledge. However, after receiving education, all respondents experienced a significant increase in knowledge into the good category. Based on the results of the hypothesis test, a p value of 0.000 (<0.05) was obtained, which indicates that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. Thus, it can be concluded that first aid education has a significant effect on increasing students' knowledge about work accidents.
Application of Theory of Unpleasant Symptoms tRoad o Reduce Stress, Anxiety and Depression in Lung Cancer Patients Rufli, Arza; Gayatri, Dewi; Hargiana, Giur
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4t3the41

Abstract

Lung cancer patients often face significant psychosocial distress, negatively impacting their quality of life. To address this problem and equip patients with coping skills, the application of the concept of Theory of Unpleasant Symptoms (TOUS) has become a relevant assessment format. Ten cases of lung cancer patients managed by the Resident showed that EvidenceBased Nursing Practice (EBNP) interventions in the form of Mindfulness Loving-Kindness Meditation (MLKM) were effective in treating psychological distress. This intervention has been shown to significantly reduce levels of stress, anxiety, and depression in patients. Therefore, MLKM is recommended as an essential nursing intervention to help lung cancer patients cope with their psychological distress. Oncology nurses are advised to adopt the TOUS approach in managing lung cancer patients experiencing psychological problems, strengthening evidence-based nursing practices in holistic governance. Keywords: Lung Cancer, Psychological Distress, Loving Kindness Meditation, Discomfort Theory.
Pengaruh Akupresure Pada Titik ST36 (Zusanli) Terhadap Penurunan Nyeri Lutut Pada Pasien Stroke Fase Subakut Halizah, Afifah Nur; Afniratri , Atika; Murti , Mehdya Vikia
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mn2z0455

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan penelitian: stroke adalah kondisi neurologis yang disebabkan oleh gangguan aliran darah di otak, seringkali menyebabkan gejala sisa seperti nyeri,. Terapi nonfarmakologi seperti akupresure telah diidentifikasi sebagai metode yang praktis dan efektif secara klinis untuk membantu penyembuhan dan pemulihan pada pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresure pada titik ST36 (Zusanli) terhadap penurunan nyeri lutut pada pasien stroke fase subakut.Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen dan one group pretest-posttest design. Populasi penelotian ini seluruh pasien stroke fase subakut yang mengalami nyeri lutut dan menjalani perawatan di fasilitas pelayan Kesehatan. Sampel penelitian berjumlah 30 orang yang memenuhi kriteria insklusi (pasien stroke subakut 2-6 bulan, nyeri lutut NPRS ≥ 4, kooperatif dan bersedia mengikuti prosedur ) dan ekslusi akupresure diberikan titik ST36 (Zusanli) menggunakan jari telunjuk dengan durasi 2 menit per sesi, dilakukan 2 kali sehari selama 5 hari. Tingkat nyeri lutut menggunakan Numerical Pain Rating Scale (NPRS) (skala 0-10) sebelum dan sesudah intervensi. Data analisis secara univariat dan bivariat, dengan uji Wilcoxon Signed Rank untuk mengetahui perbedaan skor nyeri sebelum dan sesudah intevensi.Hasil Penelitian : Sebanyak 20 responden dalam penelitian ini dengan mayoritas laki-laki 55% dan kelompok usia terbanyak 61-70 tahun 45%. Hasil menunjukkan penurunan skor nyeri rata-rata yang signifikan dengan intervensi akupresure ST36. Skor nyeri rata-rata sebelum terapi adalah 6.75, dan setelah terapi menurun menjadi 2.95, dengan perbedaan rata-rata sebesar 3,80 poin. Uji normalitas Shapiro Wilk menunjukkan bahwa data skor nyeri berdistribusi tidak normal, namun uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan nilai signifikasi p>0.005, menandakan adanya perbedaan yang bermakna. Penurunan nyeri ini terjadi pada seluruh kelompok usia dan jenis kelamin, menunjukkan efektivitas terapi secara umum.Kesimpulan: Terapi akupresure pada titik ST36 secara signifikan efektif menunrunkan nyeri lutut pada pasien stroke fase subakut, baik pada laki-laki maupun perempuan, dan disemua kelompok usia. Hasil ini mendukung penggunaan akupresur ST36 sebagai terapi tambahan non-farmakologis untuk mengurangi nyeri pada pasien stroke fase subakut.    

Page 1 of 1 | Total Record : 5