cover
Contact Name
Ari Kartini
Contact Email
arikartini@institutpendidikan.ac.id
Phone
+6281314641289
Journal Mail Official
arikartini@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pahlawan No.32, Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
ISSN : 31107826     EISSN : 31107826     DOI : -
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah publikasi ilmiah yang memuat artikel penelitian, studi teoretis, dan wawasan kritis di bidang bahasa, sastra, serta pengajaran dan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi media penyebaran pengetahuan ilmiah yang relevan, terkini, dan inovatif yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik profesional. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Maret dan September, dan menggunakan proses peninjauan sejawat yang ketat untuk memastikan kualitas dan orisinalitas setiap artikel. Semua artikel diterbitkan di bawah kebijakan akses terbuka , yang memungkinkan artikel tersebut dibaca, diunduh, dan dibagikan secara bebas, asalkan ketentuan hak cipta dihormati. Hak cipta tetap berada pada penulis, sementara jurnal mempertahankan hak publikasi pertama di bawah lisensi Creative Commons Attribution . Alusi dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Pendidikan Indonesia , dan terintegrasi dengan sistem pengarsipan LOCKSS/CLOCKSS untuk memastikan keamanan dan pelestarian arsip digitalnya. Privasi pembaca dan penulis dihormati; data pribadi yang dikumpulkan hanya digunakan untuk keperluan pengelolaan jurnal dan tidak akan dibagikan kepada pihak ketiga. “Terbitkan karya ilmiah terbaik Anda di Alusi untuk menjangkau khalayak pembaca yang luas dan berkontribusi pada kemajuan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.”
Articles 10 Documents
Deteksi Kesalahan Pemahaman Membaca Berbasis Deep Learning untuk Pengembangan Strategi Pembelajaran Adaptif Asep Nurjamin; Aisyah Khoerunnisa Nurjamin; Zainah Asmaniah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3210

Abstract

Reading comprehension is a critical skill for academic success; however, students with reading difficulties often face significant challenges in mastering this skill. This study aims to develop a deep learning-based error detection model for reading comprehension, integrated with Barrett’s Taxonomy as the analytical framework. The model is designed to automatically identify students’ error patterns through the analysis of reading comprehension test responses, thereby providing specific and timely feedback. The research method involves collecting reading test data from elementary school students, annotating errors based on Barrett’s Taxonomy categories, training the deep learning model for error classification, and testing the model’s validity and reliability. Preliminary results indicate that the model can accurately recognize different types of errors, which are then used as the basis for designing adaptive learning strategies tailored to each student’s error profile. These findings are expected to contribute to the development of literacy learning innovations that are responsive to individual needs while enriching artificial intelligence–based educational practices at the elementary school level.
Project-Based Learning sebagai Strategi Inovatif Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi: Perspektif Mahasiswa Ekonomi Dioka Muhammad Akbar; Wahidah Halimahnur; Desi Qoriah; Umi Kulsum
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3228

Abstract

This article discusses the perceptions of students from the Faculty of Economics at Garut University regarding the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) method in the Indonesian Language course. This quantitative study aims to measure the impact of the PjBL method on improving various aspects of students’ language skills, including critical thinking, oral and written communication, collaboration, relevance, and motivation. Data were collected through the distribution of questionnaires. The research population consisted of students from the Faculty of Economics at Garut University, with a sample of 41 students. The results indicate that students generally welcomed PjBL, considering it to make learning more relevant, interactive, and motivating. They reported significant improvements in their ability to organize ideas, analyze problems, and work collaboratively in teams. However, challenges such as time management and project complexity were also identified. These findings highlight the potential of PjBL as an innovative strategy to enrich the Indonesian Language learning experience in higher education, particularly for students from non-language backgrounds.
Studi Komparatif Kualitas Linguistik, Estetika, dan Kreativitas Puisi Siswa SMK dengan Puisi Generatif ChatGPT dalam Analisis Akademik Rachmani Syaefatul Huda Maryam; Agus Hamdani; Umi Kulsum
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3269

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memengaruhi pembelajaran sastra, khususnya dalam penulisan puisi. Permasalahan yang diangkat adalah perbedaan kualitas antara puisi karya siswa yang ditulis secara manual dengan puisi hasil bantuan ChatGPT, baik dari segi teknis maupun kedalaman makna. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas kedua jenis puisi tersebut serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya untuk pembelajaran sastra. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain paired sample t-test. Subjek penelitian adalah siswa SMK TPI Al-Ghoniyyah Selaawi Garut yang menulis dua puisi: satu secara manual dan satu menggunakan ChatGPT tanpa prompt khusus selain judul puisi sebelumnya. Penilaian dilakukan oleh dua penilai independen berdasarkan delapan indikator: diksi, rima, gaya bahasa, imaji, tipografi, unsur ideologis, nilai didaktis, dan kelayakan ide. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT unggul pada aspek teknis seperti diksi, rima, gaya bahasa, imaji, dan tipografi, sedangkan puisi siswa lebih unggul pada unsur ideologis, nilai didaktis, dan kelayakan ide. Meskipun skor rata-rata puisi ChatGPT sedikit lebih tinggi, perbedaan keduanya tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengimplikasikan bahwa ChatGPT dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk memperkuat keterampilan teknis menulis puisi, sementara penulisan manual tetap penting untuk mempertahankan kedalaman makna, nilai budaya, dan orisinalitas karya. Integrasi kedua pendekatan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran sastra secara menyeluruh.
Tinjauan Kritis terhadap Kembalinya Penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) pada Tahun 2022 dalam Konteks Kebijakan Bahasa Indonesia Umi Kulsum; Iin Indriyani; Faradilla Intan Sari; Miftah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3270

Abstract

Perubahan ejaan bahasa Indonesia merupakan konsekuensi dari dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang mendorong perluasan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan negara. Salah satu unsur utama dalam sistem kebahasaan adalah ejaan, yang mencakup kaidah pelambangan bunyi, penulisan huruf, dan penggunaan tanda baca dalam aksara Latin. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis perubahan ejaan terbaru yang dituangkan dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) edisi ke-V tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan, berdasarkan studi pustaka dari regulasi resmi, jurnal akademik, serta sumber literatur relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa EYD edisi ke-V mencakup tujuh bentuk perubahan utama: (1) penambahan kaidah baru; (2) perubahan kaidah; (3) perubahan redaksi; (4) pemindahan kaidah; (5) penghapusan kaidah; (6) perubahan contoh; dan (7) perubahan tata penyajian isi. Selain dari sisi substansi, perubahan ini juga menyesuaikan dengan kebutuhan praktis pengguna bahasa dan perkembangan teknologi digital, salah satunya melalui peluncuran portal ejaan daring di https://ejaan.kemdikbud.go.id/. Implikasi dari kajian ini menunjukkan pentingnya sosialisasi ejaan terbaru kepada semua pengguna bahasa, khususnya pendidik dan praktisi kebahasaan agar mampu mengadaptasi perubahan dengan tepat dan konsisten.
Menelisik Fungsi Bahasa di Balik Caption Instagram @Lizzebethmua Nenden Nurul Lativa; Alia Rizqia; Salwa Nanta Putri Abdillah; Ari Kartini
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi bahasa yang terdapat dalam caption video pada akun Instagram @lizzebethmua. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk penggunaan bahasa dalam keterangan unggahan video untuk memahami bagaimana bahasa dimanfaatkan dalam membangun komunikasi, ekspresi diri, dan interaksi dengan audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi non-partisipatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dengan catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan intralingual dan padan ekstralingual untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan fungsi bahasa yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa caption pada unggahan video di akun @lizzebethmua memuat lima jenis fungsi bahasa, yakni fungsi personal, direktif, imaginatif, fatik, dan referensial. Dari total 50 data caption yang dianalisis, ditemukan bahwa fungsi personal merupakan fungsi yang paling dominan, dengan jumlah 19 data. Fungsi lainnya meliputi direktif (12 data), referensial (13 data), fatik (4 data), dan imaginatif (2 data). Temuan ini mengindikasikan bahwa akun @lizzebethmua cenderung menggunakan bahasa sebagai media untuk mengekspresikan perasaan, pengalaman pribadi, dan membangun kedekatan emosional dengan pengikutnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan fungsi bahasa yang strategis dalam media sosial sebagai sarana membangun citra personal maupun profesional. Penelitian ini juga membuka peluang bagi kajian lebih lanjut terkait analisis wacana digital dan peran bahasa dalam strategi komunikasi di platform media sosial.
Model Concept Sentence: Upaya Mengasah Keterampilan Menulis Eksposisi pada Siswa dengan Tingkat Minat yang Beragam Selvia; yulia Adiningsih; Sukardi Muhamad
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3272

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks eksposisi siswa SMP, ditandai dengan hanya 35% siswa yang mencapai KKM. Rendahnya minat menulis serta penggunaan metode ceramah yang masih dominan menjadi faktor utama permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Concept Sentence dan minat menulis terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Puraseda Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2×2. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa yang dipilih secara acak dari dua kelas. Data dikumpulkan melalui angket minat menulis dan tes menulis teks eksposisi, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh signifikan penggunaan model Concept Sentence terhadap keterampilan menulis teks eksposisi dibandingkan metode ceramah; (2) minat menulis berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis eksposisi; dan (3) terdapat interaksi signifikan antara model pembelajaran dan minat menulis. Rata-rata skor tertinggi diperoleh pada kelompok siswa dengan minat menulis tinggi yang diajar menggunakan model Concept Sentence. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model Concept Sentence efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis, terutama bagi siswa dengan minat tinggi, sekaligus menjadi alternatif strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang berpusat pada siswa.
Kalimat Efektif dan Minat Menulis: Kunci Peningkatan Keterampilan Menulis Berita Winda Laelah; Yulia Adiningsih; Triyanto
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Alusi:Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i1.3273

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis berita siswa, yang diduga berkaitan dengan penguasaan kalimat efektif serta minat menulis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara penguasaan kalimat efektif dan minat menulis dengan keterampilan menulis berita pada siswa kelas VIII SMP Taruna Bhakti Cibungbulang Bogor pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan angket, kemudian dianalisis dengan teknik uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, terdapat hubungan signifikan antara penguasaan kalimat efektif dan keterampilan menulis berita dengan nilai rhitung 0,544 lebih besar dari rtabel 0,222 pada taraf signifikansi 5% (uji satu arah), sehingga hipotesis alternatif diterima. Kedua, minat menulis juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan keterampilan menulis berita, ditunjukkan oleh rhitung 0,482 yang lebih besar dari rtabel 0,222 pada taraf signifikansi 5% (uji satu arah). Ketiga, penguasaan kalimat efektif dan minat menulis secara simultan berhubungan dengan keterampilan menulis berita, dengan nilai rhitung 0,609 lebih besar dari rtabel 0,263 pada taraf signifikansi 5% (uji dua arah). Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan penguasaan kalimat efektif serta penguatan minat menulis perlu menjadi fokus dalam pembelajaran bahasa Indonesia, karena keduanya berkontribusi terhadap keterampilan menulis berita siswa.
Menghidupkan Imajinasi: Penerapan PJBL dan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Wina Ningsih; Ari Kartini; Ninah Hasanah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3274

Abstract

Keterampilan menulis siswa, khususnya dalam menulis cerita fantasi, masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media audiovisual; dan (2) mengetahui respons siswa terhadap model dan media pembelajaran tersebut. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest dan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 siswa kelas VII B SMPN 3 Garut Tahun Ajaran 2024/2025 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes. Uji Liliefors digunakan untuk menguji normalitas data, sedangkan Uji Wilcoxon digunakan untuk mengukur perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis cerita fantasi setelah penerapan model PjBL berbantuan media audiovisual. Hal ini dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis berbasis proyek dengan dukungan audiovisual mampu meningkatkan keterampilan dan motivasi siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi model pembelajaran kontekstual dan media digital dalam pembelajaran menulis untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna.
Tindak Tutur dan Implikatur Percakapan dalam Siniar Podkesmas: Kajian Pragmatik pada Episode “Yang Ditanya Eca, Yang Jawab Surya, Dasar Abang Adik!” Regita Jaharatul Rosyida; Didin Sahidin; Ardi Mulyana Haryadi
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3275

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tindak Tutur dan Implikatur Percakapan dalam Siniar Podkesmas Berjudul ‘Yang Ditanya Eca yang Jawab Surya, Dasar Abang Adek!’”. Masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut: (1) jenis tindak tutur apa saja yang digunakan dalam siniar tersebut, dan (2) wujud implikatur apa saja yang muncul dalam percakapan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan jenis tindak tutur yang digunakan, dan (2) mengidentifikasi wujud implikatur yang terdapat dalam siniar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan dalam siniar Podkesmas yang diunggah pada kanal YouTube pada 10 September 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan catat rekam, kemudian dianalisis dengan klasifikasi jenis tindak tutur dan implikatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 90 data tuturan, ditemukan tindak tutur representatif sebanyak 70 tuturan (78%), komisif 3 tuturan (3%), direktif 5 tuturan (6%), ekspresif 6 tuturan (7%), dan deklaratif 1 tuturan (1%). Selain itu, ditemukan wujud implikatur konvensional sebanyak 23 tuturan (26%), implikatur nonkonvensional 13 tuturan (14%), implikatur percakapan umum 40 tuturan (44%), dan implikatur percakapan khusus 4 tuturan (4%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur yang paling dominan adalah representatif, sedangkan implikatur yang paling dominan adalah implikatur percakapan umum. Hasil ini memberikan implikasi terhadap kajian pragmatik, khususnya dalam memahami strategi komunikasi dan makna implisit yang digunakan dalam media siniar sebagai sarana hiburan dan informasi.
Menelisik Kesalahan Preposisi dan Awalan: Analisis Berdasarkan Kaidah Ejaan Lesi Lestari; Arief Loekman; Ninah Hasanah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v1i2.3276

Abstract

Kesalahan dan kebingungan mahasiswa dalam membedakan penggunaan di sebagai preposisi dan sebagai awalan masih sering ditemukan dalam konteks akademik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk penggunaan preposisi di dan awalan di- oleh mahasiswa semester enam dari berbagai program studi di IPI Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa jawaban kuesioner daring yang memuat sepuluh butir soal terkait penggunaan kedua bentuk tersebut. Instrumen penelitian disebarkan kepada 108 mahasiswa dari empat program studi, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Matematika, dan Biologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan preposisi di terjadi pada lebih dari separuh responden, dengan persentase tertinggi pada soal nomor 1 (56,5%), diikuti nomor 5 (50,9%) dan nomor 6 (50%). Kesalahan penggunaan awalan di- juga ditemukan pada sebagian responden, dengan persentase tertinggi pada soal nomor 3 (37%) dan nomor 4 (31,5%). Temuan ini menunjukkan rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap kaidah penulisan di sebagai preposisi dan awalan. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya perbaikan materi ajar dan strategi pembelajaran ejaan yang lebih sistematis, serta perluasan kajian pada aspek kebahasaan lainnya untuk meningkatkan kompetensi berbahasa secara menyeluruh.

Page 1 of 1 | Total Record : 10