cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen
ISSN : 23032065     EISSN : 25025430     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013" : 10 Documents clear
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR AKTIVA, DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP HARGA SAHAM DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA Mahapsari, Nunky Rizka; Taman, Abdullah
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.646 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1653

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif.Metode pengumpulan data adalah studi pustaka dan studi dokumentasi.Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2009-2011.Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan diperluas dengan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan:(1) Tidak terdapat pengaruh positif profitabilitas terhadap struktur modal,(2) Tidak terdapat pengaruh negatif struktur aktiva terhadap struktur modal,(3) Terdapat pengaruh positif pertumbuhan penjualan terhadap struktur modal, (4) Tidak terdapat pengaruh negatif profitabilitas, struktur aktiva, dan pertumbuhan penjualan terhadap struktur modal, (5) Terdapat pengaruh positif profitabilitas terhadap harga saham, tidak terdapat pengaruh positif struktur aktiva terhadap harga saham, tidak terdapat pengaruh negatif pertumbuhan penjualan terhadap harga saham, terdapat pengaruh negatif struktur modal terhadap harga saham, (6) Terdapat pengaruh positif profitabilitas, struktur aktiva, dan pertumbuhan penjualan terhadap harga saham melalui struktur modal.   Kata Kunci: Profitabilitas, Struktur Aktiva, Pertumbuhan Penjualan, Struktur Modal, Harga Saham
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN, KEPERCAYAAN, KECEMASAN BERKOMPUTER DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN INTERNET BANKING Saputro, Brian Dwi; Sukirno, Sukirno
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.261 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1647

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking, (2) untuk mengetahui pengaruh Kepercayaan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking, (3) untuk mengetahui pengaruh Kecemasan Berkomputer terhadap Minat Menggunakan Internet Banking, (4) untuk mengetahui pengaruh Kualitas Layanan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking, (5) untuk mengetahui pengaruh Percieved Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan, Kecemasan Berkomputer, dan Kualitas Layanan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif terhadap Nasabah Bank Mandiri cabang Yogyakarta. Alat uji dengan menggunakan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas, uji linearitas dan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinieritas dan uji heterokedastisitas. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pada Persepsi Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking dengan koefisien R sebesar 0,352 dan nilai t hitung sebesar 11,986 > t tabel 1,960 pada taraf signifikansi 5%. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pada Kepercayaan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking dengan koefisien R sebesar 0,385 dan nilai t hitung sebesar 8,282 > t tabel 1,960 pada taraf signifikansi 5%. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pada Kecemasan Berkomputer terhadap Minat Menggunakan Internet Banking dengan koefisien R sebesar 0,615 dan nilai t hitung sebesar 8,353 > t tabel 1,960 pada taraf signifikansi 5%. (4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pada Kualitas Layanan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking dengan koefisien R sebesar 0,268 dan nilai t hitung sebesar 8,489 > t tabel 1,960 pada taraf signifikansi 5%.  (5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pada Persepsi Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan, Kualitas Layanan terhadap Minat Menggunakan Internet Banking. Tetapi terdapat pengaruh negatif pada Kecemasan Berkomputer nilai koefisien R sebesar 0,740 dan nilai F hitung sebesar 40,566 > nilai F tabel sebesar 2,670.   Kata kunci: Internet Banking, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan, Kecemasan Berkomputer, Kualitas Layanan
PERLAKUAN AKUNTANSI KREDIT BERMASALAH SETELAH PSAK NO.31 EFEKTIF DICABUT PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA Rafsanjani, Muhammad Rizqi; Setiawan, Ngadirin
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.85 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1654

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi kredit bermasalah pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. setelah PSAK No. 31 efektif dicabut dan kesesuaiannya dengan PSAK No. 55 (revisi 2011), PSAK No. 50 (revisi 2010) dan PSAK No. 60 (revisi 2010).Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan setelah efektif dicabutnya PSAK No. 31 pada 1 Januari 2010 tentang Akuntansi Perbankan maka dalam perlakuan akuntansi instrumen keuangan aset, ekuitas, dan liabilitas pada PT. BTN (Persero) Tbk. menggunakan PSAK No. 50 (revisi 2010), PSAK No. 55 (revisi 2011) dan PSAK No. 60 (revisi 2010). Praktik perlakuan kredit bermasalah dan pendapatan bunga pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. telah sesuai dengan PSAK No. 55 (revisi 2011) dan PSAK No. 60 (revisi 2010).Perlakuan untuk penyisihan kerugian penurunan nilai, restrukturisasi kredit dan penghapusbukuan kredit sudah sesuai dengan PSAK No. 55 (revisi 2011).Khusus untuk penyajian kredit bermasalah dan pendapatan bunga tidak diatur dalam PSAK No.50 (revisi 2010) karena PSAK tersebut hanya mengatur penyajian ekuitas dan liabiitas.   Kata Kunci: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), Kredit Bermasalah
PENGHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN BAGI UMKM Isroah, Isroah
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.569 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1649

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat mulai berkembang dengan baik dan mampu menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu sudah selayaknya jika UMKM berpartisipasi dalam menambah penerimaan negara diantaranya melalui pembayaran pajak penghasilan. Sebelum menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar, maka terlebih dahulu dihitung besarnya penghasilan yang dapat diklasifikasikan dalam dua pendekatan yakni melalui (1) pencatatan  dan (2) pembukuan. Melalui pendekatan pencatatan perkenankan bagi Wajib Pajak Orang pribadi jika omzet kurang dari Rp4.800.000.000,00 per tahun dan  pembukuan diperkenankan untuk WJIB Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi jika omzet per tahun Rp 4.800.000.000,00 atau lebih.   Kata Kunci : Pajak Penghasilan, UMKM
PENGARUH PERSEPSI NASABAH TENTANG TINGKAT SUKU BUNGA, PROMOSI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH Astuti, Tri; Mustikawati, Rr. Indah
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.814 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1655

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang dilakukan pada BRI Cabang Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui Pengaruh Persepsi Nasabah tentang Tingkat Suku Bunga terhadap Minat Menabung Nasabah, 2) mengetahui Pengaruh Persepsi Nasabah tentang Promosi terhadap Minat Menabung Nasabah, 3) mengetahui Pengaruh Persepsi Nasabah tentang Kualitas Pelayanan terhadap Minat Menabung Nasabah dan 4) mengetahui Pengaruh Persepsi Nasabah tentang Tingkat Suku Bunga, Promosi dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Menabung Nasabah di BRI Cabang Sleman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah penyimpan di BRI Cabang Sleman sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode random. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan kuisioner sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji prasyarat (uji normalitas, uji multikolinieritas, uji linearitas) dan uji statistik (uji t, uji F dan koefisien determinasi). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov Test secara keseluruhan distribusi data bersifat normal. Untuk uji multikolinieritas diperoleh nilai tolerance lebih dari 0,1 dan VIF kurang dari 10 sehingga model regresi tidak ada masalah multikolinearitas. Dari analisis regresi diperoleh hasil: 1)Persepsi Nasabah tentang Tingkat Suku Bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Menabung Nasabah dengan nilai korelasi sebesar 0,406 dan t-hitung sebesar 4,394; 2)Persepsi Nasabah tentang Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Menabung Nasabah dengan hasil nilai korelasi sebesar 0,571dan t-hitung sebesar 6,892; 3)Persepsi Nasabah tentang Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Menabung Nasabah dengan nilai korelasi 0,503 dan t-hitung 5,755; 4) secara keseluruhan Persepsi Nasabah tentang Tingkat Suku Bunga, Promosi dan Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan  terhadap Minat Menabung Nasabah di BRI Cabang Sleman dengan F-hitung sebesar 26,374 dan R square sebesar 0,452 yang artinya variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen sebesar 45,2 % sedangkan sisanya sebesar 54,8 % dijelaskan oleh variabel lain diluar model regresi. Kata kunci: Persepsi Nasabah, Tingkat Suku Bunga, Promosi, Kualitas Pelayanan, Minat Menabung
CULTURAL ISSUES IN ENGLISH FOR SPECIFIC BUSINESS PURPOSES (ESBP) Mahripah, Siti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.623 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1650

Abstract

Artikel ini menganut definisi budaya sebagai segala bentuk yang mengatur perilaku seseorang. Budaya umumnya bersifat abstrak dan dalam kehidupan sehari-hari dapat berwujud sebagai suatu nilai, norma, keyakinan, sikap ataupun perilaku. Budaya umumnya mewarnai setiap tindak komunikasi seseorang, termasuk juga dalam tindak komunikasi bisnis. Hal inilah yang mendasari mengapa Business English menarik untuk dikaji, karena dalam banyak kasus para pelaku bisnis umumnya memiliki latar belakang budaya – pola pikir, tata nilai, dan kepercayaan – yang tidak sama. Kendatipun demikian, mereka memiliki tujuan akhir komunikasi yang sama, yaitu melakukan transaksi bisnis. Implikasinya, dalam dunia bisnis Bahasa Inggris cenderung lebih banyak berfungsi sebagai media penghubung sehingga pengajaran Bahasa Inggris dalam konteks bisnis perlu untuk lebih ditekankan pada bagaimana seseorang dapat bersikap lebih fleksibel dan berkompromi dengan budaya-budaya lain (dari lawan bisnis) sehingga dia dapat bertahan/survive dalam persaingan bisnis global yang sangat dinamis dan cenderung sulit untuk diprediksi. Dalam konteks ini, indikator kesuksesan komunikasi dalam Business English bukanlah terletak pada aspek keakuratan bahasa, melainkan pada bagaimana seseorang/pelaku bisnis dapat mengambil suatu posisi yang tepat dan strategis dalam melakukan dan menyelesaikan suatu transaksi bisnis. Kemunculan fenomena BELF (Business English as Lingua Franca) dan Glocal English merupakan hasil dari kontak budaya dalam dunia bisnis yang kemudian memberikan dampak pada dunia pengajaran, terutama pengajaran Bahasa Inggris yang menyangkut bidang bisnis untuk tujuan-tujuan khusus, sehingga pendekatan, teknik, metode, dan materi pengajarannya perlu mengakomodas keberadaan  fenomena ini. Artike singkat ini akan membahas isu-isu budaya yang ada dalam lingkup ESBP (English for Specific Business Purposes): BELF, Glocal English, dan implikasinya dalam dunia pengajaran.   Keywords: ESBP (English for Specific Business Purposes), BE (Business English), BELF (Business English as Lingua Franca), Glocal English, dan Pengajaran.
TINGKAT PENGUASAAN DAN PENGGUNAAN ICT (INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY) PADA MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Aisyah, Mimin Nur
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.827 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1652

Abstract

Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan dan penggunaan ICT mahasiswa Akuntansi UNY, tingkat kepuasan serta harapan/saran mahasiswa Akuntansi UNY terhadap prodi Akuntansi UNY dalam meningkatkan ketrampilan teknologi/software mahasiswa. Data penelitian diperoleh melalui distribusi kuesioner dalam sebuah survei. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, baik kuantitatif maupun kualitatif. Teknik deskriptif kuantitatif digunakan untuk bagian pertanyaan tertutup sedangkan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk bagian pertanyaan terbuka. Berdasarkan respon dari 115 mahasiswa Akuntansi UNY angkatan 2009 dan 2010, hasil penelitian menunjukkan: (1) Tingkat penggunaan ICT cukup tinggi, dibuktikan melalui kepemilikan alat-alat berbasis IT yang cukup tinggi, pengenalan komputer dan internet lebih dari 7 tahun, mayoritas mahasiswa (64,35%) mengakses internet setiap hari, dan penggunaan internet untuk mencari informasi mengenai tugas perkuliahan (91.30%); (2) Tingkat penguasaan terhadap program aplikasi komputer seperti Microsoft Word, Excel, dan Power Point cukup baik, namun pada program lain khususnya software akuntansi dan statistik penguasaannya masih kurang; (3) Secara umum mahasiswa bersikap netral terkait dengan kepuasan terhadap pembekalan ketrampilan teknologi informasi/software; (4) Mahasiswa mengharapkan: peningkatan fasilitas fisik (31.75%), penambahan muatan IT (27.78%), pembaharuan software (14.29%), sosialisasi dan optimalisasi e-learning (11.90%), peningkatan kualitas dosen (9.52%), dan penyelenggaraan pelatihan IT (4.76%).   Kata kunci: penggunaan ICT, penguasaan ICT, kepuasan terhadap IT
PENGARUH TRUST DAN PERCEIVED OF RISK TERHADAP NIAT UNTUK BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN E-COMMERCE Jati Ariwibowo, Dwi Putra; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.251 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) terdapat atau tidaknya pengaruh Trust terhadap Niat untuk Bertransaksi menggunakan E-commerce, (2) terdapat atau tidaknya pengaruh Perceived of Risk terhadap Niat untuk Bertransaksi menggunakan E-commerce, dan (3) terdapat atau tidaknya pengaruh Trust dan Perceived of Risk terhadap Niat untuk Bertransaksi menggunakan E-commerce. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian asosiatif, yang bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan dua variabel atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui jumlah sampel yang digunakan sebanyak 137 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian ini adalah analisis regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif Trust terhadap Niat untuk Bertransaksi menggunakan E-commerce pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,534; R2 sebesar 0,228; dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05; (2) terdapat pengaruh negatif Perceived of Risk terhadap Niat untuk Bertransaksi menggunakan E-commerce pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,667; R2 sebesar 0,282 dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05; (3) terdapat pengaruh Trust dan Perceived of Risk terhadap Niat untuk Bertransaksi menggunakan E-commerce pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, hal ini dibuktikan dengan nilai R2 sebesar 0,413; dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, dan (4) Besarnya SE dan SR pada variabel Trust sebesar  17,8% dan 43,1%; sedangkan pada variabel Perceived of Risk sebesar 23,5% dan 56,9%.   Kata Kunci: Trust, Perceived of Risk, Niat untuk Bertransaksi Menggunakan E-Commerce
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Taman, Abdullah; Sukirno, Sukirno; Sari, Annisa Ratna; Setiawan, Ngadirin; Pustikaningsih, Adeng
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.585 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1651

Abstract

Penelitian ini mengkaji kualitas layanan yang disediakan oleh FE UNY dan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan mahasiswa studi di FE UNY. Lebih spesifik lagi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keandalan, ketulusan, jaminan, keberwujudan dan ketanggapan terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini termasuk penelitian kausal-komparatif, yaitu penelitian untuk menguji variabel satu mempengaruhi varaibel lain. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang dibagikan kepada para mahasiswa FE UNY dari semua program studi, baik S1 maupun D3, mahasiswa yang berkuliah di Kampus UNY Karangmalang, maupun di UNY Wates, dengan menggunakan metode proportional random sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi berganda, dengan melihat uji-t dan uji-F. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan Keandalan terhadap Kepuasan mahasiswa; terdapat pengaruh positif dan signifikan Ketulusan terdahap Kepuasan mahasiswa;t idak terdapat pengaruh Jaminan terhadap Kepuasan mahasiswa; terdapat pengaruh positif dan signifikan Keberwujudan terhadap Kepuasan mahasiswa; terdapat pengaruh positif dan signifikan Ketanggapan terhadap Kepuasan mahasiswa. Secara simultan kelima variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan mahasiswa, dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,814. Artinya, kelima variabel independen mempengaruhi variabel Kepuasan mahasiswa sebesar 81,4%, sedangkan selebihnya (18,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: kualitas pelayanan, kepuasan mahasiswa
THE NAPA CHANGE MODEL: AN APPROACH TO EASE THE ORGANIZATIONAL CHANGE Sari, Annisa Ratna
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.22 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1645

Abstract

Perubahan adalah suatu keharusan dalam sebuah organisasi dalam mempertahankan eksistensinya. Perubahan organisasi dapat berupa perubahan yang sistemik ataupun struktural, dan dapat dilakukan sendiri oleh organisasi tersebut maupun dengan bantuan konsultan. Dalam melakukan perubahan, dibutuhkan keberanian dari dalam diri organisasi untuk bertransformasi dari keadaan saat ini ke keadaan ideal yang diharapkan. Oleh karena itu, organisasi memerlukan sebuah model perubahan yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengimplementasikan perubahannya. The NAPA Change Model merupakan model perubahan yang diajukan oleh penulis sebagai sebuah pendekatan yang dapat diadopsi agar perubahan dapat berjalan dengan baik. Model ini meliputi empat fase, yaitu fase pengenalan kebutuhan (Need Urgency), fase penilaian dan analisis (Assessment and Analysis), fase perencanaan (Planning), dan fase pelaksanaan (Action). Fase pengenalan kebutuhan dilakukan dengan cara membandingkan antara keadaan organisasi saat ini dengan keadaan ideal yang diharapkan oleh organisasi. Fase Penilaian dan analisis meliputi beberapa tahap analisis, yaitu analisis PEST, analisis SWOT, dan analisis Force Field. Fase perencanaan merupakan tahapan pengembangan strategi dan rencana aksi organisasi untuk mengelola transisi organisasi dari keadaan saat ini ke keadaan idealnya. Fase pelaksanaan merupakan fase dimana organisasi mulai melakukan perubahan berdasarkan desain yang sudah dibuat dalam fase sebelumnya. Kelebihan model ini adalah bahwa model ini menawarkan fleksibilitas kepada agen perubahan ataupun pemimpin perubahan untuk dapat melakukan refleksi, pengambilan kesimpulan, dan pengambilan keputusan selama proses pelaksanaan keempat fase yang sudah dijelaskan diatas. Keywords: change model, organizational change, change process

Page 1 of 1 | Total Record : 10