cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen
ISSN : 23032065     EISSN : 25025430     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 276 Documents
PENGARUH SIKAP MENGHINDARI RISIKO SHARING DAN KNOWLEDGE SELF-EFFICACY TERHADAP INFORMAL KNOWLEDGE SHARING PADA MAHASISWA FISE UNY Djazari, Moh; Rahmawati, Diana; Nugroho, Mahendra Adhi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2013): Nominal September 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.431 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i2.1671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Pengaruh Sikap Menghidari Risiko Sharing terhadap Informal Knowledge Sharing. 2).Pengaruh Knowledge Self-Efficacy terhadap Informal Knowledge Sharing.pengaruh sikap menghidari risiko dan tingkat keyakinan individu terhadap kemampuan diri (Knowledge Self-Efficacy) untuk berbagi pengethauan secara informal (Informal Knowledge Sharing) yang terjadi pada mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (FISE UNY). Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengetahui pola dan faktor yang menyebabkan penyebaran informasi secara informal yang terjadi pada mahasiswa FISE UNY. Dengan diketahuinya faktor yang mempengaruhi penyebaran informasi secara informal diharapkan dapat membantu penentuan kebijakan cara penyampaian informasi dari Fakultas pada mahasiswa agar efektif dan efisien. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat membantu proses penyebaran pemahaman secara merata mengenai materi kuliah di luar kelas.Penelitian ini mengunakan metoda survai dengan mengambil sampel mahasiswa FISE UNY yang masih aktif. Sampel diambil secara proposional pada seluruh Program studi yang ada di FISE. Data diolah dengan analisis regresi sederhana dengan alat bantu SPSS 17. Sebelum analisis data, dilaksanakan ujicoba instrumen dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis juga dilakukan untuk memenuhi syarat dilakukannya analisis data model regresi. Uji prasyarat yang dilaksanakan adalah uji normalitas, uji linearitas dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji heteroskedasitas dan uji multikolinearitas.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1).Terdapat pengaruh negatif signifikan Sikap Menghindari Risiko Sharing terhadap Informal Knowledge Sharing. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi bernilai positif (0,224) dengan nilai p value 0,000 (p <0,05) dengan nilai koefisien determinasi r² sebesar 0.092. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H1 tidak didukung dalam penelitian ini. 2). Terdapat pengaruh positif signifikan Knowledge Self-Efficacy terhadap Informal Knowledge Sharing. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien regresi bernilai positif (0,229) dengan nilai p value 0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien determinasi r² sebesar 0.103. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H2 didukung dalam penelitian ini.Keyword : Informal Knowledge Sharing, Sikap Menghindari Risiko Sharing dan Knowledge Self-Efficacy
PERAN RELIGIUSITAS DAN BATASAN WAKTU AUDIT TERHADAP EFEKTIVITAS FUNGSI INTERNAL AUDIT DI BMT KARISMA MAGELANG Nurcahya, Yulida Army; Ismawati, Ema; Bharata, Risma Wira
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 9 No. 1 (2020): Nominal April 2020
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.237 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v9i1.30271

Abstract

Abstrak: Peran Religiusitas Dan Batasan Waktu Audit Terhadap Efektivitas Fungsi Internal Audit Di BMT Karisma Magelang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran religiusitas dan batasan waktu audit terhadap efektivitas fungsi audit internal di Baitul Mal Wa Tamwil (BMT) Karisma, Magelang. Terlibatnya sifat religiusitas pada sumber daya manusia di lembaga keuangan syariah, dan adanya batasan waktu yang berlaku dapat mempengaruhi efektivitas fungsi audit.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara untuk pengumpulan data. Narasumber dalam penelitian ini adalah 2 orang auditor internal yang telah menjalani profesi audit internal di BMT Karisma, Magelang. Hasil penelitian ini menunjukkan Religiusitas individu akan meningkatkan integritas dan independensi auditor yang kemudian dapat mencapai keefektifan fungsi audit internal. Adanya religiusitas di setiap individu akan mewujudkan kinerja yang penuh kehati – hatian, ketelitian, ketekunan dan terhindar dari kecurangan. Dengan terwujudnya efektivitas fungsi audit internal melalui faktor religiusitas akan menghasilkan laporan audit yang berkualitas dan dapat dipercaya, serta menjadi langkah untuk memajukan lembaga keuangan syariah. Batasan waktu sejalan dengan tingkat efektivitas fungsi audit internal. Auditor perlu menjalankan manajemen waktu di atas batasan waktu yang telah ditentukan. Sehingga, auditor dapat menuntaskan tugasnya, dan memenuhi fungsi auditor secara efektif. Kata kunci: Religiusitas, Batasan Waktu Audit, Efektivitas Fungsi Audit
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI BAGIAN KEUANGAN ORGANISASI SEKTOR PUBLIK DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Pegawai Pemerintah Kota Tasikmalaya) Wahyuni, Evi
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2015): Nominal April 2015
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.761 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v4i1.6890

Abstract

Abstrak: Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap  Kinerja Pegawai Bagian Keuangan  Organisasi Sektor Publik dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Pegawai Pemerintah Kota Tasikmalaya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai (2) pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai (3) pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja; (4) pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja. Populasi penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan yang bekerja di dinas-dinas Pemerintah Kota Tasikmalaya yang berjumlah 96 orang. Teknik pengambilan data menggunakan populasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji regresi linier sederhana dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan R Square sebesar 0,326 terdapat pengaruh positif Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai dengan R Square sebesar 0,364. Hasil penelitian Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai  melalui Motivasi Kerja positif dengan pengaruh mediasi koefisien mediasi 0,315, dan terdapat pengaruh positif Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai yang melalui Motivasi Kerja dengan koefisien mediasi 0,251.   Kata Kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai
PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN, PELAYANAN FISKUS DAN PELAKSANAAN SELF ASSESSMENT SYSTEM TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK ATAS PAJAK RUMAH KOS (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang) Astuti, Desi; Achadiyah, Bety Nur
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2016): Nominal April 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.215 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v5i1.11474

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat kepatuhan wajib pajak orang atas pajak rumah kos di kota Malang dengan menggunakan beberapa variabel bebas seperti sosialisasi perpajakan, pelayanan fiskus, dan pelaksanaan self assessment system. Penentuan sampel ini dilakukan secara insidental, dimana apabila menjumpai wajib pajak yang dianggap sesuai, maka dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 92 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuisioner yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Hasil penelitian menyatakan bahwa sosialisasi perpajakan dan pelaksanaan self assessment system tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak atas pajak rumah kos. Sedangkan pelayanan fiskus berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak atas pajak rumah kos Kata Kunci: Sosialisasi Perpajakan, Pelayanan Fiskus, Self Assessment System, Pajak Rumah Kos.
PENGARUH PENERAPAN E-FILING, TINGKAT PEMAHAMAN PERPAJAKAN DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KPP PRATAMA YOGYAKARTA Agustiningsih, Wulandari; Isroah, Isroah
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2016): Nominal September 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.194 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v5i2.11729

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan   untuk  mengetahui   (1) Pengaruh  penerapan  e-filing   terhadap    kepatuhan  wajib   pajak. (2) Pengaruh tingkat pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan wajib   pajak. (3) Pengaruh    kesadaran   wajib   pajak   terhadap   kepatuhan   wajib pajak. (4) Pengaruh penerapan e-filing, tingkat pemahaman perpajakan dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Populasi  penelitian  ini adalah  Wajib  Pajak pengguna e-filing di  KPP  Pratama  Yogyakarta dengan sampel sebanyak  70  responden.  Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner.Teknik pengambilan sampel menggunakan incidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Penerapan e-filing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib   pajak dengan nilai  koefisien    determinasi 0,454. (2) Tingkat    pemahaman   perpajakan   berpengaruh positif dan    signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan koefisien determinasi 0,444. (3) Kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilaikoefisien determinasi 0,621. (4) Penerapan e-filing, tingkat pemahaman perpajakan dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan Nilai F hitung lebih besar dari F tabel yaitu 59.820>3,94. Kata kunci: Kepatuhan wajib pajak, e-filing, tingkat pemahaman perpajakan, kesadaran wajib pajak, perpajakan.
PENGARUH SUSTAINABILITY REPORTING, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PENGUNGKAPAN AUDIT GOING CONCERN Aditya, Muhammad Nur
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 6 No. 2 (2017): Nominal September 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.63 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v6i2.16648

Abstract

Abstrak: Pengaruh Sustainability Reporting, Pertumbuhan Perusahaan, dan Good Corporate Governance terhadap Pengungkapan Audit Going Concern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sustainability reporting, pertumbuhan perusahaan, dan good corporate governance terhadap pengungkapan opini going concern. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif – kausal komparatif dengan mengambil informasi dari data sekunder melalui laman Bursa Efek Indoensia. Populasi penelitian meliputi 44 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011 – 2015. Dari 44 perusahaan tersebut, diambil 29 sampel dengan jumlah observasi sebanyak 145 perusahaan menggunakan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan program komputer pengolah data dengan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aspek Lingkungan, Aspek Sosial, Pertumbuhan Perusahaan, Komisaris Independen dan Komite Aduti tidak berpengaruh pada pengungkapan opini going concern, sedangkan Aspek Ekonomi dan Kepemilikan Institusional mempunyai pengaruh pada pengungkapan opini going concern. Kata kunci: opini going concern, sustainability reporting, pertumbuhan perusahaan, good corporate governance.
PHENOMENOLOGICAL STUDY ON THE VILLAGE FUND ACCOUNTABILITY Maritafitri, Dyah; Achadiyah, Bety Nur
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2018): Nominal September 2018
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.938 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v7i2.21345

Abstract

This study analyzes the accountability perception on the management of village fund in Jabon Village, Jombang district based on the executor's experience. The selected type of research is a qualitative method that paradigm the interpretive phenomenology. Based on this research, the executor manages village funds based on the incidence of failure in the village timely disburse in May 2016. They have a perception that reporting is mandatory in order for them to get the village fund. The executor does not want to experience the disappointment 2016 to reoccur. Thus, they avoid the same incident as the result of learning from experience in managing the village funds in the previous year. At each experience, there is the environment that plays a role in the process of intersubjectivity. First, through skepticism among the executor based on the stereotype that the educational background determines capability. Second, the behavior of financial managers of the village where they are always obedient to the commands of the village head, this is a repetitive action that is considered reasonable. Both forms of intersubjectivity by the work environment caused executor system to justify a different form of the duties and functions or Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Because of this, the executor has difficulties to integrate the village fund management responsibilities to be accountable. Executor defines accountability as the responsibility of reporting vertically, while horizontal reporting is only done as a formality. The greatest thrust of executors in action is the fear of sanctions from those who are considered to have a higher position in the bureaucratic corridor. Thus, the perception of accountability, in this case, is that the necessity in the management of village funds containing different levels of urgency differs based on the focus or concern of the work environment on the management of village funds.Keywords: phenomenological
PENGARUH PERSEPSI KEBERMANFAATAN, PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN, DAN KEPUASAN WAJIB PAJAK TERHADAP PENGGUNAAN E-FILING BAGI WAJIB PAJAK DI YOGYAKARTA Noviandini, Nurul Citra
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 1 No. 1 (2012): Nominal April 2012
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.675 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v1i1.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan terhadapPenggunaan e- Filing, (2) Pengaruh PersepsiKemudahan Penggunaan terhadap Penggunaan e-Filing, (3) Pengaruh Kepuasan Wajib Pajak terhadapPenggunaan e-Filing, dan (4) Pengaruh PersepsiKebermanfaatan, Persepsi Kemudahan, danKepuasan Wajib Pajak secara bersama-sama terhadapPenggunaan e-Filing.Penelitian ini merupakan penelitian asosiatifdengan pendekatan survai yang dilakukan di KantorDirektorat Jendral Pajak Yogyakarta. Respondenyang digunakan adalah wajib pajak badan yangmenggunakan e-Filing yang berjumlah 99 perusahaan.Teknik pengambilan data menggunakankuesioner/angket. Sebelum dilakukan analisis dataterlebih dahulu dilakukan uji coba instrumen,semua item pertanyaan yang digunakan valid dansemua variabel reliabel. Teknik analisis datamenggunakan (1) Uji Asumsi Klasik dan (2) UjiHipotesis yang terdiri dari uji regresi linier sederhanadan uji regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapatpengaruh positif Persepsi Kebermanfaatan terhadapPenggunaan e-Filing ditunjukkan dengan koefisienregresi variabel yang menunjukkan angka positif(0,122) dan mempunyai signifikansi 0,021 (dibawah 0,05), (2) Terdapat pengaruh positif PersepsiKemudahan Penggunaan terhadapPenggunaan e-Filing ditunjukkan dengan koefisienregresi variabel yang menunjukkan angka positif(0,340) dan mempunyai signifikansi 0,000 (dibawah 0,05), (3) Terdapat pengaruh positif KepuasanWajib Pajak terhadap Penggunaan e-Filing ditunjukkandengan koefisien regresi variabel yangmenunjukkan angka positif (0,130) dan mempunyaisignifikansi 0,011 (di bawah 0,05), (4) Terdapatpengaruh positif Persepsi Kebermanfaatan,Persepsi Kemudahan, dan Kepuasan Wajib Pajaksecara bersama-sama terhadap Penggunaan e-Filing ditunjukkan dengan koefisien regresi semuayang menunjukkan angka positif. Dengan SumbanganRelatif (SR) yang diberikan oleh X1 adalahsebesar 7 %, X2 adalah sebesar 73 %, dan X3 adalahsebesar 20 %, dengan total sumbangan efektif(SE) sebesar 36,7%. Nilai koefisien determinasi(Adjusted R²) sebesar 0,342 atau 34,2% yang berartibahwa Penggunaan e-Filing yang dapat dijelaskanoleh variabel Persepsi Kebermanfaatan,Persepsi Kemudahan, dan Kepuasan Wajib Pajakadalah sebesar 34,2%.Kata Kunci : e-Filing, Persepsi Kebermanfaatan,Persepsi Kemudahan Penggunaan, Kepuasan WajibPajak, Wajib Pajak Badan.
PENGARUH PEMAHAMAN KODE ETIK PROFESI AKUNTAN DAN KECERDASAN MAHASISWA TERHADAP PERILAKU ETIS MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI DI YOGYAKARTA Musyadad, Nur Anwar; Sagoro, Endra Murti
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2019): Nominal April 2019
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.331 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v8i1.24500

Abstract

Abstrak : Pengaruh Pemahaman Kode Etik Profesi Akuntan Dan Kecerdasan Mahasiswa Terhadap Perilaku Etis Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pemahaman Kode Etik Profesi Akuntan dan Kecerdasan Mahasiswa terhadap Perilaku Etis Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri di Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa S1 Akuntansi pada tiga Perguruan Tinggi Negeri di Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini sebesar 273 diambil dengan metode proportionate random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda yang didahului dengan uji normalitas, uji multikolinieritas serta uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pemahaman Kode Etik Profesi akuntan berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Etis mahasiswa; (2) Kecerdasan Intelektual berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Etis mahasiswa;  (3) Kecerdasan Emosional berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Etis mahasiswa; (4) Kecerdasan Spiritual berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Etis mahasiswa; (5) Pemahaman Kode Etik Profesi akuntan, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Etis mahasiswa. Kata Kunci: Kode Etik Profesi Akuntan, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Perilaku Etis.
PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (SURVEI PADA PT TAMAN WISATA CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN,DAN RATU BOKO) Kinasih, Linda Dyah; Aisyah, Mimin Nur
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 2 (2013): Nominal September 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.088 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i2.1666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial melalui motivasi. Penelitian ini adalah penelitian kausal komparatif di mana data yang digunakan diperoleh melalui survei dengan penyebaran kuesioner.Sampel dalam penelitian ini mencakup manajer pusat pertanggungjawaban diPT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.Teknik analisis data menggunakan metode path analysisyang dibantu komputer menggunakan software SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menemukan adanyapengaruh positif dan signifikan penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial yang ditunjukkan melalui nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,552 dan nilai t hitung > t tabel pada taraf signifikansi 5% (6.810 > 1,6594). Kemudian pengaruh positif dan signifikan penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap motivasi ditunjukkan melalui nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,713 dan nilai t hitung > t tabel (10,481 > 1,6594). Terakhir, terdapat pengaruh positif dan signifikan penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial melalui motivasi yang ditunjukkan dari hasil penjumlahan koefisien sebesar 0,379 yang kemudian diuji menggunakan Sobel Test dan menghasilkan t hitung > t tabel pada taraf signifikansi 5% (2,699 > 1,6594).   Kata kunci : Akuntansi Pertanggungjawaban, Kinerja Manajerial, Motivasi

Page 7 of 28 | Total Record : 276