cover
Contact Name
Tommy Sutiknyo
Contact Email
tommisutiknyo@unik-kediri.ac.id
Phone
+6282232270666
Journal Mail Official
tommisutiknyo@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng No.1 Gedung B.2.12 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri, Kota Kediri, Jawa Timur 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
ADIMASKA
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : 31099203     DOI : https://doi.org/10.30737/adimaska.v1i2.6598
Core Subject : Health,
Focus and Scope Pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi ilmiah di bidang ilmu kesehatan dan profesi kesehatan sedang berkembang secara pesat terkait dengan beberapa hal sebagai berikut: Pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dalam ruang lingkup kebidanan, keperawatan, kesehatan masyarakat, teknologi laboratorium medik, dan farmakologi. Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan masyarakat Pembangunan kesehatan pedesaan Promosi kesehatan mencakup bidang kesehatan reproduksi dan kesehatan ibu dan anak Penerapan teknologi inovasi dalam pengembangan pengobatan dan pelayanan kesehatan Aplikasi bisnis dalam keperawatan dan kesehatan
Articles 18 Documents
Pemberian Kompres Hangat Terhadap Pengurangan Nyeri (Disminorea) pada Remaja Putri di Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda Weni Guslia Reftri; Indah Fitri Agustina
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 1 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v1i2.6602

Abstract

Menstruasi yang menimbulkan nyeri merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami setiap wanita dari berbagai tingkat usia. Efek dari penanganan tidak tepat akan menggangu aktifitas sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat : untuk  Mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat nyeri (disminorea) pada remaja Putri di Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda. Metode yang digunakan  menunjukkan adanya pengaruh pemberian kompres hangat pada remaja putri yang disminorea di Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda.Kesimpulan dari kegiatan  ini menunjukkan bahwa efektivitas kompres hangat sangat efektif dalam menurunkan nyeri disminorea pada remaja putri di Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda.
Dari Remaja untuk Remaja: Edukasi Peer Group tentang Pencegahan Anemia Dewi Asmaul Husna; Eka Setyowati
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 1 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v1i2.6603

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami remaja, khususnya remaja putri, akibat kurangnya asupan zat besi dan minimnya pemahaman mengenai gizi seimbang. Kondisi ini berdampak pada kemampuan belajar, kebugaran, serta kualitas hidup remaja. Edukasi kesehatan yang bersifat partisipatif, seperti pendekatan peer group, dinilai efektif karena memanfaatkan peran teman sebaya sebagai agen edukatif yang komunikatif dan relevan. Melalui kegiatan ini, Menguatkan wawasan remaja terkait anemia sebagai bagian dari strategi pencegahan. Program dilaksanakan di salah satu Posyandu Remaja wilayah kerja Puskesmas Sumowono, dengan total peserta sebanyak 15 remaja. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pembagian tugas kepada tim pelaksana, dan pemberian edukasi. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui metode ceramah yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan remaja terkait anemia dalam upaya pencegahan kejadiannya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, dari 21% pada pre-test menjadi 75% pada post-test. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja terhadap pencegahan anemia.
PEMBERIAN PENYULUHAN TENTANG HIV AIDS PADA REMAJA DI SMAN 6 KEDIRI Erda Restiya Agustin; Neta Ayu Andera; Lailaturohmah; Anik Nuridayanti
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.6977

Abstract

HIV AIDS is very important, especially for teenagers because a lack of knowledge about HIV AIDS can lead to cases. Preliminary studies at SMAN 6 Kediri had never provided audio-visual counseling to teenagers. The aim of this community service is to determine the level of understanding of teenagers about HIV AIDS at SMAN 6 Kediri. The methods used include health education about HIV AIDS to teenagers at SMAN 6 Kediri. The results of the activity showed that there was an increase in teenagers' knowledge about HIV AIDS after being given counseling. The conclusion of this activity shows that providing HIV AIDS education to teenagers at SMAN 6 Kediri has a big influence on understanding about the problem of HIV AIDS in teenagers. Therefore, this community service activity has great benefits, especially for teenagers at SMAN 6 Kediri
Optimalisasi Status Gizi Balita melalui Penyuluhan “Gizi Penting Cegah Stunting” kepada Ibu Balita di Pesantren Kota Kediri Alfika Awatiszahro; Sri Inti; Erike Yunicha Viridula; Nikmatul Firdaus; Darmining; Ihrom Fatma Saputri; Selin Septiani Dwi Jayanti; Putri Zianatin Nafisah
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.7122

Abstract

Stunting tetap menjadi tantangan global dan menjadi perhatian khusus, mempengaruhi 149 juta anak di bawah lima tahun dan merusak perkembangan kognitif, ekonomi, dan social. Masalah stunting erat kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangan yang merupakan proses penentu kehidupan secara individu namun berpengaruh terhadap kemajuan global. Di Region Asia Tenggara (South-East Asia Region) sekitar 49,8 juta anak <5 stunting pada tahun 2022. Meskipun angka stunting global menurun dibanding beberapa dekade lalu, namun laju penurunan belum cukup cepat untuk mencapai target global seperti target 2025 atau target SDGs 2030. Metode pengabdian Masyarakat yang dilakukan yaitu dengan melakukan penyuluhan kesehatan terhadap 35 ibu balita yang didahului dengan pre test dan diakhiri dengna postets.        Hasil postes dari penyuluhan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita 38.9% hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita. Penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi pentig untuk mencegah stunting.
Skrining Gizi Balita dan Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang MP-ASI di Posyandu Cempaka Kelurahan Pojok Kota Kediri Halimatus Saidah; Fensentia Bai; Lidia Marsiani Moa; Resica Nur Hidayah; Amelia Nuril Madina; Galuh Pradian Yanuaringsih; Putri Wahyu Wigati; Sutrisni; Dhita Kris Prasetyanti; Maria Fatima Manang
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.7124

Abstract

Toddlers are a vulnerable age group for nutritional problems due to their rapid growth and the need for appropriate dietary support. Limited maternal understanding of food selection and feeding practices often contributes to the occurrence of undernutrition. This community service activity aimed to conduct nutritional screening for toddlers and improve mothers’ knowledge regarding healthy feeding practices in Pojok Village, Kediri City. The methods consisted of preparation, nutritional screening through anthropometric measurements, practical-based nutrition education, and evaluation of maternal knowledge through pre- and post-education assessments. The screening results showed that 80 percent of toddlers were in the good nutritional category, while 20 percent were classified as undernourished. Knowledge evaluation demonstrated an increase in maternal understanding, indicated by the rise in the proportion of mothers with good knowledge from 20 percent before the education session to 75 percent afterward. These findings indicate that the implemented education successfully helped mothers understand healthy feeding practices at home and strengthened their ability to support adequate nutritional intake for their children. In conclusion, the integration of nutritional screening and education proved effective in enhancing family awareness and understanding of toddler nutrition. These results highlight the importance of strengthening promotive and preventive efforts within community health services.  
Implementasi Program Edukasi dan Latihan Yoga Prenatal untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ibu Hamil Trimester II dan III di Kota Kediri Tahun 2025 Siswi Wulandari; Bram Mustiko Utomo; Ida Tri Wahyuni
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.7144

Abstract

Kehamilan pada trimester II dan III sering disertai keluhan nyeri punggung, sulit tidur, serta kecemasan menjelang persalinan. Kondisi ini, bila tidak dikelola, dapat menurunkan kenyamanan dan kesejahteraan ibu hamil. Salah satu upaya komplementer yang dapat dilakukan adalah yoga prenatal, yaitu latihan yang menggabungkan gerakan lembut, pernapasan, dan relaksasi yang disesuaikan dengan perubahan tubuh ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kenyamanan fisik dan psikologis ibu hamil melalui program edukasi dan latihan yoga prenatal di Kota Kediri. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif dan praktik yoga prenatal terstruktur pada 85 ibu hamil (45 trimester II dan 40 trimester III) dalam empat sesi latihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan, keluhan fisik, dan persepsi kesejahteraan sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu tentang manfaat dan prinsip aman aktivitas fisik, penurunan keluhan nyeri punggung dan kesulitan tidur, serta meningkatnya rasa rileks dan percaya diri menghadapi persalinan. Sebagian besar peserta menyatakan puas dan bersedia melanjutkan latihan secara mandiri di rumah. Disimpulkan bahwa program yoga prenatal dapat diterapkan di tingkat komunitas dan berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari kelas ibu hamil rutin untuk mendukung kesehatan fisik dan mental ibu hamil.
PEMBERIAN EDUKASI TENTANG KEGAWATDARURATAN DASAR PADA SISWA SDN 2 POJOK KEDIRI Devangga Karingga; Sri Haryuni; Endang Mei Yunalia; Idola Perdana Sulistyoning Suharto; Indah Jayani; Kun Ika Nur Rahayu; Achmad Wahdi
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.7229

Abstract

Pendahuluan : Kegawatdaruratan dapat terjadi secara tiba-tiba dan berisiko mengancam keselamatan anak usia sekolah dasar yang memiliki tingkat aktivitas dan mobilitas tinggi. Rendahnya pengetahuan anak mengenai penanganan kegawatdaruratan dapat menghambat respons awal yang tepat sebelum bantuan profesional diperoleh. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kegawatdaruratan sejak dini di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa usia 6–7 tahun di SDN Pojok 2 Kediri dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan. Metode : pengabdian menggunakan pendekatan edukasi partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan tenaga medis melalui kegiatan penyuluhan, simulasi pertolongan pertama, role play, serta diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa, disertai observasi selama simulasi dan kuesioner kepuasan untuk menilai efektivitas kegiatan. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan media visual yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Hasil : menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai post-test sekitar 40% dibandingkan pre-test. Siswa juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengenali situasi kegawatdaruratan dan mempraktikkan langkah-langkah pertolongan pertama dasar, serta peningkatan kepercayaan diri dalam bertindak saat simulasi. Guru dan siswa memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan mengharapkan adanya program lanjutan. Kesimpulan : edukasi kegawatdaruratan berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan anak usia sekolah dasar. Program ini berpotensi membangun budaya keselamatan sejak dini dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua agar manfaatnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Daun Salam (Syzygium polyanthum Wight.) untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat di Kelurahan Bangsal Winartiana; Maharani Dwi Pratiwi; Tantik Tandela
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/adimaska.v2i01.7237

Abstract

Bay leaves (Syzygium polyanthum Wight.) are an herbal plant widely used as a cooking spice and have potential health benefits. However, their utilization by the community is still limited due to a lack of knowledge about their benefits and processing methods. The results of this activity showed that 18 community members (60%) had poor knowledge regarding the use of bay leaves, while 53.33% had good knowledge. The main problem faced by the community partner is the limited understanding of optimal utilization of bay leaves. Therefore, this community service activity aims to increase public knowledge about the benefits and potential uses of bay leaves. The method used was identifying the level of community knowledge through an educational approach. This activity is expected to contribute to the development and application of science and technology from higher education institutions to the community, while raising awareness about the use of local herbal plants to support health and well-being.

Page 2 of 2 | Total Record : 18