cover
Contact Name
Tommy Sutiknyo
Contact Email
tommisutiknyo@unik-kediri.ac.id
Phone
+6282232270666
Journal Mail Official
tommisutiknyo@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng No.1 Gedung B.2.12 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri, Kota Kediri, Jawa Timur 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
ADIMASKA
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : 31099203     DOI : https://doi.org/10.30737/adimaska.v1i2.6598
Core Subject : Health,
Focus and Scope Pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi ilmiah di bidang ilmu kesehatan dan profesi kesehatan sedang berkembang secara pesat terkait dengan beberapa hal sebagai berikut: Pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dalam ruang lingkup kebidanan, keperawatan, kesehatan masyarakat, teknologi laboratorium medik, dan farmakologi. Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan masyarakat Pembangunan kesehatan pedesaan Promosi kesehatan mencakup bidang kesehatan reproduksi dan kesehatan ibu dan anak Penerapan teknologi inovasi dalam pengembangan pengobatan dan pelayanan kesehatan Aplikasi bisnis dalam keperawatan dan kesehatan
Articles 24 Documents
Pemberian Edukasi Kesehatan Tentang Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) pada WUS Neta Ayu Andera; Erda Restiya Agustin; Lailaturohmah
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/e8v06a17

Abstract

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) merupakan salah satu gangguan endokrin yang cukup sering terjadi pada Wanita Usia Subur (WUS),. Studi pendahuluan di Puskesmas Mojo rata-rata WUS belum mengetahui penyakit Kesehatan reproduksi PCOS. Tujuan pengabdian Masyarakat ini Adalah pengaruh  pendidikan kesehatan reproduksi mengenai PCOS terhadap sikap wanita subur. Metode yang digunakan meliputi edukasi Kesehatan reproduksi tentang PCOS. Hasil kegiatan menunujukkan adanya peningkatan sikap tentang Kesehatan reproduksi  tentang PCOS. Kesimpulan  dari kegiatan ini menunjukkan  bahwa  pemberian  edukasi Kesehatan tentang PCOS di  Puskesmas Mojo Kediri mempunyai pengaruh besar terhadap pemahaman tentang masalah Kesehatan reproduksi  tentang PCOS pada WUS. Oleh karena itu kegiatan pengabdian Masyarakat ini mempunyai manfaat besar terutama pada WUS di Puskesmas Mojo. 
Pendampingan Apoteker dalam Meningkatkan Literasi Belanja Produk Kesehatan di E-Commerce bagi IRT Desa Duwet, Kediri Maharani Dwi Pratiwi; Prayoga Fery Yuniarto; Elsa Mahardika Putri; Okky Intan mawarni; Winartiana; Evi Nurul; Anis Akhwan Dhafin; Herman
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mavfpf13

Abstract

Pelayanan kefarmasian saat ini menuntut peran aktif apoteker dalam memberikan edukasi dan keamanan pasien (patient safety) dalam mengkonsumsi obat, tidak hanya di Apotek, tetapi juga dalam merespons tren gaya hidup digital masyarakat. Di Desa Duwet, Kecamatan Wates, kemudahan akses pembelian produk kesehatan, vitamin, dan suplemen melalui e-commerce belum diimbangi dengan literasi digital yang memadai pada kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT). Hal ini menimbulkan risiko tinggi terhadap pembelian produk tanpa izin edar, substandar, atau palsu yang mengancam keselamatan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan oleh apoteker dalam meningkatkan literasi digital farmasi para IRT agar mampu melakukan belanja produk kesehatan secara aman, rasional, dan legal di platform e-commerce. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelayanan kefarmasian komunikatif-partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan teknis mengenai kriteria obat/suplemen yang legal, pelatihan langsung (hands-on training) verifikasi produk menggunakan aplikasi BPOM Mobile, dan simulasi strategi memilih Apotek daring yang resmi. Keberhasilan kegiatan diukur melalui analisis hasil pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan mitra. Melalui pendampingan langsung oleh apoteker, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman IRT mengenai risiko obat ilegal online dan perubahan perilaku dalam pengambilan keputusan pembelian produk kesehatan yang memprioritaskan legalitas. Intervensi apoteker dalam bentuk edukasi literasi digital di tingkat komunitas merupakan strategi efektif dalam memperluas jangkauan pelayanan kefarmasian untuk melindungi masyarakat dari bahaya produk farmasi ilegal di era digital.
Penyuluhan Kesehatan tentang Diabetes Melitus bagi Masyarakat di Puskesmas Kalidawir, Tulungagung Pulung Prabowo; Laili Vitria Adhitama; Maringan Lambert Pasaribu; Leny Witaning; Tantik Tandela; Okky Intan mawarni; Evi Nurul Hidayati
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/xcn8ez09

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus meningkat dan memerlukan upaya promotif serta preventif di tingkat pelayanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan kepada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kalidawir, Tulungagung, agar peserta memahami penyakit diabetes melitus serta mampu menerapkan upaya pencegahan dan pengelolaan penyakit dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 April 2026 di halaman Puskesmas Kalidawir dengan sasaran pasien diabetes melitus yang berada di lingkungan puskesmas. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, dengan leaflet sebagai media penyuluhan. Ceramah digunakan untuk menyampaikan materi secara sistematis, sedangkan diskusi digunakan untuk memberikan kesempatan kepada peserta dalam mengajukan pertanyaan dan memperjelas materi yang belum dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan dapat dilaksanakan dengan baik dan menjadi sarana edukasi kesehatan yang relevan di lingkungan puskesmas. Penggunaan metode ceramah, diskusi, dan leaflet mendukung penyampaian informasi secara lebih mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk upaya promotif dan preventif dalam mendukung pengendalian diabetes melitus di masyarakat
Edukasi Pada Ibu tentang Persiapan Menghadapi Perubahan pada Masa Menopause Erda Restiya Agustin; Neta Ayu Andera; Anik Nuridayanti; Lailaturohmah
ADIMASKA (JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN) Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UNIVERSITAS KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/n738bf94

Abstract

Menopause merupakan fase biologis alami yang menandai berakhirnya siklus reproduksi seorang perempuan, biasanya terjadi antara usia 45 hingga 55 tahun. Meskipun merupakan proses normal, transisi ini sering kali membawa perubahan signifikan yang memengaruhi kualitas hidup secara fisik maupun psikologis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan mempersiapkan diri ibu sedini mungkin untuk menghadapi masa menopause. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan atau edukasi pada ibu tentang persiapan menghadapi perubahan pada masa menopause. Hasik kegiatan menunujukkan adanya peningkatan pengetahuan  ibu tentang masa menopause setelah diberikan penyuluhan. Kesimpulan  dari kegiatan ini menunjukkan  bahwa pemberian edukasi dapat membantu ibu meningkatkan pengetahuan tentang menopause, sehingga dapat mempersiapkan diri dan dapat mengatasi masalah-masalah yang muncul akibat perubahan masa menopause baik secara fisik maupun psikososial.

Page 3 of 3 | Total Record : 24