cover
Contact Name
Aldila Yuanditasari
Contact Email
aldila.y.di@upnjatim.ac.id
Phone
+6282143445815
Journal Mail Official
rachanainterior@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Rungkut Madya 1, Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur, 60294, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Rachana Interior
ISSN : -     EISSN : 30478561     DOI : https://doi.org/10.33005/rachanainterior.v2i02
Core Subject : Art, Engineering,
Journal of Rachana Interiors is a scientific publication medium for articles in the fields of interior design and other relevant fields, which the idea emphasizes its relationship with culture. Culture in question is manifestation of human intellectual achievements collectively or of a particular social group. The journal not only discuss about culture in the past which is close to traditional culture, but also in recent or future years. This journal investigates the complexities of the interior environment’s composition, its impact on the inhabitant, and internal aspects that contribute to create it. Contributions for journal from interior design practitioners and theorist are welcome. The journal is sets out to challenge divisions between theory and practice to provide an essential scientific forum for all those with an interest in design, history, and meaning of interiors, which examined through theoretical discussion. Submissions are also invited in in the form of review of, projects, and exhibition that are in scope of Rachana Interior.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 01 (2026): April" : 5 Documents clear
Tinjauan Tata Sirkulasi Pada Ruang Baca Dewasa Di Perpustakaan Kota Untuk Mendukung Aktivitas Membaca Yang Efektif Dan Nyaman Koesputriantoro, Aliyya Qur’ani; Kusnaedi, Iyus; Arief, Boyke
Rachana Interior Vol. 3 No. 01 (2026): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v3i01.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sirkulasi pada ruang baca dewasa di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung berdasarkan kondisi eksisting, standar ergonomi, serta efektivitas tata ruang dalam mendukung aktivitas pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan selama ± 5 hari, wawancara dengan 1-4 orang pihak pengelola perpustakaan, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang yang padat, jarak antar rak dan furnitur yang sempit, serta jalur sirkulasi yang tidak memenuhi standar berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas dan kenyamanan pengguna. Beberapa titik sirkulasi berada di bawah standar lebar jalur ideal, sehingga menimbulkan hambatan pergerakan terutama saat ruang ramai. Temuan ini menunjukkan bahwa penataan ulang tata letak diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sirkulasi, aksesibilitas, dan kenyamanan ruang baca dewasa. Perbaikan sirkulasi tidak hanya meningkatkan kualitas penggunaan ruang, tetapi juga mendukung fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar yang aman dan ergonomis.
Tinjauan Unsur Ragam Hias Berbasis Tangible Culture Pada Interior Yabe! Izakaya Sebagai Representasi Budaya Jepang Kirana , Vanita; Kusnaedi, Iyus
Rachana Interior Vol. 3 No. 01 (2026): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v3i01.76

Abstract

Representasi budaya dalam desain interior restoran sering kali belum optimal, penggunaan elemen hias yang cenderung bersifat visual tanpa memahami makna yang mendasarinya. Hal ini menyebabkan berkurangnya autentisitas dalam menghadirkan suasana ruang. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan ragam hias berbasis tangible culture khas Jepang pada interior Restoran Yabe! Izakaya di Bandung. Fokus utama adalah bagaimana unsur tangible culture ini dapat diterapkan secara autentik untuk merepresentasikan budaya dan suasana Jepang. Sasaran penelitian adalah unsur ragam hias di area makan restoran. Metode yang digunakan adalah kualitatif-eksplanatif, melibatkan observasi langsung sebagai data primer dan studi literatur sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restoran Yabe! Izakaya dinilai berhasil merepresentasikan budaya Jepang dengan baik melalui penggunaan elemen autentik, seperti material alami kayu dan bambu, pencahayaan hangat dari lampion chōchin, dan elemen pendukung seperti noren. Elemenelemen desain ini berfungsi tidak hanya sebagai komponen estetis dan fungsional, tetapi juga sebagai media visual yang menyampaikan nilai-nilai budaya Jepang. Penerapan unsur tangible culture dalam desain interior ini membuktikan bahwa representasi budaya sangat mungkin dilakukan dan dapat menjadi ide kreatif yang kuat.
Analisis Prinsip Biophilic Design pada Lobi Hotel Janevalla Bandung yang berkonsep Urban Industrial Adzani, Nashwa Gaura; Subkiman, Anwar
Rachana Interior Vol. 3 No. 01 (2026): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v3i01.81

Abstract

Hotel Janevalla Bandung merepresentasikan kontradiksi unik antara kebutuhan relaksasi wisatawan dengan realitas lingkungan urban yang bising dan padat. Secara arsitektural, hotel ini mengusung identitas urban industrial yang tegas melalui dominasi material beton dan baja, namun keasrian ruangnya tetap terjaga berkat penerapan prinsip biophilic design. Penelitian ini bertujuan untuk membedah integrasi elemen biofilik pada area lobi melalui pendekatan kualitatif yang komprehensif, mencakup studi pustaka, observasi lapangan, pengalaman ruang (spatial experience), serta dokumentasi visual. Analisis dilakukan dengan mengacu pada tiga pilar utama desain biofilik, yaitu: nature in the space, natural analogues, dan nature of the space. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sinergi elemen alami, seperti optimalisasi pencahayaan matahari dan kehadiran vegetasi interior, mampu berpadu harmonis dengan estetika industrial sehingga menciptakan kenyamanan visual maupun termal. Penerapan prinsip ini terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan psikologis tamu serta mereduksi tekanan akibat dinamika perkotaan di sekitarnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan teoretis sekaligus panduan praktis dalam merancang lobi hotel di kawasan padat agar mampu menghadirkan pengalaman ruang yang lebih manusiawi dan berkualitas.
Analisis Penerapan Prinsip Ergonomi pada Interior Ruang Pamer Museum Olahraga Surabaya Goestien, Chintya Sagita; Galib, Cotian Ghozy; Alwandhani, Rafly; Budisetya, Satria Rafie; Al-Makki, Muhammad Gibriel Heza
Rachana Interior Vol. 3 No. 01 (2026): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v3i01.84

Abstract

Peningkatan jumlah pengunjung Museum Olahraga Surabaya menuntut evaluasi ergonomi interior ruang pamer untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keterkaitan elemen interior, fungsi ruang, dan kebutuhan pengunjung melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi dan studi literatur. Hasil menunjukkan penerapan ergonomi sebagian terpenuhi, terutama pada aspek psikologis dan spasial. Namun, masih terdapat kekurangan pada posisi display, pencahayaan, material lantai, dan elemen tangga. Keterbatasan akses vertikal serta ketiadaan navigasi taktil menunjukkan aksesibilitas belum terpenuhi. Oleh karena itu, integrasi ergonomi dan desain universal diperlukan untuk mewujudkan ruang pamer yang inklusif dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Tinjauan Warna “Yellow Thread” Sebagai Sensori Visual Terhadap Psikologi Pada Interior Lobi Hotel Voco Bandung Hanifah, Monica Qinthara; Zein, Anastasha Oktavia Sati
Rachana Interior Vol. 3 No. 01 (2026): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v3i01.87

Abstract

Penerapan konsep "Yellow Thread" di lobi Hotel Voco Bandung bukan sekadar dekorasi, melainkan strategi visual untuk menciptakan pengalaman ruang yang hangat dan menyenangkan. Penelitian ini bermula dari tantangan bagaimana mengoptimalkan identitas brand agar tetap konsisten, namun mampu memberikan kesan psikologis yang kuat bagi tamu sejak pertama kali masuk. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, ditemukan bahwa elemen interior seperti furnitur, karya seni, dan detail dekoratif dengan aksen kuning memegang peran kunci. Hasilnya, suasana lobi menjadi lebih ceria, bersahabat, dan penuh energi tanpa menghilangkan karakter brand hotel. Sebagai kesimpulan, konsep "Yellow Thread" berhasil menyatukan aspek estetika dan psikologis secara harmonis. Keunikan studi ini terletak pada bagaimana warna diposisikan sebagai elemen utama yang membentuk identitas sekaligus pengalaman ruang yang berkesan bagi pengunjung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5