cover
Contact Name
Ratu Tsamarah Kusumaning Ayu
Contact Email
ratu.tsamarah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan.stikescrb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Brigjen Dharsono No. 12 B, Kedawung, Kabupaten Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20880278     EISSN : 27219518     DOI : https://doi.org/10.38165/
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan is a health scientific journal under Lembaga Pengembangan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) of Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon. This journal is published as a platform for academics and healthcare practitioners to disseminate information about the development of science and technology in the healthcare sector. The scope of this journal covers: public health, nursing, midwifery, physiotherapy, radiodiagnostic, pharmacy, and health analysis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 224 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA STRES KERJA PADA PEKERJA WANITA Muslimin Muslimin; I Gede Kartika
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.13

Abstract

Semakin banyak terbukanya peluang kerja yang saat ini terjadi, tidak menutup kemungkinan masuknya wanita ke dalam dunia kerja. Dari meningkatkanya wanita yang terlibat dalam dunia kerja sebagai salah satu prestasi bagi wanita tersebut, ternyata wanita bekerja dikabarkan memiliki ancaman cukup serius untuk terkena stres kerja. Stres kerja memiliki beberapa dampak negatif, diantaranya dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pekerja wanita di PT. Shoetown Majalengka Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah wanita bekerja yang bekerja di PT Shoetown Majalengka periode bulan Juni 2019 sebanyak 1785 orang dengan sampel berjumlah 95 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari perusahaan terkait dan data primer yang diperoleh melalui wawancara kepada responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuisioner dan dianalisa menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban kerja dengan kejadian stres kerja (p value 0,040), ada hubungan yang bermakna antara kejenuhan kerja dengan kejadian stres kerja (p value 0,035), ada hubungan yang bermakna antara lingkungan kerja dengan kejadian stres kerja (p value 0,046).Kata kunci :Stres, Beban, Kejenuhan, Lingkungan, Pekerja  ABSTRACTThe more open job opportunities that currently occur, do not rule out the entry of women into the world of work. From increasing the number of women involved in the workforce as an achievement for these women, it turns out that working women are reported to have a serious enough threat to be exposed to work stress. Job stress has several negative impacts, including can cause health problems and reduce work productivity. This study aims to determine the factors associated with work stress on female workers at PT. Shoetown Majalengka, West Java Province in 2019. This research is a quantitative study with cross sectional research design. The population of this study was working women who worked at PT Shoetown Majalengka for the period of June 2019 with 1785 people with a sample of 95 respondents. The data used in this study are secondary data from related companies and primary data obtained through interviews with respondents. Research data collection using questionnaires and analyzed using chi square test.From the results of the study found that there is a significant relationship between workload and work stress events (p value 0.040), there is a significant relationship between work burnout and work stress events (p value 0.035), there is a significant relationship between work environment and work stress events (p value 0.046)Keywords       : Stress, Workload, Saturation, Environment, Workers
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEDIAAN BIDAN DESA UNTUK TINGGAL DI DESA Yosi Yusrotul Khasanah
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.14

Abstract

Strategi pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 mengisyaratkan bahwa pembangunan kesehatan ditujukan pada upaya menyehatkan bangsa. Indikator keberhasilannya antara lain ditentukan oleh angka mortalitas dan morbiditas, angka kematian  ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).Salah satu upaya penting yang sedang ditempuh oleh pemerintah untuk mempercepat penurunan angka kematian  ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia adalah dengan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang antara lain dilakukan melalui penempatan bidan di desa (BDD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  faktor–faktor yang berhubungan dengan kesediaan bidan desa untuk tetap tinggal di desa di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian analitik Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah bidan desa yang ada di Kabupaten Cirebon sejumlah 424 orang. Teknik pengambil sample menggunakan total sampling,  yang bersedia mengisi kuesioner berjumlah 353 bidan desa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan.instrumen yang digunakan adalah kuesioner, analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunujukkan variabel umur  (p=0,00), variabel status perkawianan  (p = 0,00), variabel lama kerja (p= 0,00), variabel lama kerja (p= 0,00) ada hubungan dengan kesediaan bidan tinggal di desa, sedangkan variabel ketersediaaan polindes (p=0,57) menunjukkan tidak adanya hubungan kesediaan bidan tinggal di desa.Kata kunci : Faktor kesediaan bidan Desa   ABSTRACTThe heath deveplopment strategis towards a healhty Indonesia 2010 implies that health development is aimed at making the nation healhty indicator of success are determined by mortality and morbidity and morbidity,maternal mortality (MMR) and infant mortality (IMR). One of the important effort being pursued by the government to accelerate the reduction of maternal mortality (MMR) and Infant mortality (IMR) in Indonesia is to bring healh service closser to the community, which among other is done by placing midewifes in the village. The pupose of this study was to determine the factors related to willingness of village midwives to say in village in Cirebon Regency. This is cross secsional analytical study with a population of research that is village midwife in Cirebon District with a total of 242 village midewive, sampling technique using random sampling technique of 353. The results of this study indicate factors related to the willingness of village midwives to stay in the village are 25-34 years of age, marital status is married, tenure of more than 10 years, civil servant employment status, with additional income excluding salary.  The result of the study addressed the age vaeriabel (p=0,00)  the  marriage status variable (p =0,00), variable leght of employment (p=0,00) there was a relationship with the willingness of midewives to live in the village while the polindes availability variable (p=0,57) relationship with the willingness of midewives to live in the village.Key word : village midewife’s willingness, availability of Polindes 
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, BEBAN KERJA FISIK, DAN FAKTOR LAIN DENGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT Erny Elviany Sabaruddin; Zahroh Abdillah
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.15

Abstract

Kelelahan adalah suatu mekanisme perlindungan tubuh agar terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga terjadi pemulihan setelah istirahat. Tujuan penelitian ini adalah diketahui persentase kelelahan kerja tinggi dan dibuktikan adanya hubungan kelelahan kerja perawat dengan asupan energi,beban kerja fisik, pencahayaan, psikososial dan masa kerja di RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam  penelitian ini merupakan seluruh karyawan RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor yang berjumlah 154 orang  dan  yang  menjadi sampel yaitu perawat berjumlah  35 orang dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Melakukan wawancara dengan  menggunakan kuesioner dari International Fatigue Research Commite (IFRC) untuk mendapatkan data kelelahan kerja, kuesioner untuk mendapat kandata psikososial, asupan kalori dikumpulkan dengan melakukan  metode food recall- 24 jam, pengukuran beban kerja fisik dengan stop watch dan pengukuran intensitas pencahayaan dengan lux meter. Uji statistic untuk menganalisis  korelasi antara variable independen dan variable dependen menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang bermakna antara kelelahan kerja dengan beban kerja, pencahayaan dan psikososial. Beberapa saran bagi rumah sakit diantaranya menyesuaikan jumlah ketenagakerjaan perawat sesuai metode perhitungan seperti Metode Gillies, memberikan tunjangan atau insentif kepada perawat sesuai kebijakan rumah sakit, memberikan reward bagi perawat teladan serta mengganti dan melakukan perawatan pada lampuKata kunci : Kelelahan Kerja, Asupan Energi, Beban Kerja Fisik   ABSTRACTFatigue is a mechanism for protecting the body to avoid further damage resulting in recovery after rest. The purpose of this study is to know the percentage of high work fatigue and proven thecorrelation in nurse work fatigue based on energy intake,physical workload, lighting, psychosocial and years of work at RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogor in 2019. This research was quantitative analytical with cross-sectional design.The population was the entire employee of RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi Bogorwas 154 employees and samplewas35 nurses that taken by purposive sampling method. The work fatigue data were gathered by conducting interviews by using questionnaires from International Fatigue Research Commite, using questionnaires to get psychosocial data, the calory intake data were gathered by conducted a food recall 24 hours method, physical workload measurements with stopwatch and lighting intensity measurements with lux meter. A statisctic test was used to analyze the correlation between independent variables and dependent variable is chi square test. The results of this study prove that there were significant differences in work fatigue based on workload, lighting and psychosocial. Some suggestions for hospitals include adjusting the number of nurses in accordance with calculation methods such as the Gillies Method, providing benefits or incentives to nurses according to hospital policies, giving rewards to exemplary nurses and replacing and maintaining lights.Keywords: Work Fatigue, Energy Intake, Physical Workload 
PENGARUH KONSELING PERSONAL TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU Uun Kurniasih; Arif Rakhmat
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.16

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis.Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri atau kuman Mycrobacterium Tuberculosis.Kuman ini mudah menular lewat udara sehingga penyakit ini sering dikaitkan dengan penyakit paru walaupun sebenarnya kuman ini tidak hanya menyerang paru-paru saja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan perilaku sebelum dan sesudah diberikan konseling personal terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon. Desain penelitian ini quasi eksperimen yang digunakan adalah one group Pretest Postest. Subyek penelitian ini adalah penderita TB paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon tahun 2019. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampel dengan jumlah 24 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar angket perilaku pencegahan penularan TB paru. Metode analisa data yang digunakan adalah uji paired t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan konseling personal dengan niali rata-rata 66,7% dengan kategori perilaku pencegahan penularan  rendah, dan sesudah diberikan konseling personal didapatkan hasil nilai rata-rata 100% dengan kategori memiliki perilaku tinggi terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru. Dari uji paired t test didapatkan nilai p value adalah signifikan 0,000 (a < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling personal terhadap perilaku pencegahan penularan TB paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Plumbon Kabupaten Cirebon Tahun 2019.Kata kunci    : Konseling Personal, TB Paru, Perilaku Pencegahan Penularan    ABSTRACTTuberculosis is an infectious disease caused by Mycrobacterium Tuberculosis. Tuberculosis is caused by bacteria or Mycrobacterium Tuberculosis bacteria. This bacterium is easily transmitted through the air so that the disease is often associated with lung disease even though these germs do not only attack the lungs. The purpose of this study is to knowing changes in behavior before and after personal counseling on the prevention behavior of pulmonary TB transmission in the Work Area of the UPT Plumbon Health Center in Cirebon Regency. The design of this quasi-experimental study used was one group pretest posttest. The subjects of this study were pulmonary TB patients in the Work Area of the UPT Plumbon Public Health Center in Cirebon Regency in 2019. The sampling technique used a total sample of 24 respondents. The research instruments used were questionnaires. prevention behavior of pulmonary TB transmission. The data analysis used is the paired t test. The results showed that before being given personal counseling with an average score of 66.7% with the category of low transmission prevention behavior, and after being given personal counseling the results of the average score were 100% with the category having high behavior towards the prevention behavior of pulmonary TB transmission. The statistical test results obtained with a significant value of 0,00 can be concluded that there is an effect of personal counseling on the prevention behavior of pulmonary TB transmission in the Work Area of the Cirebon District Plumbon Public Health Unit in 2019.Keywords : Personal Counseling, Pulmonary TB, Behavior Prevention of Transmission
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS Ira Faridasari
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.17

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia yang sangat mengkhawatirkan dan mengancam kehidupan di karenakan sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Tingginya angka kejadian HIV/AIDS dianggap berhubungan dengan rendahnya pengetahuan mengenai HIV/AIDS. Pendidikan kesehatan pada remaja diperlukan untuk mencegah terjadinya penyakit HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di MA Pringgabaya Kabupaten Indramayu Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian pre-eksperimental dengan one-group pretest- posttest design tanpa kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X-XI MA Pringgabaya Kabupaten Indramayu yang terdiri dari 90 remaja. Sampel diambil dengan teknik total sampling, sehingga jumlah responden 90 responden. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Paired Sampel T Test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden sebelum diberikan intervensi pendidikan kesehatan menunjukkan nilai rata-rata 60,90 dan sesudah diberikan intervensi pendidikan kesehatan menunjukkan rata-rata 85,16. Hasil uji statistik menggunakan uji Paired Samples T Test menunjukkan bahwa Asymp. Sig yang diperoleh sebesar 0,000 ɑ< 0,05, maka Ho ditolak, berarti terdapat perbedaan pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.Kata kunci : HIV/AIDS, pendidikan kesehatan, remaja    ABSTRACTHIV / AIDS is one of the health problems in the world that is very worrying and threatening life because until now there is no cure for HIV / AIDS. The high rate of HIV / AIDS is considered to be associated with low knowledge about HIV / AIDS. Health education in adolescents is needed to prevent the occurrence of HIV / AIDS. The purpose of this study was the effect of health education on the level of knowledge of adolescents about HIV / AIDS in MA Pringgabaya in Indramayu District in2019. The type of research used is a type of quantitative research using a pre- experimental study design design with one-group pretest-posttest design without a control group. The population in this study was class X-XI MA Pringgabaya Indramayu Regency consisting of 90 adolescents. The sample is taken by the Total Sampling technique, so the number of respondents is 90 respondents. The data analysis technique used is the Paired Sample T Test.The results showed that the knowledge of respondents before being given a health education intervention showed an average value of 60.90 and after being given a health education intervention it showed an average of 85.16. The results of statistical tests using the Paired Samples T Test show that Asymp. Sig obtained is 0,000 ɑ <0,05, so Ho is rejected and Ha is accepted, meaning there is a difference in health education to the level of adolescent knowledge about HIV / AIDS.Keywords: HIV / AIDS, health education, adolescents
KEPUASAN PELANGGAN INTERNAL TERHADAP PELAYANAN LABORATORIUM KLINIK Destu Satya Widyaningsih; I Wayan Kurniawan
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.18

Abstract

Gamping Sleman yang mengedepankan pelayanan prima kepada pelanggan eksternal atau internal. Pelayanan kepada pelanggan eksternal lebih sering diperhatikan dan dilakukan penelitian dibandingkan pelayanan kepada pelanggan internal yang masih sering diabaikan serta berdasarkan hasil observasi pada tanggal 24 Januari 2019 di laboratorium klinik RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman pengukuran kepuasan pelanggan internal belum pernah dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pelanggan internal terhadap pelayanan laboratorium di RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi  pada penelitian ini adalah dokter yang bertugas di RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman yaitu sebanyak 49 dokter. Teknik pengambilan sampel pada penelitian adalah dengan Accidental sampling sebanyak 20 dokter yang bertugas di RS PKU Muhammadiyah Sleman. Analisa data dengan menggunakan rumus yang tercantum dalam pedoman umum penyusunan indeks kepuasan masyarakat unit pelayanan instansi pemerintah. Hasil penelitian didapatkan bahwa Kepuasan Pelanggan Internal Terhadap Pelayanan di Laboratorium Klinik RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman mendapatkan hasil penilaian sebesar 98.5 dengan kategori A yang mengandung arti sangat memuaskan.Kata Kunci: Kepuasan, pelanggan internal, layanan laboratorium.  ABSTRACTThe clinical laboratory unit belongs to one of the supporting health services at the PKU Muhammadiyah Gamping Hospital which aims to provide excellent service to both external and internal customers. External customer satisfaction is more commonly evaluated compared to that of internal customers. According to the preliminary observatory study, internal customer satisfaction has never been evaluated previously at the PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. Current study aims to evaluate internal customer satisfactory rate with clinical laboratory services at the PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. The descriptive study was conducted by using cross sectional design in 49 medical doctors of PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. Accidental sampling method was used in determining the 20 final respondents. Data analysis was performed according to the standard index on measurements of satisfactory rate in government institutions. The study demonstrated high satisfactory rate of 98.5, of which belonged to very satisfied under category A.Keywords: satisfaction, internal customer, laboratory service
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT Rokhmatul Hikhmat; Melinda Melinda
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.19

Abstract

Beban kerja perawat adalah seluruh kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh perawat selama tugas disuatu unit pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kepuasan kerja perawat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi yang bertujuan untuk menguji hubungan beban kerja dengan kepuasan kerja perawat. Populasi penelitian ini adalah perawat pelaksana yang berjumlah 60 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner untuk beban kerja dan kepuasan kerja perawat. Analisa hubungan variabel yang digunakan menggunakan  Chi Square. Hasil Penelitian tentang hubungan beban kerja dengan kepuasan kerja perawat menunjukkan bahwa beban kerja perawat dengan frekuensi terbanyak adalah kategori beban berat (96,7%). Kepuasan kerja perawat dengan frekuensi terbanyak adalah kategori puas (81,7%). Analisa Bivariat menunjukkan ada hubungan beban kerja dengan kepuasan kerja perawat (p=0,031).Kata Kunci: Beban  kerja, kepuasan kerja, perawat   ABSTRACTNurses work load is all activities or activities undertaken by the nurse during the duty of a unit of nursing service. This study aims to identify the relationship between workload and nurse job satisfaction This research is quantitative research with descriptive correlation design which aims to test the relation of work load with job satisfaction of nurse. The population of this study is nurse implementer which amounts to 60 people, by using total sampling technique. Data collection using interview techniques.  The instruments used in this study are questionnaires for work load and nurse job satisfaction. Analysis of variable relationships used using Chi Square. Results of research on the relationship between workload and nurse job satisfaction showed that the workload of the nurses with the highest frequency was weight category (96.7%). Job satisfaction of nurses  with the highest frequency is satisfied category (81,7%). Bivariate analysis showed that there was a relation between work load and nurse job satisfaction (p = 0,031). Key word: work load, work satisfaction, nurses
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG SADARI Fauziah Fauziah; Sri Lestari
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v10i2.20

Abstract

Masa remaja akan diwarnai dengan perubahan fisik salah satunya adalah payudara   membesar.  Payudara   ini   memiliki   kemungkinan   akan   timbulnya penyakit salah satunya adalah kanker payudara. Namun kurangnya minat remaja dalam  mencari  informasi  mengenai  deteksi  dini  kanker payudara,  menjadikan remaja tidak paham akan penyakit kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui peer group terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Jenis penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre and post test without control group. Dengan jumlah populasi 1028 remaja putri, sehingga jumlah sampel didapatkan sebanyak 91 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Data diperoleh dengan cara wawancara, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon signed ranktest diperoleh   nilai   probabilitas  (p-value)  sebesar 0,000  (p<   0,05)   sehingga kesimpulan uji adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui peer group terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI.Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Peer Group, Remaja   ABSTRACT Adolescence will be colored by physical changes, one of which is enlarged breasts. This breast has the possibility of disease, one of which is breast cancer. But the lack of interest in adolescents in seeking information about early detection of breast cancer, makes teenagers do not understand breast cancer.The purpose of this study was to determine the effect of health education through peer groups on the knowledge and attitudes of young women about their awareness. This type of research uses a quasi experiment design with a pre and post test without control group approach. With a population of 1028 young women, so the number of samples was 91 respondents. The sampling technique used in this study used simple random sampling. Data obtained by interview, data collection tools using questionnaires and statistically analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results of hypothesis testing using the Wilcoxon signed ranktest test obtained a probability value (p-value) of 0,000 (p <0.05) so that the conclusion of the test was that there was an effect of health education through peer groups on the knowledge and attitudes of young women.Keywords : Knowledge, Attitude,Peer Group, Adoloscence
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) PADA KARYAWAN GEDUNG E BAGIAN BENANG Herlinawati Herlinawati; Taufan Azhari
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v9i1.72

Abstract

Dari hasil data kecelakaan kerja yang di peroleh pada 15 Mei 2017. Rekapitulasi kecelakaan kerja periode Januari 2016 s/d Desember 2016 PT. ARIDA sebanyak 30 kasus kecelakaan kerja dan yang paling tinggi angka kecelakaan kerjanya terjadi pada bulan November 2016 sebanyak 7 kasus kecelakaan kerja. sedangkan kecelakaan kerja yang terjadi di gedung E bagian benang terjadi pada bulan Juli 2016 kecelakaan disebabkan oleh faktor tindakan tidak aman dan bulan November 2016 kecelakaan disebabkan oleh faktor kondisi yang tidak aman, dari kedua kasus kecelakaan kerja tersebut korban langsung di larikan ke Rumah Sakit. Hal tersebut terjadi karena faktor tindakan tidak aman salah satunya adalah kelalaian dari para karyawan itu sendiri, karena selama bekerja secara langsung mereka kurang kesadaran akan keselamatan dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan  perilaku P3K pada karyawan gedung E bagian benang PT. ARIDA Kota Cirebon Tahun 2017. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional.variabel yang diteliti yaitu pengetahuan, sikap dan perilaku P3K. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua karyawan gedung E bagian benang PT. ARIDA sebanyak 204 karyawan. Jumlah sampel sebanyak 67 yang di ambil secara sistematik random sampling. Pengumpulan data dengan  menggunakan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data di analisis secara statistik menggunakan Uji Chi Square dengan nilai a sebesar 0,05 (5%).Dari 67 responden yang diteliti, yang memiliki pengetahuan rendah sebanyak 44,8%, sikap negatif sebanyak 37,3% dan yang tidak pernah melakukan tindakan P3K sebanyak 26,9%. Hasil uji statistik didapatkan bahwa pengetahuan (ρ = 0,176) dan sikap (ρ = 0,113) yang tidak ada hubungan antara perilaku P3K pada karyawan gedung E bagian benang PT. ARIDA Kota Cirebon Tahun 2017.Kata Kunci         : Pengetahuan, Sikap dan Perilaku P3K.  ABSTRACKFrom the result of work accident and data obtained on May 15, 2017. Recapitulation of work accident for period January 2016 to December 2016 PT. ARIDA 30 cases of work accidents and the highest number of accidents occurred in November 2016 as many as 7 cases of work accidents. Where as work accidents occurring in the E building section of the yarn occurred in July 2016 accidents caused by unsafe action factors and by November 2016 accidents caused by unsafe conditions factors, of the two cases of work accident are the victims directly on the run to the hospital. This happens because the unsafe action factors of one of them is the negligence of the employees themselves, because during the work directly they are less aware of his safety. The purpose of this research is to know the relationship of knowledge and attitude with first aid behavior  on E building employee of tread PT. ARIDA Cirebon City Year 2017.The design in this research using quantitative approach with cross sectional design. The variables studied are knowledge, attitude and first aid behavior. The population of this research is all E building employee of tread PT. ARIDA as much as 204 employees. Number of samples counted 67 taken in systematic random sampling. Data collection using interview. The instrument used is a questionnaire. The data were analyzed statistically using Chi square test with the a value of 0,005 (5%)From 67 respondents who studied, who have low knowledge as much as 44,8%, negative attitude as much as 37,7% and who never did action behavior firs aid on accidents as much as 26,9%. The result of statistic test shows that knowledge ( p 0,176) and attitude ( p 0,113) which there is no relation between first aid behavior in accident to E building employee of thread PT. ARIDA Cirebon City Year 2017.  Keyword               : knowledge, attitude and first aid behavior on accidents
KUALITAS PENCATATAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS Diding Sarifudin
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v9i1.73

Abstract

Cakupan kegiatan keperawatan komunitas di Kabupaten Cirebon masih rendah, sedangkan perawat sebagai pelaksananya merupakan tenaga kesehatan terbanyak dibandingkan dengan tenaga kesehatan lainnya. Perawat melakukan asuhan keperawatan komunitas seharusnya dengan pendokummentasian atau pencatatan yang merupakan panduan sehingga kegiatannya terarah dan terpadu sesuai dengan masalah yang ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kualitas pencatatan asuhan keperawatan komunitas di Kabupaten Cirebon tahun 2006 dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross-sectional. Data dikumpulkan dari 71 perawat puskesmas dengan menggunakan perhitungan besar sampel Lot quality assurance sampling (LQAS-Lot) secara sistematic random sampling, selain dilakukan wawancara juga dilakukan pemeriksaan catatan asuhan keperawatan masing-masing responden 5 dokumen. Penelitian dilakukan pada bulan September 2006 dengan menggunakan analisis univariat dan analisis jalur (path analysis). Dari data yang dikumpulkan diperoleh kualitas pencatatan dengan baik sebesar 59,2%. Hasil pemodelan dengan analisis jalur ternyata kepemimpinan merupakan variabel utama yang mempunyai pengaruh sebesar 46,8% terhadap kualitas pencatatan asuhan keperawatan, variabel lain yang mempunyai pengaruh terhadap kualitas pencatatan asuhan keperawatan adalah pengetahuan sebesar 31%, sikap sebesar 17,6 %, imbalan sebesar 11,6%, dan variabel masa kerja melalui sikap sebesar 4%. Kepemimpinan kepala puskesmas mampu meningkatkan kualitas pencatatan asuhan keperawatan yang dilakukan karyawannya, selain itu kepemimpinan dapat meningkatkan pengetahuan, mengatur imbalan yang diberikan, dan dapat merubah sikap karyawannya. Bagi Dinas Kesehatan yang mempunyai kewajiban membina kepala puskesmas maka harus selalu membina dan mengevaluasi kinerja kepala puskesmas.Kata Kunci : Kualitas pencataan Asuhan Keperawatan ABSTRACTScope of community nursing activity in district of Cirebon has undervalued. In fact, number of nurse resources there larger than another medical profession. They to be organized in community nursing activity and nursing activity record-keeping as principal guide, they will working in sistematic way and well integrated according to the problem raised from public health service. This research aim to determine the quality of community nursing activity record-keeping in district of Cirebon for year of 2006 and the influencing factors within. Research belong to quantitative research with cross-sectional design. Data collecting using Lot quality assurance sampling (LQAS-Lot) with sistematic random sampling method by surveying and interviewing 71 nurse from local public health services, including checking of  5 document from each respondent’s nursing record. Research taken during september 2006 and using univariat analysis and path analysis. The result shows the quality of record-keeping which noticed as good are 52,2 % in value. Modelling result from path analysis put leadership as main variable which influence the quality of nursing record-keeping at 46,8%. Another variable which having influence on quality of nursing record-keeping are nurse’s knowledge at 31%, nurse’s attitude at 17,6%, rewards at 11,6% and working period at 4%. Leadership skills of local public service’s head can improve the quality of record-keeping of community nursing activity by its employees (nurses). Besides, leaderships skills direct to improvement of knowledge, remuneration management, and change in attitude. District public health service which has responsibility in training and developing officer to become head of local public health service should  control and monitor their working performance continuously.Key word : quality of community nursing

Page 2 of 23 | Total Record : 224