cover
Contact Name
Gede Arda
Contact Email
gedearda@unud.ac.id
Phone
+6281910872532
Journal Mail Official
jitpagrotechno@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung GA, Kampus Bukit Jimbaran, Universitas Udayana. Jl. Raya Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. Telp: 0361 801701
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno
Published by Universitas Udayana
Scientific Journal of Agricultural Technology AGROTECHNO publishes the research results in the field of agricultural technology. This field comprises three main topics, namely Food Science and Technology, Agroindustry Technology and Management, and Agricultural Engineering and Biosystems. We encourage researchers to publish in the following topics: Food Science and Technology: Antioxidant, food development, food characteristics evaluation, nutrition assessment, functional food, food colorant, probiotics, food safety. Agroindustry Technology and Management: Industrial process technology, industrial system engineering, environmental engineering. Agricultural Engineering and Biosystem: Postharvest physiology and Technology of the fresh product, agricultural machinery design, precision farming, Internet of Things in biosystem, instrumentation and automation, biosystem management, water and soil management, composting engineering.
Articles 142 Documents
Rancang Bangun Alat Sterilisasi Buah Manggis Berbasis Cold Atmospheric Plasma (CAP) Wahyu Dhiki Saputro; Adi Rahmanto Wibowo; Alifah Maulidiyah; Yusuf Hendrawan
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p01

Abstract

Buah manggis (Garcinia mangostana Linn) atau biasa disebut ‘‘The queen of fruits” merupakan salah satu buah tahunan yang menjadi komoditas ekspor di Indonesia. Tingginya jumlah ekspor buah manggis tidak diikuti dengan kualitas buah yang baik. Rendahnya kualitas buah manggis Indonesia disebabkan karena adanya bercak kuning, mikroba, dan warna kulit yang gelap. Maka dari itu, diperlukan teknologi sterilisasi buah manggis yang efektif mematikan mikroba. Inovasi yang kami tawarkan yaitu alat sterilisasi mikroba berbasis Cold Atmospheric Plasma (CAP) yang dapat mendukung keamanan pangan dari buah manggis yang akan diekspor. Mekanisme alat ini dalam mematikan mikroba adalah dengan merusak fisik dari mikroba tersebut dengan memanfaatkan gas helium terionisasi yang sangat reaktif sehingga menyebabkan membran dan dinding sel bakteri lisis. Alat ini menghasilkan tegangan output sebesar 14.3, 19.14, 27.94, 32.00, 38.54, dan 38.85 kV. Sedangkan frekuensi yang digunakan sebesar 8 kHz. Semakin lama waktu dan tegangan keluaran dari sterilisasi menggunakan alat ini maka gas helium yang terionisasi akan semakin meningkat sehingga dapat menurunkan jumlah mikroba sebesar 1 log 10. Selain itu, dengan alat ini mampu memperpanjang umur simpan buah manggis 10 hari lebih lama dibanding metode konvensional. Alat ini dapat menjadi sebuah trobosan teknologi sterilisasi buah manggis yang efektif dan efisien.
Kandungan Tanin dan Serat Pangan dari Tepung Kecambah Millet dan Tepung Kecambah Millet Terfermentasi I D.P. Kartika Pratiwi; I Made Sughita
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 5 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2020.v05.i01.p06

Abstract

Millet merupakan jenis serealia tinggi serat pangan dan tanin, untuk dapat diaplikasikan dalam produk pangan, tepung millet diharapkan memiliki tanin rendah dan tetap mempertahankan kandungan serat pangan, sehingga diperlukan metode pendahuluan dalam pengolahan tepung millet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan serat pangan dan tanin tepung millet yang dihasilkan dari 2 metode pendahuluan. Desain eksperimental yang dipergunakan adalah uji T berpasangan dengan perlakuan i.e metode perkecambahan dan metode kecambah-fermentasi. Hasil analisis menyatakan bahwa terdapat perbedaan kandungan serat pangan dan tanin dari tepung millet metode perkecambahan dan metode kecambah-fermentai (a=0,05%). Tepung millet metode perkecambahan memiliki kandungan tanin 2,20% dan serat pangan 15,26% (bk), sedangkan tepung millet metode kecambah-fermentasi memiliki kandungan tanin 0,61% dan serat pangan 12,55% (bk)
Pemantau Suhu dan Kadar Air Kompos Berbasis Internet Of Things (Iot) dengan Arduino Mega dan Esp8266 Putu Gede Budisanjaya; I Wayan Tika; Sumiyati
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 1 No. 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2016.v01.i02.p01

Abstract

In composting process, temperature and water content are specific thus needs to be monitoredcontinuously. The objective of this study was to monitor temperature and moisture content in realtime during the process of straw and chicken manure composting. This device combined withInternet technology called the Internet of Things (IOT) and consist of Arduino Mega 2560 board,DS18B20 temperature sensor, resistive based moisture content probe with IC 555 as the currentexcitation. The results of the temperature and moisture content displayed on the LCD 4x20 andcan be seen online at sites thingspeak.com because transmitted by ESP8266 wifi module. Datatemperature and moisture content of compost material was also stored to the sd card
Pengaruh Nilai Hydrophile-Liphophile Balance (HLB) dan Jenis Ekstrak terhadap Karakteristik Krim Kunyit-Lidah Buaya (Curcuma domestica val.-Aloe Vera) I Gusti Ayu Sri Krsna Devi; Sri Mulyani; Lutfi Suhendra
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2019.v04.i02.p01

Abstract

This study aimed to determine the effect of value Hydrophile-Liphophile Balance (HLB) and type of extract on the characteristics of turmeric-aloe vera cream (Curcuma domestica Val. – Aloe Vera) also determine the HLB and the right type of extract to produce the best characteristics of turmeric-aloe vera cream (Curcuma domestica Val. – Aloe Vera). This study used a factorial randomized block design with two factor. The first factor was the HLB which consist of three levels, namely HLB 9, 10 and 11. The second factor was an extract consisting of two levels, namely the addition of turmeric and aloe vera extract. The result of the study showed that HLB has an effect on the spread power. The extract has an effect on the degree of acidity and total phenol. The treatment of HLB and the addition of the extract did not affect homogeneity, separation ratio, viscocity and adhesion time. All creams fulfill the characteristics of SNI. Aloe vera and turmeric extract cream with HLB 10 were the best formulated cream at the 6th week storage of the following characteristics: homogeneus, separation ratio =1, spread power 4.8-5.2 cm, viscocity 15733–16667 cp, adhesion time 14.43–17.31 second, pH 4.87-5.00 and total phenol 1.08–1.36 mg GAE/g.
Pengaruh Metode Pengeringan dan Jenis Pelarut terhadap Rendemen dan Kadar Kurkumin Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val) Ida Ayu Maria Christina; I Nengah Kencana; I Dewa Gede Mayun Permana
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p02

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan dan jenis pelarut terhadap rendemen dan kadar kurkumin ekstrak kunyit dan menentukan metode pengeringan dan jenis pelarut yang tepat untuk menghasilkan ekstrak kunyit yang mengandung kadar kurkumin tertinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dua faktor, yaitu pengeringan, yang terdiri dari pengeringan matahari dan pengeringan oven dan jenis pelarut yang terdiri dari etanol dan etil asetat. Percobaan diulang sebanyak tiga kali ulangan, sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan metode pengeringan berpengaruh pada hasil kadar air, rendemen, tetapi tidak berpengaruh pada kurkumin dan kapasitas antioksidan. Jenis pelarut berpengaruh terhadap kadar air dan kurkumin namun tidak berpengaruh pada rendemen dan kapasitas antioksidan. Pada metode pengeringan dan jenis pelarut adanya interaksi yang terkandung pada hasil kadar air, tetapi tidak terdapat pada hasil rendemen, kurkumin dan kapasitas antioksidan. Perlakuan metode pengeringan dan jenis pelarut terhadap rendemen dan kadar kurkumin menunjukkan hasil terbaik dengan karakteristik yang dihasilkan dari pelarut etanol dengan metode pengeringan oven kadar air sebesar 13,21 %, rendemen 11,87 %, kurkumin sebesar 1519,38 mgGAEAC/kg sedangkan kapasitas antioksidan sebesar 298,86 mgGAEAC/kg.
Pengaruh Pelapisan dengan Emulsi Minyak Wijen dan Kelapa Sawit Mentah terhadap Rerata Susut Bobot, Total Padatan Terlarut dan Rerata Laju Respirasi pada Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Gede Arda; Ni Luh Yulianti
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 1 No. 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2016.v01.i02.p02

Abstract

The aims of this research were to obtain the best kind of coating material and consentrations ofnatural oil which could preserve the quality of mangosteen during storage. This research appliedComplete Randomized Design using 2 factor that was the kinds of natural oil (sesame oil, andcrude palm oil) and emulsion consentrations (1%, 5% to 20%, and 30%). In addition, eachtreatment was repeated twice to obtain 16 experimental units. Observed parameters were weightloss, Total Soluble Solid (TSS) and respiration rate of mangosteen during storage. According tothe results, there were found that the mangosteen coated using 30% sesame oil had the smallestpercentage of weight loss and Total Soluble Solid with about 4.89% and 16.98 °brix respectively.Respiration rate show that the oil concentration in emulsion was inversely proportional torespiration rate of mangosteen coated by that emulsion
Pengaruh Konsentrasi Pelarut dan Lama Pengadukan terhadap Karakteristik Glukomanan Ubi Talas sebagai Bahan Edible Film Buah Segar Amna Hartiati; n Bambang Admadi Harsojuwono
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2019.v04.i02.p02

Abstract

Tujuan umum yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut dan waktu pengadukan pada karakteristik glukomanan tepung ubi talas yang diproduksi, 2) untuk mendapatkan glukomanan dengan karakteristik terbaik dari tepung ubi talas. Pelarut yang digunakan adalah etanol pada konsentrasi 50, 60 dan 70% dengan waktu pengadukan 30, 60 dan 90 menit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor: konsentrasi pelarut dan waktu pengadukan selama ekstraksi tepung ubi talas. Konsentrasi pelarut yang digunakan untuk ekstraksi glukomanan terdiri dari 3 level, yaitu 50, 60 dan 70% (v / v). Waktu pengadukan selama ekstraksi terdiri dari tiga level, yaitu 30, 60 dan 90 menit. Parameter yang diamati adalah rendemen, kadar glukomanan, kadar pati dan kadar air. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) tahap, yaitu pembuatan glukomanan dari tepung ubi talas dan tahap kedua adalah hasil terbaik pada tahap satu yang akan digunakan sebagai bahan edible film buah segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pelarut dan waktu pengadukan memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kadar glukomanan, kadar air dan interaksinya, tidak berpengaruh nyata terhadap kadar pati, rendemen glukomanan. Karakteristik terbaik glukomanan adalah perlakuan konsentrasi pelarut etanol 70% dan waktu pengadukan 90 menit dengan kadar glukomanan 60,166%; kadar pati 0,072%; kadar air 7,313% dan rendemen 9,320% untuk tepung talas.
Rancang Bangun Pengendali Suhu, Kelembaban Udara dan Cahaya dalam Greenhouse Berbasis Arduino dan Android I Putu Gede Budisanjaya; I Nyoman Sucipta
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p03

Abstract

Budidaya tanaman dalam greenhouse, menghasilkan tanaman dengan dimensi fisik yang lebih baik daripada tanaman yang dibudidayakan diluar greenhous, karena dengan membudayakan tanaman dalam greenhouse kita dapat mengendalikan kondisi atau variabel yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, adapun kondisi yang perlu dikendalikan dalam greenhouse antara lain adalah suhu, kelembaban udara dan intensitas sinar dalam greenhouse. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pengendali suhu, kelembaban dan intensitas sinar dalam greenhouse dengan menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai pemroses, sensor DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban udara, sensor BH1750 sebagai sensor intensitas sinar. Alat pengendali ini yang nantinya akan mengendalikan on/off kipas exhaust, led fotosintesis, dan pompa air. Sensor DHT22 memiliki error pengukuran suhu sebesar 1,28% dan kelembaban 1,64%. Sensor BH1750 memiliki pengukuran intensitas cahaya sebesar 8,21%. Kondisi suhu, kelembaban udara, dan intensitas sinar dapat dipantau dan dikendalikan secara remote dengan menggunakan smartphone bersistem operasi Android
Pengaruh Jenis Pemanis yang Berbeda terhadap Sifat Kimia Kopi Lengkuas R. Amilia Destryana; Ratih Yuniastri; Aryo Wibisono
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2019.v04.i02.p03

Abstract

Galangal coffee is a local agricultural commodity food product in Sumenep Regency. This product is produced based on the preference of people for coffee drinks. Galangal coffee is a mixture of coffee powder and galangal powder which has a different aroma and taste. The use of sugar as an additional ingredient in galangal coffee product is used to increase product quality in the composition of nutrients, storability, and health effects on the body. Sweetener commonly used in food products is sucrose, such as cane sugar, palm sugar, and corn sugar which are sweeteners but have a lower glycemic index than cane sugar. The purpose of this study was to determine the effect of the use of sweetener: cane sugar, palm sugar and corn sugar on the chemical properties of galangal coffee product. The design used in this study is a completely randomized design (CRD) non-factorial pattern with 3 replications. The method used is an experimental method of chemical parameters: carbohydrate content, water content, fat content, protein content, and ash content. Result of ANOVA at a significance level of 5% showed that the use of different types of sweeteners significantly affected total carbohydrate content, water content, ash content, and fat content. The parameter values ??of the chemical properties of the product in this study were: carbohydrate content of 64.47-82.60%, the water content of 5.19-17.08%, the ash content of 1.74 - 4.17%, fat content of 3.25 - 6.79%, and protein content from 4.96 to 7.5%.
Penguatan Clustering dan Strategi Pengembangan Kopi Robusta di Kabupaten Tabanan, Bali Amna Hartiati; I.A. Mahatma Tuningrat; Agus Slamet Duniaji
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 1 No. 2 (2016): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2017.v01.i02.p03

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan dan potensi serta menentukan strategi pengembangan kopi Robusta di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan matriks internal eksternal (IE) dan kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman (SWOT) melalui wawancara dan penentuan matriks IE dan bobotnya oleh para ahli yang terlibat dalam diskusi kelompok fokus. Kabupaten Pupuan dipilih sebagai pusat sampel kopi Robusta di Tabanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi pengembangan kopi Robusta di Tabanan, yang kekuatannya adalah Kabupaten Pupuan yang merupakan pusat produksi kopi Robusta dengan skor 0,300. Di sisi lain, praktik pertanian yang baik (kesenjangan) tidak diterapkan dengan baik sehingga meningkatkan skor menjadi 0,290. Dari sudut pandang faktor eksternal, peluang berupa permintaan produk hilir kopi Robusta dan ancaman berupa ketidakstabilan manajemen kelompok petani kopi dengan skor masing-masing 0,429 dan 0,214. Strategi pengembangan yang akan diterapkan untuk meningkatkan pengembangan kopi Robusta di Tabanan adalah dengan meningkatkan promosi kopi dan produk hilirnya di dalam dan luar negeri, sehingga tidak hanya memperluas target pemasaran dan penetrasi pasar tetapi juga meningkatkan kualitas kopi Robusta dan mendukung pembangunan berkelanjutan.