cover
Contact Name
Gede Arda
Contact Email
gedearda@unud.ac.id
Phone
+6281910872532
Journal Mail Official
jitpagrotechno@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung GA, Kampus Bukit Jimbaran, Universitas Udayana. Jl. Raya Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. Telp: 0361 801701
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno
Published by Universitas Udayana
Scientific Journal of Agricultural Technology AGROTECHNO publishes the research results in the field of agricultural technology. This field comprises three main topics, namely Food Science and Technology, Agroindustry Technology and Management, and Agricultural Engineering and Biosystems. We encourage researchers to publish in the following topics: Food Science and Technology: Antioxidant, food development, food characteristics evaluation, nutrition assessment, functional food, food colorant, probiotics, food safety. Agroindustry Technology and Management: Industrial process technology, industrial system engineering, environmental engineering. Agricultural Engineering and Biosystem: Postharvest physiology and Technology of the fresh product, agricultural machinery design, precision farming, Internet of Things in biosystem, instrumentation and automation, biosystem management, water and soil management, composting engineering.
Articles 142 Documents
Potensi Beberapa Sayuran Indigenous Bali sebagai Pangan Fungsional I Wayan Rai Widarta; I Ketut Suter
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p03

Abstract

Sayuran merupakan sumber serat makanan, mineral, vitamin dan antioksidan yang sangat penting untuk kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan karakteristik komponen kimia dan senyawa bioaktif beberapa sayuran lokal indigenous Bali (Daun Kejompot, Batang Semu Pisang Kepok, Pucuk daun Labu Kuning, dan Gonda) dalam upaya pemanfaatannya sebagai pangan fungsional. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan jenis sayuran dan diulang sebanyak 4 kali. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Parameter yang diamati meliputi: serat makanan, kadar air, kadar Ca, Fe, Zn, total fenol, total flavonoid, vitamin C, dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sayuran lokal indigenous bali sangat berpotensi sebagai pangan fungsional, terutama Kejompot yang memiliki kandungan komponen bioaktif dan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan sayuran lainnya.
Pengaruh Konsentrasi Asam Stearat dan Selulosa dari Limbah Padat Pengolahan Tapioka Terhadap Karakteristik Biokomposit Foam Tapioka dan Glukomanan Pupung Ferdiansyah; Bambang Admadi Harsojuwono; I Wayan Arnata
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam stearat dan selulosa dari limbah padat pengolahan tapioka terhadap karakteristik biokomposit foam tapioka dan glukomanan serta menentukan konsentrasi asam stearat dan selulosa dari limbah padat pengolahan tapioka yang optimal sehingga dihasilkan karakteristik biokomposit foam tapioka dan glukomanan yang terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor I adalah konsentrasi asam stearat yang terdiri dari 3 taraf (2% ; 4% ; 6%). Faktor II adalah konsentrasi asam maleat anhidrida yang terdiri dari 3 taraf yaitu (2,5%; 5%; 7,5%). Variabel yang diamati yaitu kekuatan tarik/tegangan putus (tensile strength), densitas (kerapatan massa), ketahanan sobek, pampat tetap (compression set), ketebalan, swelling, dan waktu biodegradasi (biodegradation time). Hasil penelitian menunjukan konsentrasi asam stearat berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, ketahanan sobek, pampat tetap, swelling, biodegradasi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap densitas dan ketebalan. Konsentrasi selulosa berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, ketahanan sobek, pampat tetap, swelling, biodegradasi dan berpengaruh nyata terhadap ketebalan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap densitas. Interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, ketahan sobek, pampat tetap, swelling, biodegradasi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap densitas dan ketebalan. Konsentrasi asam stearat 6% dan selulosa 5% menghasilkan biokomposit foam terbaik dengan nilai kuat tarik 0,69 N/cm2, ketahanan sobek 0,49 N/cm2, densitas 0,20 g/ml, pampat tetap 7,61%, ketebalan 10,27 mm, swelling 0,55%, dan waktu degradasi selama 13,67 hari.
Pengaruh Perbandingan Ikan Patin (Pangasius sp.) dan Ayam Terhadap Tingkat Kesukaan Galantin Yunda Maymanah Rahmadewi; Emi Fajar Rizkia; Palupi Melati Pangastuti
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p05

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesukaan pada galantin dari campuran ikan patin (Pangasius sp.) dan ayam yang dinilai dari tingkat kesukaan pada atribut sensoris warna, aroma, tekstur, rasa, dan kesukaan keseluruhan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penggantian sebagian bahan baku sumber protein hewani dalam penelitian ini adalah fillet ikan patin sebanyak 3 taraf yaitu 604 (ikan patin fillet 100% : daging ayam fillet 0%), 581 (ikan patin fillet 50% : daging ayam fillet 50%), dan 738 (ikan patin fillet 0% : daging ayam fillet 100%) yang selanjutnya dilakukan pengujian kesukaan untuk menilai kesukaan warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan. Penggunaan ikan patin sebagai substitusi daging ayam pada produk galantin mempengaruhi perbedaan yang signifikan pada rata-rata tingkat kesukaan warna, aroma, rasa, dan keseluruhan tetapi tidak berbeda nyata pada rata-rata tingkat kesukaan tekstur.
Karakteristik Komposit Bioplastik Pati Umbi Talas (Colocasia esculenta) dan Karagenan pada Variasi Rasio Bahan Baku dan Konsentrasi Bahan Penguat Ni Kadek Vira Purnama Yanthi; Amna Hartati; A. A. P. A. Suryawan Wiranatha
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta interaksi dari variasi rasio bahan baku dan konsentrasi bahan penguat terhadap karakteristik komposit bioplastik pati umbi talas (Colocasia esculenta) dan karagenan serta mengetahui variasi rasio bahan baku dan konsentrasi bahan penguat pada pembuatan komposit bioplastik pati umbi talas (Colocasia esculenta) dan karagenan yang menghasilkan komposit bioplastik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor yaitu rasio pati umbi talas : karagenan yang terdiri dari tiga taraf yaitu (25:75; 50:50; 75:25 g) dan konsentrasi selulosa asetat sebagai bahan penguat yang terdiri dari 3 taraf yaitu (1,67; 5; 8,33%) dari bahan polimer. Perlakuan dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan waktu pembuatan bioplastik, sehingga didapat 27 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, pengembangan tebal, biodegradasi dan gugus fungsi dengan FTIR. Data yang diperoleh dianalisis keragamannya dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pada variasi rasio bahan baku dan konsentrasi bahan penguat berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas dan biodegradasi tetapi berpengaruh tidak nyata pada pengembangan tebal. Karakteristik komposit bioplastik pada variasi rasio bahan baku dan konsentrasi bahan penguat menghasilkan nilai terbaik yaitu pada kuat tarik sebesar 17,60 MPa, perpanjangan saat putus sebesar 14,91%, elastisitas sebesar 154,80 MPa, pengembangan tebal sebesar 7,52%, kemampuan biodegradasi selama 6 – 8 hari dan mengandung gugus fungsi hidrokarbon (-(CH2)n), alkena (C – H), alkana (C – H), fenol, monomer alkohol,alkohol ikatan hidrogen (O – H).
Karakteristik Bubur Instan Berbasis Ubi Jalar Kuning dan Tempe Novita Yanti; Fitriani Shanti; Raswen Efendi
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p07

Abstract

Bubur instan adalah produk olahan pangan praktis yang mudah dikonsumsi masyarakat dan memiliki tekstur yang lunak sehingga mudah dicerna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bubur instan ubi jalar kuning dan tempe serta mendapatkan formulasi bubur instan terbaik. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian dan Laboratorium Analisis Hasil Pertanian. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah JT1 (pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe 90:10), JT2 (pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe 80:20), JT3 (pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe 70:30), JT4 (pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe 60:40) dan JT5 (pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe 50:50). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan akan dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio penggunaan pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil analisis dan penilaian sensori perlakuan terpilih pada penelitian ini adalah perlakuan pasta ubi jalar kuning dan pasta tempe 90:10 dengan kadar air 7,79%, kadar abu 4,66%, kadar lemak 3,28%, kadar protein 8,97%, dan kadar karbohidrat 76,68%.
Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kadar Alkohol dan Tingkat Kesukaan Wine Sorgum (Sorghum bicolor l. Moench) Sonya Titin Nge; Apriliana Ballo
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p08

Abstract

Wine merupakan minuman yang terbuat melalui proses fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur yang kemudian akan diubah menjadi alkohol. Selain buah anggur terdapat alternatif lain untuk pembuatan wine yaitu biji sorgum. Kandungan pati pada biji sorgum dapat dimanfaatkan dalam pembuatan wine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap kadar alkohol dan tingkat kesukaan wine sorgum. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Biologi Universitas Kristen ArthaWacana Kupang, menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Wine dibuat dengan mencampurkan bahan ekstrak biji sorgum dengan ragi. Perlakuan lama fermentasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah P1 (7 hari), P2 (14 hari), P3 (21 hari) dan P0 kontrol (5 hari). Wine yang dihasilkan akan diuji kadar alcohol menggunakan alkohol meter dan uji organoleptik untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap wine sorgum. Analisis data menggunakan Anova dan uji lanjut Duncan/DMRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar alkohol tertinggi terdapat pada perlakuan P3 dengan rata-rata 8,75%. Secara keseluruhan dari parameter rasa, aroma dan warna berpengaruh nyata. Data menunjukan rata-rata panelis lebih banyak menyukai pada perlakuan P3 rasa (3,41), aroma (3,55), dan warna (3,38). Dengan demikian biji sorgum dapat menjadi bahan alternative dalam pembuatan wine sorgum.
Pengaruh Perbandingan Sorbitol dan TDI-80 Terhadap Karakteristik Biokomposit Foam Maizena-Glikomanan Aldo Taufan Reviandi; Bambang Admadi Harjosuwono; Lutfi Suhendra
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p09

Abstract

Biofoam merupakan salah satu produk bioplastik yang dikembangkan untuk mengurangi penggunaan plastik saat ini. Biofoam yang terbuat dari matriks utama dapat berasal dari bahan polimer alam yang dapat membentuk gel dan membentuk busa seperti sorbitol dan diisosianat (poliuretan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan sorbitol. dan TDI-80 pada karakteristik biokomposit busa pati jagung-glukomanan dan menentukan perlakuan terbaik. Rancangan percobaan ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis keragamannya dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan poliuretan berpengaruh sangat nyata terhadap densitas massa, kekerasan, pegas reflektif, tegangan putus, perpanjangan putus, ketahanan sobek dan kompresi konstan. Biokomposit busa pati jagung-glukomanan terbaik diperoleh pada perlakuan rasio sorbitol 70:30 dan TDI-80 dengan nilai rata-rata densitas rata-rata 0,09 g/mL, kekerasan 6,14 kg, pegas reflektif 19,93%, tegangan putus 0,21 N/mm2, elongasi saat putus 6,53%, ketahanan sobek 0,15 N/cm3, Kompresi tetap pada 4,90% dan terdegradasi rata-rata 7,25 hari. Bioplastik yang dihasilkan pada penelitian ini telah memenuhi standar SNI 06-1004-1989 pada variabel uji kekerasan dan tekan serta standar ASTM 5998 pada variabel panjang degradasi.
Strategi Peningkatan Pelayanan Departemen Fresh Food Tiara Dewata Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Tissa Meiya Candigo; Amna Hartiati; Dewa Ayu Anom Yuarini
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p10

Abstract

Keluhan pelanggan menunjukkan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan departemen fresh food Tiara Dewata. Hal tersebut dapat dijadikan acuan departemen FF Tiara Dewata untuk menganalisis kebutuhan pelanggan guna menjaga kepercayaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu menganalisis kebutuhan dan keinginan pelanggan serta mengetahui strategi tepat untuk peningkatan pelayanan departemen fresh food Tiara Dewata. Penelitian dilakukan melalui survei kepada 100 orang pelanggan serta wawancara dengan pihak Tiara Dewata, Denpasar. Berdasarkan analisis QFD terdapat 11 atribut kepentingan pelanggan dan 14 parameter teknis pelayanan departemen FF. Hasil analisis menunjukkan perusahaan masih dapat melakukan peningkatan pelayanan melalui rasio perbaikan tertinggi antara target perusahaan dan kepuasan pelanggan yaitu pada atribut kelengkapan label harga produk dan pemahaman karyawan terhadap produk dengan nilai 1,39. Selain itu, perusahaan dapat meningkatkan kinerja parameter teknis tertinggi yaitu responsi keluhan terhadap pelanggan dengan nilai 419,25 sehingga melalui peningkatan tersebut diharapkan pemenuhan target kepuasan pelanggan dapat dicapai.
Pengaruh Berbagai Jenis Larutan Pengawet alami dan Lama Perendaman terhadap Kualitas Bunga Mawar Potong (Rosa hybrida L.) Rita Hayati; Putri Nabila Sukma Al Yamani; Marai Rahmawati
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p11

Abstract

Mawar merupakan bunga dengan nilai ekonomi yang tinggi namun masa kesegarannya relatif singkat. Kualitas bunga mawar potong dapat dipertahankan dengan perlakuan pengawet alami dengan bahan alami yang lebih praktis dan ekonomis serta lama perendaman. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui pengaruh berbagai jenis larutan pengawet alami dan lama perendaman terhadap kualitas bunga mawar potong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yakni jenis larutan pengawet alami yang mencakup 4 taraf (kontrol, larutan gula pasir 10% + ekstrak lemon 5%, air kelapa muda 40% +air rebusan daun sirih 30% dan larutan gula pasir 10% + air kelapa muda 40% +air rebusan daun sirih 30% + ekstrak lemon 5%) dan lama perendaman yang mencakup 3 taraf (2, 4 dan 6 jam). Parameter yang diamati antara lain diameter kemekaran, perubahan sudut kulai dan masa kesegaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis larutan pengawet alami dan lama perendaman memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap diameter kemekaran, perubahan sudut kulai dan masa kesegaran bunga mawar potong. Larutan gula pasir 10% + air kelapa muda 40% + air rebusan daun sirih 30% + ekstrak lemon 5% dengan lama perendaman 4 jam menghasilkan diameter bunga terbesar 90mm dengan masa kesegaran 8,33 hari. Perubahan sudut kulai dapat dipertahankan 53,33° pada 7 HSP dengan perlakuan larutan gula pasir 10% + ekstrak lemon 5% dengan lama perendaman 2 jam.
Pengaruh Variasi Tingkat Daya dan Waktu Pemanasan Microwave terhadap Karakteristik Tepung Jelai (Coix lacryma-jobi L.) Sukmiyati Agustin; Ratih Mardiatuzzakiah
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i02.p04

Abstract

Jelai (Coix lacryma-jobi L.) adalah tanaman jenis serealia yang masuk golongan suku padi-padian (Poaceae). Jelai merupakan jenis tanaman biji-bijian atau serealia. Kandungan pati dalam tanaman jelai sangat tinggi yaitu berkisar 52% sehingga berpotensi dapat diolah menjadi tepung. Pati alami yang terdapat pada biji jelai memiliki kekurangan yakni proses pengolahan dengan waktu yang lama dan tidak tahan pada perlakuan asam. Pemanasan menggunakan metode microwave merupakan salah satu metode untuk memodifikasi pati yang dinilai lebih efisien karena memberikan pemanasan yang lebih cepat, perlakuan yang lebih homogen, dan meminimalisir konsumsi energi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tingkat daya dan waktu pemanasan microwave terhadap karakteristik fisikokimia dan fungsional tepung jelai. Percobaan faktorial dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu tingkat daya (20p, 60p, 100p) dan waktu pemanasan (5, 10, 15 menit) serta tiga kali ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variasi tingkat daya microwave berpengaruh nyata terhadap densitas kamba, swelling volume, dan solubility, tetapi pada kadar air dan viskositas tidak berpengaruh nyata pada tepung jelai termodifikasi. Sedangkan pada variasi waktu pemanasan microwave berpengaruh nyata terhadap solubility, tetapi pada kadar air, densitas kamba, swelling volume, dan viskositas tidak berpengaruh nyata pada tepung jelai termodifikasi. Perlakuan tingkat daya 20p dan waktu pemanasan 15 menit merupakan perlakuan terbaik karena dari hasil analisis densitas kamba dan solubility hampir mendekati tepung terigu.

Page 3 of 15 | Total Record : 142