cover
Contact Name
Gede Arda
Contact Email
gedearda@unud.ac.id
Phone
+6281910872532
Journal Mail Official
jitpagrotechno@unud.ac.id
Editorial Address
Gedung GA, Kampus Bukit Jimbaran, Universitas Udayana. Jl. Raya Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. Telp: 0361 801701
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno
Published by Universitas Udayana
Scientific Journal of Agricultural Technology AGROTECHNO publishes the research results in the field of agricultural technology. This field comprises three main topics, namely Food Science and Technology, Agroindustry Technology and Management, and Agricultural Engineering and Biosystems. We encourage researchers to publish in the following topics: Food Science and Technology: Antioxidant, food development, food characteristics evaluation, nutrition assessment, functional food, food colorant, probiotics, food safety. Agroindustry Technology and Management: Industrial process technology, industrial system engineering, environmental engineering. Agricultural Engineering and Biosystem: Postharvest physiology and Technology of the fresh product, agricultural machinery design, precision farming, Internet of Things in biosystem, instrumentation and automation, biosystem management, water and soil management, composting engineering.
Articles 142 Documents
Karakteristik Sifat Fisik Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) pada Kadar Air yang Berbeda Ireine Adriana longdong; Lady C. Ch. E. Lengkey; Dian Retno Argarini; Yoakhim Ossoe Beatrix Doodoh; Arda Gede
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 10 No. 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2025.v10.i01.p02

Abstract

Kacang tanah ( Arachis hypogaea L) varietas batik merupakan salah satu pangan lokal yang banyak dijumpai di Sulawesi Utara, terutama di daerah Kawangkoan dan dikenal dengan kacang sangrai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat fisik kacang tanah varietas batik pada berbagai kadar air. Adapun sifat fisik kacang yang diukur meliputi panjang, lebar, tebal, diameter aritmatik, diameter geometrik, porositas, densitas kamba, sudut geseg, sudut curah, serta berat per 1000 biji. Sifat fisik tersebut diukur pada kadar udara 6%, 7%, 7,3%, 8,1%, dan 8,3%. Data yang diperoleh dianalisis dan dinyatakan dengan Model regresi linier hubungan antara kadar udara dan sifat fisiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air kacang tanah varietas batik ini mempunyai korelasi yang kuat dengan sifat fisiknya. Kadar air yang terkandung pada kacang tanah sangat berpengaruh terhadap perubahan sifat fisik kacang tanah dimana semakin tinggi nilai kadar air maka semakin besar perubahan nilai dari dimensi (panjang, lebar, dan tebal), diameter aritmatik, diameter geometrik, sudut curah, sudut gesek, porositas, berat 1000 biji, kecuali sifat fisik densitas dimana semakin tinggi nilai kadar air maka semakin pula densitas/kerapatan rendah dari biji kacang tanah. Data sifat fisik ini diharapkan berguna untuk proses penanganan kacang tanah ini, ataupun memberikan masukan data bagi perancangan alat-alat penangan kacang tanah varietas Batik.
Analisis Kualitas Produk dan Pelayanan di Imadji Coffee Kota Denpasar Nyoman Denada Homia Bestari Dwijaksara; Amna Hartiati; Cokorda Anom Bayu Sadyasmara
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2023.v08.i02.p03

Abstract

Imadji Coffee merupakan usaha kuliner yang berfokus dibidang olahan minuman kopi, namun masih terjadi permasalahan yakni penurunan penjualan pada penjualan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas produk dan pelayanan, mengetahui strategi pemasaran melalui aplikasi pesan antar, mengetahui kinerja dan tingkat kepuasan konsumen serta mengetahui atribut dan sistem pelayanan yang digunakan di Imadji Coffee Kota Denpasar. Metode yang digunakan dalam menghitung tingkat kepuasan konsumen yaitu Important Performance Analysis (IPA). Penentuan sampel menggunakan perhitungan Slovin dengan total jumlah responden sebanyak 88 orang pada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Imadji Coffee Kota Denpasar dalam upaya pemasaran produk pada aplikasi pesan antar yaitu dengan memanfaatkan aplikasi Grab Food dan Go-food yang hingga saat ini menjadi aplikasi dengan jumlah pengguna yang tinggi. Aplikasi Grab Food menjadi platform yang dominan digunakan dengan nilai 69%, sedangkan Go-food dengan platform penggunanya 31%. Atribut yang dianggap paling penting oleh konsumen adalah kesesuaian harga dan produk dengan skor 408 dan sistem pelayanan yang dianggap paling penting oleh konsumen adalah kecepatan melayani dengan skor 396. Penawaran promo menjadi kinerja dengan tingkat kinerja tertinggi yaitu pada skor 334 dan begitu pula pada kepuasan konsumen dengan tingkat kepuasan tertinggi yaitu 90%. Hasil yang didapat pada atribut yang paling perlu untuk di perbarui yaitu kenyamanan lokasi.
Isolasi Pektin dari Kulit Kakao Menggunakan Metode Ektraksi dengan Variasi Konsentrasi HCl Razita Hariani; Anna Dhora; Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i01.p01

Abstract

Kulit buah kakao mengandung pektin antara 6 - 30%, jumlahnya dipengaruhi oleh tingkat kematangan dan kesegaran buah kakao. Jika buah kakao masih mentah kandungan pektin pada kulitnya berkisar 25 - 30%, sedangkan untuk buah kakao yang sudah matang kandungan pektin pada kulitnya berkisar diantara 6 - 12%. Dalam industri pangan, pektin berperan sebagai bahan pokok pembuatan jeli, selai, dan marmalade. Pektin dalam industri farmasi sebagai agen pembentuk gel, pengental, penstabil dan pengemulsi. Pektin juga dapat digunakan sebagai bahan terapi diare, sembelit, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi HCl pada isolasi pektin dari kulit kakao dengan metode ekstraksi. Variasi konsentrasi pelarut HCl adalah 0.02 N, 0.04 N, 0.06 N, 0.08 N dan 0.10 N dengan suhu 80 0C selama 90 menit. Pektin yang dihasilkan dianalisa karakteristiknya meliputi rendemen, berat ekivalen, kadar metoksil dan kadar galakturonat. Hasil penelitian ini menunjukkan rendemen tertinggi di hasilkan pada konsentrasi pelarut 0,08 N yaitu 10,59%. Kadar air pektin yang di hasilkan berkisar antara 10%- 13,33%, kadar air terendah pada konsentrasi pelarut 0,1N. Kadar air pektin pada konsentrasi 0,1 N sudah memenuhi standar. Berat ekivalen yang di hasilkan berkisar antara 3.012 mg – 10.869 mg, berat ekivalen pektin belum memenuhi standar. Kadar metoksil pektin yang di peroleh berkisar antara 2,51% – 4,34%, kadar metoksil pektin termasuk kadar metoksil rendah. Kadar galakturonat pektin berkisar antara 61,95% - 113,34%. Karakteristik kimia dari pektin hasil ekstraksi dari kulit kakao menunjukkan bahwa kadar metoksil dan kadar galakturonat sudah memenuhi standar.
Analisis Emisi Gas Buang dari Daur Hidup (Life Cycle Assessment) Produk Tahu di Perusahaan XYZ Denpasar Ni Komang Pitryani Diah Marsistha; I Gusti Ayu Lani Triani; Agung Suryawan Wiranatha
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i01.p02

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah kegiatan ekonomi rakyat yang memberikan dampak besar terhadap peningkatan taraf perekonomian Indonesia. Namun, industri kecil seringkali menjadi penyumbang sampah karena taraf efisiensi energi dan penggunaan teknologi yang minim. Salah satu UMKM di Denpasar, yaitu perusahaan XYZ memproduksi tahu pada skala rumahan yang terletak di antara pemukiman masyarakat. Sejak tahun 1995, usaha ini secara konsisten melakukan produksi dengan kapasitas 100 kg kedelai/hari. Pembuatan tahu menghasilkan emisi karbon dari penggunaan mesin bertenaga listrik dan pembakaran serbuk kayu. Emisi tersebut menjadi salah satu polutan pemicu besar kerusakan ekosistem dan kesehatan makhluk hidup. Life Cycle Assessment (LCA) adalah perhitungan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak lingkungan dari daur hidup pembuatan produk. Metode ini memberikan titik-titik penting penghasil emisi CO2 sehingga perbaikan dapat dilakukan secara efisien. Dalam penelitian ini, batasan yang digunakan yakni gate-to-gate, atau analisis mengacu pada seluruh tahapan produksi tahu di pabrik seperti perendaman hingga pengemasan. Metode ini dilakukan dengan mengacu pada ISO 14040 dan IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories 2006 untuk menakar jejak karbon dan dampak lingkungan dari produksi tahu. Analisis dampak lingkungan dilakukan pada software OpenLCA seri 1.11.0 menggunakan database Agribalyse 3.0.1 dan metode IPCC 2013 GWP 100a. Hasilnya, penelitian ini menunjukkan bahwa dalam satu kali produksi, perusahaan XYZ akan menghasilkan perubahan iklim sebesar 488,94636 kg CO2e dan jejak karbon sebesar 1,47 kg CO2e/kg tahu.
Pengaruh Konsentrasi Natrium Hidroksida terhadap Karakteristik Selulosa Mikrobia dari SCOBY Balia Dwiki Yusuf Fachriza; I Wayan Arnata; Luh Putu Wrasiati
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i01.p03

Abstract

Selulosa mikrobia adalah selulosa yang dihasilkan dari proses fermentasi dengan melibatkan bakteri dan yeast, memiliki potensi yang besar sebagai bahan baku alternatif pengganti serat sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh NaOH terhadap karakteristik selulosa mikrobia dan menentukan konsentrasi NaOH yang menghasilkan karakteristik selulosa mikrobia terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan variasi konsentrasi NaOH yang terdiri dari 6 taraf yaitu (0%; 5%; 10%; 15%; 20%; 25% b/v). Masing-masing perlakuan dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan waktu pembuatan selulosa mikrobia sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu ketebalan, kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, dan pengembangan tebal. Data yang diperoleh dianalisis keragamannya dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH berpengaruh nyata terhadap terhadap nilai kuat tarik, perpanjangan saat putus (elongation at break), elastisitas dan pengembangan tebal (swelling), namun berpengaruh tidak nyata terhadap ketebalan selulosa mikrobia. Konsentrasi NaOH 15% (b/v) menghasilkan karakteristik selulosa mikrobia terbaik dengan nilai kuat tarik 39,63±1,33 Mpa; perpanjangan saat putus yaitu 6,43±0,35%; elastisitas 607,98±26,26 Mpa dan pengembangan tebal yaitu 126,19±2,06%.
Pengaruh Penambahan Tepung Maizena terhadap Karakteristik Kimia dan Organoleptik Saus Pisang Tongka Langit Priscillia Picauly; Vita Lawalata; Tasya Lopuhaa
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p02

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menentukan konsentrasi tepung maizena yang tepat dalam pembuatan saus pisang tongka langit. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 5 taraf perlakuan penambahan tepung maizena yaitu 0,2%,0,4%,0,6%,dan 0,8%. Peubah yang dimati yaitu (kadar air, total asam,vitamin C,total padatan terlarut), dan sifat organoleptik (Rasa, warna, kekentalan, dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa saus pisang tongka langit dengan penambahan tepung maizena 0,6% merupakan perlakuan terbaik dengan kadar air yaitu  82,35  total asam 1,75%, vitamin C 0,03%, total padatan terlarut 16,3%. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa saus pisang tongka langit dengan penambahan tepung maizena memiliki rasa, warna, aroma, tekstur dan tingkat penerimaan secara keseluruhan disukai panelis.
Kajian Pergerakan Truk Transport TBS Sebagai Bagian Dari Rantai Pasok Bahan Pabrik Kelapa Sawit Andre Wahyu Krisdiarto; Irya Wisnubhadra
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 8 No. 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2023.v08.i01.p03

Abstract

Pengangkutan tandan buah segar (FFB) kelapa sawit merupakan tahapan penting dalam sistem produksi minyak sawit. Produktivitas dan efisiensi akibat pergerakan truk pengangkut juga memengaruhi kelancaran rantai pasokan FFB sebagai bahan baku untuk pabrik minyak sawit (PMKS). Makalah ini menyajikan hasil studi yang bertujuan untuk membandingkan produktivitas dan efisiensi pergerakan truk dalam proses pengangkutan buah dari titik pengumpulan hasil (TPH) ke PMKS, antara sistem langsung dan transit. Efisiensi atau tingkat utilitas truk akan memengaruhi pasokan FFB untuk PMKS. Pada truk dan sistem yang kurang efisien, rantai pasokan FFB untuk pabrik mengalami stagnasi, yang dapat mengakibatkan penurunan volume dan kualitas produksi CPO. Metode penelitiannya adalah mengukur waktu setiap tahapan pengangkutan FFB, mencatat data berat muatan, mengukur jarak tempuh, menghitung waktu siklus truk, tingkat produktivitas, dan efisiensi pergerakan truk, kemudian menganalisis statistik dengan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja antara sistem pengangkutan transit dengan sistem pengangkutan langsung ke PMKS. Dalam sistem transit, waktu siklus truk = 3,5 jam, efisiensi kerja truk = 44,3%, dan produktivitas truk = 15,4 ton/hari. Sedangkan dalam sistem langsung, waktu siklus = 5,07 jam, efisiensi kerja = 63,3%, dan produktivitas = 12,07 ton/hari. Rekomendasi dari penelitian untuk meningkatkan rantai pasokan FFB adalah 1) menggandakan pasokan FFB dari transportasi kecil dalam sistem transit, 2) mengoptimalkan mobilitas truk dengan menetapkan lokasi kerja.
Pengaruh Suhu dan Lama Pengadukan dalam Pemurnian Minyak Goreng Bekas sebagai Bahan Baku Sabun Padat Dewa Ayu Anom Yuarini; Luh Putu Wrasiati; Gede Arie Mahendra Putra; I Made Bagus Wisesa Yogiswara
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i01.p04

Abstract

Minyak Goreng Bekas (MGB) adalah minyak dan lemak yang telah digunakan untuk memasak atau menggoreng di industri pengolahan makanan, restoran, makanan cepat saji dan di tingkat konsumen atau rumah tangga. MGB apabila tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan ditandai dengan naiknya kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) dalam perairan, serta juga menimbulkan bau busuk akibat degradasi biologi. Salah satu bahan yang dapat digunakan untuk memperbaiki mutu minyak goreng bekas dapat menggunakan arang aktif, karena memiliki daya absorpsi yang tinggi sehingga dapat menyerap gas atau bau dan warna yang terdapat pada MGB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik MGB yang dimurnikan dengan menggunakan arang aktif dan untuk menentukan karakteristik sabun padat yang diolah dari MGB hasil pemurnian arang aktif. Penelitian ini didahului dengan memurnikan MGB menggunakan arang aktif dan diuji karakteristiknya. MGB yang sudah dimurnikan kemudian digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan sabun padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu adsorpsi dan lama pengadukan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar asam lemak bebas, kadar air dan intensitas warna, interaksi antar perlakuan waktu pengadukan dan suhu sangat berpengaruh terhadap asam lemak bebas, tingkat kecerahan dan tingkat kemerahan. Peningkatan suhu adsorpsi sampai 100°C dan waktu pengadukan sampai 80 menit dapat meningkatkan tingkat kecerahan serta menurunkan kadar air dan kandungan asam lemak bebas pada minyak goreng bekas. Perlakuan terbaik dari proses pemurnian minyak goreng bekas menggunakan arang aktif adalah perlakuan suhu 100°C dan waktu pengadukan 80 menit, dengan karakteristik kandungan asam lemak bebas 0,36 % kadar air 0,19 %, tingkat kecerahan 60,83, tingkat kemerahan -11,61 dan tingkat kekuningan 40,43. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu adsorpsi dan lama pengadukan berpengaruh sangat nyata terhadap pH, tekstur, kadar busa dan uji sensoris, interaksi antar perlakuan waktu pengadukan dan suhu sangat berpengaruh terhadap pH dan uji sensoris sabun padat minyak goreng bekas.
Pengaruh Variasi Rasio Pati Talas (Colocasia Esculenta L) dengan Karagenan dan Konsentrasi Pemlastis Putih Telur terhadap Karakteristik Komposit Bioplastik Diana Hilmalia Putri; Amna Hartiati; I Nyoman Semadi Antara
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 9 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA/2024.v09.i01.p05

Abstract

Bioplastik terbuat dari bahan alami yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme, sehingga dinilai lebih ramah lingkungan daripada plastik sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio pati talas-karagenan dan konsentrasi putih telur terhadap karakteristik komposit bioplastik, menentukan perlakuan variasi rasio pati talas-karagenan dan konsentrasi putih telur yang menghasilkan komposit bioplastik perlakuan terbaik serta mengidentifikasi gugus fungsi komposit bioplastik perlakuan terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan dua faktor. yaitu variasi rasio bahan baku pati umbi talas-karagenan dan konsentrasi putih telur. Variabel yang diamati yaitu kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, pengembangan tebal, biodegradasi, dan identifikasi gugus fungsi untuk perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan variasi rasio pati umbi talas karagenan berpengaruh terhadap elastisitas, perpanjangan saat putus, swelling, biodegradasi, kuat tarik, sedangkan pemlastis putih telur berpengaruh terhadap kuat tarik, elastisitas, pengembangan tebal dan biodegradasi, tidak berpengaruh terhadap perpanjangan saat putus. Karakteristik komposit bioplastik terbaik ada pada rasio pati talas:karagenan 50:50 dan konsentrasi putih telur 30%(1,5 g) dengan nilai kuat tarik 3,21±0,66 MPa; perpanjangan saat putus 4,74±0,78%; elastisitas 119,35±17,94 MPa; pengembangan tebal 53,54±10,25% dan biodegradasi 6 hari. Gugus fungsi bahan penyusun bioplastik yang teridentifikasi menunjukkan bahwa pada komposit bioplastik perlakuan terbaik ditemukan beberapa gugus yang hilang yaitu gugus keton, alkuna, asam karboksilat dan tidak ditemukan adanya gugus fungsi baru pada bioplastik terbaik.
Deteksi Jejak Komponen Polimer Geomembran pada Garam dengan Alas Pengering Plastik Geomembran Desi Lusiani Pasaribu; I Wayan Arnata; Bambang Admadi Harjosuwono
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p01

Abstract

Penggunaan plastik geomembran pada proses pembuatan garam telah efektif digunakan sejak tahun 2012 dan mampu meningkatkan produksi garam hampir 100%. Plastik geomembran adalah lembaran polimer yang relatif tipis dan saling berhubungan. Plastik geomembran digunakan berulang kali selama kurang lebih 2 tahun dan terkena sinar matahari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jejak komponen polimer geomembran pada garam dengan alas pengering plastik geomembran yang disebabkan oleh penyinaran UV langsung dari matahari. UV-Visible digunakan untuk mendeteksi adanya jejak komponen polimer dan menentukan gugus fungsi komponen polimer menggunakan spektroskopi FTIR. Hasil identifikasi UV Visible air asin dan air destilat tercemar menunjukkan adanya dua unsur kimia yang bermigrasi dan identifikasi FTIR sampel menunjukkan puncak serapan pada 3874-3209 cmˉ¹ O-H, 3059-2782 cmˉ¹ C-H, 1709-1509 cmˉ¹ C=C, 1378 cmˉ¹ CH₃ dan 1224-1068 cmˉ¹ C-C. Molekul plastik geomembran yang diduga bermigrasi ke garam dengan alas pengering plastik geomembran adalah co-polimer geomembran HDPE dan aditif antioksidan Irganox 1330.

Page 2 of 15 | Total Record : 142