cover
Contact Name
Abdul Aziz
Contact Email
eufoni@unpam.ac.id
Phone
+6281808044278
Journal Mail Official
eufoni@unpam.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Pamulang, Jl. Raya Puspiptek No.46, Buaran, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310, Tangerang Selatan, Provinsi Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 25979663     EISSN : 30484448     DOI : -
EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies is a scholarly journal published by English Department of Pamulang University. It is founded in 2017, with registered number ISSN: 2597-9663 (print) and 3048-4448 (Online). EUFONI has commitment to exchange and share ideas as well as research findings from researchers. Also, it provides the interdisciplinary forum for the most recent innovations, trends, concerns, practical challenges encountered and the solutions adopted in the field of Literature, Linguistics, and Cultural Studies: Children Literature Cyber Literature Gender Studies Issues in Eco-literature Literature in the context of Asia Postcolonial Issues in Literature and Culture World Literature Travel Literature Popular Literature Applied Linguistics Discourse Analysis Translation of Literary Works Cultural Studies
Articles 85 Documents
DUALITAS STRUKTUR DAN AGEN DALAM CERPEN “KABUT NERAKA” KARYA DANARTO: ANALISIS TEORI STRUKTURASI ANTHONY GIDDENS
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 3 No. 2 (2019): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v3i2.5258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dualitas antara struktur dan agen dalam kerangka teori strukturasi Anthony Giddens pada cerpen "Kabut Neraka" karya Danarto. Cerpen "Kabut Neraka" menceritakan tentang narasi dan dinamika hubungan antara kelompok Sunni dan Syiah. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain terkait dengan: (a) pengaruh struktur sosial terhadap agen, (b) karya sastra sebagai representasi dari pengarang (agen), dan (c) pengaruh konteks sosial (ruang dan waktu) terhadap agen. Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strukturasi yang dikembangkan oleh Anthony Giddens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sosial yang terjadi di sekitar Danarto sebagai agen berupa konflik yang timbul-tenggelam antara Sunni dan Syi’ah menjadi pengaruh yang kuat dalam proses penciptaan karya sastra. Selain itu, relasi antara ruang dan waktu pun turut memberikan andil besar dalam prose penciptaan karya.Kata Kunci: Strukturasi, Anthony Giddens, Danarto, Sosiologi Sastra.
IRISH IMMIGRANTS’ MIMICRY IN JOHN CROWLEY'S BROOKLYN MOVIE
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 3 No. 2 (2019): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v3i2.5259

Abstract

This study is aimed to uncover about the interpersonal act or behavior for imitating or mimicking the aspects in the society seen through the act of the Ireland immigrant who live in America in a film Brooklyn, directed by John Crowley. This story reveals much about the main character, Eilis, who try to act in order to fit in the society. The character of this film should fit herself in the society to make herself survive because toward the differences between her nationality, it also caused by the majority oppression where she should unconsciously camouflage herself to be accepted in the society. This study will expose about types of Mimicry that seen through the film, (1) Mimicry toward the society, (2) Mimicry seen toward herself/behaviorism, (3) Mimicry in the colleagues. To analyze this film, the writer uses theory according to Mimicry to support this study.Keywords: Mimicry, Interpersonal act, Majority, Minority, Oppression, and Camouflage.
GENDER DISCRIMINATION IN MIMI LEDER'S ON THE BASIS OF SEX MOVIE
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 3 No. 2 (2019): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v3i2.5260

Abstract

This study is aimed to discuss the forms of gender discrimination against women in the film “On the Basis of Sex” directed by Mimi Leder’s. This research focuses on the analysis of visual images that represent social life or social action in the film. In the film analyzes a woman who wants to get the same rights to men by putting forward Beauvoir's theory. The emergence of this form of discrimination still has a relationship and influence with each other and also has a perspective or model of understanding in looking at gender. One of them in this film is that men who dominate women. The theory used is Simone De Beauvoir state that in some societies had successful revolutions in other parts of the world but still the status of the subordination of women remains and the male domination has been an acceptable and invisible reality.Keywords: Gender Discrimination, Male Domination, Second Sex, Simone De Beauvoir.
A SOCIOLINGUISTIC ANALYSIS OF FREEDOM WRITERS MOVIE
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 3 No. 2 (2019): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v3i2.5261

Abstract

Language and society may influence each other. Study regarding the relationship between these two has always been interesting to conduct. This current research aims to see the use of language in its relation to social context used in a movie entitled “Freedom Writers” and the factors behind it. This study used a descriptive qualitative method. The data were obtained from Freedom Writers’ movie script which was taken from www.imsdb.com Freedom Writers Script – Transcript from the Screenplay and/or the Hillary Swank Movie. First, the utterances by the characters were classified based on some linguistic features; phonology, morphology, syntax, as well as vocabulary. Then, they were analyzed to see how the characters, the white and the colored-people, used different versions of English to mark the identity of their social status in the society. The results show that there are some differences of linguistic features used by different groups of people based on their status in the society. These differences are caused by some factors. Apart from race, education level and social background are the factors that influence the forming of language styles used by a person.   Keywords: Sociolinguistic, Syntax, Morphology, Phonology, Freedom Writers Movie.
REALISASI DEIKSIS SOSIAL PADA TEKS PERCAKAPAN BUKU PELAJARAN BAHASA SUNDA KELAS VII
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 4 No. 1 (2020): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v4i1.6472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat realisasi penunjuk atau deiksis yang diaplikasikan dalam buku teks belajar bahasa sunda yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat tahun 2014 yang berbasis kurikulum 2013. Deiksis merupakan salah satu bentuk pragmatis yang jika dilihat secara mendalam memiliki implikasi terhadap berbagai hal seperti melihat implikatur dalam percakapan maupun sebagai penunjuk kemampuan metapragmatik seseorang khususnya dalam bentuk teks baik teks yang berupa verbal maupun non-verbal (tulisan). Beberapa penelitian deiksis yang dilakukan oleh Prasetiani (2004), Rahman (2012), Sari, Syahrul & Bakhttarudin (2012) dan Hariyati (2016). Fokus penelitian ini adalah melihat bagaimana deiksis sosial digunakan pada teks pelajaran khususnya teks percakapan yang ada di dalamnya sehingga secara tidak langsung apakah pembelajaran metapragmatis diterapkan secara implisit dalam penulisan buku ajar ini. Sosial deiksis mengacu pada hubungan sosial pada partisipan dalam percakapan ataupun partisipan antara penulis dan pembaca. Acuan teori yang digunakan pada kajian ini adalah Grundy (2008), Fillmore & Lyons (1997) untuk melihat realisasi deiksis sosialnya kemudian didukung oleh teori linguistik fungsional dari Brown & Gilman (1960/1972) dan dimensi tenor dari Poynton (1985) untuk melihat hubungan sosial yang terjadi pada realisasi deiksis sosial tersebut. Hasil yang ditemukan pada kajian ini menunjukan bahwa penggunaan deiksis sosial pada buku ajar masih sangat diperhatikan sehingga dapat disimpulkan bahwa penulis buku masih menggunakan kemampuan metapragmatisnya dalam menuangkan ide-ide khususnya ide pembelajaran teks percakapan dalam bahan ajarnya.Kata Kunci: Deiksis, Sunda, Percakapan, Sosial, Pembelajaran.
KUASA PATRIARKI DALAM PUISI BANOWATI KARYA GUNAWAN MARYANTO
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 4 No. 1 (2020): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v4i1.6473

Abstract

Di masa modern dan kontemporer, diskusi tentang kekuasaan menarik untuk dilakukan. Kekuasaan adalah sesuatu yang dilegitimasikan secara metafisis kepada negara yang memungkinkan negara dapat mewajibkan semua orang untuk mematuhinya. Maka, penelitian ini membahas kekuasaan laki-laki kepada perempuan melalui sistem patriarki yang muncul dalam teks puisi Banowati karya Gunawan Maryanto. Penelitian ini mengaplikasikan konsep dari Foucault mengenai strategi kekuasaan yang melekat pada kehendak untuk mengetahui melalui wacana. Hasil penelitian menunjukkan puisi Banowati sebagai refleksi dari kuasa patriarki yang selalu direproduksi zaman yang kemudian menjadikannya sebuah pengetahuan dalam masyarakat.Keywords: Patriarki, Perempuan, Kuasa, Wacana.
NOVEL DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH KARYA BUYA HAMKA DALAM KAJIAN SOSIAL-SEJARAH
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 4 No. 1 (2020): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v4i1.6477

Abstract

Nama Buya Hamka tak terpisahkan dengan karya-karya novel yang beredar di dunia kesusastraan Melayu dan Indonesia, sebagaimana salah satu karya novelnya yang sudah melegenda berjudul ‘Di Bawah Lindungan Ka’bah’. Di balik kisahnya yang telah populer di kalangan masyarakat Indonesia, novel ini menyimpan beberapa hal yang menarik untuk disimak diantaranya aspek sosial-sejarah. Wilayah Hindia-Belanda di tahun 1926, 1927 dan setelahnya seperti yang diceritakan Hamka dalam novel saat ia bertutur para tokoh novelnya, merupakan tahun-tahun organisasi pergerakan tanah air mengarah pada masa persiapan kemerdekaan, dan masa penyatuan arah perjuangan. Sebagaimana baru selesainya pemberontakan organisasi yang berbasiskan komunis terhadap kekuatan kolonial Belanda. Sementara di pihak lain usaha kolonial tidak hanya sebatas penguasaan secara fisik-materi semata tetapi jauh dari itu, hingga menugaskan ahli sarjananya seperti Snouck Hurgronye melakukan penelitian dan laporan tentang seluk-beluk dan segala kemungkinan termasuk dari orang berhaji, isu Pan Islamisme, isu kekhalifahan, guna mengamankan eksistensi Belanda dari kepentingan perdagangannya di wilayah Hindia-Belanda tersebut. Namun demikian sekalipun makna dan peran haji yang menjadi judul dan tema novel karya Hamka ini tidak terangkat secara signifikan, justru penulis berkesimpulan lewat alur cerita Hamka dengan sosok Hamid, terbuka kemungkinan banyak pelarian sosok-sosok Hamid lainnya yang tidak sekedar karena persoalan pribadi atau persoalan keluarga. Seperti yang telah diutarakan Snouck Hurgronye ternyata para pejuang atau pembangkang yang menentang keras kekuasaan Belanda, baru mendapatkan suasana damai dan dihargai secara martabat kemanusiaan ketika mereka tinggal mukim di dua kota suci ini. Seperti yang pernah dirasakan oleh seorang Hamid mendapatkan kedamaian walaupun bersifat sesaat, hingga surat yang dibawa oleh Saleh terlambat beberapa saat, karena secara fisik diri Hamid telah sakit payah menanggung penderitaan hanya untuk dirinya, karena ia berkesimpulan dan berkeputusan untuk menjumpai dambaan hatinya Zainab, di alam lain sana. Kata Kunci: Hamka, Di Bawah Lindungan Kabah, Sejarah, Islam.
LANGUAGE SHIFT AND HERITAGE LANGUAGE MAINTENANCE AMONG INDONESIAN YOUNG GENERATIONS: A CASE STUDY OF PAMULANG UNIVERSITY STUDENTS
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 4 No. 1 (2020): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v4i1.6478

Abstract

This paper aims to analyze language shift and heritage language maintenance among Indonesian young generation, a case study of Pamulang University students. Based on that purpose, this study conducted some research in analyzing effort to maintain the heritage language, analyzing the strategy used in maintaining heritage language, and identifying factors contribute to language loss among students. The study used a descriptive qualitative research design approach involving an open-ended questionnaire consisted of open-ended questions. The result of this study revealed that even though they live on a small scale of their native community, yet, they can maintain their local language. Thus, it can not be denied that youth people tend to shift the language due to globalization and the embracing of technology. In conclusion, it can be inferred that most students of Unpam use their local language and Bahasa Indonesia at the same level. Many of them still use local language when communicating with their parents and family members around them as well as Bahasa Indonesia. Suek suggested a solution to this problem that the community should be related to the use of language and attitudes in which mostly happen in school and family. It is hoped when children get used to a local language, they will also become aware of how important the native language as showing their identity in their environment and nationality.Keywords: Language Shift, Language Maintenance, Heritage Language, Language Preservation.
KEBERTAHANAN PANGGUNG APRESIASI INGGAS ASAR (PASAR): TINJAUAN FUNGSIONALISME STRUKTURAL TALCOTT PARSONS
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 4 No. 1 (2020): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v4i1.6479

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat kebertahanan Panggung Apresiasi Inggas Asar (PASAR). Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif yang memanfaatkan kata-kata sebagai data utama. Data dilihat dengan teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons. Analisis dilakukan dengan melihat perilaku aktor dalam menjaga kebertahanan PASAR. Hasil analisis menunjukkan aktor memiliki peran besar dalam menjaga kebertahanan PASAR.Kata Kunci: Kebertahaan, PASAR, Fungsionalisme struktural.
IDENTITAS GENDER DALAM CERPEN “LELAKI YANG MENETAS DI TUBUHKU” KARYA UCU AGUSTIN
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 4 No. 1 (2020): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v4i1.6480

Abstract

Gender dan seks dimaknai sebagai kerangka intelligibilitas dalam kehidupan manusia. Permasalahan akan menyeruak jika jenis kelamin tertentu harus berperan sesuai dengan gender dan seksualitas tertentu, sementara individu yang tidak menaatinya akan dianggap menyimpang dan dikucilkan oleh masyarakat. Inilah yang menjadi pembahasan dalam penelitian ini, yaitu membongkar identitas gender dalam cerita pendek berjudul Lelaki yang Menetas di Tubuhku Karya Ucu. Konsep tentang gender dan performativitas dari Judith Butler diaplikasikan dalam penelitian ini. Hasil studi menunjukkan proses negosiasi yang dilakukan oleh ‘aku’ adalah dengan cara memilih jalan hidupnya sendiri dan mengabaikan pendapat serta penilaian orang atas identitasnya.Kata Kunci: Gender, Performativitas, Ketarasingan, Identitas Gender.

Filter by Year

2017 2025