cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282394495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPI
ISSN : 31107230     EISSN : -     DOI : -
1. Agronomi dan Hortikultura: budidaya tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. 2. Ilmu Tanah dan Kesuburan: konservasi tanah dan air, pemupukan, mikrobiologi tanah, serta manajemen lahan. 3. Proteksi Tanaman: hama, penyakit tanaman, gulma, serta teknologi pengendaliannya. 4. Pemuliaan Tanaman dan Bioteknologi: perbaikan genetik, kultur jaringan, rekayasa genetika, dan bioteknologi pertanian. 5. Teknologi Pascapanen: pengolahan, penyimpanan, pengawetan, dan peningkatan nilai tambah hasil pertanian. 6. Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis: manajemen usaha tani, pemasaran hasil pertanian, serta kebijakan pertanian. 7. Sistem Pertanian Berkelanjutan: agroekologi, pertanian organik, konservasi lingkungan, dan adaptasi perubahan iklim.
Articles 6 Documents
Analisis Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi Asty Raisha Agma
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian padi merupakan sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan sering menimbulkan masalah kesuburan tanah dan degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman padi, sehingga dapat menjadi alternatif solusi untuk pertanian berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan rancangan acak kelompok (RAK) menggunakan beberapa perlakuan dosis pupuk organik berbeda. Data pertumbuhan tanaman, seperti tinggi, jumlah anakan, dan luas daun, dikumpulkan secara berkala. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui signifikansi perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik dengan dosis optimal mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman padi secara signifikan dibandingkan kontrol tanpa pupuk. Selain itu, pupuk organik juga berkontribusi pada perbaikan struktur tanah serta peningkatan kandungan bahan organik. Kesimpulannya, pupuk organik berpotensi besar menjadi komponen penting dalam sistem budidaya padi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang serta kombinasi pupuk organik dengan pupuk anorganik.
Pemanfaatan Teknologi Nanoteknologi Dalam Pemuliaan Tanaman Pelia Elza
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi modern telah membuka peluang besar dalam pemuliaan tanaman, khususnya melalui pemanfaatan nanoteknologi. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan meningkatkan produktivitas tanaman, ketahanan terhadap stres abiotik dan biotik, serta efisiensi dalam penggunaan sumber daya pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran nanoteknologi dalam mendukung program pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas unggul yang adaptif terhadap tantangan global pertanian. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan meninjau berbagai hasil penelitian terdahulu, menganalisis aplikasi nanopartikel, serta mengevaluasi keberhasilan uji lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanoteknologi mampu meningkatkan efisiensi pemuliaan melalui percepatan mutasi genetik, peningkatan serapan hara, dan perlindungan tanaman terhadap patogen. Kesimpulannya, nanoteknologi berkontribusi signifikan terhadap inovasi dalam pemuliaan tanaman, meskipun tantangan terkait keamanan lingkungan dan bioetika masih memerlukan kajian lanjutan.
Pemberdayaan Kaum Muda Untuk Mendorong Regenerasi Di Sektor Pertanian Miftah Alfidyah
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian Indonesia menghadapi tantangan serius berupa berkurangnya jumlah petani akibat rendahnya minat generasi muda. Fenomena ini mengancam keberlanjutan produksi pangan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan kaum muda dalam mendorong regenerasi sektor pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi digital, pelatihan kewirausahaan, akses terhadap modal usaha, serta penguatan peran lembaga pendidikan dan komunitas tani. Selain itu, faktor motivasi sosial dan dukungan kebijakan pemerintah terbukti berpengaruh besar terhadap minat generasi muda. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa regenerasi sektor pertanian hanya dapat terwujud apabila ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha untuk menciptakan iklim pertanian yang inovatif, modern, dan berdaya saing.
Pengaruh Praktik Pertanian Terhadap Kualitas Tanah Dan Air Mimi Nurhidayanti
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tanah dan air merupakan faktor penting yang menentukan keberlanjutan produksi pertanian dan keseimbangan ekosistem. Namun, praktik pertanian modern yang intensif seringkali memberikan dampak negatif, seperti degradasi tanah, pencemaran air, serta berkurangnya biodiversitas mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai praktik pertanian, termasuk penggunaan pupuk kimia, pestisida, dan sistem irigasi terhadap kualitas tanah dan air. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi lapangan dengan pengambilan sampel tanah dan air di area pertanian intensif serta analisis laboratorium untuk mengukur parameter fisik, kimia, dan biologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk berlebihan meningkatkan kandungan nitrat dan fosfat di tanah serta memicu eutrofikasi pada perairan. Sementara itu, pestisida berkontribusi terhadap penurunan kualitas mikrobiologi tanah dan berdampak negatif pada organisme akuatik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya penerapan praktik pertanian berkelanjutan seperti pertanian organik, rotasi tanaman, dan sistem irigasi ramah lingkungan untuk menjaga kualitas tanah dan air. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang lebih bijaksana.
Pengembangan Pertanian Hidroponik Untuk Keberlanjutan Pangan Sari Marlina
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian hidroponik menjadi salah satu inovasi penting dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di era modern. Sistem budidaya ini tidak memerlukan lahan luas dan dapat dilakukan di lingkungan perkotaan dengan pemanfaatan ruang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan pertanian hidroponik sebagai solusi keberlanjutan pangan. Metode penelitian menggunakan studi literatur dan observasi lapangan pada beberapa unit hidroponik skala rumah tangga dan komersial. Data dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidroponik mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 80%, mempercepat siklus panen, serta menghasilkan produk berkualitas tinggi yang bebas dari residu pestisida. Selain itu, hidroponik berkontribusi pada diversifikasi pangan, khususnya sayuran segar yang dibutuhkan masyarakat perkotaan. Kesimpulannya, hidroponik memiliki peran strategis dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi integrasi hidroponik dengan teknologi digital dan energi terbarukan.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Jagung Calon Peserta dan Bukan Calon Peserta Program Korporasi Petani di Kabupaten Lombok Tengah Wiwid Nurul Asmi; Wiriana
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Lombok Tengah menjadi salah satu daerah dilaksanakannya program korporasi petani komoditas jagung dikarenakan kondisi geografis yang potensial untuk pertumbuhan tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi jagung, pendapatan bersih yang diterima petani dan bagaimana kelayakan usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah. Ukuran sampel ditentukan dengan quota sampling sebanyak 140 petani. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Metode analisis menggunakan persamaan R/C ratio. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi usahatani jagung bukan calon peserta korporasi petani sebesar Rp9.764.000/hektar/musim tanam. Sedangkan biaya produksi rata-rata usahatani jagung calon peserta korporasi petani sebesar Rp10.195.000/hektar/musim tanam. Adapun pendapatan bersih rata-rata petani bukan calon peserta korporasi sebesar Rp14.604.500/hektar/musim tanam. Sedangkan pendapatan bersih rata-rata petani calon peserta korporasi sebesar Rp18.239.000/hektar/musim tanam. Terakhir, usahatani jagung di Kabupaten Lombok Tengah untuk petani bukan calon peserta pada 1 musim tanam diperoleh R/C ratio = 1,99. Sedangkan untuk petani calon peserta pada 1 musim tanam diperoleh R/C ratio = 2,17.

Page 1 of 1 | Total Record : 6