cover
Contact Name
Firnimus Konstantinus Bhara
Contact Email
ferrybhara@gmail.com
Phone
+6281339514260
Journal Mail Official
ferrybhara@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Nusa Nipa Jl. Kesehatan No. 3 Maumere, Flores – NTT Tlpn. (0382) 22388Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Nusa Nipa Jl. Kesehatan No. 3 Maumere, Flores – NTT Tlpn. (0382) 22388
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Siartek
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 24428299     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur adalah jurnal ilmu dan penerapan bidang Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur yang terbit dua kali dalam setahun, pada bulan April dan Oktober sejak tahun 2015. Artikel dapat berupa produk penelitian, pemikiran ilmiah atau studi kasus, dalam teknik sipil dan arsitektur yang belum pernah dipublikasikan di jurnal ilmiah atau media lain. SIARTEK mengundang peneliti dan praktisi di bidang teknik sipil dan arsitektur untuak mempublikasikan karyanya dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris ke jurnal SIARTEK.
Articles 113 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PERENCANAAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN KESEHATAN, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA – MAUMERE Putri Chana, Benedictha Alexandri; Kabupung, Alfrendo Satriawan; Muda, Yosef Norbertus Tembu
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 12 No 1 (2026): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Kesehatan di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, merupakan salah satu ruas jalan di Kota Maumere dengan tingkat aktivitas tinggi. Ruas jalan ini menghubungkan Universitas Nusa Nipa, sekolah, pusat kegiatan ekonomi, kawasan permukiman. Mobilitas masyarakat yang padat menuntut adanya fasilitas pejalan kaki yang layak. Namun, kondisi eksisting menunjukkan jalur pedestrian belum memadai karena keterbatasan lebar, kerusakan perkerasan, serta penggunaan bahu jalan sebagai area parkir, sehingga mengurangi kenyamanan dan keselamatan bagi pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan merencanakan fasilitas pejalan kaki di Jalan Kesehatan dengan mengacu pada Peraturan Direktorat Jenderal Bina Marga No. 07/P/BM/2023. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan, pengumpulan data volume lalu lintas, volume penyeberangan jalan, arus pejalan kaki, serta analisis kebutuhan fasilitas menggunakan metode PV². Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan lebar trotoar adalah 1,661 meter di sisi kiri dan 1,580 meter di sisi kanan. Karena hasil tersebut lebih kecil dari lebar efektif minimum, maka lebar trotoar rencana ditetapkan mengikuti standar 1,85 meter. Sementara itu, hasil perhitungan PV² selama tiga hari menghasilkan nilai < 10⁸. Namun, kondisi lapangan menunjukkan bahwa volume penyeberangan jalan (P) dan volume lalu lintas (V) memenuhi kriteria fasilitas penyeberangan sebidang. Oleh karena itu, penyediaan zebra cross direkomendasikan sebagai solusi efektif untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki. Dengan adanya perencanaan ini, diharapkan tersedia fasilitas pejalan kaki yang aman, nyaman, dan sesuai standar teknis guna mendukung mobilitas masyarakat di Kota Maumere.
CRITICAL PATH SCHEDULLING PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG KULIAH UNIVERSITAS NUSA NIPA DENGAN PERBEDAAN STANDAR ANALISA PRODUKTIVITAS Neri Wara, Silvina Saraphova Putri; Yansiku, Sandy Immanuel; Kaidu, Triapriono
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 12 No 1 (2026): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang konstruksi baik gedung, jalan maupun jembatan, penjadwalan memiliki peranan penting karena mengatur waktu dan urutan berbagai tahap, serta hubungan antar aktivitas pekerjaan. Penjadwalan yang dibuat berdasarkan bobot pekerjaan dan perkiraan waktu per minggu sering sekali digunakan dalam proyek konstruksi yang bersifat lokal/setempat. Penjadwalan seperti ini dapat menimbulkan penyimpangan interpretasi mengenai urutan dan durasi setiap kegiatan proyek selama konstruksi berlangsung. Penjadwalan yang efektif harus disusun berdasarkan estimasi waktu yang tepat, dan hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode network planning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penjadwalan proyek konstruksi, estimasi durasi akhir proyek konstruksi serta kegiatan-kegiatan yang berada pada jalur kritis berdasarkan produktivitas berbasis SNI 2008 dan Peraturan Menteri PUPR Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan menggunakan bantuan program Microsoft Project dengan metode Crticial Path Method. Hasil penelitian dengan analisis Critical Path Method menunjukkan bahwa SNI 2008 membutuhkan waktu 225 hari sedangkan Permen PUPR membutuhkan waktu 246 hari. Pekerjaan yang termasuk dalam jalur kritis berdasarkan SNI 2008 dan Peraturan Menteri PUPR 2024 sama yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan fondasi foot plat, pekerjaan beton bertulang lantai 1, pekerjaan beton bertulang lantai 2, pekerjaan beton bertulang lantai 3, pekerjaan pelat atap, pekerjaan dinding dan kusen, pekerjaan plafon dan plesteran, pekerjaan acian dan pekerjaan keramik
Analisis Tipologi Kawasan Beru Di Kota Maumere Nusa Tenggara Timur Loko, Ignasius R; Hildegardis2, Cornelia; Alfonsa Jae, Agustina
SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 12 No 1 (2026): SIARTEK - Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Beru yang terletak di Maumere merupakan salah satu kawasan yang mengalami perkembangan pesat, terutama dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipologi Kawasan Beru berdasarkan aspek fisik dan nonfisik yang membentuk karakter kawasan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan membagi kawasan menjadi dua zona utama, yaitu zona utara dan zona selatan di sepanjang Jalan Sultan Hasanudin. Pembagian ini bertujuan untuk mengkaji tipologi kawasan berdasarkan beberapa aspek, meliputi tata guna lahan, bentuk dan massa bangunan, sistem sirkulasi dan parkir, ruang terbuka hijau, area pedestrian, fungsi kegiatan, dan elemen pendukung aktivitas dalam kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat menjadi faktor utama dalam membentuk karakter ruang, khususnya pada area pedestrian dan ruang terbuka. Pola tingkah laku masyarakat turut memengaruhi penggunaan ruang yang terbagi ke dalam tiga zona aktivitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pengembangan kawasan yang lebih terstruktur, fungsional, dan berkelanjutan

Page 12 of 12 | Total Record : 113


Filter by Year

2015 2026