cover
Contact Name
Findi Citra Kusumasari
Contact Email
findi.citra@polije.ac.id
Phone
+6281515128562
Journal Mail Official
jofit@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip PO BOX 164, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Food Industrial Technology
ISSN : -     EISSN : 30324963     DOI : https://doi.org/10.25047/
The journal publishes original research and reviews papers on any subject at the interface between food industrial technology, particularly those of relevance to industry, including: Functional Food, Food Sensory, Food Nutrition, Food Security and Safety, Food Processing and Engineering, Food Microbiology, Agroindustrial Biotechnology, Agroindustrial Management and Systems, Waste Management and Technology, Sustainable and Smart Agroindustry, Food Packaging Technology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Mei" : 5 Documents clear
PROSES PRODUKSI PUREE TOMAT DALAM RUANG LINGKUP SKALA USAHA MIKRO: TOMATO PUREE PRODUCTION PROCESS IN MICRO BUSINESS SCALE Eristha Yunianda; Andi Eko Wiyono; Yuli Wibowo
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i2.5934

Abstract

Tomatoes are commodities that spoil quickly, so they require proper handling after harvest. One of the attempt to overcome damage to tomatoes is for make tomatoes become tomato puree. Fruit processing pureeing can increase economic value, so it is very suitable to use as a home-based micro industry. This research aims to analyze the characteristics of the raw materials used in production tomato puree, knowing the yield produced and the production costs of making tomato puree. This research was conducted based on selected treatments from tomato raw materials with a variety of different levels of ripeness. Analysis of observations based on chemical tests, mass balance and HPP. The research results show that tomatoes are superior in making tomato puree form of Tb (fresh red tomatoes) of red color, typical tomato sour taste, strong aroma, and texture that is still dense but has a lot of water content, TPT 4.5 obrix, TAT 0.37%, and PH of 4.73. The results of the calculation of the yield value for tomato puree are as much as 36.8%. The total production costs required for making tomato puree is Rp. 102,760,- so the production price per unit of product is Rp. 4,671,-.
APLIKASI EDIBLE COATING LIDAH BUAYA DENGAN PENAMBAHAN KONSENTRASI CMC PADA STROBERI SELAMA PENYIMPANAN SUHU RENDAH: APPLICATION OF ALOE VERA-BASED EDIBLE COATING WITH CMC ADDITION ON STRAWBERRIES DURING LOW-TEMPERATURE STORAGE Rina Ningtyas; Arif Aprilliansah; Muryeti Muryeti
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i2.6012

Abstract

Stroberi merupakan buah non-klimaterik yang memiliki daya simpan pasca panen yang rendah dan mudah rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edible coating berbasis gel lidah buaya dengan penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) terhadap mutu dan umur simpan stroberi. Tahapan penelitian meliputi pembuatan edible coating, penambahan CMC (0–1%), dan aplikasinya pada buah stroberi yang kemudian disimpan pada suhu rendah (150C) selama 12 hari. Evaluasi dilakukan setiap 4 hari terhadap parameter pH, kadar padatan terlarut, vitamin C, susut bobot, dan sifat organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan CMC 1% (A3) memberikan hasil terbaik dalam menurunkan susut bobot dan meningkatkan kadar padatan terlarut. Namun, edible coating tidak berpengaruh signifikan terhadap pH, vitamin C, dan sifat organoleptik. Sementara itu, penerimaan panelis terhadap semua sampel masih dapat diterima hingga hari ke-8, dengan nilai tertinggi pada kontrol (tanpa coating). Dengan demikian, penggunaan gel lidah buaya sebagai edible coating belum efektif dalam memperpanjang umur simpan stroberi secara keseluruhan, namun menunjukkan potensi dalam mengurangi kehilangan bobot dan mempertahankan kandungan padatan terlarut.
ANALISIS KUALITAS PRODUK TEH CELUP KULIT SALAK DI UD. HALWA INDORAYA JOMBANG MENGGUNAKAN METODE QFD (Quality Function Deployment): ANALYSIS OF SALAK SKIN TEA BAGS QUALITY IN UD. HALWA INDORAYA JOMBANG USING QFD METHOD (Quality Function Deployment) muhammad ardiyansyah; Muhammad Rendy Alfan; Yani Subaktilah; Wahyu Suryaningsih; Agung Wahyono
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i2.6014

Abstract

UD. Halwa Indoraya Jombang merupakan salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Jombang yang memproduksi produk minuman dan makanan, contohnya teh kulit salak, dan dodol. Teh kulit salak diproduksi sebanyak 250 bungkus/produksi. Metode QFD diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas teh kulit salak menurut kepuasan pelanggan, kuesioner yang digunakan sebanyak 60 responden. Metode QFD terdiri dari 4 langkah yaitu mengidentifikasi kebutuhan konsumen, menganalisis tingkat kepuasan konsumen, menganalisis tingkat perbandingan dengan pesaing, menyusun dan menganalisis House of Quality (HoQ). Hasil analisis HoQ menunjukkan kelemahan atribut kepuasan pelanggan teh kulit salak pada UD. Halwa Indoraya yaitu nilai rasio peningkatan rasa (1,7), aroma (1,3), warna (1,3), aftertaste(1,3) dan kemasan tidak mudah rusak (1,3). Selanjutnya berdasarkan nilai respon teknis dari UD. Halwa Indoraya perlu ditingkatkan terutama pada Sortiran Bahan Baku (5,28), Pengemasan (3,50), dan Pengeringan (2,31).
POTENSI BAKTERIOFAG SEBAGAI BIOKONTROL KASUS RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA BUDIDAYA UDANG DI INDONESIA: POTENTIAL OF BACTERIOPHAGES AS BIOCONTROL OF ANTIBIOTIC RESISTANCE CASES IN SHRIMP CULTIVATION IN INDONESIA Nur Latifatul Qodriyah; Lita Meilina; Mirriyadhil Jannah
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i2.6020

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kekayaan hayati laut, sehingga memiliki potensi dalam bidang kelautan dan perikanan berkelanjutan. Di Indonesia budidaya udang telah berkembang sangat pesat dan memiliki peminat yang luas baik di pasar nasional maupun internasional. Namun, terdapat satu permasalahan yang sering terjadi pada bidang akuakultur khususnya pada budidaya udang. Kegagalan produksi panen pada komoditas udang banyak disebabkan oleh bakteri pathogen khususnya jenis Vibrio spp. Salah satu cara yang sering diterapkan dalam mencegah ataupun mengobati infeksi bakteri yaitu dengan penggunaan antibiotik. Penggunaan antibiotic yang berlebihan memiliki dampat yang cukup serius terhadap bidang budidaya udang serta lingkungan sekitarnya. Antibiotik dapat menyebabkan Multiple Antibiotic Resistance yang juga dapat membahayakan manusia. Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan alternatif lain yang lebih ramah lingkungan sebagai pengganti antibiotik. Bakteriofag dapat menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan dalam mencegah/mengontrol infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen. Bakteriofag merupakan virus yang memiliki sifat spesifik terhadap bakteri inang sehingga tidak akan membahayakan lingkungan ataupun manusia. Penulisan tinjauan ini bertujuan untuk merangkum beberapa potensi yang menjanjikan terkait penerapan bakteriofag pada bidang budidaya udang khususnya di Indonesia.
STUDI PERBANDINGAN PENGARUH ETILEN TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN PISANG SELAMA PEMERAMAN: COMPARATIVE STUDY OF THE EFFECTS OF ETHYLENE SOURCES ON THE RIPENING PROCESS OF BANANAS Amellia Dwi Rizkyana; Casilda Aulia Rakhmadina
Journal of Food Industrial Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v2i2.6022

Abstract

Pisang Mas (Musa sinesis) merupakan salah satu buah tropis yang banyak dikonsumsi masyarakat karena nilai gizinya yang tinggi. Dalam praktik pascapanen, pisang umumnya dipanen dalam kondisi mentah untuk menghindari kerusakan selama distribusi. Oleh karena itu, diperlukan proses pemeraman agar pisang mencapai tingkat kematangan yang optimal sebelum dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis etilen terhadap proses pematangan pisang selama pemeraman. Perlakuan terdiri dari lima kelompok (E1–E5), di mana E1 sebagai kontrol tanpa penambahan etilen eksternal, dan E2 hingga E5 mendapatkan perlakuan etilen dengan yang jenis berbeda. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, kekerasan buah, pH, dan kadar padatan terlarut (°Brix) pada hari ke-1, ke-3, dan ke-5. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan dengan penyemprotan etilen cair dengan kadar ±1000 ppm pada buah pisang menghasilkan tingkat kematangan paling optimal, ditandai dengan perubahan warna menjadi kuning, kekerasan dan total padatan terlarut masing-masing sebesar 8,4 mmd dan 9oBrix pada hari kelima. Penggunaan etilen terbukti efektif dalam mempercepat proses pemeraman pisang, sehingga sangat bermanfaat dalam sistem distribusi dan pemasaran buah. Pemanfaatan etilen dapat meningkatkan efisiensi pascapanen serta mutu buah yang sampai ke konsumen.

Page 1 of 1 | Total Record : 5