cover
Contact Name
AMRITA NUGRAHENI SARASWATY
Contact Email
amrita@unud.ac.id
Phone
+6281916427646
Journal Mail Official
Ejurnal.ep@unud.ac.id
Editorial Address
Jl. P.B. Sudirman Kampus Universitas Udayana
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23030178     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24843/EEP.2025.v14.i06.p01
Core Subject :
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan is a peer-reviewed, scientific journal by Department of Economics Development, Faculty of Economics and Business, Udayana University. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan is published periodically online once a month. The Editorial Board only accepts research in the field of Economics that has been in the form of journal articles for consideration for publication. This journal aims to provide immediate open access with the principle of making research freely available to the public to support a greater global exchange of knowledge for the development of applied and sustainable economics. Scope of articles published in E-Jurnal Ekonomi Pembangunan is research in the field of Economics. It was first published in 2012. The Journal has been indexed by Google Scholar.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Determinan Volume Ekspor Tepung Kakao Indonesia Elma Christina
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 05 (2025): Vol. 14, No. 05, Mei 2025(pp.379-471)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i05.p01

Abstract

Cocoa is one of Indonesia’s leading agricultural commodities. The government’s downstream processing policy encourages increased exports of processed cocoa products, particularly cocoa powder, to reduce reliance on raw cocoa bean exports. This study aims to analyze the simultaneous and partial effects of the dollar exchange rate, trade openness index, export tax, and geographical distance on Indonesia’s cocoa powder export volume. The research employs panel data regression analysis. The results indicate that all four variables have a significant simultaneous effect on cocoa powder export volume. Partially, the exchange rate, trade openness index, and distance have a negative and significant effect, while the export tax has a positive and significant effect. These findings highlight the importance of strengthening downstream policies by regulating trade openness, imposing export taxes on raw materials, maintaining exchange rate stability, and improving logistics infrastructure to address geographic trade barriers.
DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TIBUBENENG Ni Nyoman Anggita Maheswari; Made Kembar Sri Budhi
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 04 (2025): Vol. 14, No. 04, April 2025 (pp.257-377)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i04.p05

Abstract

Agricultural land conversion can occur due to various factors. One sector that encourages land conversion is the tourism sector. This study aims to analyze the impact of tourism development on the conversion of agricultural land and the level of community welfare in Tibubeneng Village. The data source in this research is secondary data. This research uses time series data for the last 20 years, which is obtained from the Tibubeneng Village Office and the Badung Regency Tourism Office. The analysis technique used in this research is path analysis. The results of this study indicate that the number of tourist visits directly has a significant negative effect on the conversion of agricultural land in Tibubeneng Village. Number of Tourist Accommodation has a significant positive effect on Agricultural Land Use Change in Tibubeneng Village. The Number of Tourist Visits has a positive and significant effect on the Welfare Level of the Tibubeneng Village community. The Number of Tourist Accommodations has a negative and significant effect on the Welfare Level of the Tibubeneng Village Community, while Agricultural Land Use Change directly has a positive and significant effect on the welfare of the Tibubeneng Village community.
EFFECTS OF GDP PER CAPITA, FDI, AND EXPORTS ON LIFE EXPECTANCY: A PANEL REGRESSION ANALYSIS Maichal Maichal; Yale Juan Witera; Joshua Putra Chananta; Efan James William Chendry
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 3 (2025): Vol. 14, No. 3, MARET 2025 (pp.185-255)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i03.p05

Abstract

Angka harapan hidup adalah indikator fundamental kesehatan masyarakat dan kesejahteraan ekonomi yang mencerminkan kualitas hidup suatu negara secara keseluruhan. Seiring dengan perkembangan suatu negara, pertumbuhan ekonomi biasanya meningkatkan layanan kesehatan, gizi, pendidikan, dan standar hidup, sehingga meningkatkan angka harapan hidup. Penelitian ini menguji pengaruh PDB per kapita, Penanaman Modal Asing (PMA), dan Ekspor terhadap angka harapan hidup dengan menggunakan regresi data panel di beberapa negara. Analisis ini menggunakan Random Effects Model (REM) dengan kesalahan standar yang kuat untuk memperhitungkan heterogenitas dan memastikan kesimpulan yang dapat diandalkan. Temuan kami menunjukkan bahwa PDB per kapita yang lebih tinggi dan peningkatan aktivitas ekspor sangat terkait dengan peningkatan angka harapan hidup, yang menunjukkan bahwa sumber daya ekonomi yang lebih besar dan integrasi pasar meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Sebaliknya, FDI menunjukkan efek yang beragam terhadap angka harapan hidup, menyiratkan bahwa manfaat modal asing bergantung pada faktor-faktor spesifik negara. Secara keseluruhan, hasil-hasil ini menyoroti pentingnya kebijakan ekonomi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan pembangunan.
Analisis Pengaruh Pembangunan Ekonomi Terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Di Indonesia Najwa Latifa
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 05 (2025): Vol. 14, No. 05, Mei 2025(pp.379-471)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i05.p02

Abstract

Pembangunan ekonomi yang pesat di Indonesia sering kali menimbulkan tekanan terhadap lingkungan hidup, baik dari segi pencemaran udara, degradasi lahan, maupun penurunan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Laju Pertumbuhan Ekonomi per kapita, Kepadatan Penduduk, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di 33 provinsi di Indonesia selama periode 2014-2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan data panel dan teknik analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laju Pertumbuhan PDRB per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IKLH, yang mengindikasikan adanya trade-off antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan. Variabel Kepadatan Penduduk menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap IKLH. Sementara IPM memiliki pengaruh positif dan signifikan, yang berarti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat mendukung perbaikan kualitas lingkungan hidup. Temuan ini mendukung sebagian asumsi dalam teori Environmental Kuznets Curve (EKC), di mana pertumbuhan ekonomi pada tahap awal belum sepenuhnya mampu memperbaiki kondisi lingkungan khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.
DETERMINAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI SUMATERA UTARA PERIODE 2020-2024 Ruth Elsamo Christine Pasaribu; Ida Ayu Gde Dyastari Saskara, S.E., M.Si.
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 04 (2025): Vol. 14, No. 04, April 2025 (pp.257-377)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i04.p01

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kondisi ketenagakerjaan suatu wilayah. Di Provinsi Sumatera Utara, masih terdapat ketimpangan yang mencolok antar kabupaten/kota dalam hal tingkat pengangguran terbuka. Disparitas ini mencerminkan perbedaan dalam akses terhadap pendidikan, lapangan kerja, dan kualitas pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara selama periode 2020–2024. Data yang digunakan merupakan data panel yang terdiri dari 165 pengamatan, yaitu gabungan time series selama tahun 2020 hingga 2024 (5 tahun) dan cross section dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara parsial, pertumbuhan ekonomi dan tingkat Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Sumatera Utara. Sebaliknya, jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sumatera Utara. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian laju pertumbuhan penduduk sebagai strategi utama dalam menekan angka pengangguran di Sumatera Utara, serta perlunya peningkatan kualitas pendidikan agar lebih efektif mengurangi tingkat pengangguran terbuka.
ANALISIS PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DISPARITAS PENDAPATAN DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI BALI: ANALISIS PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DISPARITAS PENDAPATAN DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI BALI Sella Merita
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 05 (2025): Vol. 14, No. 05, Mei 2025(pp.379-471)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i05.p03

Abstract

Kebijakan desentralisasi fiskal sudah berjalan dari tahun 2001 tujuan desentralisasi fiskal adalah untuk mengurangi kesenjangan antar daerah dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Provinsi Bali terdapat disparitas yang signifikan antar kabupaten, dengan daerah seperti Badung dan Denpasar menunjukkan kemandirian fiskal yang lebih tinggi, sementara kabupaten lainnya masih bergantung pada dana transfer dari pusat. Dengan adanya fenomena tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dana Alokasi Umum (DAK), Dana Alokasi Khusus (DAK), Pajak Daerah, Retribusi Daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dan disparitas pendapatan di Kabupaten/Kota Provinsi Bali. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 5 tahun periode 2019-2023. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan data panel murni dan path analysis dengan bantuan alat analisis data Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAU, DAK, pajak daerah, dan retribusi daerah berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi, DAU, pajak daerah, retribusi daerah berpengaruh negatif tidak signifikan sedangkan DAK berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap disparitas pendapatan. Serta pertumbuhan ekonomi bukan menjadi variabel intervening DAU, DAK, pajak daerah, retribusi daerah terhadap disparitas pendapata. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perlunya pengelolaan fiskal yang adil, redistribusi yang merata antar daerah, dan pengoptimalan penggunaan dana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan mengurangi ketimpangan pendapatan di Bali.
PEMETAAN DISTRIBUSI ASUPAN GIZI BERDASARKAN GOLONGAN KELAS EKONOMI DI WILAYAH INDONESIA Ni Luh Gede Sumas Windari; I Wayan Sukadana
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 3 (2025): Vol. 14, No. 3, MARET 2025 (pp.185-255)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i03.p04

Abstract

Gizi buruk adalah kondisi yang ditunjukan dengan adanya kekurangan zat gizi yang diakibatkan oleh rendahnya konsumsi energi protein dan nutrisi makanan yang memberikan dampak pada gangguan pertumbuhan individu. Indonesia menempati peringkat keenam dengan jumlah masyarakat dengan masalah gizi buruk secara global. Konsumsi kalori dan protein menjadi salah satu tolak ukur pemenuhan gizi harian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola distribusi pemenuhan gizi di wilayah perkotaan maupun pedesaan berdasarkan golongan kelas ekonomi masyarakat. Penelitian ini dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah pengamatan sebanyak 345.000 rumah tangga. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari data SUSENAS tahun 2023. Dengan menggunakan teknik analisis non parametrik. Hasil penelitian menyatakan, masyarakat ekonomi kelas menengah lebih rentan terhadap pemenuhan protein dan kalori. Kemudian wilayah kota memiliki distribusi yang lebih rendah jika dibandingkan wilayah desa. Inflasi memiliki pengaruh negatif dalam pemenuhan protein dan kalori. Impilkasi dari penelitian ini adalah pada desain atau rancangan kebijakan intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan perlunya kebijakan yang mendukung aksesibilitas pangan bergizi bagi kelompok ekonomi kelas menengah untuk mengurangi kesenjangan pada golongan kelas ekonomi yang berada di wilayah kota atau desa dalam pemenuhan gizi.
PARIWISATA, EKONOMI, DAN PENDAPATAN DAERAH: MENGUNGKAP FAKTOR PENDORONG PAD KALIMANTAN TENGAH (2018-2022) Auda Fikry; Intan Mutiara; Susilo Nuraji Cokro Darsono
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 6 (2025): Vol. 14, No. 6, JUNI 2025 (pp.449-534)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i06.p01

Abstract

Dalam hal kontribusinya terhadap PAD, Pariwisata memiliki potensi yang sangat besar untuk memperkuat ekonomi Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), jumlah hotel, jumlah destinasi wisata, dan jumlah kunjungan wisatawan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Kalimantan Tengah dalam rentang waktu 2018 sampai 2022. Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Analisis dilakukan menggunakan metode data panel dengan model fixed effect untuk memahami bagaimana variabel-variabel tersebut berpengaruh terhadap PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB sektor pariwisata, kunjungan wisatawan, dan jumlah objek wisata memberikan pengaruh positif dan signifikan pada PAD Kalimantan Tengah. Namun, variabel jumlah hotel tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap PAD. Hasil ini memberikan perspektif penting untuk proses pembuatan kebijakan di daerah, di mana fokus harus diarahkan pada peningkatan kualitas destinasi wisata dan daya tarik ekonomi pariwisata untuk mendukung pertumbuhan PAD di masa mendatang.
Determinan Volume Ekspor Komoditas Kayu (HS 44) Indonesia I Made Fajar Wija Putrawan
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 04 (2025): Vol. 14, No. 04, April 2025 (pp.257-377)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i04.p02

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan hutan tropis terbesar ketiga di dunia, memiliki potensi besar dalam ekspor sektor kehutanan, khususnya pada komoditas kayu (HS 44). Meskipun memiliki potensi besar, volume ekspor komoditas kayu (HS 44) Indonesia menunjukkan fluktuasi dalam lima tahun terakhir. Fenomena yang menarik adalah fluktuasi volume ekspor komoditas ini yang tidak selalu sesuai dengan salah satu teori perdagangan, yaitu gravity model. Sebagai contoh, ekspor ke negara-negara jauh seperti Jepang dan China justru lebih tinggi dibandingkan dengan negara yang lebih dekat seperti Malaysia. Hal ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan geografis belum sepenuhnya dapat menjelaskan pola perdagangan ekspor kayu Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GDP negara tujuan, jarak geografis, populasi, dan kebijakan non-tarif (restriksi impor) terhadap volume ekspor kayu Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan random effect model terhadap tiga puluh negara tujuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor. Secara parsial, GDP berpengaruh positif signifikan, jarak geografis berpengaruh negatif signifikan, sedangkan populasi dan kebijakan non-tarif tidak berpengaruh signifikan. Hasil ini menunjukkan pentingnya kekuatan ekonomi negara tujuan dan efisiensi logistik dalam strategi peningkatan ekspor komoditas kayu (HS 44) Indonesia
PENERAPAN BLUE ECONOMY PADA PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KAWASAN PESISIR BALI UTARA, SINGARAJA: PENERAPAN BLUE ECONOMY PADA PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KAWASAN PESISIR BALI UTARA, SINGARAJA I Kadek Donny Wishanesta; I Gede Putra Perdana; Putu Rana Janendra
E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 14 No. 3 (2025): Vol. 14, No. 3, MARET 2025 (pp.185-255)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEP.2025.v14.i03.p01

Abstract

The research is titled “The Application of the Blue economy in the Development of Sustainable Tourism in the Northern Bali Coastal Area, Singaraja.” This is a qualitative study aimed at understanding the development of Blue economy-based economic activities in the Northern Bali Coastal Area, Singaraja, as well as identifying the developments that have been carried out by the government, particularly in the fields of tourism and fisheries, and assessing the economic, social, and environmental impacts. This study employs a descriptive qualitative method, with data collection techniques including open-ended and in-depth interviews, field observations, and documentation. Data analysis involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results of the study on the development of Blue economy-based economic activities in the North Bali Coastal Area, Singaraja. The economic development carried out by the government, particularly in the tourism sector, has been implemented through various activities such as the construction of a toll road (shortcut) to Singaraja, hotels and accommodations as supporting infrastructure, and the empowerment of communities and business owners. In the process of implementing these government projects, there have been impacts on the surrounding community, particularly in reducing unemployment rates, increasing community income, expanding business and employment opportunities, and promoting growth and development in other sectors. However, in terms of environmental aspects, the construction of infrastructure and projects has caused the community to feel disadvantaged due to inadequate environmental anticipation and control measures.

Page 1 of 16 | Total Record : 152


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 05 (2025): Vol. 14, No. 05, Mei 2025(pp.379-471) Vol. 14 No. 04 (2025): Vol. 14, No. 04, April 2025 (pp.257-377) Vol. 14 No. 6 (2025): Vol. 14, No. 6, JUNI 2025 (pp.449-534) Vol. 14 No. 3 (2025): Vol. 14, No. 3, MARET 2025 (pp.185-255) Vol. 14 No. 2 (2025): Vol.14.No.2. FEBRUARI 2025 [123-196] Vol. 14 No. 1 (2025): Vol. 14. No. 01, Januari 2025 Vol. 13 No. 12 (2024): Vol.13.No.12. DESEMBER 2024 [831-914] Vol. 13 No. 11 (2024): Vol.13.No.11. NOVEMBER 2024 [765-830] Vol. 13 No. 10 (2024): Vol.13.No.10. OKTOBER 2024 [686-751] Vol. 13 No. 9 (2024): Vol.13.No.9. SEPTEMBER 2024 [634-685] Vol. 13 No. 08 (2024): Vol. 13, No. 08, Agustus 2024 Vol. 13 No. 07 (2024): Vol. 13, No. 07, Juli 2024 Vol. 13 No. 06 (2024): Vol. 13, No. 06, Juni 2024 Vol. 13 No. 05 (2024): Vol. 13, No. 05, Mei 2024 Vol. 13 No. 04 (2024): Vol. 13, No. 04, April 2024 Vol. 13 No. 03 (2024): Vol. 13, No. 03, Maret 2024 Vol. 13 No. 02 (2024): Vol. 13, No. 02, Februari 2024 Vol. 13 No. 01 (2024): Vol. 13, No. 01, Januari 2024 Vol. 12 No. 12 (2023): Vol. 12, No. 12, Desember 2023 Vol. 12 No. 11 (2023): Vol. 12, No. 11, November 2023 Vol. 12 No. 10 (2023): Vol. 12, No. 10, Oktober 2023 Vol. 12 No. 09 (2023): Vol. 12, No. 09, September 2023 Vol. 12 No. 08 (2023): Vol. 12, No. 08, Agustus 2023 Vol. 12 No. 07 (2023): Vol. 12, No. 07, Juli 2023 Vol. 12 No. 06 (2023): Vol. 12, No. 06, Juni 2023 Vol. 12 No. 05 (2023): Vol. 12, No. 05, Mei 2023 Vol. 12 No. 04 (2023): Vol. 12, No. 04, April 2023 Vol. 12 No. 03 (2023): Vol. 12, No. 03, Maret 2023 Vol. 12 No. 02 (2023): Vol. 12, No. 02, Februari 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Vol.12. No. 1, Januari 2023 More Issue