cover
Contact Name
-
Contact Email
ojs.widyamahavira@gmail.com
Phone
+6287860054727
Journal Mail Official
ojs.widyamahavira@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Margarana Jalan Majapahit No.16 A, Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali, Indonesia (82121)
Location
Kab. tabanan,
Bali
INDONESIA
Jurnal Widya Mahavira
ISSN : -     EISSN : 30893461     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Widya Mahavira is published by Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Margarana. Jurnal Widya Mahavira is a scientific journal in the field of Public Administration that aims to serve as a medium for the dissemination of high-quality research findings and scholarly studies contributing to the development of public administration science and the practice of governance. The journal publishes research articles, conceptual papers, and policy analyses that are relevant to contemporary issues in public administration and government management. Jurnal Widya Mahavira is professionally managed and implements a rigorous, objective, and transparent peer-review process to ensure the academic quality and integrity of all published articles. The journal encourages submissions that demonstrate originality, academic relevance, and practical implications for public sector governance and public service delivery. The scope of Jurnal Widya Mahavira includes, but is not limited to, Good Governance, Administration, Public Management, Collaborative Management, Public Services, Public Policy, Innovation and E-Goverment
Articles 20 Documents
PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) SEBAGAI LEMBAGA DEMOKRASI DESA DI DESA KALIANGET KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG Nyoman Suprapta
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan fungsi Badan Perwakilan Desa tetap dipertahankan setelah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan sudah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, BPD tetap dipertahankan di bawah pengaturan Undang-Undang Desa sekarang ini. Mengingat keberadaannya yang sudah cukup lama, semestinya BPD telah menjadi lembaga yang relatif mapan dalam memperkuat proses demokrasi di desa. Terlebih setelah diperkuat secara normatif oleh Undang-Undang Desa, BPD semestinya menjadi poinir dalam mendorong kemandirian desa sebagaimana yang dikehendaki oleh Undang-Undang Desa. Dari hasil penelitian ditemukan fakta bahwa Fungsi Badan Permusyawaratan Desa sebagai Lembaga Demokrasi Desa, Di Desa Kalianget yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat dan merupakan wahana demokrasi masyarakat desa dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa di Desa Kalianget sudah melaksanakan tugas dan fungsinya dalam membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa, dan telah melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa Kalianget. Badan Permusyawaratan Desa sebagai Lembaga Demokrasi Desa mengalami kendala karena kurangnya  bimbingan  teknis penyelenggaraan  pemerintahan  desa. Hambatan  BPD  dalam  menjalankan  fungsinya, karena  tingkat  pendidikan  masyarakat  rendah. BPD sebagai Lembaga Demokrasi Desa di Desa telah melakukan upaya dalam mengatasi  hambatan dalam  pelaksanaan  fungsi  BPD sebagai penyelenggara Pemerintahan Desa. Hambatan  dalam  pelaksanaan  fungsi  BPD  telah  disikapi  secara  positif  oleh BPD,  artinya  BPD  melakukan  berbagai  upaya  untuk mengatasi  hambatan  yang  muncul.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN GIZI PADA PASIEN RAWAT INAP KELAS III DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) WANGAYA KOTA DENPASAR Luh Gede Suartini
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan makanan merupakan salah satu kegiatan pokok pelayanan makanan. Pelayanan gizi di rumah sakit adalah pelayanan yang diberikan dan disesuaikan dengan keadaan pasien berdasarkan keadaan klinis, status gizi dan status metabolisme tubuh. Keadaan gizi pasien sangat berpengaruh tehadap penyembuhan penyakit sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh terhadap gizi pasien.Maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah kualitas pelayanan gizi pada pasien rawat inap kelas III di RSUD Wangaya Kota Denpasar ? (2) Apa kendala dan upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi pada pasien rawat inap kelas III di RSUD Wangaya Kota Denpasar ? Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan yaitu teori pelayanan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 81 Tahun 1993 telah ditetapkan 8 (delapan) sendi pelayanan yang harus dapat dilaksanakan oleh institusi atau satuan kerja dalam suatu departemen yang berfungsi sebagai unit pelayanan umum. Kedelapan sendi tersebut adalah kesederhanaan, kejelasan dan kepastian, keamanan, keterbukaan efisiensi, ekonomis, keadilan dan ketepatan waktu. Hasil analisis menunjukkan kualitas pelayanan gizi pada pasien rawat inap kelas III RSUD Wangaya Kota Denpasar berada dalam kondisi cukup baik tetapi masih perlu adanya evaluasi pada komunikasi antar petugas bagian intalasi gizi, sumber daya manusia dalam pemberian pelayanan, disposisi/sikap dalam pemberian pelayanan dan struktur birokrasi dalam pelayanan gizi. Adapun proses pelayanan gizi pada RSUD Wangaya Kota Denpasar melalui tahapan yaitu Tahap I, pasien masuk yaitu melakukan skrining, melakukan anammesa dan melakukan intervensi gizi.Tahap II, perencanaan menu yaitu pengadaan bahan makanan, penerimaan dan penyimpanan, penyajian di dapur dan pendistribusian ke ruang rawat inap dam pengambilan.Tahap III, tahap monev yaitu mengkaji ketepatan diet pasien dan melakukan evaluasi. Kendala yang timbul dalam pelayanan gizi adalah ketidakkonsistenan komunikasi antar petugas, kurangnya pemahaman tugas dari petugas pelayanan gizi, kurangnya tenaga kesehatan yang menimbulkan perangkapan tugas. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut adalah peningkatan komunikasi antar karyawan, pemberian pelatihan dan pembinaan mengenai tugas yang harus dikerjakan dan pengajuan usulan penambahan tenaga kesehatan bagian instalasi gizi untuk menghindari perangkapan tugas.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DESA AYUNAN TAHUN ANGGARAN 2020-2023 I Nyoman Alit Badrika
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam penyusunan APBDES di Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2020- 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menganalisis data yang bersumber dari hasil wawancara mendalam, observasi langsung, kajian pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam penyusunan anggaran pendapatan belanja desa APBDes yaitu partisipasi melalui pemikiran dengan memberikan ide atau pendapat dalam penyusunan APBDes Desa Ayunan sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat dan kemudian dipertimbangkan oleh pemerintah desa dalam penyusunan anggaran. Faktor pendukung yaitu 1) Tingkat Pendidikan, sumber daya manusia yang mendukung diharapkan dapat memberikan usulan, ide atau pendapat yang lebih substansial tentang kebutuhan apa yang perlu dan urgen 2) jenis Pekerjaan menentukan aspirasi dan partisipasi apa yang dapat diberikan melalui kegiatan desa. Sedangkan faktor penghambat adalah adalah tidak semua usulan yang disampaikan masyarakat melalui forum musyawarah dusun atau pun musyawarah desa diakomodir menjadi program. Keseluruhan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi dan antusiasme warga Desa Ayunan sangat mengikuti setiap proses penyusunan APB Desa Ayunan sangat tinggi
EFEKTIVITAS PENGAWASAN CAMAT DALAM PENGELOLAAN  ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA NYUHTEBEL KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM I Nyoman Sudana; I Nyoman Alit Badrika
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui efektivitas pengawasan camat dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Nyuhtebel Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. 2) Untuk mengetahui Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengawasan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Nyuhtebel Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengkaji permasalahan menggunakan teori Pengawasan menurut Handayaningrat, Informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang ditetapkan secara snowbaling sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan daftar wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya metode dan teknik analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada tahap akhir analisis dilakukan penyajian hasil data yang dipaparkan dengan teks yang bersifat naratif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diperoleh: 1) Efektivitas pengawasan camat dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Nyuhtebel Kecamatan Manggis  ditinjau dari segi tanggung jawab dan wewenang telah dilaksanakan secara rasional dan obyektif tetapi masih perlu ditingkatkan karena masih adanya pelaksanaan kegiatan yang kurang maksimal, dari segi mendidik sesuai presedur, sudah dilaksanakan akan tetapi masih perlu ditingkatkan mengingat masih adanya kelian banjar dinas yang belum memahami tetang pengelolaan ADD, dari segi penyimpangan, kelalaian dan kelemahan dalam pengelolaan ADD di Desa Nyuhtebel sudah dilaksanakan akan tetapi masih perlu ditingkatkan mengingat kurangnya sumber daya manusia secara kualitas. dari segi pemborosan sudah diantisipasi akan tetapi masih perlu ditingkatkan mengingat peruntukannya tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga pengelolaan alokasi dana desa di Desa Nyuhtebel kurang optimal.2) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengawasan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Nyuhtebel Kecamatan Manggis ditinjau dari segi perencanaan sudah dilaksanakan akan tetapi masih perlu ditingkatkan mengingat masih ada perencanaan yang disusun tidak berdasarkan aspirasi masyarakat, dari segi pelaksanaan sudah dilaksanakan akan tetapi masih perlu ditingkatkan mengingat masih ada pelaksanaan kegiatan diluar perencanaan yang ditetapkan, dari segi pengawasan sudah dilaksanakan oleh tim Kabupaten dan Kecamatan akan tetapi masih perlu diadakan pengawasan secara kontinyu agar pengelolaan alokasi dana desa efektif dan efesien, dari segi pertanggungjawaban sudah dilaksanakan akan tetapi masih perlu ditingkatkan mengingat masih ada kelian banjar dinas maupun ketua kelompok usaha belum paham terkait pertanggungjawaban pengelolaan alokasi dana desa. sehingga pengelolaan alokasi dana desa (ADD) di Desa Nyuhtebel kurang optimal
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39/PRT/M/2015 DI KECAMATAN KINTAMANI Ni Luh Putu Suastini
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya adalah fasilitasi pemerintah berupa bantuan social kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) penerima manfaat bantuan stimulant unuk membantu pelaksanaan pembangunan perumahan swadaya. Perumahan swadaya adalah rumah-rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat, baik secara sendiri atau kelompok yang meliputi perbaikan, pemugaran/perluasan atau pembangunan rumah baru beserta lingkungannya. Masyarakat berpenghasilan rendah yang selanjutnya disebut MBR adalah masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapatkan dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah yang layak huni. Tujuan bantuan stimulant perumahan swadaya adalah untuk memperdayakan MBR agar mampu membangun atau meningkatkan kualitas rumah secara swadaya sehingga dapat menghuni rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat dan aman Implementasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 39/PRT/TM/2015 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Perumahan Nomor 06 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya  (BSPS) merupakan upaya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Kintamani dan Kabupaten Bangli pada umumnya. Sehingga kedepannya tujuan akhir yaitu peningkatan kesejahteraan daripada masyarakat penerima BSPS. Hasil temuan dilapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan implementasi BSPS secara bertahap menurunkan jumlah rumah tidak layak huni yang ada di kecamatan Kintamani Proses Implementasi tidak dirumuskan secara sksplisit namun prosesnya dapat dilihat dalam pelaksanaan dari tahun ketahun. Adapun proses implementasi BSPS di Kecamatan Kintamani adalah sebagai berikut : Pertama proses usulan BSPS oleh Bupati yang dilampiri dengan proposal BSPS dengan telah melampirkan calon penerima dengan BNBA (By Name Adreas), Tahap kedua, Penetapan Penerima, Sosialisasi, Pembenukan KPB serta Penunjukan Toko Penyedia Bahan Bangunan, Tahap Ketiga Pendistribusian Bahan Bangunan, Pentransperan Dana, Pembangunan dan Pelaporan 30% dan 100% kegaiatan BSPS
PERANAN CUSTOMER SERVICE DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KEPADA NASABAH DI PT. BPR SARI DANANIAGA KEDIRI, TABANAN nyoman widiana
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPR Sari Dananiaga sebagai salah satu lembaga keuangan yang berbasis konvensional, dalam menjalankan kegiatan usahanya selalu mengutamakan kepuasan nasabah diantaranya melayani masyarakat ingin menggunakan produk pendanaan. Kegiatan customer service dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat baik yang menjadi nasabah atau yang menjadi calon nasabah sangat berpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peranan customer service dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah dalam menjalankan tugas-tugasnya di PT. BPR Sari Dananiaga Kediri, Tabanan begitu juga untuk mengetahui hambatan yang ditemui customer service dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah di PT. BPR Sari Dananiaga Kediri, Tabanan. Penelitian ini dilakukan di PT. BPR Sari Dananiaga Kediri, Tabanan, tepatnya yang berlokasi di Jl. MH. Thamrin No. 80, Kediri, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian yang memberi gambaran, pemahaman dan penjelasan mengenai peranan customer service dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah dalam menjalankan tugas-tugasnya di PT. BPR Sari Dananiaga Kediri, Tabanan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BPR Sari Dananiaga Kediri, Tabanan.
EFEKTIVITAS PENGAWASAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TABANAN DALAM PENGELOLAAN PASAR TRADISIONAL DAUH PALA KECAMATAN TABANAN KABUPATEN TABANAN Ni Wayan Wahyuni
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengambil judul efektivitas pengawasan dinas perindustrian dan perdagangan  kabupaten tabanan dalam pengelolaan  pasar tradisional  dauh pala kecamatan tabanan kabupaten tabanan. Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dengan indikator: akurat, terpusat, tepat waktu, fleksibel, bersifat sebagai petunjuk dan operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancang bangun observasional deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengawasan di Pasar Dauh Pala dengan indikator yang disebutkan di atas belum dapat dikatakan efektif, masih banyak adanya permasalahan yang belum dapat diselesaikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan. Dengan berbagai hambatan yang dihadapi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan seperti kurangnya sarana dan prasarana, serta anggaran yang belum memadai. Saran yang bisa penulis berikan sebagai berikut, dalam melakukan pengawasan tidak hanya dilakukan seminggu sekali, atau pada saat tertentu saja.Dalam melakukan pengawasan petugas seyogianya mampu juga menyampaikan arahan bagi pedagang yang pola pikirnya masih kaku  agar terciptanya budaya tertib dan bersih.untuk melaksanakan pengawasan yang efektif, perbanyak sarana pengawasan seperti kendaraan bermotor.
HUBUNGAN KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN DENGAN SPP PADA SMKS PARIWISATA WERDI SILA KUMARA I Kadek Suara Adi Saputra
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui hubungan SPP dengan kepuasan dan loyalitas pelanggan; (2)  untuk mengetahui hubungan kepuasan pelanggan dengan loyalitas pelanggan, dan (3) untuk mengetahui hubungan kepuasan dan loyalitas pelanggan dengan SPP belajar di SMK S Pariwisata Werdi Sila Kumara. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMK S pariwisata Werdi Sila Kumara 3000 siswa sebagai pelanggan. Data diperoleh melalui survey kepada 150 responden yang ditentukan dengan metode Judgment sampling dua tahap. Tahap pertama menentukan kriteria sampel, yaitu: mengajak yunior untuk bersekolah ke SMKS Pariwisata dengan data bonus sebagai referensi. Tahap kedua menggunakan teknik accidental. Data diolah menggunakan SEM dengan alat bantu aplikasi AMOS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Kewajaran SPP berhubungan positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan; 2) kewajaran SPP berhubungan positif signifikan dengan loyalitas pelanggan: 3) kepuasan pelanggan berhubungan positif signifikan dengan loyalitas pelanggan; 4) kepuasan pelanggan berhubungan positif signifikan dengan penerimaan SPP; 5) loyalitas pelanggan berhubungan positif signifikan dengan penerimaan SPP di SMK S Pariwisata Werdi Sila Kumara.
KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PENGINAPAN HAMAKA UBUD BALI Dewa Putu Eka Putrawan
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan Empati. Penelitian ini dilakukan di Penginapan Hamaka Ubud Bali  dengan objek penilitian kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan 100 responden sebagai sampel dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan uji F dan uji t. Hasil penelitian dan pembahasan diperoleh persamaan regresi Y=  2,248 +0,115X1 + 0,166X2 + 0,251X3 + 0,210X4 + 0,119 X5 sehingga disimpulkan bahwa bukti fisik (X1), kehandalan (X2), daya tanggap (X3), jaminan (X4), empati (X5)   berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Penginapan Hamaka Ubud Bali. Rekomendasi penelitian ini disarankan pihak Penginapan Hamaka Ubud Bali hendaknya dapat mempertahankan serta meningkatkan bentuk pelayanan seperti penambahan fasilitas, interior dan kepedulian terhadap pelanggan demi kenyamanan pelanggan serta komunikasi yang baik antara karyawan dan pelanggan dalam menanggapi pertanyaan dan keinginan konsumen, serta jaminan bagi pelanggan untuk merasa aman dan nyaman selama menginap di Penginapan Hamaka Ubud Bali, sedangkan untuk variabel kehandalan, daya tanggap dan  empati juga perlu ditingatkan untuk keberlangsungan perusahaan kedepannya.
MANAJEMEN PERUBAHAN BUDAYA AGRARIS KE BUDAYA INDUSTRI PARIWISATA DI BALI, INDONESIA Ni Putu Prapti Budasari K.; I Nyoman Lodra; I Made Darmada
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan mengkaji manajemen perubahandari budaya agraris ke budaya  pariwisata, serta dampaknya terhadap seni hidup pelukis yang sudah berkembangan sebelumnya, melalui perspektif "Young Artist".  Life culture atau budaya yang hidup sebagai identitas Bali disamping juga budaya agraris menjadi landasan kuat bagi perkembangan kesenian, ritual, dan upacara, serta tumbuh kembang manajemen perubahan menjadi budaya industri pariwisata. Fokus pemasalahan pada konsep manajemen penciptaan seni hidup lukis Young Artis menjadi cikal-bakal perkembangan manajemen perubahan budaya agraris ke pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan konsep penciptaan seni lukis young artis Bali menujukan ada transformasi budaya agraris ke seni kontemporer dibutuhkan oleh industri pariwisata sejalan dengan perubahan sosial-ekonomi masyarakat Penestanan Ubud, Bali.. Konsep "Young Artist" merujuk pada generasi seniman muda yang ada di desa Penestanan yang mengeksplorasi tema-tema kontemporer sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakatnya. Manfaat menjadi model perkembangan budaya agraris ke budaya-budaya lain, serta menjadi rujukan penelitian berikutnya. Peneltian ini menggunakan pendekatan diskritif kualitatif dengan metode kajian literatur, observasi, dan wawancara untuk menggali lebih dalam mengenai hubungan seni hidup pelukis dengan perubahan budaya tersebut..

Page 1 of 2 | Total Record : 20