cover
Contact Name
M Fery Prayoga
Contact Email
mferyprayoga@stitaw-binjai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ejournal@stitaw-binjai.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 148 Kel. Kebun Lada, Kota Binjai, Sumatera Utara, 20744.
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
DIDAKTIKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 31233120     DOI : -
Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LP2M STIT Al-Washliyah Binjai sebagai wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jurnal ini memuat karya ilmiah berupa laporan hasil pengabdian, model pemberdayaan masyarakat, dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, serta nilai-nilai keislaman yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan secara berkala dua kali setahun, yani periode Januari–Juni dan Juli–Desember, baik dalam bentuk cetak maupun online. Seluruh artikel yang masuk akan melalui proses seleksi dan peer review oleh mitra bestari untuk menjamin kualitas, orisinalitas, serta kontribusi pengabdian bagi pengembangan masyarakat. Fokus: Publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam berbagai bidang ilmu, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, sosial-keagamaan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Scope: Ruang lingkup (scope) meliputi, namun tidak terbatas pada: 1. Pendidikan dan Literasi - Pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal - ⁠Program peningkatan literasi, numerasi, dan digitalisasi masyarakat - ⁠Pelatihan guru, tenaga pendidik, dan peningkatan kompetensi SDM 2. Keagamaan dan Moderasi Beragama - Dakwah, pembinaan keagamaan, dan pendidikan Islam di masyarakat - ⁠Penguatan moderasi beragama, kerukunan, dan toleransi sosial - ⁠Penerapan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat 3. Pemberdayaan Masyarakat - Program ekonomi kreatif, UMKM, dan kewirausahaan - Pengembangan koperasi, usaha produktif, dan pemberdayaan ekonomi berbasis lokal - Pemberdayaan perempuan, pemuda, dan kelompok rentan 4. Teknologi, Sains, dan Kesehatan - Penerapan teknologi tepat guna di masyarakat - ⁠Sosialisasi kesehatan, lingkungan, dan pola hidup sehat - ⁠Pemanfaatan sains dan teknologi dalam meningkatkan m kesejahteraan masyarakat 5. Sosial, Budaya, dan Lingkungan - Penguatan budaya lokal dan kearifan tradisional - ⁠Program pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan - ⁠Kajian sosial kemasyarakatan berbasis pengabdian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
STUDI KOMPARATIF TENTANG PENGATURAN HUKUMAN MATI DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA DAN THAILAND Edimas Sembiring; Ibnu Subarkah; Mufidatul Ma’sumah
Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaturan hukum pidana mati dalam sistem hukum Indonesia dan Thailand serta mengkaji implikasinya terhadap kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan perbandingan (comparative approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, doktrin hukum, serta instrumen hukum internasional yang relevan dengan pidana mati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Thailand sama-sama mempertahankan pidana mati sebagai sanksi pidana yang sah dalam sistem hukum nasionalnya, namun memiliki perbedaan dalam konstruksi normatif dan mekanisme implementasinya. Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menempatkan pidana mati sebagai pidana khusus yang bersifat alternatif dan transisional dengan masa percobaan sepuluh tahun, yang membuka kemungkinan konversi menjadi pidana penjara seumur hidup. Sebaliknya, Thailand tetap mengklasifikasikan pidana mati sebagai pidana pokok dalam Thai Criminal Code, meskipun praktiknya dibatasi melalui mekanisme royal pardon yang dapat mengubah pidana mati menjadi pidana penjara seumur hidup. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia cenderung mengarah pada reformasi normatif yang bersifat restriktif dan moderatif, sedangkan Thailand mempertahankan model retensionis yang lebih stabil secara struktural namun fleksibel secara administratif. Dengan demikian, efektivitas pengaturan pidana mati di kedua negara sangat dipengaruhi oleh konsistensi antara norma hukum dan implementasinya dalam praktik peradilan pidana.
Implementasi Gerakan Sekolah Sehat dalam Meningkatkan Dimensi Profil Lulusan di SMP Negeri 8 Pangkalpinang Yunike Andina; Soleha; Indah Kusuma Dewi
Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Sekolah Sehat dan dimensi profil lulusan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sebagai salah satu sekolah binaan Gerakan Sekolah Sehat, SMP Negeri 8 Pangkalpinang memiliki potensi besar dalam mengintegrasikan nilai kesehatan dengan dimensi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME untuk mewujudkan lulusan yang sehat jasmani, rohani, dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gerakan Sekolah Sehat di SMP Negeri 8 Pangkalpinang, menganalisis implementasi dan implikasi Gerakan Sekolah Sehat dalam meningkatkan dimensi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME di SMP Negeri 8 Pangkalpinang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, tim pelaksana Gerakan Sekolah Sehat, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Sekolah Sehat di SMP Negeri 8 Pangkalpinang berjalan secara terstruktur melalui kegiatan rutin seperti makan sehat, tadarus bersama, olahraga rutin, gotong royong, serta kerja sama dengan pihak eksternal.  Implementasi Gerakan Sekolah Sehat dalam meningkatkan dimensi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME mencakup empat aspek utama, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat jiwa, dan sehat lingkungan  yang diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan. Gerakan Sekolah Sehat berimplikasi positif dalam meningkatkan dimensi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME  sebagai salah satu instrumen mewujudkan dimensi profil lulusan  sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Page 2 of 2 | Total Record : 12