cover
Contact Name
Sonny Sudiar
Contact Email
rgjhi@unmul.ac.id
Phone
+6281347747583
Journal Mail Official
rgjhi@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Kampus Gunung Kelua, Samarinda 75119, Kalimantan Timur, Indonesia.
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 3123254X     DOI : 10.30872/RGJ.v27i1
Core Subject : Social,
Regionalism Global Journal: The Journal of International Relations Studies is an open-access, peer-reviewed journal. Our aim is to disseminate current and original articles from researchers on interactions, dynamics, regional organisation and the development of regionalism in a global context, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, governance & democracy, radicalism and terrorism
Articles 45 Documents
PENYELESAIAN SENGKETA KELAPA SAWIT INDONESIA–UNI EROPA DI WORLD TRADE ORGANIZATION (WTO) Nova Medinda; Yuniarti Yuniarti
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3661

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyelesaian sengketa minyak kelapa sawit Indonesia-Uni Eropa di WTO, yang dipicu oleh kebijakan RED II dan Regulasi Delegasi Uni Eropa. Kebijakan ini mengklasifikasikan minyak kelapa sawit sebagai satu-satunya minyak nabati dengan risiko tinggi terhadap Perubahan Penggunaan Lahan Tidak Langsung (ILUC), dengan tujuan menguranginya hingga 0% pada tahun 2030 untuk memenuhi target energi terbarukan. Indonesia memandang kebijakan ini diskriminatif, mengingat negara tersebut telah menerapkan berbagai inisiatif kelapa sawit berkelanjutan seperti ISPO dan berbagai kesepakatan internasional. Meskipun upaya tersebut, Uni Eropa tetap memberlakukan kebijakan RED II, yang mendorong Indonesia mengajukan gugatan di WTO (kasus DS593) atas pelanggaran regulasi perdagangan. Sengketa ini saat ini berada di tahap panel, dan belum ada hasil yang diumumkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analisis data kualitatif, serta mengungkap dampak lebih luas dari kebijakan ini terhadap pasar minyak nabati global
POTENSI INDUSTRI MOBILE GAME MENJADI SOFT POWER TIONGKOK Wahida Robiatul Awwalia; Frisca Alexandra
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potensi industri permainan mobile sebagai sumber kekuatan lunak (soft power) China. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data kualitatif digunakan untuk menginterpretasikan data. Kerangka analisis yang digunakan adalah Konstruktivisme, konsep Kekuatan Lunak (Soft Power), dan konsep Industri Kreatif untuk meneliti fenomena ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi timbal balik antara industri permainan mobile, pemerintah, serta hukum dan peraturan yang mengatur industri tersebut telah menciptakan suatu realitas di mana industri ini memiliki potensi untuk menjadi sumber kekuatan lunak
PEMBANGUNAN WILAYAH PERBATASAN MELALUI BORDER TOURISM DI KECAMATAN LUMBIS PANSIANGAN Muhammad Dimas Raply; Dadang Ilham K. Mujiono
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembangunan wilayah perbatasan Lumbis Pansiangan melalui pariwisata perbatasan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik analisis data kualitatif. Penelitian ini juga didukung oleh konsep border tourism dari Marius Mayer dan pembangunan ekonomi dari Amartya Sen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inisiatif pariwisata perbatasan Gerbang Satria memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan di Kecamatan Lumbis Pansiangan. Hal ini terlihat dari terpenuhinya tiga nilai utama dalam pembangunan ekonomi: masyarakat lokal mampu memenuhi kebutuhan dasar, menjadi mandiri dan berpengetahuan, serta memiliki kebebasan untuk membuat pilihan dalam berbagai aspek kehidupan
PERAN UNICEF DALAM MENANGANI STUNTING DI NTT TAHUN 2019–2022 Nurindah Yofahddina Hastuti; Frentika Wahyu Retnowatik
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3809

Abstract

Permasalahan stunting di NTT, berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2019, prevalensi stunting di NTT mencapai 43,8%, yang menjadikan NTT dengan angka stunting tertinggi di Indonesia. Berbagai faktor menjadi penyebabnya yaitu, terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan dasar, sanitasi yang tidak memadai, ketahanan pangan rumah tangga yang rendah, serta masih kurangnya edukasi mengenai pola asuh dan gizi anak. Meskipun pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, keterbatasan sumber daya dan lemahnya implementasi kebijakan menjadi hambatan utama. Pemerintah daerah terus meningkatkan komitmen dan integrasi program lintas sektor, serta memperluas kolaborasi dengan mitra pembangunan untuk menjangkau wilayah terpencil yang masih rentan terhadap stunting. Dengan menggunakan teori peran organisasi internasional dan konsep dasar stunting. Ditemukan bahwa peran UNICEF adalah memberikan dukungan melalui program edukasi, pelatihan kader posyandu, telekonseling menyusui, serta kerja sama dengan institusi lokal. Peran tersebut berhasil menurunkan angka stunting melalui pendekatan multisektor dan pemberdayaan masyarakat lokal.
HAMBATAN INDONESIA DALAM PEMANFAATAN ORBIT GEOSTASIONER Sandrina Elhandari; Tendy Tendy
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3893

Abstract

Orbit geostasioner (GSO) memainkan peran strategis bagi Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa, karena memungkinkan satelit tetap berada pada posisi tetap relatif terhadap Bumi. Namun, Indonesia menghadapi beberapa kendala yang berpotensi menghambat pembangunan infrastruktur komunikasi hingga pemerataan akses digital di seluruh Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama serta teknik analisis kepustakaan sebagai teknik validasi data. Peneliti menggunakan teori Richard Snyder, yang menganalisis tiga faktor yaitu faktor internal, faktor eksternal, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat delapan kendala yang dihadapi Indonesia yang mengharuskan Indonesia memberi perhatian khusus pada keseluruhan bidang antariksa dan meningkatkan tanggung jawab terhadap pemanfaatan satelit terkhusus di orbit GSO.
BANTUAN AMERIKA SERIKAT DALAM PENANGANAN COVID-19 DI GHANA TAHUN 2021-2022 Mardia; Yuniarti Yuniarti
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3897

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia terutama di kawasan Afrika dengan angka kematian yang signifikan, telah mendorong negara-negara produsen vaksin, termasuk AS, untuk meningkatkan donasi vaksin guna membantu mengatasi krisis kesehatan. Kemiskinan di Afrika menjadi dasar bagi AS untuk memberikan donasi vaksin Covid-19. terlihat bahwa Ghana dengan tingkat kemiskinan (11, 3 %) mendapatkan donasi vaksin lebih besar 12 juta sedangkan Mali dengan tingkat kemiskinan (1,1%) hanya mendapatkan 151 ribu dosis vaksin. Ghana juga menerima bantuan lain dari AS berupa dana penanganan Covid-19 melalui skema dana pembangunan dan bantuan alat-alat kesehatan selama tahun 2021-2023. Penelitian ini melihat alasan AS memberikan bantuan Penanganan Covid 19 lebih banyak di Ghana dibandingkan dengan negara-negara di Afrika menggunakan teori National Interest oleh Nuechterlein. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif National Interest terdapat alasan dari pemberian bantuan Amerika Serikat ke Ghana berupa vaksin covid-19 dan dana didasari kepentingan ekonomi, perdagangan & investasi yaitu Amerika Serikat berupaya mempertahankan volume perdagangan dan nilai investasinya di Ghana. Namun upaya Amerika Serikat untuk mempertahankan volume perdagangannya tersebut tidak berhasil. Ekspor dan Investasi AS ke Ghana tetap mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode sebelum pandemi Covid-19.Bahkan setelah bantuan penanganan diberikan pada tahun 2022-2024.
PERAN GERAKAN SOSIAL ENDSARS DALAM PEMBUBARAN SARS DI NIGERIA TAHUN 2017-2020 Dwi Angelian Agustina; Siti Zainurrahmi Br Bangun
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3913

Abstract

Penelitian ini membahas peran gerakan sosial #EndSARS dalam mendorong pembubaran Special Anti-Robbery Squad (SARS) di Nigeria pada periode 2017–2020. Gerakan ini muncul sebagai respons terhadap maraknya pelanggaran hak asasi manusia oleh aparat kepolisian terhadap warga sipil, khususnya kaum muda. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana aktivisme digital dimanfaatkan sebagai sarana mobilisasi, advokasi, dan tekanan politik terhadap negara untuk mendorong reformasi institusional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan sumber sekunder seperti laporan organisasi HAM internasional, artikel jurnal, dan media daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivisme digital berperan penting dalam membangun kesadaran publik, mengorganisasi aksi, serta menciptakan solidaritas lintas kelas dan negara. Melalui media sosial, tagar #EndSARS berhasil mengangkat isu lokal menjadi agenda global dan menekan pemerintah Nigeria untuk membubarkan SARS pada Oktober 2020.
PERAN SAVE THE CHILDREN DALAM MENANGANI GIZI BURUK ANAK-ANAK KORBAN KONFLIK DI  YAMAN TAHUN 2015-2022 Vina Nurul Barroroh; Chairul Aftah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3992

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Save the Children dalam menangani gizi buruk anak-anak korban konflik di Yaman periode 2015–2022. Konflik bersenjata yang terjadi sejak 2015 memperburuk situasi gizi di negara ini. Dengan metode deskriptif dan analisis kualitatif, penelitian menggunakan teori peran organisasi menurut David Lewis dan definisi gizi buruk dari WHO. Hasil menunjukkan Save the Children memberikan perannya terhadap anak-anak di Yaman sebagai implementer dengan menyediakan bantuan tunai, voucher pangan, distribusi makanan, dan makanan terapeutik siap pakai (RUTF) untuk anak-anak malnutrisi akut. Selain itu, organisasi ini bertindak sebagai catalyst lewat kampanye internasional, advokasi kebijakan, dan penggalangan dana, serta sebagai partner dengan menjalin kerja sama bersama WHO, USAID, dan pemerintah lokal untuk memperluas jangkauan bantuan. Meski menghadapi hambatan seperti akses terbatas, dana kurang, dan risiko keamanan, peran Save the Children cukup signifikan dalam menyelamatkan anak-anak dari gizi buruk.
PERAN ASEAN CENTRE FOR PUBLIC HEALTH EMERGENCIES AND EMERGING DISEASES (ACPHEED) DALAM MENANGGULANGI HIV/AIDS DI THAILAND Muhammad Rifqy Raditya; Yayuk Anggraini
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting ASEAN Centre for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED) dalam menanggulangi HIV/AIDS di Thailand, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dan mengandalkan sumber data sekunder untuk pengumpulan data. Kemudian, skripsi ini menggunakan konsep organisasi internasional. Penelitian mengungkapkan bahwa ACPHEED memiliki peran sebagai instrumen untuk Thailand yaitu dalam meringankan beban anggaran untuk HIV/AIDS, memudahkan Thailand dalam mencapai target strategi 95-95-95, meningkatkan kapasitas kesehatan Thailand, dan menjadi instrumen untuk pengembangan kebijakan. ACPHEED juga berperan sebagai arena/forum dengan memberikan ruang untuk Australia dan Thailand berinteraksi sehingga Thailand mendapatkan bantuan dana di bidang kesehatan, dan ACPHEED belum memenuhi perannya sebagai aktor yang independen. Walaupun ada banyak peran dari ACPHEED, namun terdapat hambatan yang dihadapi yaitu stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA), kebijakan yang melegalkan pernikahan sesama jenis di Thailand, dan kurang patuhnya ODHA dalam menggunakan obat ARV.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ENERGI BARU TERBARUKAN DALAM PEMBANGUNAN IKN SEBAGAI KOMITMEN SDGS Jumiati Nanda; Uni Wahyuni Sagena
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan energi terbarukan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap Sustainable Development Goals (SDGs. Pembangunan IKN yang dirancang sebagai kota hijau dan cerdas menjadi proyek strategis nasional yang diharapkan mampu mempercepat transisi energi dari fosil menuju energi baru terbarukan (EBT). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Menggunakan konsep transisi energi dan sustainable development goals. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan EBT di IKN telah dijalankan melalui pembangunan infrastruktur energi surya, penguatan regulasi, dan integrasi konsep SDGs dalam perencanaan pembangunan. Serta tantangan masih dihadapi seperti ketergantungan pada energi fosil, keterbatasan teknologi dan investasi hijau. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan EBT di IKN berperan penting sebagai role model bagi transisi energi nasional dan upaya pencapaian SDGs.