cover
Contact Name
Sonny Sudiar
Contact Email
rgjhi@unmul.ac.id
Phone
+6281347747583
Journal Mail Official
rgjhi@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Kampus Gunung Kelua, Samarinda 75119, Kalimantan Timur, Indonesia.
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 3123254X     DOI : 10.30872/RGJ.v27i1
Core Subject : Social,
Regionalism Global Journal: The Journal of International Relations Studies is an open-access, peer-reviewed journal. Our aim is to disseminate current and original articles from researchers on interactions, dynamics, regional organisation and the development of regionalism in a global context, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, governance & democracy, radicalism and terrorism
Articles 45 Documents
DAMPAK INVESTASI AUSTRALIA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI LABUAN BAJO MELALUI IA-CEPA (INDONESIA AUSTRALIA COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT) Ananda Fitria Zenyssa; Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3641

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana dampak investasi terhadap pengembangan potensi pariwisata di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2021-2023. Fokus penelitian pada Labuan Bajo disebabkan oleh beberapa permasalahan seperti akses jalan yang tidak memadai, sumber daya manusia yang tidak profesional mengelolanya, sumber air minum yang cukup terbatas, lahan yang dikenal dengan perdagangan ilegal dan pengelolaan sampah yang buruk. Teori yang digunakan oleh penulis adalah Foreign Direct Investment (FDI) dan pengembangan pariwisata. Hasil penelitian menggambarkan bahwa investasi yang dilakukan dalam pengembangan pariwisata Labuan Bajo melalui IA-CEPA telah memberikan hasil seperti pembangunan tujuh belas wilayah pekerjaan untuk mendukung Program Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo (DPSP), dimana pekerjaan ini meliputi pekerjaan perbaikan jalan untuk pariwisata, trotoar, Drainase, Perbaikan Jalan Geometris, Konstruksi Jalan, Pelestarian Jalan, Pembangunan Bundaran menuju Golomori, Penanaman Vegetasi Tambahan dan Penataan Median Bandara Komodo
UPAYA UNICEF DALAM MENGATASI KESEHATAN MENTAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA (STUDI KASUS: GENERASI Z) Elmy Wandany; Frentika Wahyu Retnowatik
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3642

Abstract

Akibat adanya Pandemi Covid-19 memberikan berbagai dampak pada kesehatan fisik pada masyarakat. Bukan hanya itu dampak Covid-19 juga menyerang kesehatan psikis masyarakat karena kecemasan, stres, khawatir yang berlebihan akibat adanya Covid-19. Akibat adanya Covid-19 ini membuat pemerintahan diseluruh dunia membuat berbagai kebijakan untuk mengatasi semua dampak yang ditimbulkan oleh penyakit ini, tidak hanya pemerintah namun organisasi-organisasi internasional seluruh dunia juga mencari penanganan yang efektif untuk menangani kasus ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya UNICEF dalam menangani kesehatan mental yang terjadi akibat adanya Covid-19 dan sangat berdampak pada remaja (Gen Z) di Indonesia dengan menggunakan kampanye digital dalam menangani kasus ini, seperti penggunaan web dan media sosial dalam memberi penyuluhan untuk remaja-remaja di Indonesia hal ini bertujuan agar masyarakat terutama remaja dapat dengan mudah mengakses informasi tentang bagaimana menangani dampak kesehatan mental akibat dari Covid-19. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam menyelesaikan penelitian ini. Data metode kualitatif yang diproleh dari penilitian yang berkembang sesuai dengan kenyataan yang terjadi dan data yang di temukan dari sumber-sumber terpercaya seperti Web UNICEF
PERAN UN WOMEN MENGATASI KEKERASAN SEKSUAL DI KANADA MELALUI PROGRAM SAFE CITIES AND SAFE PUBLIC SPACES Regina Indah Nuraini; Aisyah Aisyah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3643

Abstract

Kekerasan seksual telah muncul sebagai isu global yang menuntut perhatian setiap negara. Karena kejahatan ini dapat terjadi di mana saja dan kepada semua orang, perempuan terpengaruh secara tidak proporsional. Untuk menaklukkan masalah yang berkaitan dengan kekerasan seksual, diperlukan program untuk memecahkan masalah ini. UN Women, sebuah organisasi internasional yang berfokus pada kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan meluncurkan Inisiatif Global Kota Aman dan Ruang Publik Aman untuk melindungi dan membuat ruang publik yang aman bagi semua perempuan untuk melakukan aktivitas mereka tanpa takut menjadi korban kekerasan seksual. Kanada adalah salah satu negara yang mengadopsi program ini. Ini sejajar dengan situasi Kanada sebagai negara dengan tingkat kekerasan seksual tertinggi di Amerika Utara. Namun, karya-karya yang dibuat oleh UN Women tidak cukup signifikan seiring dengan meningkatnya kasus kekerasan seksual. Meningkatnya kasus kekerasan seksual merupakan tanda kesadaran di kalangan orang Kanada untuk melaporkan segala bentuk kekerasan seksual yang mereka alami, karena masalah sebelumnya adalah tingkat pelaporan yang rendah karena orang merasa terancam untuk melapor ke polisi
UPAYA PENINGKATAN EKSPOR KOMODITAS LIDI SAWIT KALIMANTAN TIMUR KE INDIA TAHUN 2021-2024 Dimas Bayu Prayogi; Enny Fathurachmi
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3644

Abstract

Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, memiliki wilayah perkebunan yang luas dan menghasilkan limbah dalam jumlah signifikan. Beberapa daerah, terutama Sumatra Utara dan Kalimantan Timur, dua provinsi yang mencoba menggali potensi ini, berupaya menjadikan lidi sawit sebagai komoditas unggulan non migas untuk pasar ekspor. Meskipun Sumatra Utara menunjukkan perkembangan positif dalam upaya pemasaran lidi sawit, Kalimantan Timur masih menghadapi tantangan untuk memaksimalkan potensi ekspor dari komoditas ini. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis upaya peningkatan ekspor komoditas lidi sawit Kalimantan Timur ke India. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder, termasuk analisis wawancara untuk memastikan keabsahan data. Analisis didasarkan pada Konsep Strategi Ekonomi oleh Bruce R.Scott. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan upaya untuk meningkatkan ekspor komoditas lidi sawit. Hal ini dapat dilihat dari pemberian mesin serut lidi sawit di Desa Saliki, Muara badak dan melalui pemerintah kabupaten berau dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Timur adalah melakukan pemberian bantuan berupa mesin serut lidi sawit kepada empat koperasi di Kabupaten Berau. Pemerintah Provinsi kalimantan timur juga melakukan kampanye positif sawit dengan sasaran tenaga pendidik, peserta didik, dan generasi muda
DIPLOMASI DIGITAL KOREA SELATAN MELALUI SALURAN YOUTUBE “KOREAZ” Radiyah Mutmainnah; Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3645

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis strategi diplomasi digital Korea Selatan melalui kanal YouTube “KOREAZ” yang dikelola oleh Kementerian Luar Negeri Korea Selatan (MOFA). Penelitian ini menyoroti pemanfaatan media digital sebagai alat diplomasi publik untuk memperkuat citra nasional dan menjangkau audiens global secara lebih efektif. Fokus utama tertuju pada seri “KOREAZ LAB” yang dianalisis menggunakan teori diplomasi digital seperti konsep upgrade, augmenting, dan prinsip visual simplicity dari Bjola dan Manor (2024). Untuk mengevaluasi efektivitas kanal ini, studi menggunakan tiga indikator manfaat diplomasi digital menurut Manor (2016): Praktek Diplomasi Publik Baru, Diplomasi Selfie, dan Mengatasi Keterbatasan Diplomasi Tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kanal KOREAZ berhasil menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan diplomatik Korea Selatan melalui pendekatan visual yang sederhana dan interaktif. Diplomasi digital ini tidak hanya menggantikan metode komunikasi tradisional, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dan memperluas jangkauan audiens internasional, sehingga meningkatkan visibilitas dan citra Korea Selatan di mata dunia
UPAYA ASEAN DALAM MENGATASI MASALAH PEROMPAKAN DI SELAT MALAKA Shella Maulida Saputri; Frisca Alexandra
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya ASEAN dalam mengatasi permasalahan perompakan di Selat Malaka antara 2015 hingga 2020. Menggunakan pendekatan studi deskriptif, penelitian ini mengkaji kolaborasi antarnegara ASEAN dalam menghadapi ancaman perompakan melalui konsep regionalisme dan Transnational Organized Crime (TOC), yang memandang perompakan sebagai ancaman keamanan non-tradisional. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, dan dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi perompakan di Selat Malaka, mengingat dampak kerugian bagi pengguna jalur pelayaran. Beberapa langkah yang diambil antara lain peningkatan patroli keamanan, kerjasama antarnegara, serta pembentukan mekanisme koordinasi untuk memerangi perompakan lintas batas. Meskipun perompakan berhasil dikurangi, ancaman tersebut belum dapat dihilangkan sepenuhnya, dan ASEAN tetap perlu waspada terhadap potensi perompakan di perairan tersebut. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kerjasama regional dalam mengatasi masalah keamanan non-tradisional yang memerlukan koordinasi lintas negara
RESPON ECONOMIC COMMUNITY WEST AFRICAN STATES (ECOWAS) TERHADAP KUDETA MILITER DI GUINEA Tiara Fitriananda Prayoga; Frentika Wahyu Retnowatik
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3647

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tanggapan ECOWAS terhadap kudeta militer yang terjadi di Guinea pada tahun 2021. Dengan menggunakan teori organisasi internasional, ECOWAS, sebagai organisasi internasional, memiliki wewenang untuk menanggapi kudeta di Guinea. Organisasi internasional dapat memainkan peran penting dalam mengatasi berbagai jenis konflik, baik internal maupun internasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, memanfaatkan sumber data primer melalui studi literatur dan teknik analisis data kualitatif. Tanggapan ECOWAS termasuk menangguhkan keanggotaan Guinea, menjatuhkan sanksi pada junta militer, dan mengirim utusan untuk mengatasi krisis Guinea. Temuan tersebut menunjukkan bahwa, meskipun tanggapan dan sanksi ECOWAS terhadap kudeta di Guinea pada tahun 2021 tidak sepenuhnya menyelesaikan konflik, mereka membantu meredakan ketegangan dan memberikan tekanan pada junta militer
HAMBATAN UNI AFRIKA DALAM MENGATASI SENGKETA GRAND ETHIOPIAN RENAISSANCE DAM (GERD) DI ETHIOPIA Tina Yuliani; Aisyah Aisyah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3648

Abstract

Pada tahun 1956–1964, Ethiopia merencanakan pembangunan Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) untuk mendorong pembangunan ekonomi dan menyediakan pembangkit listrik tenaga air. Proyek ini ditujukan untuk mengatasi krisis energi domestik, mengingat lebih dari 65 juta warga Ethiopia tidak memiliki akses listrik. Namun, rencana ini ditentang oleh Mesir dan Sudan. Mesir, sebagai negara hilir yang sangat bergantung pada Sungai Nil, menganggap GERD sebagai ancaman terhadap pasokan airnya. Sudan juga menolak proyek tersebut karena kekhawatiran akan berkurangnya pasokan air dan potensi risiko keamanan. Ketegangan meningkat saat Mesir membawa isu ini ke PBB, sementara Ethiopia menegaskan tidak memiliki kewajiban hukum untuk meminta persetujuan Mesir dalam pengisian bendungan. Sengketa ini kemudian coba diselesaikan melalui Nile Basin Initiative (NBI) pada tahun 1999, namun gagal, menyebabkan Mesir dan Sudan menangguhkan keanggotaannya. Pada tahun 2020, Uni Afrika (AU) turun tangan sebagai mediator, namun hingga kini belum ada kesepakatan yang dicapai. Kegagalan ini mencerminkan adanya hambatan struktural dalam penyelesaian konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan rezim internasional untuk menganalisis mengapa AU belum mampu menyelesaikan sengketa GERD, dengan fokus pada kelembagaan, kepentingan negara, serta kurangnya mekanisme penegakan yang efektif dalam kerangka kerja sama regional
KONSERVASI HABITAT PESUT MAHAKAM DI KALIMANTAN TIMUR Divka Fatih’ah Mayska; Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah Indonesia dalam mengamankan ancaman kepunahan spesies Lumba-lumba Mahakam. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan teori sekuritisasi yaitu empat indikator keamanan non-tradisional, yaitu Objek Referensi (objek yang terancam atau dilindungi), Aktor Sekuritisasi (aktor yang terlibat dalam upaya sekuritisasi), Speech Act (Aktor yang akan melakukan pembingkaian istoritisasi), Audiens (target aktor untuk menentukan keberhasilan suatu sekuritisasi) dan faktor-faktor yang mendukung kepunahan lumba-lumba Mahakam. Dengan model analisis data yang digunakan, yaitu model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa keamanan non-tradisional merupakan keamanan yang akan mengancam banyak sektor, termasuk keamanan lingkungan yang jika terus terjadi akan menyebabkan pembunuhan suatu spesies dan jika dibiarkan akan merusak ekosistem dan kepunahan
HAMBATAN UNICEF DALAM MEMENUHI HAK PENDIDIKAN ANAK DI AFGHANISTAN TAHUN 2021-2023 Jahrotun Nufus; Frentika Wahyu Retnowatik
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/3650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi UNICEF dalam melaksanakan programnya dari tahun 2021 hingga 2023. Masalah pendidikan di Afghanistan telah bertahan sejak konflik selama tiga dekade. Pengambilalihan Taliban semakin memperburuk situasi pendidikan di Afghanistan. Meskipun UNICEF berusaha untuk meningkatkan akses ke pendidikan, hambatan yang ada mengurangi efektivitas upayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan sumber data dari studi pustaka dan teknik analisis data kualitatif. Dengan menggunakan teori organisasi internasional, temuan penelitian menunjukkan bahwa UNICEF telah mengembangkan beberapa program untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, seperti Program Pendidikan Dasar, Kembali ke Sekolah, Pendidikan dalam Keadaan Darurat, dan Akses Anak Perempuan ke Pendidikan. Namun, program program ini menghadapi berbagai hambatan, termasuk kondisi keamanan Afghanistan yang buruk, larangan Taliban terhadap pendidikan anak perempuan, kekurangan dana karena penghentian bantuan internasional, infrastruktur yang tidak memadai, ketidakpercayaan terhadap organisasi internasional, dan stigma sosial yang kuat terhadap pendidikan anak perempuan