cover
Contact Name
Sonny Sudiar
Contact Email
rgjhi@unmul.ac.id
Phone
+6281347747583
Journal Mail Official
rgjhi@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Kampus Gunung Kelua, Samarinda 75119, Kalimantan Timur, Indonesia.
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 3123254X     DOI : 10.30872/RGJ.v27i1
Core Subject : Social,
Regionalism Global Journal: The Journal of International Relations Studies is an open-access, peer-reviewed journal. Our aim is to disseminate current and original articles from researchers on interactions, dynamics, regional organisation and the development of regionalism in a global context, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, governance & democracy, radicalism and terrorism
Articles 45 Documents
STRATEGI FILIPINA DALAM MENGHADAPI AGRESIVITAS TIONGKOK DI KEPULAUAN SPRATLY Andha Umar Auf Rabbani; Rendy Wirawan
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana startegi Filipina dalam menghadapi agresivitas Tiongkok di Kepulauan Spratly. Penulis menggunakan konsep bandwagoning untuk menjawab strategi Filipina. Bandwagoning merupakan sikap negara beraliansi dengan negara pengancam bagi negara pelaku bandwagoning. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif, menggunakan data penelitian sekunder dan teknik analisis data dengan studi Pustaka. Terdapat 4 faktor dalam bandwagoning yaitu aggregate power, geographic proximity, offensive power dan aggressive intention. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Faktor geographic proximity dan aggressive intention menunjukkan Tiongkok merupakan ancaman nyata bagi Filipina. Melalui faktor aggregate power dan offensive power menampilkan  bahwa Tiongkok memiliki sumber daya yang besar sehingga Filipina memiliki peluang melakukan Kerjasama dengan Tiongkok agar mempertahankan Kepulauan Spratly, proses Kerjasama inilah yang disebut strategi bandwagoning. Kerjasama yang dilakukan Filipina melalui Kerjasama ekonomi dan keamanan.
DAMPAK SINO-MYANMAR PIPELINE TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI MYANMAR: ANALISIS TERHADAP HUMAN DEVELOPMENT INDEX (HDI) 2014-2022 Olivia Putri Harludi; Sonny Sudiar
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4344

Abstract

The Sino-Myanmar Pipeline is a key infrastructure project within the China-Myanmar Economic Corridor (CMEC) and is expected to contribute to human development in Myanmar. This study examines the project’s contribution to the Human Development Index (HDI) and evaluates its impact based on Todaro and Smith’s three dimensions of human development: sustenance, self-esteem, and freedom. Using a mixed-method sequential explanatory approach, the research begins with quantitative analysis of macroeconomic indicators and HDI data, followed by qualitative analysis using reports, government documents, and relevant literature. The findings show that the project’s direct contribution to HDI is minimal, approximately 0.00011 points, indicating that its economic benefits have not significantly improved people’s well-being. In terms of sustenance, income gains remain limited; in self-esteem, employment opportunities and CSR programs have not yielded meaningful capacity building; and in freedom, social and political constraints persist. Overall, the project functions as a double-edged sword, offering development opportunities while simultaneously presenting risks that must be carefully managed.
PERAN PT KALTIM PRIMA COAL DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN LINGKUNGAN DI KUTAI TIMUR Sabina Febri Nadia Putri sabina; Aisyah aisyah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan pada bidang lingkungan di Kabupaten Kutai Timur selama periode 2021–2023. Fokus penelitian diarahkan pada implementasi program lingkungan yang dilaksanakan oleh KPC sebagai bentuk kontribusi perusahaan pertambangan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, sedangkan data sekunder berasal dari sustainability report, dokumen resmi perusahaan, jurnal ilmiah, serta publikasi lembaga lingkungan. Analisis penelitian didasarkan pada konsep pembangunan berkelanjutan dengan tiga pendekatan utama, yaitu efisiensi, konsistensi, dan kecukupan (Fischer et al., 2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Kaltim Prima Coal berperan aktif dalam bidang lingkungan melalui program reklamasi lahan, pengelolaan limbah, pengendalian kualitas air dan udara, serta konservasi keanekaragaman hayati. Selain itu, KPC mengembangkan berbagai inovasi lingkungan, seperti pemanfaatan air void tambang, penggunaan abu batubara untuk menutup tanah pembentuk asam, serta penerapan sistem pengelolaan limbah terintegrasi.
PROTEKSI IMPOR MOBIL SUV AUSTRALIA DALAM KERANGKA IA-CEPA TAHUN 2020 Bintang Lyandra; Rahmah Daniah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4409

Abstract

Penelitian ini menggambarkan dan menganalisa alasan-alasan proteksi impor mobil Sport  Utility Vehicle (SUV) dari Indonesia dalam kerangka Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) tahun 2020. Kajian ini menyoroti paradoks antara tujuan liberalisasi yang terkandung dalam IA-CEPA dengan keberlangsungan kebijakan proteksi yang diterapkan Australia, khususnya melalui hambatan non-tarif dan regulasi teknis. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari perjanjian internasional, laporan perdagangan resmi, serta literatur akademik yang relevan. IA-CEPA memberikan peluang strategis bagi Indonesia, khususnya melalui kapasitas ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), meskipun tantangan signifikan tetap ada dalam bentuk persaingan global dan standar regulasi ketat yang diberlakukan Australia. Secara akademis, penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian hubungan internasional dengan menawarkan pemahaman mengenai dinamika proteksionisme dalam konteks rezim perdagangan bebas kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proteksionisme Australia tidak semata-mata didorong oleh pertimbangan ekonomi, melainkan juga dipengaruhi oleh dinamika politik domestik serta kebutuhan strategis untuk menjaga keberlanjutan industri otomotif nasionalnya.
PERAN PLANETE URGENCE (PU) DALAM RESTORASI EKOSISTEM MANGROVE DI DELTA MAHAKAM 2020-2021 Algansyah Nandifa Asfia Nur; Muhammad Faisal Aziz
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4437

Abstract

The Mahakam Delta has suffered severe mangrove ecosystem degradation due to land conversion into aquaculture ponds and mining activities that have caused pollution and environmental decline. This study examines the role of Planete Urgence (PU), a French non-governmental organization (NGO), in restoring the mangrove ecosystem through collaboration with local NGOs. Using a qualitative descriptive method, data were collected through interviews and literature review, then analyzed using the Green Thought Theory and McCormick’s Environmental NGO Strategy Concept. PU plays three main roles; promoting environmental sustainability, social justice, and community participation, while implementing six key environmental NGO strategies. The program has improved restoration effectiveness, achieving a mangrove survival rate of over 80%, increasing aquaculture productivity by 30%, and fostering creative economic initiatives and conservation-based ecotourism. The study concludes that PU, as a non-state actor, contributes significantly to advancing environmental diplomacy and achieving sustainable development at both local and global levels.