cover
Contact Name
Sonny Sudiar
Contact Email
rgjhi@unmul.ac.id
Phone
+6281347747583
Journal Mail Official
rgjhi@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Kampus Gunung Kelua, Samarinda 75119, Kalimantan Timur, Indonesia.
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 3123254X     DOI : 10.30872/RGJ.v27i1
Core Subject : Social,
Regionalism Global Journal: The Journal of International Relations Studies is an open-access, peer-reviewed journal. Our aim is to disseminate current and original articles from researchers on interactions, dynamics, regional organisation and the development of regionalism in a global context, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, governance & democracy, radicalism and terrorism
Articles 57 Documents
PERAN INDONESIA DALAM MENGETUAI ASEAN WORKING GROUP ON CHEMICAL AND WASTE TAHUN 2022-2025 Annisa Rayhana Amalia; Enny Fathurachmi
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Indonesia dalam mengetuai ASEAN Working Group on Chemical and Waste tahun 2022-2025. Penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan peran Indonesia dalam ASEAN Working Group on Chemical and Waste tahun 2022-2025 sebagai ketua yang dilihat dari konsep regionalisme dan birokrasi.Penelitian ini merupakan penulisan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data library research yaitu mengumpulkan data-data dan informasi yang diperlukan melalui buku, jurnal, artikel, dan internet. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik analisis data kualitatif yang mengkonstruksikan dan menganalisis data untuk mendapatkan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan di bawah kepemimpinan Indonesia, AWG-CW kemudian dijalankan dengan menunjukkan disiplin prosedural yang kuat dan koherensi lintas sektoral. Model kepemimpinan Indonesia pada masa kepemimpinannya menekankan pada beberapa poin seperti penyelarasan inisiatif regional dengan kerangka hukum nasional tentang pengelolaan bahan kimia dan limbah dan koordinasi antara sekretariat ASEAN untuk menghindari adanya regulasi yang saling bertolak.
KEPENTINGAN RUSIA DALAM MENERAPKAN TAX MANOEUVRE 2019 Sentiawati Ibrotul Umi; Tendy Tendy
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4559

Abstract

Kebijakan tax manoeuvre yang diterapkan Rusia pada tahun 2019 merupakan bagian dari reformasi fiskal di sektor energi yang dilakukan melalui penurunan bea ekspor minyak secara bertahap dan peningkatan pajak ekstraksi mineral. Reformasi ini dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi harga minyak global, tekanan ekonomi internasional, serta kebutuhan pemerintah Rusia untuk menjaga stabilitas penerimaan negara. Perubahan struktur perpajakan tersebut tidak hanya berdampak pada perekonomian domestik Rusia, tetapi juga mempengaruhi hubungan ekonomi dengan negara mitra, khususnya Belarusia yang sebelumnya memperoleh keuntungan dari mekanisme harga energi preferensial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data library research yang dikumpulkan melalui sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan kerangka Foreign Policy Decision Making dari William D. Coplin dengan berfokus pada faktor politik domestik, kepentingan ekonomi, serta konteks internasional yang mempengaruhi pengambilan kebijakan Rusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tax manoeuvre tidak semata-mata bertujuan meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga sebagai strategi untuk menjaga stabilitas fiskal, memperkuat kontrol negara terhadap sektor energi, serta mempertahankan pengaruh ekonomi dan politik Rusia di kawasan, khususnya dalam hubungannya dengan Belarusia.
PERAN UNHCR DALAM MENANGANI PENGUNGSI AFGHANISTAN DI PAKISTAN TAHUN 2021-2025 Garda Puspita Ningrum; Chairul Aftah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4583

Abstract

Pada tahun 2021 terjadi pengambilalihan kekuasaan negara Afghanistan oleh Taliban yang menyebabkan kerusakan infratruktur dan kekhawatiran akan pemerintahan taliban yang menyebabkan trauma akan kekuasaan sebelumnya. Hal ini menyebabkan ketakutan dan rasa tidak aman yang menyebabkan warga Afghanistan mengungsi ke negara tetangga salah satunya Pakistan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran UNHCR dalam menangani pengungsi Afghanistan di Pakistan. Penelitian ini menggunakan teori organisasi internasional dan konsep pengungsi, untuk metode penelitian milik penulis menggunakan metode deskripstif dengan jenis data sekunder serta untuk teknis analisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa UNHCR berperan melalui 3 peran organisasi internasional yang mana UNHCR sebagai Instrumen bertindak sebagai alat digunakan negara melalui pendataan dan repatriasi pengungsi. Sebagai arena, UNHCR melakukan koordinasi dengan lembaga lain terkait pemenuhan hak hak dasar pengungsi, memberikan bantuan operasional langsung dan melalui program kemandirian pengungsi melalui program Pakistan Poverty Allevieation Fund. Sebagai Aktor, UNHCR melakukan himbauan non return advisiory. Dalam menangani pengungsi Afghanistan di Pakistan peran UNHCR sangat penting dalam sistem internasional, meskipun efektifitas dari implementasi kegiatannya tetap bergantung kepada komitmen Pakistan dan koordinator antar aktor nasional.
RESENSI FILM NAPAS BUMI (KALIMANTAN): ANALISIS SEKURITISASI KOMUNITAS DAYAK KENYAH DI DESA BUDAYA PAMPANG, SAMARINDA Anasta Jihan Aqillah; Andi Purnawarman
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses sekuritisasi terhadap identitas dan ruang hidup komunitas Dayak Kenyah yang direpresentasikan dalam film Napas Bumi (Kalimantan). Menggunakan teori sekuritisasi dengan fokus pada keamanan sosial (societal security), penelitian ini membahas bagaimana isu pelestarian budaya dan lingkungan dikonstruksikan menjadi ancaman eksistensial yang memerlukan penanganan berkelanjutan. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi peran aktor, tindakan tutur (speech act), dan peran audiens terhadap narasi film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekuritisasi dilakukan kolaborasi strategis antara pemerintah pusat/daerah dan tim produksi film sebagai aktor sekuritisasi. Film ini berfungsi sebagai instrumen speech act yang menggambarkan kerentanan budaya Dayak kenyah akibat degradasi dan modernisasi melalui simbolisme ritual, musik, dan tradisi. Efektivitas sekuritisasi di validasi oleh penerimaan audiens melalui platform Pekan Kebudayaan Nasional dan media digital.
PERAN ASEAN DALAM KASUS WOMAN AND CHILD TRAFFICKING DI THAILAND – MYANMAR PADA TAHUN 2022–2024 Amelia Yulia Antika; Melati Ning Magfiroh
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4806

Abstract

Perdagangan perempuan dan anak (woman and child trafficking) merupakan kejahatan transnasional yang masih marak terjadi di wilayah perbatasan Thailand–Myanmar pada periode 2022–2024. Ketimpangan ekonomi, arus migrasi ilegal, serta instabilitas politik Myanmar pasca kudeta 2021 meningkatkan kerentanan korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dalam menangani kasus tersebut melalui ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, Especially Women and Children (ACTIP). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan konsep peran organisasi internasional Clive Archer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN berperan sebagai instrumen dan arena kerja sama regional, namun implementasinya masih terbatas karena bergantung pada kondisi domestik negara anggota, khususnya Myanmar.
KERJA SAMA JOINT CREDITING MECHANISM (JCM) INDONESIA-JEPANG DALAM IMPLEMENTASI ARTIKEL 6 PARIS AGREEMENT TAHUN 2022-2024 Nurul Aulia; Rahmah Daniah
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4845

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembaruan kerja sama Joint Crediting Mechanism (JCM) Indonesia–Jepang dalam implementasi Artikel 6.2 Paris Agreement pada periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis data kualitatif, serta kerangka analisis yang mengombinasikan model implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi dengan Green Theory sebagai perspektif normatif untuk menelaah orientasi keberlanjutan, keadilan lingkungan, dan komitmen ekologis dalam pembaruan kebijakan JCM. Proyek ID027: 10 MW Mini Hydro Power Plant Project di Sumatera Utara digunakan sebagai studi kasus empiris untuk mengilustrasikan implementasi pembaruan tersebut dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan JCM, khususnya melalui Mutual Recognition Arrangement (MRA) tahun 2024, memperkuat integrasi JCM ke dalam Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) serta memastikan penerapan prinsip corresponding adjustment dalam pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia dan Jepang.
UPAYA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DALAM MENANGANI REHABILITASI DAN RESTORASI HUTAN GAMBUT STUDI KASUS PROGRAM FCPF-CF DI DESA MUARA SIRAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA 2022-2024 Abdurrahman Abdurrahman; Frentika Wahyu Retnowatik
Regionalism Global Journal: Jurnal Hubungan Internasional Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Laboratorium Dinamika Sosial Global Hubungan Internasional FISIP UNMUL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/RGJ.v27i1/4922

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan (library research). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan teori paradiplomasi menurut Alexander Kuznetsovfokuska. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menerapkan kombinasi kebijakan tata kelola lahan, rehabilitasi hidrologi melalui sekat kanal dan pengendalian drainase, restorasi vegetasi, serta program pemberdayaan masyarakat. Intervensi Forest Carbon Partnership Facilities-Carbon Fund (FCPF-CF) terbukti memberikan dampak positif pada peningkatan kondisi hidrologi gambut, peningkatan tutupan vegetasi restoratif pada area prioritas, peningkatan kesadaran partisipasi komunitas lokal, serta keberhasilan mewujudkan nihil kebakaran hutan dan lahan sejak tahun 2015.