cover
Contact Name
Irjus Indrawan
Contact Email
jurnaljupik@gmail.com
Phone
+6282262540979
Journal Mail Official
jurnaljupik@gmail.com
Editorial Address
Jl. DT. Said Desa Belantaraya Kecamatan Gaung , Kab. Indragiri Hilir, Provinsi Riau, 29282
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30901200     DOI : https://doi.org/10.65226
Core Subject : Religion,
JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Yayasan Pelita Negeri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu Juni dan Desember. JUPIK: Jurnal Pelita Pendidikan sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada publik akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Pendidikan Nilai dan Karakter, Teknologi Pendidikan, Bimbingan dan konseling, Pendidikan Non-Formal, Psikologi Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan, Pembelajaran dan Pengajaran, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Guru
Articles 73 Documents
Optimalisasi Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Dalam Proses Pembelajaran Nurwinda Safitri; Kasruji; Salfika Ayu
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan isu-isu kontemporer dalam Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai literatur yang relevan terkait isu-isu kontemporer dalam Pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa isu-isu kontemporer adalah berbagai persoalan aktual yang muncul dan berkembang pada masa kini sebagai akibat dari dinamika perubahan sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Penyebab munculnya isu-isu kontemporer antara lain globalisasi, modernisasi, sekularisasi, pluralisme, perubahan sosial-budaya, dan dinamika politik global. Isu-isu kontemporer dalam pendidikan Islam meliputi integrasi ilmu, radikalisme dan deradikalisasi, kesetaraan gender, modernisasi kurikulum, serta tantangan liberalisme dan sekularisme. Pendidikan Islam menghadapi berbagai permasalahan internal yang perlu segera diatasi, mencakup persoalan kurikulum, kualitas guru, sarana prasarana, pendanaan, metodologi pembelajaran, mutu lulusan, dan manajemen lembaga.
Perbandingan Filsafat Pendidikan Islam Dan Filsafat Pendidikan Barat Sari; Syamsul Bahri; Salmawati
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah tentang Perbandingan Filsafat Pendidikan Islam dan Barat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan dokumen relevan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan mendasar antara kedua filsafat pendidikan ini terletak pada pengakuan bahwa pendidikan harus membentuk manusia yang berkarakter (bukan sekadar cerdas secara intelektual), mendorong berpikir kritis melalui metode tafakkur/tadabbur (Islam) dan Socratic questioning/critical thinking (Barat), serta menghendaki pendidikan yang holistik atau menyeluruh yang mencakup aspek jasmani, akal, dan ruhani. Perbedaan fundamental antara keduanya tampak pada sumber ilmu (epistemologi), di mana pendidikan Barat bertumpu pada akal dan pengalaman empiris, sementara pendidikan Islam bersumber pada wahyu (Al-Qur'an dan Hadis) sebagai sumber utama dengan akal sebagai alat untuk memahaminya. Perbedaan juga terlihat pada tujuan utama (duniawi vs dunia-akhirat), cakupan materi (sekular vs integratif), serta peran pendidik (fasilitator vs pembimbing moral-spiritual).
Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Kependidikan yang Efektif Herlina; Zulmaneli; Yurnalis
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekrutmen dan seleksi tenaga kependidikan merupakan komponen fundamental dalam manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan, karena sangat memengaruhi kualitas dan efektivitas layanan pendidikan. Proses rekrutmen dan seleksi yang tidak efektif dapat mengakibatkan penempatan tenaga yang tidak memenuhi kualifikasi, yang pada akhirnya dapat menghambat kinerja lembaga serta pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perlu menerapkan prosedur rekrutmen dan seleksi yang sistematis, transparan, dan berbasis kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi rekrutmen dan seleksi yang efektif dalam meningkatkan kualitas tenaga kependidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan sumber data yang diperoleh dari buku-buku relevan, jurnal akademik, dan sumber ilmiah lainnya. Analisis difokuskan pada identifikasi prinsip, tahapan, dan kriteria yang terlibat dalam proses rekrutmen dan seleksi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen yang efektif harus didasarkan pada perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang matang, analisis jabatan yang jelas, serta penyebaran informasi lowongan secara terbuka untuk menarik kandidat yang berkualitas. Sementara itu, proses seleksi perlu melibatkan beberapa tahapan, seperti seleksi administrasi, tes kompetensi, dan wawancara terstruktur untuk menjamin objektivitas dan keadilan. Selain itu, kesesuaian antara kompetensi kandidat dengan visi dan misi lembaga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan proses seleksi. Kesimpulannya, proses rekrutmen dan seleksi yang direncanakan dan dilaksanakan dengan baik memberikan kontribusi besar dalam menghasilkan tenaga kependidikan yang profesional, kompeten, dan memiliki komitmen. Hal ini pada akhirnya mendukung peningkatan kinerja lembaga dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.